Pagi-Pagi Pasti Happy

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Pagi Pagi Pasti Happy)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Pagi-Pagi Pasti Happy adalah salah satu acara talk show dan variety show di Trans TV yang tayang tiap hari Senin-Jumat pada pukul 08.30-10.00 dengan pembawa acara Uya Kuya, Billy Syahputra dan Iis Dahlia[1]. Acara ini mulai tayang pada bulan Maret 2017 dengan membahas topik-topik viral terkini. Pagi Pagi Pasti Happy mencapai kepopuleran ketika merekrut artis kontroversial Nikita Mirzani dan akun gosip ternama Lambe Turah sebagai pengisi acara[2].

Pembawa Acara[sunting | sunting sumber]

Mantan Pembawa Acara[sunting | sunting sumber]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Konflik Nikita Mirzani dengan Evelyn Eks Aming[sunting | sunting sumber]

Acara ini menjadi kontroversi setelah Evelyn Nada Anjani yang juga mantan istri Aming melakukan perdebatan dengan Nikita Mirzani, diketahui potongan video pertengkaran mereka sempat tersebar luas lewat internet[3].

Ungkapan Kekecewaan Anji Manji[sunting | sunting sumber]

Penyanyi Anji sempat mengungkapkan kekecewaannya dengan pembawa acara Lee Jeong Hoon dan Poppy di platform media sosialnya[4] setelah membahas terkait hak asuh anaknya bersama artis Sheila Marcia.

Konflik Nikita Mirzani dengan Daus Mini[sunting | sunting sumber]

Perdebatan antara Daus Mini dengan Nikita Mirzani terjadi setelah Daus menganggap Nikita sebagai salah satu penyebab kehancuran pernikahannya dengan Yunita, namun Nikita membantan hal tersebut[5].

Ungkapan Kekecewaan Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting[sunting | sunting sumber]

Acara Pagi-Pagi Pasti Happy sempat mendapatkan ungkapan kekecewaan oleh presenter Ruben Onsu di acara Brownis yang juga disiarkan di Trans TV, hal tersebut diduga setelah acara tersebut membahas dugaan kedekatan penyanyi dangdut Ayu Ting Ting dengan Raffi Ahmad[6], setelah mengungkapkan hal tersebut Ruben beberapa hari tidak terlihat mengisi acara Brownis sebelum akhirnya kembali memandu acara tersebut.

Mewawancarai Anak dibawah Umur terkait Isu Sensitif[sunting | sunting sumber]

Pada bulan November 2017, acara ini sempat mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) setelah mewawancarai Shafa Harris, anak dibawah umur terkait isu perselingkuhan sang ayah dengan artis sinetron Jennifer Dunn. Adapun bunyi penggalan surat teguran KPI. "KPI Pusat menilai muatan privasi dan wawancara terhadap anak di bawah umur dalam kaitannya dengan isu privasi tersebut tidak dapat ditampilkan[7].

Konflik Angel Lelga, Vicky Prasetyo dengan Farhat Abbas[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Januari 2018, acara ini menampilkan perseteruan Farhat Abbas dengan Vicky Prasetyo beserta ibu dan sang adik termasuk Angel Lelga. Hingga akhirnya Farhat membuat laporan polisi atas dugaan pengeroyokan dan ancaman kekerasan[8].

Penghentian Sementara oleh KPI[sunting | sunting sumber]

Pada 3 hingga 5 Desember 2018, acara ini sempat diberhentikan sementara oleh KPI karena dianggap melakukan melakukan pelanggaran terhadap sejumlah pasal, antara lain pasal mengenai privasi, perlindungan anak, dan klasifikasi Remaja. Secara rinci surat keputusan menyebut P3H melanggar Pasal 9, Pasal 13, Pasal 14 Ayat (2), dan Pasal 21 Ayat (1) Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Pasal 9 Ayat (2), Pasal 13 Ayat (1) dan (2), Pasal 15 Ayat (1), dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a Standar Program Siaran (SPS). Bentuk pelanggaran yang dimaksud antara lain berupa  muatan komentar negatif oleh host pada program P3H tanggal 27 September 2018 dan tanggal 3 Oktober 2018 yang membahas kasus Kris Hatta-Hilda[9].

Mewawancarai Anak dibawah Umur terkait Kejadian Bencana[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Januari 2019 acara ini ditegur oleh KPI setelah sempat mewawancarai anak dibawah umur terkait dengan kronologi kejadian bencana alam tsunami yang terjadi di wilayah Banten dan Lampung. Menurut KPI “Program siaran itu tidak boleh mewawancarai anak-anak dan atau remaja berusia di bawah umur 18 tahun mengenai hal-hal di luar kapasitas mereka untuk menjawabnya, seperti bencana yang menimbulkan dampak traumatic,”[10]

Konflik Billy Syahputra dengan Indra Tarigan[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Januari 2019, acara ini kembali mendapat teguran dari KPI setelah menayangkan ajakan berkelahi dengan aksi saling dorong antara pembawa acara Billy Syahputra dengan bintang tamu Indra Tarigan. “KPI memutuskan bahwa tayangan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 14 dan Pasal 29 huruf a serta Standar Program Siaran Pasal 15 Ayat (1). Berdasarkan pertimbangan tersebut, KPI Pusat memberikan sanksi administratif Teguran Tertulis untuk Trans TV."[11]

  1. ^ Hawari, Hanif. "Jadi Host Pagi-pagi Pasti Happy, Iis Dahlia: Saya Masih Belajar". detikhot. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  2. ^ "Lakukan Sambungan Telepon dengan Admin Akun Gosip, Nikita Mirzani Emosi". Tabloidbintang.com. 2017-10-13. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  3. ^ "Nikita Mirzani - Evelyn Nada Anjani Bertengkar Saat Syuting Acara Trans TV". Tabloidbintang.com. 2017-10-24. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  4. ^ "Anji MANJI di Instagram "• HAK NARASUMBER. Dear @p3htranstv , saya tadi ditelpon oleh Produser atau entah siapa dari Pagi-pagi Pasti Happy, diminta kesediaannya…"". Instagram. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  5. ^ Prihadi, Susetyo. "Daftar Kontroversi Acara Pagi Pagi Pasti Happy - Uzone". entertainment.uzone.id. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  6. ^ "Ruben Onsu Kesal Terhadap Pagi Pagi Pasti Happy, Ini Kata Uya Kuya". Tabloidbintang.com. 2017-12-20. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  7. ^ "Tampilkan Sarita Abdul Mukti dan Anak-anaknya, PAGI PAGI PASTI HAPPY Ditegur KPI". Tabloidbintang.com. 2017-11-30. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  8. ^ Puspasari, Desi. "Farhat Abbas Laporkan Vicky Prasetyo dan Angel karena Merasa Dikeroyok". detikhot. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  9. ^ "KPI Hentikan Program Acara "Pagi-Pagi Pasti Happy" Trans TV". www.kpi.go.id. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  10. ^ "KPI Beri Sanksi "Pagi-pagi Pasti Happy"". kpi.go.id. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  11. ^ "KPI Beri Sanksi "Pagi-pagi Pasti Happy"". kpi.go.id. Diakses tanggal 2019-02-10.