Lumbir, Banyumas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kecamatan Lumbir
Kecamatan
https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kec_lumbir.jpg
Peta lokasi Kecamatan Kecamatan Lumbir
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Banyumas
Pemerintahan
 • Camat Drs. Wisnu Budi Santoso
Luas 9.948,54 km²
Jumlah penduduk 49.465 (2008)
Kepadatan 5 jiwa/km²
Desa/kelurahan 10

Lumbir adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan Lumbir merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah dengan luas 9.948,54 km­² dan berada pada ketinggian 35 – 40 m dari permukaan laut dengan curah hujan 2.227 mm/tahun.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah sebagai berikut :

Administrasi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Lumbir terdiri dari 10 desa, 22 Dukuh, 55 RW dan 311 RT . Desa terluas adalah desa Lumbir yaitu 1.916 km­² dan desa tersempit adalah desa Besuki dengan luas 780 km­². Bila dilihat dari jaraknya maka desa Cirahab 11 km­ dari pusat kecamatan Lumbir dan desa Kedunggede merupakan desa terdekat dengan jarak 0,15 km.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Di Kecamatan Lumbir sebagian besar tanah merupakan lahan tanah hutan / lahan hutan milik Perum Perhutani, dengan rincian sebagai berikut:

  • Tanah sawah : 912.86. Ha
  • Tanah Pekarangan : 527.10. Ha
  • Tanah Kebun : 5080.80. Ha
  • Hutan Negara : 3518.10 Ha
  • Lain-lain : 222. Ha

Demografi[sunting | sunting sumber]

Untuk penduduk di Wilayah Kecamatan Lumbir sebagian besar adalah pemeluk agam Islam dengan prosentase sebesar 99,99 % sementara sisanya adalah pemeluk agama Protestan 0,01 %,.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Besuki
  2. Canduk
  3. Cidora
  4. Cingebul
  5. Cirahab
  6. Dermaji
  7. Karanggayam
  8. Kedunggede
  9. Lumbir
  10. Parungkamal

Objek wisata[sunting | sunting sumber]

  • Curug pengantin
  • Masjid (Alm) Nooran Abdullahal Ojayu, Desa Cirahab, yang merupakan bantuan dari Kuwait
  • Gunung Batur. Berada di desa Canduk, perbatasan dengan kecamatan Wangon. Di lahan gunungnya masih ditumbuhi oleh pohon pinus yang berdiri berjajar di sekitarnya. Konon di dalam hutan yang lebat itu masih terdapat binatang liar, seperti kera, babai huta, menjangan (rusa) dan kemungkinan masih ada harimau yang berkeliaran karena sering ditemukan telapak kaki yang mirip dengan jejak kaki harimau.