Bonatua Lunasi, Toba

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bonatua Lunasi
(Peta Lokasi) Kecamatan Bonatua Lunasi, Toba Samosir.svg
Peta lokasi Kecamatan Bonatua Lunasi
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Utara
KabupatenToba
Pemerintahan
 • CamatHulman Sitorus
Populasi
 • Total5,340 (2.019) jiwa
Kode Kemendagri12.12.23 Edit the value on Wikidata
Luas57,74 km²
Desa/kelurahan12 Desa

Bonatua Lunasi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Toba, Sumatra Utara, Indonesia.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bonatua Lunasi memiliki luas wilayah 57,74 km² atau 2,86% dari total luas Kabupaten Toba Samosir.

Kecamatan Bonatua Lunasi berada pada 2°29’- 2°39’ Lintang Utara dan 98°02’ - 99°15’ Bujur Timur.

Kecamatan Bonatua Lunasi berada di atas sekitar 939 hingga 1.000 meter dari permukaan laut.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kabupaten Asahan
Timur Kecamatan Parmaksian dan Porsea
Selatan Kecamatan Porsea
Barat Kecamatan Lumban Julu

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bonatua Lunasi terdiri dari 12 desa yang terbagi habis dalam 33 dusun. Desa Lumban Lobu adalah ibu kota dan pusat pemerintahan Kecamatan Bonatua Lunasi.

Desa Sinar Sabungan merupakan desa dengan wilayah terluas yaitu 13,0 km² atau 22,51% dari total luas Kecamatan Bonatua Lunasi, sementara Desa Harungguan merupakan desa terkecil yaitu 3,0 km² atau 5,20% dari total luas Kecamatan Bonatua Lunasi.

Desa Sibadihon merupakan desa yang paling jauh dari ibu kota Kecamatan Bonatua Lunasi yaitu berjarak sekitar 5 kilometer.

Sejarah Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Ketika pembentukan Kabupaten Toba Samosir sebagai hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun 1998, Bonatua Lunasi masih bagian dari Kecamatan Lumban Julu. Pembentukan Kecamatan Bonatua Lunasi didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Toba Samosir No. 5 Tahun 2008 tentang pembentukan Kecamatan Bonatua Lunasi (dimekarkan dari Kecamatan Lumban Julu) dan Kecamatan Parmaksian (dimekarkan dari Kecamatan Porsea).

Daftar desa/kelurahan di Kecamatan Bonatua Lunasi[sunting | sunting sumber]

Pembagian Wilayah di Kecamatan Bonatua Lunasi
Desa /
Kelurahan
Nama Kepala Desa /
Lurah
Luas (km²) /
Rasio Terhadap Luas Kecamatan
Jumlah penduduk /
Kepadatan (2015)
Desa Harungguan Laurensus Sirait 03,00 km² (5,20%) 296 (98,67 jiwa/km²)
Desa Lumban Lobu Janner Sitorus 06,40 km² (11,08%) 587 (91,72 jiwa/km²)
Desa Lumban Sangkalan Antoni Sitorus 03,50 km² (6,07%) 213 (60,86 jiwa/km²)
Desa Naga Timbul Israel Sitorus 03,70 km² (6,41%) 625 (168,92 jiwa/km²)
Desa Naga Timbul Timur Donglas Naiborhu 03,30 km² (5,72%) 271 (82,12 jiwa/km²)
Desa Pardolok Lumban Lobu Desmon Butarbutar 05,60 km² (9,70%) 415 (74,11 jiwa/km²)
Desa Partoruan Lumban Lobu Janso M. Butarbutar 03,50 km² (6,06%) 324 (92,57 jiwa/km²)
Desa Sibadihon Arifin Sitorus 04,50 km² (7,79%) 622 (138,22 jiwa/km²)
Desa Sihiong Lukman Manurung 04,50 km² (7,79%) 697 (154,94 jiwa/km²)
Desa Silamosik II Jonson Sitorus 03,24 km² (5,61%) 502 (154,94 jiwa/km²)
Desa Silombu Jasben Tambun 03,50 km² (6,06%) 417 (119,14 jiwa/km²)
Desa Sinar Sabungan Bernad Tambun 13,00 km² (22,51%) 261 (20,08 jiwa/km²)

Daftar Camat yang pernah menjabat di Kecamatan Bonatua Lunasi[sunting | sunting sumber]

Sosial Kemasyarakatan[sunting | sunting sumber]

Suku[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk Kecamatan Bonatua Lunasi berasal dari suku Toba.

Agama[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk Kecamatan Bonatua Lunasi memeluk agama Kristen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Toba tahun 2020 mencatat penduduk kecamatan ini yang menganut agama Kekristenan sebanyak 88,52% (Protestan 87,65% dan Katolik 0,87%), dan selebihnya memeluk agama Islam 9,15%, dan kepercayaan Parmalim sebanyak 2,33%.[1] Di Kecamatan Bonatua Lunasi terdapat 17 sarana ibadah yang terdiri dari 13 bangunan Gereja dan 4 Masjid.

Sarana ibadah menurut desa/kelurahan di Kecamatan Bonatua Lunasi[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2015, terdapat 10 bangunan sekolah di Kecamatan Bonatua Lunasi yang terdiri dari 8 sekolah SD, 1 sekolah SMP dan 1 sekolah SMA.[2]

Meskipun telah memekarkan diri dari Kecamatan lumban Julu, nama bangunan sekolah SMP dan SMA di Kecamatan Bonatua Lunasi masih menggunakan nama Kecamatan lumban Julu.

Sarana pendidikan menurut desa/kelurahan di Kecamatan Bonatua Lunasi[sunting | sunting sumber]

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bonatua Lunasi memiliki 25 unit sarana kesehatan yang terdiri dari:

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Pertanian & Peternakan[sunting | sunting sumber]

Sumber penghasilan utama penduduk di Kecamatan Bonatua Lunasi adalah di sektor pertanian dan perkebunan rakyat. Tanaman selain padi yang diupayakan adalah tanaman palawija, yaitu tanaman jagung dan ubi kayu. Masyarakat di Kecamatan Bonatua Lunasi juga mengupayakan dari tanaman keras, peternakan dan perikanan air tawar. Tanaman keras yang mendominasi di Kecamatan Bonatua Lunasi adalah kopi dan coklat.

Dari jenis ternak besar yang diusahakan di Kecamatan Bonatua Lunasi pada umumnya adalah sapi dan kerbau. Sedangkan pada ternak kecil, yang paling dominan diusahakan adalah ternak babi diikuti dengan ternak kambing. Untuk pemeliharaan pada ternak unggas, masyarakat di Kecamatan Bonatua Lunasi umumnya memelihara ternak ayam dan itik.

Perdagangan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bonatua Lunasi memiliki 4 unit pasar yang terdiri dari:

Industri[sunting | sunting sumber]

Perindustrian yang ada di Kecamatan Bonatua Lunasi pada umumnya adalah industri mikro. Secara umum, industri yang ada di kecamatan Bonatua Lunasi bergerak pada bidang penggilingan padi.

Sarana & Prasarana[sunting | sunting sumber]

Seluruh desa di Kecamatan Bonatua Lunasi telah dialiri oleh listrik PLN.

Komunikasi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bonatua Lunasi memiliki 2 menara BTS yaitu di Desa Sibadihon dan Silamosik II.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]