Muara Kedang, Bongan, Kutai Barat
Tampilan
Muara Kedang | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Koordinat: 0°35′31″S 116°17′58″E / 0.59198°S 116.29949°E | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Kalimantan Timur | ||||
| Kabupaten | Kutai Barat | ||||
| Kecamatan | Bongan | ||||
| Kode Kemendagri | 64.07.12.2011 | ||||
| Luas | - km² | ||||
| Jumlah penduduk | - jiwa | ||||
| Kepadatan | - jiwa/km² | ||||
| |||||
Muara Kedang adalah salah satu kampung di kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, provinsi Kalimantan Timur, Indonesia.
Muara Kedang didirikan oleh Gusti Abdus Samad ( Djaya Moeda ) Kerabat Kesultanan Banjar , Gelar Djaya Moeda merupakan Gelar yang diberikan oleh Sultan Parikesit sebagai pengakuan Kekerabatan Kesultanan Kutai. Djaya Moeda merupakan Kakek dari Arie Yannur Aktivis Lingkungan asal Kaltim dari jalur ayah
Batas wilayah
[sunting | sunting sumber]Batas wilayah desa Muara Kedang adalah, sebagai berikut:
| Utara | Desa Jantur, Muara Muntai, Kutai Kartanegara |
|---|---|
| Timur | Desa Perian, Muara Muntai, Kutai Kartanegara |
| Selatan | Desa Jambuq Makmur dan Muara Gusiq |
| Barat | Desa Penawai |
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-145 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau tahun 2021
- (Indonesia) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan
- (Indonesia) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan
