Maisha Kanna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Maisha Kanna
Maisha Kanna on Motion Radio in 2018.png
Maisha di Motion Radio pada 2018
LahirMaisha Kanna Purwinto
9 Juni 2007 (umur 14)[1]
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Nama lain
  • Maisha Kanna
  • Mimi
AlmamaterSekolah Internasional Mentari
Pekerjaan
Tahun aktif2017 – sekarang
Dikenal atasKulari ke Pantai (2018)
PenghargaanAnugerah Musik Indonesia
2018 Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik
Karier musik
GenrePop
Instrumen
Label

Maisha Kanna Purwinto (lahir di Jakarta, 9 Juni 2007; umur 14 tahun) adalah seorang aktris dan penyanyi asal Indonesia. Ia mengawali karier dengan memerankan Sherina dalam Musikal Petualangan Sherina pada tahun 2017. Namanya dikenal luas atas perannya sebagai Sam di film anak-anak Kulari ke Pantai. Perannya di film tersebut membuat ia dinominasikan sebagai Pemeran Anak Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2018. Hingga saat ini, Maisha telah bermain di film Kulari ke Pantai, Dua Garis Biru, dan Yang Tak Tergantikan. Sedangkan di bidang musik, ia telah merilis lima singel dengan tiga diantaranya adalah lagu tema di film yang ia bintangi.

Karier[sunting | sunting sumber]

Awal karier[sunting | sunting sumber]

Sejak usia satu setengah tahun, Maisha sudah memiliki hobi bernyanyi. Di usia enam tahun, Maisha diikutkan oleh ibunya dalam les vokal. Maisha juga sempat diikutkan berbagai lomba bernyanyi oleh guru lesnya, salah satunya adalah audisi The Voice Kids Indonesia Musim Pertama dan Idola Cilik Musim Kelima. Saat kelas enam sekolah dasar, Maisha ditunjuk untuk menjadi pengisi lagu tema seri kartun Tayo the Little Bus versi bahasa Indonesia.[2]

2018–2019: Kulari ke Pantai[sunting | sunting sumber]

Maisha mengawali karier di dunia akting dengan memerankan karakter Sherina dalam sandiwara Musikal Petualangan Sherina di tahun 2017. Berkat penampilannya dalam musikal tersebut, ia memenangkan penghargaan Anugerah Musik Indonesia pertamanya bersama Jakarta Movement of Inspiration dan Annisa Haryanti di AMI 2018 untuk kategori Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik. Riri Riza dan Mira Lesmana yang saat itu sedang mencari pemeran untuk film anak-anak Kulari ke Pantai mengajaknya untuk bermain dalam filmnya setelah melihat penampilan Maisha di musikal tersebut.[3][4] Maisha dipercaya menjadi pemeran utama dengan memerankan karakter bernama Samudra alias Sam, seorang anak yang memiliki hobi bermain papan selancar. Karakater tersebut membuat Maisha berlatih selancar selama tiga hari serta belajar berbicara dengan logat Indonesia Bagian Timur.[5][6] Berkat aktingnya di film tersebut, Maisha dinominasikan sebagai Pemeran Anak Terbaik dalam pagelaran Festival Film Indonesia 2018. Tahun tersebut merupakan tahun terakhir FFI menghadirkan kategori tersebut.[7] Selain sebagai pemeran, Maisha juga mengisi lagu tema film tersebut dengan singel berjudul "Ibuku Cantik".[8] Pada 22 Desember 2018, Maisha kembali bermain drama musikal berjudul Dongeng Pohon Impian.[9]

Setelah sukses dalam film Kulari ke Pantai, Maisha kembali berperan dalam film Dua Garis Biru sebagai Puput, adik Dara yang diperankan oleh Adhisty Zara.[10] Ia saat itu diajak oleh sutradara Ginatri S. Noer yang sebelumnya menulis skenario film Kulari ke Pantai.[2] Penampilannya saat menyanyikan lagu "Jikalau" dari grup musik Naif dalam film tersebut berhasil menarik perhatian penonton.[11] Di tahun tersebut pula, pada 23 Juli 2019 atau tepat pada Hari Anak Nasional, Maisha mengeluarkan singel anak-anak berjudul "Warna Pelangiku" dibawah label Sony Music Indonesia.[12]

2020–sekarang: Yang Tak Tergantikan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2020, Maisha bersama rapper cilik bernama Ikram merilis lagu berjudul "Doa". Menurut Maihsa, lagu tersebut bisa mewakili suara dari anak-anak yang berharap segala musibah dari pandemi COVID-19 cepat berlalu. Lagu tersebut diciptakan oleh Italiani Ikmal dan direkam secara online dari rumah masing-masing.[13][14] Tahun selanjutnya, Maisha kembali membintangi film berjudul Yang Tak Tergantikan, beradu peran dengan Lulu Tobing, Dewa Dayana. dan Yasamin Jasem. Film tersebut tayang di situs Disney+ Hotstar dikarenakan bioskop di Indonesia masih ditutup. Maisha berperan sebagai Kinanti, seorang siswi SMA pintar yang menjuarai kompetisi catur. Dalam mendalami peran, ia yang sama sekali tak mengerti catur mencoba mempelajari catur dengan mengunduh permainan catur di ponselnya dan mengajak ayahnya untuk bermain. Maisha juga mempelajari gerak-gerik siswa SMA dikarenakan saat membintangi film tersebut, ia masih duduk dibangku SMP.[15] Maisha juga kembali diminta untuk mengisi lagu tema di film yang ia mainkan tersebut, hal itu terjadi ketika ia bersama Dewa Dayana dan Yasamin Jasem sering membuat cover di lokasi syuting. Alhasil, Herwin Novianto selaku sutradara mengajak mereka bertiga untuk mengisi soundtrack film tersebut dengan merilis dua singel berjudul "RinduRotasi" dan "Yang Tak Tergantikan".[2]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi
2018 Kulari Ke Pantai Samudra Miles Films
2019 Dua Garis Biru Putri (Puput) Kharisma Starvision Plus
2021 Yang Tak Tergantikan Kinanti Falcon Pictures
Disney+ Hotstar
TBA Rumah Masa Depan Mizan Productions

Acara televisi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran
2017 Pesta Sahabat Pahlawanku Pengisi acara
2018 Pesta Sahabat Melompat Lebih Tinggi
Pesta Sahabat Semangat Indonesia
Anugerah KPI 2018
2019 Pesta Sahabat Itik dan Kolam Ajaib
Pesta Sahabat Dunia Sirkus Ceria
RTV 5 Makin Cakep: Hey Tayo

Teater[sunting | sunting sumber]

  • Petualangan Sherina
  • Bunga Terakhir Badai Kasih
  • Sentuhan Ibu: Dongeng Pohon Impian

Model video klip[sunting | sunting sumber]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Album soundtrack[sunting | sunting sumber]

Judul Detail album
Musikal Petualangan Sherina (Bersama Jakarta Movement of Inspiration)[16]
  • Rilis: 18 September 2017
OST Kulari Ke Pantai (Bersama RAN dan Lil’li Latisha)
Sentuhan Ibu: Dongeng Pohon Impian (Bersama Jakarta Movement of Inspiration)[17]
  • Rilis: 2018

Singel[sunting | sunting sumber]

Judul Tahun Album Label
"Ibuku Cantik" 2018 OST Kulari Ke Pantai Miles Music & Trinity Optima Production
"Warna Pelangiku" 2019 singel non-album Sony Music Entertainment Indonesia
"Doa" 2020 singel non-album Geronimo Records
"RinduRotasi" 2021 OST Yang Tak Tergantikan Falcon Music
"Yang Tak Tergantikan"

Nominasi dan penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2018 Festival Film Indonesia Pemeran Anak Terbaik Kulari ke Pantai Nominasi
Festival Film Tempo Pemain Anak Pilihan Nominasi
Piala Maya Aktor/Aktris Cilik/Remaja Terpilih Nominasi
Anugerah Musik Indonesia Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik Lihatlah Lebih Dekat Menang
2019 Indonesian Movie Actors Awards Pemeran Anak-Anak Terbaik[18] Kulari ke Pantai Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Yuniar, Nanien (29 Mei 2018). Wibisono, Kunto, ed. "Pengalaman seru Maisha Kanna selama syuting "Kulari Ke Pantai"". ANTARA. Diakses tanggal 7 Februari 2021. 
  2. ^ a b c Irda, Nila (4 Februari 2021). "Seru-seruan Bareng Maisha Kanna, Penyanyi dan Aktris yang Ternyata Ada di Balik Lagu 'Si Tayo'". Tribunnews. Diakses tanggal 6 Juni 2021 – via YouTube. 
  3. ^ Rura, Cecylia (23 Juni 2018). "Maisha Kanna Bisa Jadi Idola Baru Anak-Anak Indonesia". Medcom.id. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  4. ^ Sembiring, Ira Gita Natalia (29 Maret 2018). Dewi, Bestari Kumala, ed. "Maisha Kanna dan Lil'li Latisha dari Panggung Teater ke Layar Lebar". Kompas.com. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  5. ^ Kumampung, Dian Reinis (23 Juni 2018). Maullana, Irfan, ed. "Maisha Kanna Jatuh Bangun dari Papan Selancar demi Kulari ke Pantai". Kompas.com. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  6. ^ Saraswati, Dyah Paramita (14 Juli 2018). "Cerita Maisha Kanna Latihan Surfing, Logat Timur, dan Bersepeda". Detik.com. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  7. ^ "FFI Hapus Kategori Pemeran Anak Terbaik Mulai Tahun Depan". CNN Indonesia. 9 Desember 2018. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  8. ^ Yuniar, Nanien (24 Juni 2018). Ariwibowo, AA, ed. "Maisha Kanna nyanyikan soundtrack "Kulari Ke Pantai"". Antaranews. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  9. ^ Cicilia, Maria (28 November 2018). Monalisa, ed. "Drama musikal "Dongeng Pohon Impian" akan meriahkan Hari Ibu". Antaranews. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  10. ^ Azasya, Stella (9 Mei 2019). "10 Potret Maisha Kanna, Adik Zara JKT48 di Film Dua Garis Biru". IDN Times. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  11. ^ "Soundtrack Film Dua Garis Biru yang Mengiris Hati". Ngobrolin.id. 27 Juli 2019. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  12. ^ Christiyaningsih (23 Juli 2019). "Sambut Hari Anak Nasional, Maisha Kanna Rilis Lagu Baru". Republika.co.id. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  13. ^ Rachman, Yogi (17 Juli 2020). Pasaribu, Alviansyah, ed. "Maisha Kanna rilis lagu "Doa" untuk wakili suara anak-anak". Antaranews. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  14. ^ Saraswati, Dyah Paramita (18 Juli 2020). "Maisha Kanna Nyanyikan Perasaan Anak Indonesia soal Pandemi di Lagu Baru". Detik.com. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  15. ^ Yuniar, Nanien (7 Januari 2021). Nurcahyani, Ida, ed. "Seperti "The Queen's Gambit", Maisha Kanna belajar catur". Antaranews. Diakses tanggal 6 Juni 2021. 
  16. ^ Musikal Petualangan Sherina, diakses tanggal 27 Juni 2020 
  17. ^ SentuhanIbu: Dongeng Pohon Impian, diakses tanggal 27 Juni 2020 
  18. ^ Johar, Altov (19 Februari 2019). "Daftar Nominasi Indonesian Movie Actors Awards 2019". Tabloidbintang.com. Diakses tanggal 27 Juni 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]