Jatisampurna, Bekasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jatisampurna
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KotaBekasi
Populasi
 • Total- jiwa
Kode Kemendagri32.75.10 Edit the value on Wikidata
Desa/kelurahanJatikarya

Jatikramat Jatirangga Jatiranggon

Jatisampurna

Jatisampurna adalah sebuah kecamatan di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sebelum tahun 1957, Jatisampurna adalah sebuah desa yang merupakan bagian dari Kawedanan Jonggol (bagian dari Kabupaten Bogor) yang kemudian digabungkan ke dalam wilayah Kecamatan Pondok Gede, Kabupaten Bekasi. Tepatnya, setelah Kabupaten Bekasi dimekarkan dari Kabupaten Jatinegara (Mesteer Cornelis) pada tahun 1950, hingga pada tahun 2000 kecamatan ini resmi dimekarkan dari Pondok Gede.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya Wilayah Jatisampurna bagian selatan (termasuk Kranggan hingga Harjamukti) pada masa Tarumanegara sampai dengan masa awal Kemerdekaan Indonesia merupakan bagian dari wilayah Kawedanan Jonggol yang sekarang hampir semua wilayah dari Kawedanan Jonggol bagian dari Kabupaten Bogor, sementara sedikit lainya sekarang menjadi wilayah Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

Pada tahun 1957 setelah pembubaran Kawedanan Jonggol, Wilayah Jatisampurna digabungkan kedalam Kecamatan Pondok Gede yang masuk wilayah Kabupaten Bekasi pada masa itu. Kemudian, Pada 12 Desember 1981 wilayah Pondok Gede termasuk kedalam wilayah Kota Administratif (Motif} Bekasi berdasarkan PP Nomor 48 Tahun 1981 tentang pembentukan Kota Administratif (Kotif).

Pasca reformasi Kota Bekasi ditingkatkan statusnya menjadi Kotamadya berdasarkan SK Mendagri 131.34/139/1997 tentang Pembentukan Kota Madya Dati II Bekasi yang terdiri dari 7 (tujuh) kecamatan, salah satunya ialah Pondok Gede. Peningkatan status Kota Bekasi menjadi Kotamadya memulai pembahasan tentang pembentukan Kecamatan Jatisampurna. Akhirnya pada tahun 2000 resmi Kecamatan Jatisampurna berdiri.[2]

Pada akhir tahun 1990 muncul wacana pemindahan Ibu kota Indonesia ke Jonggol. Wilayah Jatisampurna yang kala itu menjadi akses tercepat menuju Jonggol (Via Jalan Transyogi) serta masuk kedalam Zona Pengembangan "Kota Mandiri Jonggol" mulai dilirik oleh banyak pengembang besar.

Gagalnya Jonggol menjadi Ibukota Indonesia tidak membuat geliat pembangunan di Jatisampurna surut, saat ini di Wilayah Jatisampurna telah berdiri, Mall Plaza Cibubur, Citra Grand Cibubur, Mall Ciputra dan Cibubur CBD. Geliat pembangunan di wilayah ini tidak terlepas dari strategisnya Jalan Transyogi dan pembangunan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang melewati Jatisampurna.

Perumahan[sunting | sunting sumber]

Selain itu, terdapat juga berbagai perumahan di sini diantaranya Kranggan Permai, Taman Laguna, Cibubur Residence, Citra Grand, Perumahan Bumi Eraska, Perumahan Wahana Pondok Gede dan lain-lain.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Di kecamatan ini juga terdapat sekolah-sekolah diantaranya:

SD[sunting | sunting sumber]

SMP[sunting | sunting sumber]

SMK[sunting | sunting sumber]

SMA[sunting | sunting sumber]

Universitas[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ bekasikota.go.id. "Profil Pondok Melati". bekasikota.go.id. Diakses tanggal 2022-07-19. 
  2. ^ bekasikota.go.id. "Sejarah Jatisampurna". bekasikota.go.id. Diakses tanggal 2022-07-19. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]