Awan Magellan Besar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Awan Magellan Besar
Large.mc.arp.750pix.jpg
Awan Magellan Besar
Data pengamatan (J2000 epos)
Konstelasi Dorado/Mensa
Asensio rekta  05j 23m 34.5d[1]
Deklinasi  -69° 45′ 22″[1]
Jarak 162.98 ktc (49.97 kpc)[2][3][4][5]
Tipe SB(s)m[1]
Ukuran tampak (V) 10.75° × 9.17°[1]
Magnitudo tampak (V) 0.9[1]
Sebutan lain
LMC, ESO 56- G 115, KGU 17223,[1] Nubecula Major[6]
Lihat pula: Galaksi, Daftar galaksi

Awan Magellan Besar merupakan satelit Galaksi Bima Sakti.[7] Dalam jarak kurang dari 50 kiloparsec (=163,000 tahun cahaya),[2][3][4][5] Awan Magellan Besar adalah galaksi terdekat ketiga dari Bima Sakti, dengan Galaksi Katai Elips Sagittarius (~ 16 kiloparsec) dan Galaksi Katai Canis Major (~ 12,9 kiloparsec, yang mana status galaksinya masih dalam sengketa) yang berada lebih dekat dengan pusat Bima Sakti. Awan Magellan Besar bermassa kira-kira 10 miliar kali dari massa Matahari (1010 massa Matahari), membuatnya kira-kira 1/100 massa Bima Sakti, dan berdiameter sekitar 14,000 tahun cahaya (~ 4,3 kpc).[8] Awan Magellan Besar merupakan galaksi terbesar ke empat dalam Grup Lokal, setelah Galaksi Andromeda (M31), Galaksi Bima Sakti, dan Galaksi Triangulum (M33).

Awan Magellan Besar terlihat sebagai "awan" samar di langit malam di belahan bumi bagian selatan dan berada di perbatasan antara konstelasi Dorado dan Mensa, serta terlihat dari bumi dengan ukuran 20 kali lebih besar daripada bulan purnama.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Penyebutan pertama kali Awan Magellan Besar adalah oleh Astronom Persia, Al-Sufi, dalam bukunya yang berjudul Book of Fixed Stars sekitar tahun 964.[9][10]

Pengamatan selanjutnya adalah oleh Amerigo Vespucci pada tahun 1503-1504 dalam suratnya yang bertuliskan "Tiga Kanop, dua terang dan satu buram"; yang mana "terang" mengacu pada dua Awan Magellan dan "buram" mengacu pada Nebula Coalsack.[11]

Ferdinand Magellan melihat Awan Magellan Besar dalam perjalanannya pada tahun 1519, dan tulisan-tulisannya membawa nama Awan Magellan Besar menjadi pengetahuan umum budaya barat. Galaksi tersebut sekarang menggunakan namanya.[10]

Jarak[sunting | sunting sumber]

Lokasi dimana Awan Magellan Besar berada dengan hubungan ke Bima Sakti dan satelit galaksi lainnya

Dalam menentukan jarak dari Bima Sakti ke Awan Magellan Besar, sama seperti galaksi lainnya, merupakan hal yang sulit karena menggunakan Kandel Standar untuk menghitung jaraknya. Jarak ke Awan Magellan Besar sudah dihitung dengan menggunakan berbagai kandel standar, termasuk yang paling populer, variabel Cepheid. Cepheid terbukti memiliki hubungan luminositas mutlak dengan periode dimana kecerahannya bervariasi. Namun, Cepheid nampaknya menderita efek metalisitas, dimana dari metalisitas yang berbeda akan mengakibatkan perbedaan pula antara luminositas dengan periode kecerahannya. Sayangnya, Cepheid di Bima Sakti yang biasanya digunakan untuk mengkalibrasi hubungan luminositas dengan periode memiliki tingkat kemetalan yang lebih tinggi daripada yang ada di Awan Magellan Besar.[12]

Di era teleskop kelas-8-meter, Gerhana Binari telah ditemukan diseluruh Grup Lokal. Parameter sistem ini dapat diukur tanpa asumsi massa maupun komposisi.

Baru-baru ini, luminositas mutlak Cepheid telah dikalibrasi ulang dengan menggunakan variabel Cepheid di galaksi NGC 4258 yang mencakup berbagai metalisitas.[2] Dengan menggunakan kalibrasi yang telah diperbarui, mereka menemukan modulus jarak absolut 18,41, atau 48 kpc (~ 157,000 tahun cahaya). Jarak ini sedikit lebih pendek daripada jarak yang diasumsikan sebelumnya, yaitu sekitar 50 kpc, dan telah dikonfirmasi oleh astronom lain.[3][4]

Hasil studi yang menggunaka tipe-akhir gerhana binari untuk menentukan jarak yang lebih akurat telah diterbitkan oleh Nature dibulan Maret 2013. Jarak yang diperoleh adalah 49,97 kpc (162,983 tahun cahaya) dengan tingkat akurasi 2,2%.[5]

Isi[sunting | sunting sumber]

Dua buah gas yang sangat berbeda di Awan Magellan Besar[13]

Seperti galaksi tak teratur lainnya, Awan Magellan Besar kaya akan gas dan debu, dan saat ini tengah menjalani pembentukan bintang baru yang sangat kuat.[14] Galaksi ini adalah rumah dari Nebula Tarantula, wilayah yang paling aktif membuat bintang baru di dalam Grup Lokal.

Awan Magellan Besar penuh dengan berbagai benda dan fenomena galaksi yang membuatnya dikenal sebagai "Rumah Harta Karun Astronomi, laboratorium luar angkasa terbesar untuk studi pertumbuhan dan evolusi bintang-bintang," yang dideskripsikan oleh Robert Burnham, Jr.[15] Survey galaksi telah menemukan sekitar 60 Gugus Bola, 400 Nebula Planet, dan 700 Gugus Terbuka, bersama dengan ratusan ribu bintang-bintang raksasa dan bintang-bintang maharaksasa.[16] Supernova 1987a juga terletak di galaksi ini.

Disini juga terdapat Jembatan Magellan yang menghubungkan Magellan Besar dengan Magellan Kecil, yang merupakan bukti interaksi pasang surut antar-galaksi.[17] Awan Magellan memiliki selubung hidrogen netral yang menandakan mereka telah terikat gravitasi dalam waktu yang sangat lama. Jembatan Magellan ini merupakan situs pembentuk bintang di antara kedua galaksi tersebut.[18]

Penampakan dari Awan Magellan Besar[sunting | sunting sumber]

Dari sudut pandang di Awan Magellan Besar, Galaksi Bima Sakti merupakan penampakan yang spektakuler. Total magnitudo tampak galaksi berkisar antara -2,0-14 kali lebih terang daripada Awan Magellan Besar yang terlihat dari Bumi-dan akan menjangkau sekitar 36° di langit, yang mana berukuran 70 kali lebih besar daripada bulan purnama. Selain itu, karena Awan Magellan Besar merupakan galaksi yang memiliki koordinat lintang yang tinggi, pengamat tidak akan mendapatkan pemandangan seluruh tubuh Bima Sakti dan bebas dari debu antarbintang.[19] Awan Magellan Kecil mempunyai magnitudo sekitar 0,6, yang mana lebih terang dari kenampakan kita ke Awan Magellan Besar.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f "NASA/IPAC Extragalactic Database". Results for Large Magellanic Cloud. Diakses tanggal 2006-10-29. 
  2. ^ a b c Macri, L. M.; et al. (2006). "A New Cepheid Distance to the Maser-Host Galaxy NGC 4258 and Its Implications for the Hubble Constant". The Astrophysical Journal 652 (2): 1133–1149. arXiv:astro-ph/0608211. Bibcode:2006ApJ...652.1133M. doi:10.1086/508530. 
  3. ^ a b c Freedman, Wendy L.; Madore, Barry F. "The Hubble Constant", Annual Review of Astronomy and Astrophysics, 2010
  4. ^ a b c Majaess, Daniel J.; Turner, David G.; Lane, David J.; Henden, Arne; Krajci, Tom "Anchoring the Universal Distance Scale via a Wesenheit Template", JAAVSO, 2010
  5. ^ a b c Pietrzyński, G; D. Graczyk, W. Gieren, I. B. Thompson, B. Pilecki, A. Udalski, I. Soszyński, et al (7 March 2013). "An eclipsing-binary distance to the Large Magellanic Cloud accurate to two per cent". Nature 495: 76–79. arXiv:1303.2063. Bibcode:2013Natur.495...76P. doi:10.1038/nature11878. Diakses tanggal 7 March 2013. 
  6. ^ Astronomical Society of the Pacific Leaflets, "The Magellanic Clouds", Buscombe, William, v.7, p.9, 1954, Bibcode1954ASPL....7....9B
  7. ^ Implications of recent measurements of the Milky Way rotation for the orbit of t
  8. ^ "Magellanic Cloud." Encyclopædia Britannica. 2009. Encyclopædia Britannica Online. 30 Aug. 2009.
  9. ^ "Observatoire de Paris (Abd-al-Rahman Al Sufi)". Diakses tanggal 2007-04-19. 
  10. ^ a b "Observatoire de Paris (LMC)". Diakses tanggal 2007-04-19. 
  11. ^ "Observatoire de Paris (Amerigo Vespucci)". Diakses tanggal 2007-04-19. 
  12. ^ Mottini, M.; Romaniello, M.; Primas, F.; Bono, G.; Groenewegen, M. A. T.; François, P. "The chemical composition of Cepheids in the Milky Way and the Magellanic Clouds", MmSAI, 2006
  13. ^ "The Odd Couple". ESO Press Release. Diakses tanggal 8 August 2013. 
  14. ^ Arny, Thomas T. (2000). Explorations: An Introduction to Astronomy (2nd ed.). Boston: McGraw-Hill. p. 479. ISBN 0-07-228249-5. 
  15. ^ Burnham, Robert, Jr. (1978). Burnham's Celestial Handbook: Volume Two. New York: Dover. p. 837. ISBN 0-486-23567-X. 
  16. ^ Burnham (1978), 840–848.
  17. ^ Mathewson DS, Ford VL (1984). IAUS 108: 125. 
  18. ^ Heydari-Malayeri M, Meynadier F, Charmandaris V, Deharveng L, Le Bertre T, Rosa MR, Schaerer D (2003). "The stellar environment of SMC N81". Astron Astrophys. 411 (3): 427. arXiv:astro-ph/0309126. Bibcode:2003A&A...411..427H. doi:10.1051/0004-6361:20031360. 
  19. ^ Some of the figures in the "View" section were extrapolated from data in the Appendix of Chaisson and McMillan's Astronomy Today (Englewood Cliffs: Prentice-Hall, Inc., 1993).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Koordinat: Peta langit 05j 23m 34.5d, −69° 45′ 22″