Barus Utara, Tapanuli Tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Barus Utara
(Peta Lokasi) Kecamatan Barus Utara, Tapanuli Tengah.svg
Peta lokasi Kecamatan Barus Utara
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Utara
KabupatenTapanuli Tengah
Pemerintahan
 • CamatTodo Marihot Sipahutar
Populasi
 • Total4.958 jiwa
 • Kepadatan78,67/km2 (203,8/sq mi)
Kode Kemendagri12.01.17 Edit the value on Wikidata
Luas63,02 km²
Desa/kelurahan6 Desa

Barus Utara adalah sebuah kecamatan yang berada di kabupaten Tapanuli Tengah, provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Ibu kota kecamatan ini berada di desa Sihorbo. Kecamatan ini terdiri dari 6 desa yaitu desa Sihorbo, Hutaginjang, Pananggahan, Siharbangan, Parik Sinomba dan Purbatua.

Penduduk kecamatan ini berjumlah 4.958 jiwa pada tahun 2020, dengan kepadatan 78,67 jiwa/km2, dimana laki-laki berjumlah 2.497 jiwa dan perempuan berjumlah 2.461 jiwa.[1] Penduduk paling banyak berada di desa Purbatua yakni 1.247 jiwa, dan paling sedikit berada di desa Parik Sinomba yakni 449 jiwa.[1]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Tapanuli Tengah termasuk salah satu kabupaten yang beragam berdasarkan Suku, Agama, Ras dan Adat Istiadat (SARA). Suku yang mendiami kawasan kecamatan Barus Utara mayoritas merupakan suku Batak Toba dan suku Pesisir.[2] Selain itu adapula sebagian lagi berasal dari suku Batak Angkola, Melayu, Jawa, Nias, Minangkabau, dan sebagian kecil dari suku lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sementara penduduk berdasarkan agama dalam Badan Pusat Statistik kabupaten Tapanuli Tengah 2020 mencatat bahwa penduduk di kecamatan memiliki keberagaman kepercayaan atau agama. Mayoritas penduduk kecamatan Barus Utara memeluk agama Kristen sebanyak 97,49%, dimana Protestan 62,68% dan Katolik 34,81%, dan sebagian lagi memeluk agama Islam yakni 2,51%. Kemudian untuk sarana rumah ibadah, terdapat 13 bangunan gereja Protestan, 4 gereja Katolik, 1 masjid dan 1 musholah.[1]

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Kehidupan masyarakat Pesisir dan Batak pada umumnya adalah sebagai petani, dan saat ini telah bayak bekerja di berbagai sektor pemerintahan dan swasta. Selain itu pada sektor pendidikan juga banyak yang telah berhasil mencapai Universitas. Kehidupan lain yang dijalani oleh masyarakat di kawasan ini adalah sebagai guru, pedagang, wiraswasta dan lain-lain.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Kecamatan Barus Utara Dalam Angka 2020" (pdf). www.tapanulitengahkab.bps.go.id. hlm. 22. Diakses tanggal 15 Februari 2021. 
  2. ^ "Mengetahui Apa itu Suku Batak Pesisir-Pasisi". www.tobato.com. Diakses tanggal 15 Februari 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]