Lompat ke isi

Silaen, Toba

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Silaen
Kantor Kecamatan Silaen
Kantor Kecamatan Silaen
Peta lokasi Kecamatan Silaen
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
KabupatenToba
Populasi
  Total12,813 jiwa (2.019) jiwa
Kode Kemendagri12.12.03 Edit nilai pada Wikidata
Kode BPS1206060 Edit nilai pada Wikidata
Luas172,58 km²
Kepadatan72,70 jiwa/km²
Desa/kelurahan23 desa
Peta
PetaKoordinat: 2°23′13.27301″N 99°12′18.30316″E / 2.3870202806°N 99.2050842111°E / 2.3870202806; 99.2050842111

Silaen adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Indonesia.

Tanda selamat datang di Kecamatan Silaen

Kecamatan Silaen memiliki wilayah seluas 172,58 km2.[1] Luas wilayahnya sekitar 8,54% dari total luas Kabupaten Toba.[2] Kecamatan Silaen berada pada 2°18’- 2°27’ Lintang Utara dan 99°11’ - 99°18’ Bujur Timur.[3] Wilayah Kecamatan Silaen berada di ketinggian 900 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut.[4]

Batas wilayah

[sunting | sunting sumber]
UtaraKecamatan Siantar Narumonda dan Pintu Pohan Meranti
TimurKecamatan Habinsaran
SelatanKecamatan Laguboti dan Habinsaran
BaratKecamatan Sigumpar dan Siantar Narumonda

Pemerintahan

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Silaen terdiri dari 23 desa yang terbagi habis dalam 82 dusun.[butuh rujukan] Desa Silaen adalah ibu kota sekaligus pusat pemerintahan Kecamatan Silaen.[5]

Desa Sibide merupakan desa dengan wilayah terluas di Kecamatan Silaen. Luas wilayahnya yaitu 47,85 km2 atau 27,73% dari total luas Kecamatan Silaen.[6] Sementara desa Lumban Dolok merupakan wilayah terkecil di Kecamatan Silaen. Wilayahnya hanya seluas 1,50 km2 atau 0,87% dari total luas Kecamatan Silaen.[7]

Desa Silaen merupakan desa yang paling jauh dari ibu kota Kecamatan Silaen yaitu berjarak sekitar 22 kilometer.

Sejarah Kecamatan

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Silaen dibentuk seiring pembentukan wilayah Kabupaten Toba Samosir sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun 1998.

Kecamatan Silaen memekarkan Kecamatan Sigumpar pada tahun 2004.

Sejak awal tahun 2009 Kecamatan Silaen bertambah 3 desa, karena sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Toba Samosir No. 4 Tahun 2008, 3 desa (Meranti Barat, Sibide, dan Sibide Barat) dialihkan dari Kecamatan Pintu Pohan Meranti ke Kecamatan Silaen.

Daftar desa/kelurahan di Kecamatan Silaen

[sunting | sunting sumber]
Pembagian Wilayah di Kecamatan Silaen
Desa /
Kelurahan
NamaKepala Desa /
Lurah
Luas (km²) /
Rasio Terhadap Luas Kecamatan
Jumlah penduduk /
Kepadatan (2015)
DesaDalihan NatoluTeddy Rain Panjaitan03,00 km² (1,74%)566 (188,7 jiwa/km²)
DesaHuta Gurgur IPantun Siagian02,80 km² (1,62%)457 (163,2 jiwa/km²)
DesaHuta Gurgur IIMangajak Siagian02,12 km² (1,23%)444 (209,4 jiwa/km²)
DesaHuta NamoraEben Ezer Panjaitan04,10 km² (2,38%)1.134 (276,6 jiwa/km²)
DesaHutagaol SihujurJonni Poliman Hutagaol01,88 km² (1,09%)343 (182,4 jiwa/km²)
DesaLumban DolokEfendi Silaban01,50 km² (0,87%)408 (272,0 jiwa/km²)
DesaMarbulangLalo Sitorus02,70 km² (1,56%)329 (121,9 jiwa/km²)
DesaMeranti BaratRobinson Siagian32,25 km² (18,69%)92 (2,9 jiwa/km²)
DesaNapitupuluBaduali Napitupulu03,15 km² (1,83%)534 (169,5 jiwa/km²)
DesaNatolutaliToba Hendra Sibarani06,10 km² (3,53%)618 (101,3 jiwa/km²)
DesaOmburJohan Sihombing06,00 km² (3,48%)520 (86,7 jiwa/km²)
DesaPanindiiResman Panjaitan01,70 km² (0,99%)245 (144,1 jiwa/km²)
DesaPardomuanTimbang Sianipar04,00 km² (2,32%)624 (156,0 jiwa/km²)
DesaParsambilanMarlon Sauri Napitupulu03,65 km² (2,11%)479 (131,2 jiwa/km²)
DesaPintu BatuEfendi Panjaitan03,80 km² (2,20%)909 (239,2 jiwa/km²)
DesaSibideMarijen Pangaribuan47,85 km² (27,73%)633 (13,2 jiwa/km²)
DesaSibide BaratDoharman Siagian29,58 km² (17,14%)567 (19,2 jiwa/km²)
DesaSigodang TuaSuleman Sitorus02,90 km² (1,68%)455 (156,9 jiwa/km²)
DesaSilaenBaringin Silaen03,00 km² (1,74%)1.330 (443,3 jiwa/km²)
DesaSimanobakMaruhum Sinambela03,50 km² (2,03%)376 (107,4 jiwa/km²)
DesaSinta DameMaruasa Sitorus02,60 km² (1,51%)559 (215,0 jiwa/km²)
DesaSiringkironRindu Erikson Silaen02,40 km² (1,39%)232 (96,7 jiwa/km²)
DesaSitorang ICyrus Panjaitan02,00 km² (1,16%)692 (346,0 jiwa/km²)

Daftar Camat yang pernah menjabat di Kecamatan Silaen

[sunting | sunting sumber]

Sosial Kemasyarakatan

[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk di Kecamatan Silaen adalah orang Batak Toba.

Mayoritas penduduk Kecamatan Silaen memeluk agama Kristen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Toba tahun 2020 mencatat penduduk kecamatan ini yang menganut agama Kekristenan sebanyak 98,61% (Protestan 90,35% dan Katolik 8,26%), dan selebihnya memeluk agama Islam 1,26%, Budha 0,01%, Konghucu 0,01% dan kepercayaan Parmalim sebanyak 0,11%.[8]

Di Kecamatan Silaen terdapat 56 sarana ibadah yang terdiri dari 55 bangunan Gereja dan 1 Masjid.

Sarana ibadah menurut desa/kelurahan di Kecamatan Silaen

[sunting | sunting sumber]

Pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2015, terdapat 28 bangunan sekolah di Kecamatan Silaen yang terdiri dari 21 sekolah SD, 5 sekolah SMP, 1 sekolah SMA, dan 1 Perguruan Tinggi.[9]

Sarana pendidikan menurut desa/kelurahan di Kecamatan Silaen

[sunting | sunting sumber]

Kesehatan

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Silaen memiliki 60 unit sarana kesehatan yang terdiri dari:

Perekonomian

[sunting | sunting sumber]

Pertanian & Peternakan

[sunting | sunting sumber]

Sumber penghasilan utama penduduk di Kecamatan Silaen adalah di sektor pertanian dan perkebunan rakyat. Tanaman selain padi yang diupayakan adalah tanaman palawija, yaitu tanaman jagung dan ubi kayu.

Dari jenis ternak besar yang diusahakan di Kecamatan Silaen pada umumnya adalah kerbau. Sedangkan pada ternak kecil, yang paling dominan diusahakan adalah ternak babi. Untuk pemeliharaan pada ternak unggas, masyarakat di Kecamatan Silaen umumnya memelihara ternak ayam dan itik.

Perdagangan

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Silaen memiliki 3 unit pasar yang terdiri dari:

Perindustrian yang ada di Kecamatan Silaen pada umumnya adalah industri mikro. Secara umum, industri yang ada di kecamatan Silaen bergerak pada bidang penggilingan padi dan juga penenunan ulos.

Sarana & Prasarana

[sunting | sunting sumber]

Untuk sumber penerangan, hampir seluruh perumahan yang ada di Kecamatan Silaen sudah dialiri listrik oleh PLN, kecuali beberapa dusun di sebagian desa yang masih belum bisa dijangkau listrik oleh PLN. Desa Meranti Barat adalah satu-satunya desa yang sama sekali belum dialiri listrik PLN.

Komunikasi

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Silaen hanya memiliki 2 menara BTS yaitu di Desa Ombur dan Silaen. Dengan adanya pembangunan menara BTS komunikasi melalui telepon seluler sudah terjangkau di hampir seluruh desa. Namun, karena beberapa desa di Kecamatan Silaen ada yang berada di antara perbukitan dan di dalam kawasan hutan, sehingga tidak semua wilayah bisa mendapatkan sinyal seluler dengan baik. Desa-desa tersebut antara lain Desa Meranti Barat, Panindii, Sibide dan Desa Sibide Barat.

Pariwisata

[sunting | sunting sumber]

Untuk sektor pariwisata, ada beberapa wilayah yang potensial untuk dikembangkan menjadi wilayah pariwisata, terutama untuk wisata alam. Untuk saat ini ada 2 lokasi yang sering dikunjungi oleh wisatawan sebagai tempat wisata. Yakni objek wisata Salib Holong di Desa Ombur, dan objek wisata Rumah Batak di Lumban Pea, Desa Marbulang.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Tarigan, Jenni Hariaty (2021). Simanullang, Eirene Debora (ed.). Kecamatan Silaen Dalam Angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba. hlm. 5. ISSN 2461-0151. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Kabupaten Toba dalam Angka 2020 (PDF). BPS Kabupaten Toba. 2020. hlm. 13. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Tarigan, Jenni Hariaty (2023). Simanullang, Eirene Debora (ed.). Kecamatan Silaen Dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba. hlm. 5. ISSN 2461-0151. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Kecamatan Silaen Dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba. 2022. hlm. 5. ISSN 2461-0151. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. Kecamatan Silaen Dalam Angka 2017. Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba Samosir. 2017. hlm. 13. ISSN 2461-0151. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. Pasaribu, Daniel Kristian R. (2019). Simanullang, Eirene Debora (ed.). Kecamatan Silaen Dalam Angka 2019. Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba Samosir. hlm. 3. ISSN 2461-0151. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. Pasaribu, Daniel Kristian R. (2018). Simanullang, Eirene Debora (ed.). Kecamatan Silaen Dalam Angka 2018. Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba Samosir. hlm. 3. ISSN 2461-0151. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. "Kabupaten Toba Samosir Dalam Angka 2020". hlm. 189-190. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2021-05-13. Diakses tanggal 17 November 2020.
  9. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-18. Diakses tanggal 2017-01-13.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]