Mobile Suit Gundam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Mobile Suit Gundam
機動戦士ガンダム
(Kidō Senshi Gandamu)
GenreMecha, fiksi ilmiah militer, opera antariksa
Seri anime
SutradaraYoshiyuki Tomino
ProduserYasuo Shibue
Hobuyuki Okuma
Wataru Sekioka
SkenarioYoshiyuki Tomino
MusikTakeo Watanabe
Yūshi Matsuyama
StudioNippon Sunrise
Pelisensi
Saluran
asli
Nagoya TV
Saluran bahasa Inggris
Tayang 7 April 1979 26 Januari 1980
Episode43
Manga
PengarangYū Okazaki
PenerbitAkita Shoten
DemografiShōnen
Terbit19791980
Volume2
Novel
Mobile Suit Gundam: Awakening, Escalation, Confrontation
PengarangYoshiyuki Tomino
PenerbitAsahi Sonorama
Penerbit bahasa Inggris
ImprintSonorama Bunko
Terbit1979 – 1981
Seri film anime
SutradaraYoshiyuki Tomino
ProduserMasami Iwasaki
Masuo Ueda
Takayuki Yoshii
SkenarioYoshiyuki Tomino
MusikJoe Hisaishi
Takeo Watanabe
StudioNippon Sunrise
Pelisensi
Tayang 14 Maret 1981 13 Maret 1982
Durasi139 menit (I)
133 menit (II)
144 menit (III)
Film3
Manga
Mobile Suit Gundam 0079
PengarangKazuhisa Kondo
PenerbitMediaWorks
Penerbit bahasa Inggris
MajalahDengeki Daioh
DemografiShōnen
Terbit19932005
Volume12
Film anime
Mobile Suit Gundam: Cucuruz Doan's Island
SutradaraYoshikazu Yasuhiko
SkenarioToshizo Nemoto
MusikTakayuki Hattori
StudioSunrise
Tayang03 Juni 2022 (2022-06-03)
Durasi108 menit
Manga
Mobile Suit Gundam 0079 Episode II Luna
PengarangKazuhisa Kondo
PenerbitKadokawa Shoten
MajalahGundam Ace
DemografiShōnen
TerbitNovember 26, 2022 – sekarang
Wikipe-tan face.svg Portal anime dan manga

Mobile Suit Gundam (機動戦士ガンダム) atau yang lebih dikenal dengan sebutan First Gundam atau Gundam '79 adalah seri anime mecha yang diciptakan oleh Yoshiyuki Tomino serta Hajime Yatake dan diproduksi oleh studio Sunrise Inc.. Di Jepang sendiri, seri ini pertama kali ditayangkan pada tanggal 7 April 1979 hingga 26 Januari 1980, sepanjang 43 episode. Seri ini kemudian disunting ulang untuk ditayangkan di teater dan akhirnya dibagi menjadi tiga buah film pada tahun 1981. Yang menjadi desainer karakter serial ini adalah Yoshikazu Yasuhiko, sementara desainer mecha-nya adalah Kunio Okawara, termasuk untuk robot utamanya, RX-78-2 Gundam yang dipiloti oleh sang tokoh utama Amuro Ray

Pada tahun 1981, seri ini disunting ulang dalam bentuk 3 seri film yang ditayangkan di bioskop. Film pertama dirilis pada tanggal 22 Febuari 1981. Tomino juga menulis adaptasi novel seri ini dalam bentuk trilogi dengan cerita yang ditulis ulang. Terdapat juga dua adaptasi manga yang dibuat oleh dua mangaka yang berbeda.

Walaupun memiliki rating yang rendah pada saat penayangan awalnya, seri Gundam menjadi populer berkat penjualan model kit Gunpla yang diproduksi oleh Bandai pada tahun 1980 dan penayangan ulangnya di televisi, serta perilisan ulangnya dalam bentuk tiga film yang tayang di bioskop yang sukses besar, sehingga menciptakan suatu waralaba media dan mainan yang menguntungkan. Seri ini juga terkenal dalam mengubah genre robot raksasa dengan pengenalan mobile suit, robot raksasa yang digambarkan sebagai senjata perang yang dipiloti oleh tentara biasa. Hal tersebut kontras dengan seri robot-robotan sebelumnya yang menggambarkan robot raksasa dan pilotnya sebagai pahlawan super.

Plot[sunting | sunting sumber]

Seri ini mengetengahkan peperangan antara Principality of Zeon (Kerajaan Zeon) atau sering disebut sebagai Zeon dan Earth Federation (Federasi Bumi), tepatnya Earth Federation Space Force (Pasukan Antariksa Federasi Bumi) atau disingkat EFSF, yang memanjang selama setahun pada tahun fiksional 0079 U.C. (Universal Century), sehingga tragedi tersebut dikenal juga dengan sebutan One Year War (Perang Satu Tahun). Penyebab peperangan di antara keduanya adalah karena Zeon mendeklarasikan diri sebagai negara yang merdeka, dan kemudian mencoba untuk melakukan perang kemerdekaan. Konflik ini memengaruhi hampir setiap bagian yang dihuni di Bumi, beberapa koloni luar angkasa di sekitar titik Langrange, dan juga Bulan. Di awal peperangan, Zeon telah memproduksi banyak mesin tempur baru yang berbentuk humanoid, yang mereka sebut sebagai Mobile Suit.

Cerita berawal ketika kapal induk luar angkasa baru milik Federasi Bumi, White Base, mendarat di salah satu koloni luar angkasa bernama Side 7, dimana terdapat markas rahasia Federasi dalam mengembangkan senjata baru mereka. Namun, kapal perang tersebut telah diikuti oleh beberapa mobile suit pengintai Zeon, yang sedang menyelidiki proyek rahasia Federasi di koloni tersebut. Salah satu anggota pengintai tersebut melanggar perintah dan menyerang koloni tersebut, sehingga banyak penduduk koloni tewas dan beberapa diantaranya mengungsi ke White Base. Salah satu dari penduduk koloni, Amuro Ray, secara tidak sengaja menemukan senjata rahasia milik Federasi, yaitu sebuah mobile suit dengan nama kode RX-78 Gundam atau Gundam. Dengan mengendarai mobile suit baru itu, Amuro berhasil mengalahkan pasukan pengintai Zeon yang menyerang. Setelah serangan di koloni Side 7, para pengungsi yang selamat, termasuk juga Amuro, menjadi kru kapal White Base demi bertahan di tengah-tengah amukan perang.

Di tengah perjalanan, para kru White Base tak jarang dipertemukan dengan berbagai serangan dari pasukan Zeon yang dipimpin oleh panglima perang mereka yang tersohor, Char Aznable. Walaupun begitu, Char sebenarnya memusuhi keluarga pemimpin Zeon, yaitu keluarga Zabi, yang telah merenggut nyawa Zeon Zum Deikun, pemimpin Zeon sebelumnya sekaligus ayah dari Char (Char bernama asli Casval Rem Deikun). Walaupun saling bermusuhan di medan pertempuran, Char seringkali "menggunakan" kru White Base, terkhususnya Amuro Ray, untuk membunuh seluruh anggota keluarga Zabi dalam usahanya untuk balas dendam. Amuro juga bertemu dan jatuh cinta kepada seorang prajurit wanita Zeon bernama Lalah Sune, namun tak sengaja membunuhnya ketika menghadapi Char, sehingga memperkuat permusuhan diantara keduanya.

Di akhir cerita, Pasukan Antariksa Federasi Bumi menyerang markas terakhir Zeon, yaitu benteng A Baoa Qu. Di tengah-tengah pertempuran, Amuro kembali bertarung dengan Char dan saling menyalahi satu sama lain perihal kematian Lalah. Sadar karena lupa akan musuh utamanya, Char menghentikan pertarungan demi membunuh anggota terakhir keluarga Zabi yang masih hidup, yaitu Kycilia Zabi. Setelah pasukan Zeon berhasil dikalahkan, Amuro dipertemukan kembali dengan sahabat-sahabatnya, seluruh kru White Base yang berhasil selamat.

Produksi[sunting | sunting sumber]

Konsep mobile suit pada seri Gundam terinspirasi oleh zirah bertenaga yang terdapat pada novel Starship Troopers.[1] Yoshiyuki Tomino mengemukakan bahwa rencana plot awal dari anime ini sebenarnya lebih suram, dengan membuat Amuro, sang tokoh utama, tewas di pertengahan cerita, dan para kru White Base bersekutu dengan Char (yang juga diberikan Gundam berwarna merah), namun pada akhirnya kembali harus saling berhadapan setelah Char mengambil alih Kerajaan Zeon. Konsep awal tersebut bisa ditemukan di versi novel yang ditulis Tomino setelah penayangan Mobile Suit Gundam selesai, dan unsur-unsurnya juga dapat ditemukan di seri-seri Gundam selanjutnya, seperti Zeta Gundam dan Char's Counterattack.

Pada seri-seri anime yang dikerjakan Tomino sebelumnya, alien luar angkasa yang menjadi pihak jahatnya. Seri Mobile Suit Gundam ini menjadi karya pertamanya yang menampilkan manusia sebagai pihak antagonis. Tomino mengemukakan bahwa dia ingin menunjukkan cerita tentang perang.[2] Dia bertujuan untuk mengekspos lebih dalam tentang agresi Jepang di Manchuria pada tahun 1931. Tomino tidak menginginkan adanya perubahan pada catatan sejarah dan ingin menggunakan cerita pada seri Gundam untuk membuat para penonton menghadapi kejamnya realita perang. Tomino juga tidak ingin membicarakan perihal pesan yang terdapat pada seri buatannya tersebut dan berharap para penonton dapat memahaminya sendiri. Sebagai tambahan, Tomino mengemukakan bahwa dia "mengemas kekesalannya" dalam membuat karya-karyanya.[3]

Tomino bekerja sama dengan Kunio Okawara, perancang mekanik yang karya-karyanya disukai Tomino. Pada awalnya seri Gundam akan berjudul "Gunboy", sebelumn akhirnya diganti. Untuk desain White Base, kapal induk para tokoh protagonis, Okawara merancangan dengan metode 3 plane view. Namun, desain tersebut tidak dirancang secara khusus untuk seri Gundam, tapi diambil dari salah satu desain pada anime Invincible Steel Man Daitarn 3, yang juga dikerjakan oleh Tomino.[4] Ide Tomino perihal kapal induk luar angkasa tersebut terinspirasi dari anime fiksi ilmiah Space Battleship Yamato yang digemari olehnya.[4] Sebenarnya White Base akan diwarnai hitam agar terlihat lebih realistis, namun diganti dengan warna putih atas perintah Sunrise, yang juga menginginkan warna pada Gundam diganti dari putih keabu-abuan menjadi putih, merah, biru, dan kuning. Perubahan tersebut sangat tidak disukai oleh Tomino, termasuk pula desain non-aerodinamisnya yang tidak realistis, yang dianggapnya tidak akan pernah muncul di dunia nyata karena hanya akan menjadi sasaran empuk bagi pesawat tempur. Oleh karena itu, setelah 10 tahun penayangan Mobile Suit Gundam, di salah satu wawancara yang dimuat di majalah Newtype edisi April 1989, Tomino menyatakan bahwa dia masih menyimpan rasa dendam dan menganggap Sunrise, para sponsor, dan stasiun televisi sebagai musuh khayalan seri Gundam.[5]

Tomino membandingkan mecha tempur di seri Gundam dengan sejarah keagamaan di Jepang, terutama penyembahan patung Buddha di berbagai kuil. Hubungan antara pilot dengan mobile suit yang dikendarainya juga dibandingkan dengan pembalap Formula Satu yang mengandalkan mesin untuk mencapai suatu tujuan.[6] Agar mecha tempur bergerak dengan cepat, kebanyakan pertempuran terjadi di luar angkasa yang memiliki gravitasi rendah. Hal tersebut juga mengarah pada penciptaan koloni-koloni luar angkasa sebagai latar yang umum. Demi menjelaskan bagaimana orang semuda Amuro bisa mengendarai mecha tempur Gundam, muncullah gagasan berupa konsep Newtype, tahap baru evolusi manusia.[2]

Media[sunting | sunting sumber]

Anime[sunting | sunting sumber]

Pada Febuari 1980, Mobile Suit Gundam disiarkan di Italia, negara pertama yang menayangkannya di luar Jepang. Beberapa nama tokoh utama diganti, seperti Amuro Ray menjadi Peter Ray.[7] Di Australia, anime ini ditayangkan di saluran Seven Network dengan takarir berbahasa Inggris dari tahun 1982 hingga 1984. Mobile Suit Gundam kemudian ditayangkan di jaringan televsi satelit Animax di seluruh Jepang dan kemudian di jaringannya masing-masing di seluruh dunia, seperti Hong Kong, Asia Tenggara, Asia Timur dan wilayah lainnya.

Demi memanfaatkan kesuksesan Gundam Wing yang tayang di tahun sebelumnya, Bandai Entertainment merilis Mobile Suit Gundam yang telah banyak disunting dan dialihsuarakan ke dalam bahasa Inggris yang tayang perdana di Toonami, blok acara aksi Cartoon Network pada hari Senin, 23 Juli 2001. Penayangannya tidaklah sesukses Gundam Wing, namun memiliki rating yang cukup untuk ditayangkan sampai tamat dan menelurkan lini mainan yang begitu besar. Akibat tragedi 9/11, seluruh stasiun televisi di Amerika Serikat, termasuk juga Cartoon Network, mulai menarik dan menyunting ulang acara-acara yang memliki unsur perang dan kekerasan, sehingga tayangan Mobile Suit Gundam dihilangkan di jadwal acara.[8] Pada hari Sabtu, 8 Juni 2002, Mobile Suit Gundam tayang ulang di Cartoon Network pada blok acara larut malam Adult Swim, namun ditarik kembali sebelum tamat karena rating yang rendah.

Pada tanggal 30 Mei 2006, Bandai Entertainment merilis ulang seri Mobile Suit Gundam versi alih suara bahasa Inggris dalam set DVD berjumlah 10 volume. [9] Namun, soundtrack aslinya tidak disertakan lantaran terlalu usang. Pada tahun 2007, seri ini juga dijual di Jepang dalam bentuk DVD dan terjual sebanyak 100.000 kopi dalam sebulan dari 21 Desember 2007 hingga 21 Januari 2008. [10]

Dari 43 episode keseluruhan, hanya satu episode yang berjudul "Curucuz Doan's Island" (Pulau Curucuz Doan) yang tidak pernah dirilis secara internasional. Hal tersebut merupakan keinginan dari Yoshiyuki Tomino, namun masih enggan menjawab alasannya.[11] Walaupun begitu, episode tersebut tersedia di versi DVD yang dirilis di Jepang, serta di Italia pada penayangnnya di tahun 80an.

Pada penyelenggaraan konvensi Comic-Con New York tahun 2010, Bandai Entertainment mengumumkan perilisan ulang DVD Mobile Suit Gundam dengan menyertakan alih suara asli bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Bandai merilis dua set pada musim panas 2011.[12] Set pertama dirilis pada 13 September 2011.[13]

Pada penutupan tahun 2012, seri Mobile Suit Gundam versi DVD sudah tidak dicetak lagi. Pada konvensi Comic-Con New York tahun 2014, Sunrise mengumumkan rencana mereka dalam merilis ulang seluruh seri Gundam dalam bentuk video rumahan di Amerika Serikat, dimulai dari seri Mobile Suit Gundam, dan akan didistribusikan oleh Right Stuf Inc..[14] Sunrise merilis beberapa seri Gundam dalam bentuk Blu-ray dan DVD pada Oktober 2015.[15]

Pada 25 Juli 2015, distributor anime asal Britania Raya, Anime Limited, mengumumkan bahwa mereka akan merilis seri Mobile Suit Gundam melalui kerja sama dengan pihak Sunrise untuk pertama kalinya di Britania Raya dalam bentuk DVD dan Blu-ray.

Novel[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1979, sebelum berakhirnya seri anime Mobile Suit Gundam, Yoshiyuki Tomino sendiri menulis novelisasi pertama dari seri tersebut. Novel yang diterbitkan sebagai seri tiga buku itu memperbolehkan Tomino dalam menggambarkan versi cerita yang lebih rumit, dewasa, dan rinci, dengan beberapa perubahan besar. Contohnya, Amuro sudah menjadi anggota dari militer Federasi dengan pangkat sersan mayor ketika terjadi serangan Zeon di koloni Side 7, dan para tokoh utama menjadi kru di kapal induk Pegasus I dan Pegasus II kelas-White Base, bukannya White Base kelas-Pegasus.[16] Hubungan romantis antara Amuro dengan sesama kru Pegasus II (atau White Base), Sayla Mass, juga dibuat lebih intim. Sebagai tambahan, peperangannya juga berlanjut hingga tahun UC 0080, dimana cerita seri animenya telah selesai di tahun itu. Di novel, Amuro terbunuh pada saat pertempuran akhir di benteng terakhir Zeon, A Baoa Qu, setelah Gundam yang dipilotinya tertembak oleh senjata beam bazooka Rick Dom, salah satu jenis mobile suit milik Zeon, yang menembus bagian torso, walau disaat yang bersamaan, Char berusaha mengingatkannya perihal niat dari Gihren Zabi, pemimpin Zeon, yang ingin meledakkan benteng A Baoa Qu sekaligus menghancurkan seluruh armada Federasi yang menyerang. Char dan para kru Pegasus II, bersama dengan anak buah Kycilia Zabi, adik dari Gihren, melakukan serangan penetrasi ke Side 3, koloni utama Kerajaan Zeon, sekaligus membunuh Gihren, setelah Char sendiri membunuh Kycilia. Tomino kemudian menyesalkan bahwa andaikata dia mengetahui akhir di seri animenya akan berbeda dan seri baru akan dibuat, dia tidak akan membuat Amuro terbunuh di versi novelnya.

Seri tiga novel ini diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Frederik Schodt dan diterbitkan oleh Del Rey Books pada September 1990. Pada waktu itu, belum ada alih aksara resmi dari nama-nama tokoh dan mecha pada seri Gundam, sehingga komunitas penggemar berbahasa Inggris kala itu banyak menggunakan ejaan yang berbeda-beda. Pada terjemahan itu, Schodt menuliskan nama "Char" menjadi "Sha", yang merupakan transliterasi dari pelafalan bahasa Jepangnya, walau Tomino mengkonfirmasi di Anime Expo New York tahun 2002 bahwa nama "Char" diambil dari nama Charles Aznavour, seorang penyanyi berbahasa Prancis yang terkenal. (Di edisi terjemahan tahun 2004, Schodt mengungkapkan bahwa dia merasa nama "Char" tampaknya "terlalu dekat" dengan nama Charles Aznavour.) Schodt juga mengubah "Zaku" (mobile suit terkenal milik Zeon) menjadi "Zak", dan "Zeon" menjadi "Jion", daripada "Zion", setelah berkonsultasi dengan Tomino. Beberapa penggemar dari Amerika Utara murka besar terhadap terjemahan yang dilakukan Schodt karena lupa bahwa di versi asli berbahasa Jepang, kebanyakan dari nama tokoh dan mecha ditulis dengan katakana, dan tidak adanya "ejaan resmi". Beberapa tahun kemudian, setelah seri Gundam banyak dilisensi di Amerika Utara, para pemegang hak lisensi membuat daftar "ejaan resmi" untuk digunakan dalam edisi berbahasa Inggris, dan beberapa dari ejaan tersebut termasuk pula terjemahan yang ditulis Schodt, serta terjemahan yang menjadi favorit para penggemar tertentu di Amerika Utara.

Pada tahun 2004, Schodt merevisi terjemahannya dahulu yang bukunya sediri sudah tidak dicetak hampir sedekade. Tiga set volume Mobile Suit Gundam versi novel terbitan Rel Dey Books diterbitkan ulang kembali oleh Stone Bridge Press dan menggabungkan ketiga volume tersebut menjadi satu buku berjumlah 476 halaman (dengan peningkatan pada desain sampul) dengan judul Mobile Suit Gundam: Awakening, Escalation, Confrontation. Sejak para pemegang hak lisensi di Jepang telah membuat daftar terpadu (walau masih berkembang) alih aksara nama-nama tokoh dan mecha, Schodt bisa menggunakannya dan nama "Char" tetap menjadi "Char", bukan "Sha", serta nama "Zaku" tetaplah "Zaku", bukan "Zak" lagi.[17]

Film[sunting | sunting sumber]

Setelah kesuksesan penayangan seri Mobile Suit Gundam di televisi, Tomino mengerjakan ulang rekaman adegan-adegan yang ada di seri dan diubah menjadi kompilasi tiga film. Dua film pertama yang berjudul Mobile Suit Gundam dan Mobile Suit Gundam: Soldier of Sorrow dirilis pada tahun 1981 dan film ketiga yang berjudul Mobile Suit Gundam: Encounters in Space dirilis pada tahun 1982.

Ketiga film tersebut sebagian besar terdiri dari rekaman adegan-agean lama yang telah tayang di televisi, namun Tomino merasa bahwa ada beberapa hal yang perlu dirubah agar menjadi lebih baik. Tomino menghapus beberapa aspek yang dia rasa masih bergaya super robot dalam seri Gundam yang dimaksudkan sebagai seri real robot, seperti senjata Gundam Hammer. Bagian upgrade untuk Gundam, G-Armor, juga dihapus secara total dan diganti dengan pesawat tempur pendukung Core Booster yang lebih realistis, dan Hayato, salah satu tokoh protagonis, juga mendapatkan mecha RX-77 Guncannon saat adegan pertempuran di Jaburo untuk menggantikan RX-75 Guntank yang tidak cocok untuk digunakan. Pada film ketiga, terdapat penambahan sejumlah adegan pada pertempuran di benteng Solomon dan A Baoa Qu.

Ketika film pertama ditayangkan perdana di bioskop pada 22 Februari 1981, sebanyak 15.000 penonton datang untuk penonton sehingga pihak polisi dan media khawatir karena banyaknya penonton bisa menimbulkan kerusuhan. Kejadian tersebut dianggap sebagai titik balik dalam sejarah anime dan disebut sebagai "hari dimana anime berubah" oleh koran Asahi Shimbun.[18] Film pertama meraup keuntungan sebanyak 1,76 miliar Yen, film kedua sebanyak 1,38 miliar Yen, dan film ketiga menjadi film terlaris keempat di Jepang pada tahun 1982 dengan keuntungan distribusi sebanyak 1,29 miliar Yen dan pendapatan box office sebanyak 2,31 miliar Yen.[19][20][21] Secara keseluruhan, ketiga film meraup keuntungan sebanyak 5,45 miliar Yen di bioskop Jepang.[22]

Manga[sunting | sunting sumber]

Sudah terdapat tiga adaptasi manga dari seri Mobile Suit Gundam. Adaptasi pertama dikarang oleh Yū Okazaki antara tahun 1979 dan 1980 yang telah disusun menjadi dua volume.[23] Lalu, Mobile Suit Gundam 0079 oleh Kazuhisa Kondo yang diterbitkan di majalah Dengeki Comics dari tahun 1993 hingga 2005 dengan jumlah keseluruhan 12 volume tankōbon.[24] Viz Media telah menerbitkan sembilan volume pertama dari manga tersebut antara tahun 2000 dan 2003 dalam bahasa Inggris. Manga yang ketiga adalah Mobile Suit Gundam: The Origin oleh Yoshikazu Yasuhiko yang diterbitkan dari Juni 2001 hingga Juni 2011 di majalah Gundam Ace milik Kadokawa Shoten dan telah disusun sebanyak 23 volume secara keseluruhan. Manga tersebut pertama kali dirilis oleh Viz Media dalam bahasa Inggris, namun tidak diselesaikan; kemudian dirilis kembali oleh Vertical dari Maret 2013 hingga Desember 2015.

Selain dalam bentuk adaptasi, terdapat pula manga parodi berbentuk yonkoma berjudul Mobile Suit Gundam-san yang dikarang oleh Hideki Ohwada dan dimuat di majalah Gundam Ace sejak 2001. Manga tersebut diadaptasi menjadi anime pada tahun 2004. Ohwada juga membuat manga spinoff dengan judul Gundam Sousei (ガンダム創世) yang menceritakan tentang Yoshiyuki Tomino dan para staf Sunrise dalam membuat seri Mobile Suit Gundam beserta kompilasi filmnya. Manga itu dimuat di majalah Gundam Ace dari tahun 2009 hingga 2011 dan disusun di tankōbon Gundam-san dari volume kelima. Manga tersebut juga telah disusun menjadi dua volume tankōbon yang dirilis pada 24 Januari 2014.[25]

Kelanjutan dari manga Mobile Suit Gundam 0079 yang berjudul Mobile Suit Gundam 0079 Episode II Luna telah dimuat di majalah Gundam Ace pada 26 November 2022.[26]

Penerimaan, pengaruh, dan warisan[sunting | sunting sumber]

Seri Gundam tidaklah populer ketika pertama kali ditayangkan, bahkan hampir dihentikan. Awalnya akan direncanakan tayang 52 episode, tapi dipangkas menjadi 39 atas kehendak sponsor, salah satunya adalah perusahaan Clover yang memproduksi mainan Gundam saat itu. Namun, para staf mampu bernegosiasi agar penayangannya diperpanjang satu bulan sehingga dapat berakhir dalam 43 episode.[27] Ketika perusahaan Bandai membeli hak cipta Gundam untuk memproduksi mainan model kitnya (ketika itu masih dianggap baru jika dibandingkan dengan mainan jenis Chogokin yang diproduksi Clover), semuanya pun berubah. Dengan hadirnya toyline mainan model kit Gundam atau disebut dengan Gunpla ini, popularitas Gundam mulai melambung tinggi. Penjualan model kit Gundam sangat laku, penayangannya ulang seri animenya berjalan dengan sangat baik, dan kompilasi filmnya yang tayang di bioskop sukses besar.[28] Para penonton mengira akan menyaksikan acara anime jenis Super Robot lain yang sudah sering ditayangkan, ternyata mereka dihadapkan dengan Gundam, anime pertama yang bergenre baru, yaitu Real Robot.[29] Seri anime ini berada di peringkat ke-2 di majalah Wizard's Anime dalam daftar "50 Anime Terbaik yang Dirilis di Amerika Utara",[30] dan dianggap sebagai pengubah konsep anime robot-robotan dan menjadi titik balik dalam sejarah Jepang.[31]

Walaupun dirilis di tahun 1979, seri pertama Gundam masih diingat dan dikenali oleh komunitas penggemar anime karena seri tersebutlah yang merevolusikan anime mecha[32] dengan mengenalkan genre baru, Real Robot, yang selama bertahun-tahun menjadi identik dengan genre mecha itu sendiri bagi banyak orang. Alhasil, contohnya, anime-anime yang memparodikan genre mecha biasanya menampilkan homage terhadap seri Mobile Suit Gundam karena memang sangat dikenali.[32]

Seri Mobile Suit Gundam menjadi pemenang pertama penghargaan Anime Grand Prix yang diselenggarakan oleh majalah Animage pada tahun 1979 dan awal tahun 1980. Seri ini juga berada di peringkat ke-24 pada daftar 100 anime terbaik di majalah Animage dan menjadi anime terbaik kedua sepanjang masa oleh majalah Wizard.[33][34] Pada akhir 2007, penjualan kaset yang mencakup setiap episode di seri pertama Gundam dalam berbagai format (VHS, DVD, BD, dan lainnya) mencapai rata-rata 80.928 kopi. Penjualan set box DVD pertama terjual lebih dari 100.000 kopi di bulan pertama perilisan dari 21 Desember 2007 hingga 21 Januari 2008.[10] Sebagai bagian dari peringatan hari jadi ke-30 seri Gundam, diumumkan rencana pembuatan patung Gundam berskala 1:1 di Jepang sebagai bagian dari proyek Real-G pada 11 Maret 2009. Pembuatan patung dengan tinggi 18 meter tersebut selesai pada Juli 2009 dan dipamerkan di Tokyo yang kemudian diturunkan, lalu dibuat kembali di Prefektur Shizuoka dan diturunkan lagi pada Maret 2011.[35][36] Pada Agustus 2011, patung tersebut dibongkar untuk dipamerkan kembali di Odaiba, Tokyo pada 19 April 2012[37][38] dan berdiri di dekat toko suvenir bernama "Gundam Front Tokyo" sebelum dibongkar lagi pada Maret 2016.

Kebanyakan tanggapan kritis dari seri Mobile Suit Gundam ditujukan kepada latar dan tokoh-tokohnya. John Oppliger mengamati bahwa karakter pada tokoh Amuro Ray yang merupakan perwujudan dari semangat pemuda Jepang di tahun 70-an dan Char Aznable yang bisa dibilang "mempesona" menjadi kontribusi utama atas populernya seri ini. Dia juga menyimpulkan bahwa "dalam banyak hal, anime Gundam pertama adalah nilai-nilai identifikasi nostalgia dari segala sesuatu yang dilambangkan anime itu sendiri".[32] Seri ini juga dipuji oleh situs Anime News Network dalam caranya untuk menggambarkan perang dengan tokoh Amuro yang menghadapi momen traumatis setelah membunuh tentara musuh dalam perjalanannya menjadi seorang tentara.[39][40] Seri ini juga dikenal karena menggambarkan manusia dari ras lain sebagai pihak antagonis daripada makhluk asing jahat. Namun, animasinya tergolong kuno juga dibandingkan dengan seri anime di tahun 2000an.[40][41]

Pembuat anime mecha Shoji Kawamori berkuliah di Universitas Keio di tahun yang sama dengan penulis skenario Hiroshi Ōnogi dan pendesain karakter Haruhiko Mihimoto, dimana mereka mendirikan klub penggemar seri Mobile Suit Gundam bernama "Gunsight One" yang kemudian digunakan dalam seri anime Macross buatan mereka sebagai tanda panggilan pesawat luar angkasa SDF-1 yang terdapat pada anime tersebut. Seri Macross juga terinspirasi oleh Gundam dalam berbagai aspek pada pengembangan awal seri tersebut.[42] Sutradara film Guillermo del Toro juga menyebutkan seri Gundam juga mempengaruhi film Pacific Rim yang disutradarai olehnya.[43]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tomino, Yoshiyuki (2004). Mobile Suit Gundam: Awakening, Escalation, Confrontation (dalam bahasa Inggris). Stone Bridge Press. ISBN 978-1-880656-86-0. 
  2. ^ a b "Yoshiyuki Tomino Press Conference - Q&A". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-18. 
  3. ^ Stahl, David (2010). Imag(in)ing the War in Japan. BRILL. hlm. 335. ISBN 978-9004182981. 
  4. ^ a b Gundam Century Renewal Edition. Kodansha. 2000. ISBN 4-87777-028-3. 
  5. ^ Newtype magazine 1989 April Issue
  6. ^ Hornyak, Timothy N. (2006). Loving the machine : the art and science of Japanese robots. New York: Kodansha International. 
  7. ^ "AntonioGenna.net presenta: IL MONDO DEI DOPPIATORI - ZONA ANIMAZIONE: "Gundam" / "Mobile Suit Gundam"". www.antoniogenna.net. Diakses tanggal 2023-01-18. 
  8. ^ "The Edit List - * Edit List Special - Cartoon Network Interview". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-18. 
  9. ^ "Mobile Suit Gundam Vol. 1: The Battle Begins Movie Reviews, Pictures - Rotten Tomatoes". web.archive.org. 2008-04-07. Diakses tanggal 2023-01-18. 
  10. ^ a b Otona no Gundam. Nikki Entertainment. 
  11. ^ "Yoshiyuki Tomino Panel – the daddy of Gundam!". Anime on DVD. 18 Oktober 2004. 
  12. ^ "Bandai Ent. Adds Gundam 00 Film, Subbed 1st Gundam TV". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-18. 
  13. ^ Mobile Suit Gundam Complete Collection 1: Anime, diakses tanggal 2023-01-18 
  14. ^ "Sunrise Partners with Right Stuf to Release Gundam Franchise Stateside". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-18. 
  15. ^ "Right Stuf/Sunrise to Release Original Gundam TV Anime on Blu-ray Disc". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-18. 
  16. ^ Tomino, Yoshiyuki (2004). Mobile Suit Gundam. Berkeley: Stone Brigde Press. hlm. 11. ISBN 1-880656-86-8. 
  17. ^ Tomino, Yoshiyuki (2004). Mobile Suit Gundam. Berkeley: Stone Bridge Press. hlm. 470–473. ISBN 1-880656-86-8. 
  18. ^ Clements, Jonathan (2017-10-07). Anime: A History (dalam bahasa Inggris). Bloomsbury Publishing. ISBN 978-1-84457-884-9. 
  19. ^ "ガンダムで映画化された作品を振り返る". データガンダム (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 2023-01-20. 
  20. ^ "過去興行収入上位作品 一般社団法人日本映画製作者連盟". www.eiren.org. Diakses tanggal 2023-01-20. 
  21. ^ "サービス終了のお知らせ - NAVER まとめ". matome.naver.jp. Diakses tanggal 2023-01-20. 
  22. ^ "ガンダムで映画化された作品を振り返る". データガンダム (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 2023-01-20. 
  23. ^ "機動戦士ガンダム (サンライズ・ロボット漫画コレクションvol.1)". Amazon.co.jp. 
  24. ^ 近藤, 和久; 矢立肇・富野由悠, 季 (2013-11-26). 機動戦士ガンダム0079 VOL.1. KADOKAWA. 
  25. ^ "機動戦士ガンダム:誕生秘話描く「ガンダム創世」 タイトル一新しコミックス化 - MANTANWEB(まんたんウェブ)". web.archive.org. 2014-01-09. Diakses tanggal 2023-01-22. 
  26. ^ "Kazuhisa Kondō Launches Mobile Suit Gundam 0079 Episode Luna II Manga in November". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-22. 
  27. ^ The Legend Story of Gundam. Goods Press. 15 Maret 2011. hlm. 978–4–19–925031–6. 
  28. ^ Lunning, Frenchy (2006). Emerging World of Anime and Manga, Volume 1. hlm. 175. ISBN 978-0816649457. 
  29. ^ "Oricon manga and anime interviews and specials". 30 Desember 2008. 
  30. ^ "Wizard lists Top 50 Anime". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-28. 
  31. ^ "Anime Japan 2014". 
  32. ^ a b c Oppliger, John (16 Mei 2008). "Ask John: Why Are Gundam Fans So Obsessed With First Gundam?". 
  33. ^ "Animage Top-100 Anime Listing". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-28. 
  34. ^ "Wizard lists Top 50 Anime". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-28. 
  35. ^ "1/1実物大ガンダム大地に立つ!". 
  36. ^ "静岡の空をそめていく……実物大ガンダム公開直前リポート". ITmedia NEWS (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 2023-01-28. 
  37. ^ "Life-Size Gundam Rises Again at Tokyo's Odaiba in Video". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-28. 
  38. ^ "LOOK: Massive Gundam Robot Statue Invades Tokyo". HuffPost (dalam bahasa Inggris). 2012-05-01. Diakses tanggal 2023-01-28. 
  39. ^ "Mobile Suit Gundam DVD 2". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-28. 
  40. ^ a b "Mobile Suit Gundam DVD 3". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-28. 
  41. ^ "DVD Talk". www.dvdtalk.com. Diakses tanggal 2023-01-28. 
  42. ^ ""Translation & Cultural Notes"". AnimEigo. 21 Desember 2001. 
  43. ^ "Pacific Rim Director Visits Odaiba's Life-Size Gundam in Video". Anime News Network (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-28. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]