Jalur Saikyō

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jalur Saikyo
E233 kei 7000bandai 101F saikyo line.JPG
KRL E233 series milik Jalur Saikyo mendekati Stasiun Yonohommachi pada Juli 2013
Ikhtisar
Nama asli???
JenisKereta komuter
LokasiTokyo, Prefektur Saitama
TerminusOsaki
Omiya
Stasiun19
Penumpang harian1.105.557 (harian 2015)[1]
Operasi
Dibuka1985
PemilikJR logo (east).svgJR East
DepotKawagoe (Minami-Furuya)
RangkaianKRL E233-7000 series, TWR 70-000 series
Data teknis
Panjang lintas36,9 km (22,9 mi)
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Elektrifikasi1,500 V DC kabel
Kecepatan operasi100 km/h (60 mph)
Peta rute
JR Saikyo Line linemap.svg

Jalur Saikyo (???, Saikyo-sen) adalah sebuah jalur kereta api yang

dioperasikan oleh East Japan Railway Company (JR East). Jalur ini menghubungkan

Stasiun Osaki di Shinagawa, Tokyo, dan Stasiun Omiya di

Prefektur Saitama. Nama jalur ini adalah singkatan dari dua daerah yang dihubungkan:

Saitama (??) dan Tokyo (??).

DI ujung utara jalur, beberapa kereta melanjutkan perjalanan melewati Omiya sampai

sejauh Kawagoe di Jalur Kawagoe; di ujung selatan jalur, beberapa kereta

melanjutkan perjalanan melewati Osaki menuju Shin-Kiba Jalur Rinkai

(dioperasikan oleh Tokyo Waterfront Area Rapid Transit). Di samping jalur yang

menghubungkan Jalur Saikyo dan Rinkai terdapat Pusat Dipo Umum JR East Tokyo yang

menyimkan kendaraan penggerak bagi Jalur Yamanote dan beberapa jalur lainnya.

Data inti[sunting | sunting sumber]

36,9 km (22,9 mi)

      • Osaki – Ikebukuro: 13,4 km (8,3 mi) (Jalur Yamanote Jalur kargo)
      • Ikebukuro – Akabane: 5,5 km (3,4 mi) (Jalur Akabane)
      • Akabane – Musashi-Urawa – Omiya: 18,0 km (11,2 mi)

(Cabang Jalur Utama Tohoku)

  • Jalur ganda: Sepanjang jalur
  • Sinyal kereta:
  • Kecepatan maksimal:
    • Akabane – Omiya: 100 km/h (62 mph)
    • Itabashi – Akabane: 90 km/h (56 mph)
    • Bagian lainnya: 95 km/h (59 mph)
Stasiun Jalur Saikyo

Rute[sunting | sunting sumber]

Jalur ini berjalan paralel dengan Jalur Yamanote antara Osaki dan

Ikebukuro, yang secara resmi disebut sebagai Jalur Kargo

Yamanote (?????), dan menjadi rute alternatif menuju Jalur Utama Tohoku antara

Akabane dan Omiya, dimana secara tidak

resmi isebut sebagai Jalur Sekunder Tohoku Honsen (??????). Bagian antara

Stasiun Ikebukuro dan Akabane secara resmi

disebut sebagai Jalur Akabane (???). Untuk sebagian besar kebutuhan, JR

seluruh bagian tersebut sebagai "Jalur Saikyo" saat digunakan dalam layanan Jalur

Saikyo.[2]

Layanan[sunting | sunting sumber]

Ada tiga jenis kereta yang beroperasi di Jalur Saikyo: kereta yang berhenti di semua stasiun

"Lokal" (????, Kakueki-Teisha), "Cepat" (??, kaisoku), dan

"Komuter Cepat" (????, tsukin kaisoku). Antara stasiun Akabane dan Omiya,

Kereta Cepat hanya berhenti di stasiun Toda-Koen, Musashi-Urawa dan Yonohommachi,

sedangkan kereta Komuter Cepat, yang berjalan pada jam sibuk, hanya berhenti di

Musashi-Urawa. Antara stasiun Akabane dan Ikebukuro, seperti di jalur Kawagoe dan

Rinkai, semua kereta berhenti di setiap stasiun. Antara stasiun Ikebukuro dan Osaki pada

bagian Jalur Kargo Yamanote, seluruh kereta hanya berhenti di stasiun tertentu di kedua

arah, sedang perhentian semua stasiun disediakan oleh Jalur Yamanote.[3]

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

  • Kereta lokal berhenti di semua stasiun.
  • Kereta Cepat dan Komuter Cepat berhenti di stasiun bertanda "?" dan melintas langsung di

stasiun bertanda "|".

Nama
jalur
No. Stasiun Jepang Jarak (km) Cepat Komm
Cepat
Transfer Lokasi
Between
stasiun
Total
  layanan lanjutan menuju Shin-Kiba melalui Jalur Rinkai
Jalur Yamanote
OSKJA08
Osaki ?? - from
Shinagawa

2.0
from
Osaki

0.0
? ? Shinagawa Tokyo
EBSJA09
Ebisu ??? 3.6 5.6 3.6 ? ? Shibuya
SBYJA10
Shibuya ?? 1.6 7.2 5.2 ? ?
SJKJA11
Shinjuku ?? 3.4 10.6 8.6 ? ?
Shinjuku
IKBJA12
Ikebukuro ?? 4.8 15.4 13.4 ? ? Toshima
Jalur Akabane dari
Ikebukuro

0.0
JA13 Itabashi ?? 1.8 1.8 15.2 ? ? Jalur Toei Mita (Shin-Itabashi: I-17)
Templat:TBLS Jalur Tobu Tojo ([[Stasiun

Shimo-Itabashi|

Shimo-Itabashi]])

Itabashi
JA14 Jujo ?? 1.7 3.5 16.9 ? ?   Kita
ABNJA15
Akabane ?? 2.0 5.5 18.9 ? ?
Jalur Utama Tohoku (cabang) dari
Akabane

0.0
JA16 Kita-Akabane ??? 1.5 1.5 20.4 style="text-align:center; background:#9cf;" style="text-align:center; background:#fcc;"  
JA17 Ukima-Funado ???? 1.6 3.1 22.0 style="text-align:center; background:#9cf;" style="text-align:center; background:#fcc;"  
JA18 Toda-Koen ???? 2.4 5.5 24.4 ? style="text-align:center; background:#fcc;"   Toda Saitama
JA19 Toda ?? 1.3 6.8 25.7 style="text-align:center; background:#9cf;" style="text-align:center; background:#fcc;"  
JA20 Kita-Toda ??? 1.4 8.2 27.1 style="text-align:center; background:#9cf;" style="text-align:center; background:#fcc;"  
JA21 Musashi-Urawa ???? 2.4 10.6 29.5 ? ? Templat:JRLS Jalur Musashino Minami-ku, Saitama
JA22 Naka-Urawa ??? 1.2 11.8 30.7 style="text-align:center; background:#9cf;" style="text-align:center; background:#fcc;"  
JA23 Minami-Yono ??? 1.7 13.5 32.4 style="text-align:center; background:#9cf;" style="text-align:center; background:#fcc;"   Chuo-ku, Saitama
JA24 Yonohommachi ???? 1.6 15.1 34.0 ? style="text-align:center; background:#fcc;"  
JA25 Kita-Yono ??? 1.1 16.2 35.1 style="text-align:center; background:#9cf;" style="text-align:center; background:#fcc;"  
OMYJA26
Omiya ?? 1.8 18.0 36.9 ? ? Omiya-ku, Saitama
  Layanan lanjutan menuju Kawagoe pada Jalur Kawagoe

Kendaraan penggerak[sunting | sunting sumber]

Layanan pada Jalur Saikyo, Jalur Kawagoe, dan Jalur Rinkai dilakukan dengan

menggunakan armada yang terdiri dari 31 Kereta Rel Listrik (KRL) E233-7000 series

rangkaian 10 kereta yang dimiliki oleh JR East dan berbasis di Dipo Kawagoe dan KRL [[TWR

70-000 series]] rangkaian 10 kereta yang dimiliki oleh [[Tokyo Waterfront Area Rapid

Transit]] dan berbasis di Dipo Yashio.[4] Kereta E233-7000 series pertama dikirimkan pada

bulan Maret 2013, masuk ke operasional layanan penumpang mulai 1 Juni 2013, secara

bertahap menggantikan rangkaian 205 series yang digunakan sejak 1 Juli 1989.[4] Hingga Oktober 2016, seluruh rangkaian 205 series milik Jalur Saikyo telah

dihentikan pelayanannya.[5]

Sebelum pembentukan dari Jalur Saikyo, kendaraan penggerak yang digunakan pada Jalur

Akabane meliputi:

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Jalur Akabane dibuka pada 1 Maret 1885 sebagai bagian dari Jalur Kereta Api Nippon

Shinagawa. Perusahaan mengalami nationalisasi pada tahun 1906. Layanan kereta listrik

pada jalur tersebut dimulai pada tahun 1909. Mulai tahun 1972 hingga 1985, tjalur ini

dikenal sebagai Jalur Akabane setelah sebelumnya menjadi cabang dari Jalur Yamanote.

Sebelum Jalur Saikyo, terdapat beberapa usaha untuk meningkatkan layanan kereta

komuter antara Saitama dan Tokyo. Yang paling awal, Kereta Listrik Tokyo-Omiya (Tokyo-

Omiya Denki Tetsudo), didirikan pada tahun 1928 tapi segera mengalami kebangkrutan

taklama kemudian karena meningkatnya harga tanah di wilayah tersebut. Kemudian pada

tahun 1968, Komite Transportasi Metropolitan Tokyo mengusulkan untuk mengarahkan

rute Jalur Toei Mita yang baru didirikan menuju pusat kota Omiya.

Perkembangan Jalur Saikyo dimulai sebagai usaha Japanese National Railways untuk

meredakan protes di Saitama yang berkaitan dengan perluasan operasional [[Tohoku

Shinkansen|Tohoku]] dan Joetsu Shinkansen. Pada pertengahan 1970an, demonstran

lokal melakukan aksi pendudukan, demonstrasi, dan administrasi untuk mencegah

pembangunan jalur kereta cepat baru di sisi utara Tokyo. JNR meraih kesepakatan dengan

aktivis lokal dimana mereka berjanji untuk membangun sebuah jalur kereta komuter untuk

melayani komunitas lokal, sedangkan mereka juga diijinkan untuk memperpanjang jalur

Shinkansen.

Jalur baru, sementara disebut sebagai "Jalur Komuter Baru" (Tsukin Shinsen) dibangun di

antara Omiya dan Akabane. Layanan lanjutan menuju Ikebukuro melalui Jalur Akabane

dimulai pada 30 September 1985. Nama Jalur Akabane menghilang dari pemakaian sehari-

hari mulai saat itu. Jalur Saikyo pada awalnya bermasalah dengan kurangnya sistem

pengendalian kereta yang tidak dapat mengatasi peningkatan frekuensi layanan kereta;

namun, permasalahan ini dapat datasi pada bulan pertama pelayanan.

Saat bagian Jalur Utama Tohoku yang menjadi bagian dari Jalur Saikyo dibangun, stasiun

dari Kita-Akabane menuju Kita-Yono ditetapkan memiliki nomor 1 sampai 10; Stasiun Kita-

Akabane ditunjuk sebagai "Stasiun Jalur Komuter Baru No. 1". Tapi, bahkan setelah nama itu

diberikan, penumpang mengeluk karena setiap stasiun terlihat sama karena pembangunan

yang dilakukan bersamaan. Sebagai hasilya, JNR, melakukan keputusan yang tidak biasa,

memberikan kode warna terhadap setiap stasiun sehingga mudah dibedakan satu sama

lain.

Jalur Saikyo dan Tohoku Shinkansen

Pada 3 Maret 1986, Jalur Saikyo memulai layanan langsung menuju Shinjuku melalui Jalur

Kargo Yamanote Freight, yang mengalami pengurangan layanan kargo sejak pembukaan

Jalur Musashino pada tahun 1973.[3] Layanan kargo pada

bekas Jalur Akabane dihentikan pada tahun 1999. Layanan ke arah selatan menuju Shibuya

dan Ebisu belum bisa dimulai hingga 16 Maret 1996, di mana peron baru selesai untuk bisa

mengakomodir kebutuhan layanan penumpang.[3] Layanan

lanjuta menuju Jalur Osaki dan Rinkai dimulai pada 1 Desember 2002.[3]

Jalur Saikyo biasanya mengalami masalah kelebihan penumpang pada jam sibuk, khususnya

setiap pagi pada hari kerja. Pembukaan Jalur Shonan-Shinjuku pada tahun 2004 dan [[Jalur

Tokyo Metro Fukutoshin]] pada tahun 2008, yang keduanya paralel dengan Jalur Saikyo

pada sebagian rutenya, mengalihkan sebagian masalah kepadatan terburuk. Permasalahan

yang diakibatkan kelebihan penumpang juga meningkatkan insiden pelecehan seksual,

ditambah juga keterlambatan jadwal kereta karena dibutuhkan waktu yang lebih banyak

untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di setiap stasiun. Jalur Saikyo dikenal

memiliki jumlah laporan insiden pelecehan seksual tertinggi (dikenal sebagai insiden

chikan) di wilayah metropolitan Tokyo.[6] Masalah ini

secara langsung dicoba diatasi dengan memperkenalkan [[gerbong khusus penumpang

perempuan|kereta khusus perempuan]] selama jam sibuk, dan secara tidak langsung

diatasi dengan mengurangi kelebihan penumpang selama perjalanan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "??27? ????????? ??????" (PDF). P.92. ?????. 
  2. ^ JR Timetable, December 2008 issue
  3. ^ a b c d ?????????? ??JR??? [Tokyo Area Complete Railway Guide - Major JR Lines]. Japan: Futabasha. 6 December 2013. hlm. 75–86. ISBN 978-4-575-45414-7.  line feed character di |trans-title= pada posisi 11 (bantuan)
  4. ^ a b Saka, Masahiro (October 2015). ???·???·???·???????? [Rolling stock transitions on the Saikyo/Kawagoe/Hachiko/Sagami Lines]. Tetsudo Daiya Joho Magazine (dalam bahasa Japanese). Vol. 44 no. 378. Japan: Kotsu Shimbun. hlm. 18–27.  line feed character di |trans-title= pada posisi 33 (bantuan)
  5. ^ JR?????? 2016 [JR Rolling Stock File 2016]. Japan Railfan Magazine (dalam bahasa Japanese). Vol. 56 no. 663. Japan: Koyusha Co., Ltd. July 2016. hlm. 34.  line feed character di |script-title= pada posisi 13 (bantuan)
  6. ^ "Worst for Chikan in Tokyo is Saikyo Line" Yomiuri Shimbun, 2005-02-08, retrieved 2006-06-19

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • Osano, Kagetoshi (October 2015). ??? ????????? [History and overview of the Saikyo Line]. Tetsudo Daiya Joho Magazine (dalam bahasa Japanese). Vol. 44 no. 378. Japan: Kotsu Shimbun. hlm. 10–17. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]