Konsonan hampiran-sisi tarik-belakang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
ɭ
Nomor IPA156
Pengkodean karakter
Entitas (desimal)ɭ
Unikode (heks)U+026D
X-SAMPAl`
Kirshenbauml.
Braille⠲ (braille pattern dots-256)⠇ (braille pattern dots-123)

Konsonan hampiran-sisi tarik-belakang adalah jenis dari suara konsonan tarik-belakang yang digunakan dalam berbagai bahasa. Simbol IPAnya adalah ⟨ɭ⟩. Dalam bahasa Indonesia tidak ada huruf yang mewakili [ɭ]. Huruf tersebut berbunyi seperti mengucapkan huruf l yang diartikulasi dengan melengkungkan atau menarik lidah ke belakang.

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Ciri khas konsonan letup celah-suara:

Kata-kata[sunting | sunting sumber]

Dalam transkripsi berikut, diakritik digunakan untuk membedakan konsonan apikal [ɭ̺] dan konsonan laminal [ɭ̻].

colspan=2 Bahasa Kata IPA Arti
Enindhilyagwa marluwiya [maɭuwija] 'emu'
Kannada ಎಳ್ಳು [ˈeɭɭu] 'wijen'
Khanty Dialek Timur пуӆ [puɭ] 'gigit'
Malayalam മലയാളി [mɐl̪əjɐ̞ːɭ̺̠ɪ] 'orang Malayalam'
Marathi कुळ [kuːɭ] atau [kuɭə] 'klan'
Norwegia farlig [fɑːɭi]] 'berbahaya'
Punjabi ਤ੍ਰੇਲ਼ [t̪ɾeɭ] 'embun'
Swedia sorl [soːɭ] 'bisikan'
Tamil புளி [puɭi] 'asam jawa'
Telugu నీళ్ళు [niːɭːu] 'air'
Bantuan:IPA
Konsonan tekanan paru-paru dalam IPAgambar bagan • Loudspeaker.svg suara
Penempatan → Bibir Lidah depan Lidah Belakang Laring
↓ Artikulasi Dwi
bibir
Bibir
gigi
⠀Bibir⠀
lidah
⠀Gigi⠀ Rongga
gigi
⠀Pasca⠀
Ronggi
⠀Tarikan⠀
belakang
Ronggi
lidah
Langit
langit
Langit
belakang
Tekak Katup
napas
Hulu
kerong
⠀Celah⠀
suara
Sengau m ɱ n ɳ̊ ɳ ɲ̟ ɲ̊ ɲ ŋ̊ ŋ ɴ
Letup p b t d ʈ ɖ c ɟ k ɡ q ɢ ʡ ʔ
Gesek⠀sibilan ts dz t̠ʃ d̠ʒ ʈʂ ɖʐ
Non-sibilan p̪f b̪v t̪θ d̪ð tɹ̝̊ dɹ̝ t̠ɹ̠̊˔ d̠ɹ̠˔ ɟʝ kx ɢʁ ʡʢ ʔh
Desis⠀sibilan s z ʃ ʒ ʂ ʐ ɕ ʑ
Non-sibilan ɸ β f v θ̼ ð̼ θ ð θ̱ ð̠ ɹ̠̊˔ ɹ̠˔ ɻ˔ ç ʝ x ɣ χ ʁ ʜ ʢ ħ ʕ h ɦ
Aproksiman ʋ ɹ ɻ j ɰ ʔ̞
Kepakan ⱱ̟ ɾ̼ ɾ̥ ɾ ɽ̊ ɽ ɢ̆ ʡ̆
Getar ʙ̥ ʙ r ɽ̊r̥ ɽ͡r ʀ̥ ʀ ʜ ʢ
Gesek-sisi ʈɭ̊˔ ɖɭ˔ cʎ̝̊ ɟʎ̝ kʟ̝̊ gʟ̝
Desis-sisi ɬ ɮ ɭ̊˔ ɭ˔ ʎ̝̊ ʎ̝ ʟ̝̊ ʟ̝
Hampiran-sisi l ɭ ʎ ʟ ʟ̠
Kepakan-sisi ɺ̥ ɺ ɭ̥̆ ɭ̆ ʎ̯ ʟ̆
• Konsonan dengan letak di sebelah kiri merupakan konsonan nirsuara dan sebelah kanan merupakan konsonan bersuara
• Area yang digelapkan dianggap tidak dapat diucapkan oleh manusia
• Area yang tidak memiliki simbol dikarenakan tidak adanya simbol IPA khusus untuk suara tersebut