Avicii
Avicii | |
|---|---|
Avicii pada tahun 2014 | |
| Informasi latar belakang | |
| Nama lahir | Tim Bergling |
| Nama lain |
|
| Lahir | Tim Bergling 8 September 1989 |
| Meninggal | 20 April 2018 (umur 28) |
| Genre |
|
| Pekerjaan |
|
| Instrumen |
|
| Tahun aktif | 2006–2018 |
| Label | |
Penyebab kematian | Bunuh diri dengan menyayat diri sendiri menggunakan pecahan botol anggur |
Tempat peristirahatan terakhir | Skogskyrkogården Stockholm, Swedia |
| Situs web | avicii |
| Tanda tangan | |
Tim Bergling (8 September 1989 – 20 April 2018), lebih dikenal sebagai Avicii (/əˈviːtʃi/), adalah seorang Disjoki, remixer, dan produser rekaman berkebangsaan Swedia.[2]
Pada usia 16 tahun, Bergling mulai mengunggah hasil remix-nya di forum musik elektronik, yang membawanya ke kesepakatan rekaman pertamanya.[3] Dia mulai dikenal pada tahun 2011 dengan single-nya yang berjudul "Levels". Album studio debutnya, True (2013), campuran dari musik elektronik dengan elemen dari beberapa aliran musik dan mendapat kebanyakan penilaian positif. Album ini berada di sepuluh besar di lebih dari lima belas negara dan memuncaki tangga album Dance internasional;[4][5][6][7] single utama, "Wake Me Up", memuncaki hampir di seluruh pasar musik di Eropa dan berada di nomor empat di Amerika Serikat.
Pada tahun 2015, Bergling merilis album studio keduanya, Stories, dan pada tahun 2017 dia merilis sebuah EP, Avīci (01).[8] Karyanya juga termasuk single seperti "I Could Be the One" bersama Nicky Romero, "You Make Me", "X You", "Hey Brother", "Addicted to You", "The Days", "The Nights", "Waiting for Love", "Without You" dan "Lonely Together". Bergling dinominasikan untuk sebuah Grammy Award atas karyanya berjudul "Sunshine" bersama David Guetta pada tahun 2012[9] dan "Levels" pada tahun 2013. Beberapa penerbit musik memuji Bergling sebagai salah satu DJ yang mengantar musik elektronik ke radio yang masuk dalam 40 besar di awal tahun 2010-an.[10][11]
Bergling pensiun untuk melakukan tur pada tahun 2016 karena masalah kesehatan. Dia telah menderita stres dan masalah mental selama beberapa tahun.[12] Pada tanggal 20 April 2018, Avicii ditemukan meninggal dunia di Muscat, Oman dikarenakan Bunuh Diri. Dia dimakamkan pada tanggal 8 Juni di Stockholm, Swedia.
Kehidupan dan karier
[sunting | sunting sumber]1989–2010: Kehidupan awal dan awal karier
[sunting | sunting sumber]Tim Bergling lahir pada tanggal 8 September 1989 di Stockholm, Swedia, putra dari Klas Bergling dan aktris Anki Lidén.[13] Dia mempunyai tiga saudara, David Bergling, Linda Sterner dan Anton Körberg. Terinspirasi dari saudara laki-lakinya, yang juga seorang DJ, dia mulai membuat musik pada usia 16 tahun.[14] Pada bulan Mei 2007, Avicii dikontrak oleh perusahaan rekaman Dejfitts Plays.[13]
Bergling merupakan anggota dari Laidback Luke Forums, di mana dia menyempurnakan keahliannya dan, pada waktu itu, mendemonstrasikan gaya deep house-nya yang berbeda.[15] Dari tahun 2009 sampai 2010, Bergling merupakan produser yang produktif dan merilis musik dengan sangat cepat. Hasil remix-nya selama periode ini adalah "Sound of Now", "Muja", "Ryu," dan "Even". Bergling menjelaskan nama Avicii berarti "level terbawah dari Neraka umat Buddha" (Avīci) dan dia memilih nama tersebut karena nama aslinya sudah digunakan ketika membuat halaman Myspacenya.[16][17] Kemudian, pada tahun 2010, Bergling merilis lagu hit berjudul "Seek Bromance", yang berada di 20 besar di beberapa negara, termasuk Belgia,[18] Prancis,[19]Belanda,[20] Britania Raya,[21] dan Swedia.[22] Dia juga me-remix single klasik milik Nadia Ali berjudul "Rapture" untuk albumnya Queen of Clubs Trilogy: Onyx Edition. Pada bulan Oktober 2010, Bergling dikontrak oleh tim A&R Eropa bersama EMI Music Publishing.[23]
2011–2012: "Levels" dan terobosan internasional
[sunting | sunting sumber]
Pada tahun 2011, Bergling merilis "Levels", yang membuatnya sangat dikenal. Lagu tersebut diproduksi oleh Bergling dan mengandung sebuah contoh vokal dari lagu yang terinspirasi dari musik-rohani tahun 1962 berjudul "Something's Got a Hold on Me" oleh Etta James.[24] Sampel vokal yang sama sudah digunakan sebelumnya oleh Pretty Lights di lagunya tahun 2006 berjudul "Finally Moving".[25] Sampel ini juga digunakan oleh produser drum dan bass bernama Logistics dalam "Call Me Back"[26] dan oleh Flo Rida dalam single-nya yang berjudul "Good Feeling", yang diproduksi oleh DJ Prak dan Cirkut.[27] "Levels" berada di sepuluh besar di Austria,[28] Belgia,[29] Bosnia, Kroasia, Denmark,[30] Finlandia,[31] Jerman,[32] Yunani, Irlandia,[33] Italia,[34]Belanda,[35] Slovenia dan Britania Raya,[36] yang juga memuncaki tangga lagu di Hungaria,[37] Norwegia[38] dan Swedia.[39]
Pada tahun 2012, lagu kolaborasinya berjudul "Sunshine" bersama David Guetta dinominasikan untuk sebuah penghargaan Grammy dalam kategori Best Dance Recording.[9] Lagunya "Fade into Darkness" dijadikan contoh oleh Leona Lewis dalam single-nya yang berjudul "Collide". Contoh ini tidak terakreditasi dan menjadi kontroversi karena Bergling berniat untuk menghalangi perilisan single tersebut. Masalah ini diselesaikan di luar pengadilan bersamaan dengan para perwakilan yang menyatakan "bahwa Leona Lewis dan Avicii akan bekerja sama dalam single yang akan datang berjudul Collide".[40]
Pada tanggal 23 Maret 2012, single tidak terdaftar milik Bergling berjudul "Last Dance" di pratinjau di acara Pete Tong di BBC Radio 1.[41] Lagu ini kemudian dirilis pada tanggal 27 Agustus 2012. Di Ultra Music Festival 2012 di Miami, dia membawakan pertama kali dua lagu, "Girl Gone Wild" (Avicii's UMF Remix) bersama Madonna[42] dan "Superlove" bersama Lenny Kravitz.[43] Avicii's UMF Remix dari "Girl Gone Wild" dirilis pada tanggal 20 April 2012, dan "Superlove" bersama Kravitz dirilis pada tanggal 29 Mei 2012. Setelah mendapat dua juta pengikut di Facebook, Bergling merilis sebuah lagu baru berjudul "Two Million". Lagu itu dapat diunggah gratis di halaman Soundcloud resminya. Pada tanggal 27 April 2012, Bergling merilis "Silhouettes". Lagu itu fitur bersama vokal dari Salem Al Fakir dan berada di nomor 5 di UK Dance charts[44] dan nomor 4 di Billboard Hot Dance Club Songs.[45]
Bergling menjadi penampil pada tanggal 4 Agustus 2012 di festival Lollapalooza di Chicago's Grant Park. Pada tanggal 12 Agustus 2012, dia merilis "Dancing in My Head" (Avicii's 'Been Cursed' Mix) di Beatport.[46] Lagu ini fitur dengan vokal dari Eric Turner. Sebuah versi untuk radio dari lagu itu, berjudul "Dancing in My Head" (Tom Hangs Mix) dirilis pada tanggal 14 Agustus 2012 di iTunes, dan sebuah EP remix kemudian dirilis pada tanggal 30 Oktober 2012 fitur dengan remix dari Charlie Bernardo dan Michael Woods. Pada tanggal 26 September 2012, Bergling membuat sejarah sebagai DJ pertama yang tampil di Radio City Music Hall di Kota New York.[47] Dia tampil di dua konser yang tiketnya habis terjual pada tanggal 26 dan 27 September. Matt Goldman dan Cazzette juga tampil di dua konser ini. Di pertunjukannya di Radio City Music Hall, dia membawakan sebuah tinjauan dari lagunya bersama Mike Posner berjudul "Stay with You".[48]
Pada tanggal 29 Desember 2012, Bergling membawakan banyak lagu barunya untuk pertama kali di Lights All Night, Dallas Convention Center, yang beberapa ada dalam album pertamanya, True. Lagu-lagu tak rilis ini termasuk "I'll Be Gone" dan "Let It Go".[49] Versi instrumental dari "Let It Go" di-mix dengan campuran akapela dari "Addicted to You" menjadi "Addicted to You (Avicii by Avicii)".
Di hari yang sama, Bergling merilis "I Could Be the One" bersama Nicky Romero.[50] Setelah pertama kali debut di pertunjukan-pertunjukannya hampir setahun sebelumnya, lagu ini akhirnya dirilis via perusahaan rekaman bernama LE7ELS. Versi vokal baru dirilis bersamaan dengan sebuah versi instrumental, sebuah versi radio, dan remix dari Audrio and Didrick. Pada tanggal 9 Januari 2013, Bergling meluncurkan proyek Avicii X You, sebuah kerja sama dengan Ericsson[51] dirancang untuk menciptakan lagu hit dunia pertama "crowdsourced". Proyek ini mengizinkan para penggemar untuk mengirimkan basslines, efek, melodi, ritme, dan vokal kepada Bergling untuk mengisi suara lagu ini melalui Internet.[52] Lagu ini fitur dengan campuran dari Kian Sang (melodi), Naxsy (bassline), Martin Kupilas (irama), Ваня Хакси (break), Jonathan Madray, Mateusz Kolata, dan Christian Westphalen (efek). Bergling bertugas sebagai produser eksekutif dan menciptakan lagu yang secara resmi berjudul X You, yang dirilis pada tanggal 26 Februari 2013. Pada tanggal 30 Januari 2013, Bergling merilis "Three Million" yang fitur bersama Negin untuk merayakan tiga juta penggemar di halaman Facebook-nya.[53]
Bergling dinominasikan untuk sebuah Grammy sebagai Best Dance Recording atas lagu "Levels" di Grammy Awards 2013.[54] Dari akhir Februari sampai awal Maret 2013, Bergling mengadakan tur Australia sebagai salah satu penampil utama di Future Music Festival bersama The Prodigy dan The Stone Roses.[55] Di akhir Februari 2013, Bergling mengadakan tur Amerika Selatan pertamanya, dengan konser di Venezuela, Argentina, Kolombia, Brazil dan Chile.[56]
2013: True
[sunting | sunting sumber]
Pada bulan Maret 2013, Bergling mengumumkan dan membawakan banyak lagu barunya secara perdana dari albumnya True, yang kemudian dijadwalkan rilis di September, selama tampil di Ultra Music Festival di Miami. Lagu-lagu baru bersifat eksperimental. Sebagai contoh, Bergling mengeluarkan sebuah band yang menghentak untuk bermain melalui lagu baru yang diwarnai dengan bluegrass berjudul "Wake Me Up".[57] Banyak dari lagu baru ini mendapat penilaian campuran dari kritikus musik setelah konser ini.[58]
Pada tanggal 11 April 2013, Bergling merilis mix promo album barunya di SoundCloud. Promo ini mempunyai beberapa lagu dari True dan beberapa lagu yang tidak ada di album.[59] Promo ini juga memasukkan beberapa dari his ID's such as "Black and Blue" and "Enough is Enough (Don't Give Up On Us)".
EBU dan SVT mengumumkan pada tanggal 15 April bahwa Bergling, bersama dengan mantan anggota ABBA Björn Ulvaeus dan Benny Andersson, telah menggubah sebuah lagu untuk Eurovision Song Contest 2013. Lagu ini pertama kali dibawakan di Final pada tanggal 18 Mei.[60]
pada tanggal 14 Juni 2013, pemutaran perdana dari single baru Bergling, "Wake Me Up", ditinjau oleh Pete Tong di BBC Radio 1, yang fitur bersama vokal dari Aloe Blacc.[61] Lagu ini kemudian rilis di iTunes dan radio pada tanggal 25 Juni 2013. Lagu ini merupakan single pertama dari album Bergling berjudul True, yang dirilis pada tanggal 16 September 2013. "Wake Me Up" menjadi nomor 1 di Spotify Global Chart dan Bergling merupakan artis nomor 2 yang paling banyak diputar daring di seluruh dunia.[62] "Wake Me Up" kemudian mencetak rekor pada saat itu selama 14 minggu menjadi nomor satu di Billboard's Dance/Electronic Songs.[63] Official Charts Company mengumumkan pada tanggal 21 Juli bahwa "Wake Me Up" telah menjadi single dengan penjualan tercepat di Britania Raya tahun 2013 setelah melewati Robin Thicke dengan single "Blurred Lines", terjual 267,000 eksemplar diminggu pertama penjualan di Britania Raya.[64] "Wake Me Up" secara cepat menjadi hit, memuncaki tangga lagu di lebih dari 20 negara termasuk Australia,[65] Jerman,[66] Irlandia,[67] Italia, Swedia,[68] Belanda,[69] dan Selandia Baru.[70]
Pada tanggal 19 Oktober 2013, Daftar DJ Mag Top 100 DJs 2013 diumumkan, dengan Bergling berada di nomor 3 di daftar ini.[71] Pada tanggal 28 Oktober 2013, Bergling merilis single "Hey Brother" dengan vokal oleh Dan Tyminski. Pada tanggal 10 November, Bergling memenangkan penghargaan "Best Electronic" di MTV EMA 2013.[72] Pada tanggal 24 November 2013 dia memenangkan American Music Award sebagai favorite Electronic Dance Music Artist.[73]
Pada bulan Desember 2013, Bergling merilis single keempatnya dari album, "Addicted to You", yang berada di nomor 5 di Australia,[74] dengan vokal dari Audra Mae, yang juga bernyanyi di lagu "Shame on Me" dan "Long Road to Hell", lagu dari album.[75] Bergling juga merilis single "Lay Me Down", yang fitur dengan vokal dari Adam Lambert dan gitar dari Nile Rodgers.[76] Pada tanggal 29 Desember 2013, Bergling membawakan debut lagu barunya "Dreaming of Me", dengan vocal dari Audra Mae, via episode 19 dari LE7ELS-nya podcast.[77] It is unknown whether it will be released in the future.
Pada tanggal 21 Maret 2014, Bergling merilis sebuah edisi dari albumnya True berjudul True: Avicii By Avicii yang memasukkan remix dari dirinya sendiri atas semua lagu-lagu dalam album, kecuali "Heart Upon My Sleeve" atas alasan yang tidak diketahui. Promosi album ini harusnya dimulai pada Ultra Music Festival 2014, tetapi Bergling mengumumkan bahwa dia telah dilarikan ke rumah sakit pada tanggal 28 Maret, dan tidak bisa tampil untuk menutup festival ini.[78] Pada tanggal 28 Maret 2014, FIFA dan Sony Music Entertainment mengumumkan bahwa Bergling akan berkolaborasi dengan Carlos Santana, Wyclef Jean dan Alexandre Pires untuk FIFA World Cup Anthem resmi berjudul "Dar um Jeito (We Will Find a Way)". Lagu ini dibawakan di upacara penutupan FIFA World Cup pada tanggal 13 Juli 2014.[79]
Pada tahun 2014, sesudah FIFA World Cup, Bergling merilis single-nya "Lay Me Down".[80] Dia juga memproduksi dan berkolaborasi dengan Chris Martin dariColdplay, ikut menulis dan ikut memproduksi lagu "A Sky Full of Stars" dari album sudio keenam band ini berjudul Ghost Stories, dirilis pada tanggal 19 Mei 2014. "Lovers on the Sun", sebuah lagu yang Bergling ikut produksi bersama David Guetta, dirilis pada tanggal 30 Juni 2014.[81] Dia juga bekerja dengan Wyclef Jean di sebuah single berjudul "Divine Sorrow" untuk album Jean yang akan datang berjudul Clefication.[82]
2014–2015: Stories dan banyak kolaborasi
[sunting | sunting sumber]
Pada bulan Juli 2014, Bergling memberitahu Rolling Stone bahwa dia telah mengerjakan 70 lagu untuk albumnya yang berikutnya berjudul Stories, yang akan termasuk kolaborasi bersama Jon Bon Jovi, Serj Tankian dari System of a Down, Chris Martin, Wyclef Jean dan Matisyahu.[83] Menjelaskan tentang album tersebut, Bergling mengatakan: "It's going to be a lot more song-oriented."[84]
Selama turnya untuk mempromosikan True, dia juga membawakan single-nya yang akan datang berjudul "No Pleasing a Woman" dengan vokal dari Billie Joe Armstrong dari band rock asal Amerika Serikat Green Day. Bergling juga membawakan lagu-lagu lainnya yang akan datang seperti "In Love with Your Ghost" bersama Daniel "Danne" Adams-Ray, "Love to Fall" bersama Tom Odell dan "Million Miles" bersama LP, yang mana merupakan versi demo dari lagu berjudul "Trouble", sebuah lagu dari album Stories dengan vokal dari Wayne Hector.[85]
"Lose Myself", sebuah kolaborasi antara Bergling dan penyanyi berkebangsaan Cina Wang Leehom, dirilis pada tanggal 1 September 2014.[86] Pada tanggal 8 September 2014, diulang tahunnya ke-25, Bergling memutuskan untuk membatalkan semua penampilannya pada tahun 2014 dikarenakan masalah kesehatan.[87] Di hari berikutnya, dia mengumumkan melalui Denim & Supply bahwa dia akan merilis single barunya berjudul "The Days" pada tahun 2014; sebuah video juga fitur dengan cuplikan dari lagu tersebut.[88] "The Days" adalah kolaborasi antara Bergling dan Robbie Williams, dan dirilis pada tanggal 3 Oktober 2014 via PRMD. Pada tanggal 16 September 2014, diumumkan melalui EA Sports bahwa Bergling memutarkan debut dari lagu baru berjudul "The Nights" secara eksklusif di FIFA 15.[89] Pada tanggal 17 November 2014, diumumkan secara resmi bahwa lagu ini akan rilis sebagai bagian dari sebuah EP bersamaan dengan "The Days".[90] Pada tanggal 17 November 2014, Wyclef Jean merilis sebuah lagu berjudul "Divine Sorrow" yang fitur bersama Bergling.[91]
Pada tanggal 2 Maret 2015, Bergling tampil secara langsung di Future Music Festival di Australia membawakan single-nya yang akan datang berjudul "Heaven", sebuah kolaborasi bersama vokalis Coldplay Chris Martin di vokal. Vokalnya kemudian dinyanyikan kembali oleh penyanyi Simon Aldred dari Cherry Ghost; Chris Martin dimasukkan sebagai kredit penulis lagu di lagu "Heaven".[92] Banyak lagu bocor di internet via set UMF Bergling tahun 2015.[93] Lagu-lagu ini termasuk "Heaven", "Waiting For Love," dan beberapa dari lagu ID's "For A Better Day", "City Lights", "Can't Catch Me", "True Believer", "What Would I Change It To", "Can't Love You Again" (sebelumnya bocor di internet dengan judul "Don't Call") dan "Attack".[93][94]
Pada tanggal 25 April 2015, Bergling mengumumkan di episode 35 dari podcast LE7ELS-nya bahwa dia akan membawakan beberapa lagunya yang tidak dirilis di pertunjukannya. Dia juga menampilkan cuplikan dari lagu milik Kings of Tomorrow berjudul "Finally" dan satu dari lagu lamanya yang dia ciptakan bersama ASH, berjudul "Papa Was a Rolling Stone".[95]
Pada tanggal 6 Mei 2015, Bergling merilis versinya dari lagu milik Nina Simone berjudul "Feeling Good",[96] digubah pada tahun 1964 oleh penulis lagu berkebangsaan Inggris Anthony Newley dan Leslie Bricusse. Pada tanggal 8 Mei 2015, Bergling meninjau lagunya yang berjudul "I'll Be Gone" via episode 422 dari Tiësto's Club Life Podcast[97] yang mempunyai instrumental yang sangat mirip dengan Liar Liar (Avicii by Avicii) meskipun vokal dan progresi akord yang berbeda. Lagu ini bocor di internet antara tahun 2013–2014 via judul "Stars" dan belum dirilis. Lagu ini juga berbagi penurunan serupa dengan salah satu ID Bergling berjudul "Black and Blue".[98] Pada tanggal 22 Mei 2015, Bergling membawakan perdana lagu dari album Stories, berjudul "Waiting for Love". Lagu ini ikut diproduksi oleh sesama DJ dan produser Martin Garrix, dan fitur vokal dari Simon Aldred dari Cherry Ghost.[99] Pada tanggal 25 Mei 2015, Bergling meninjau tiga lagu lama di episode 36 dari podcast LE7ELS-nya: "Tracks of My Tears", "Sorry Mr. Atari" dan "Time to Get lll",[100] semua lagu ini telah Bergling ciptakan beberapa tahun lalu. "Tracks of My Tears" adalah versi asli dari lagu Bergling berjudul "All You Need is Love". Pada tanggal 27 Mei 2015, dikonfirmasi oleh surat kabar Swedia melalui sebuah wawancara bersama Bergling bahwa albumnya Stories akan dirilis pada akhir tahun 2015.[101]
Pada tanggal 3 Juli 2015, Bergling previewed dua lagu dari albumnya Stories di episode 37 podcast LE7ELS-nya: "Broken Arrows" fitur bersama Zac Brown Band dan "Can’t Catch Me" fitur dengan Wyclef Jean dan Matisyahu.[102] Dia juga membawakan versi penuh dari "Heaven" dan mengatakan dia mengerjakan lagu lain bersama Chris Martin di vokal berjudul "True Believer". Kemudian, Bergling mengatakan dia juga bernyanyi di lagu itu.[92][103] Pada tanggal 18 Juli 2015, diumumkan oleh Bergling bahwa dia telah menyelesaikan produksi dari Stories setelah 2 tahun masa pengerjaannya.[104]
Beberapa minggu kemudian, pada tanggal 4 August 2015, diumumkan single terakhir sebelum rilis dari Stories adalah "For a Better Day" fitur bersama penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat Alex Ebert dan "Pure Grinding" fitur dengan vokal dari Kristoffer Fogelmark dan Earl St. Clair.[105] Pada tanggal 27 Agustus, Bergling merilis sebuah video cuplikan di Instagram dengan lagu "Pure Grinding" dimainkan. Lagu "For a Better Day" dan "Pure Grinding" dirilis di hari berikutnya melalui Spotify dan iTunes.[106] Pada tanggal 26 September, Bergling mengumumkan "Stories – Megamix" di Spotify.[107] Stories dirilis pada tanggal 2 Oktober 2015 bersamaan dengan 3 single promosi: "Broken Arrows" dengan Zac Brown, "Ten More Days" dengan Zak Abel dan "Gonna Love Ya" dengan Sandro Cavazza.[108]
Nama panggung Bergling (Avicii) disebut dalam lagu berjudul "I Took a Pill in Ibiza" oleh penyanyi dan penulis lagu berkebangsaan Amerika Serikat Mike Posner. Posner mengingat kejadian itu ketika dia pergi ke sebuah pertunjukan Bergling di Ibiza dan mendapat sebuah pil misterius dari seseorang,[109] dengan lirik pembuka "I took a pill in Ibiza / To show Avicii I was cool". Lagu ini dibuat diminggu ketika mereka menulis sebuah lagu bersama di Swedia berjudul "Stay with You".
2016: Pensiun dari tur
[sunting | sunting sumber]Pada tanggal 15 Januari 2016, Bergling merilis remix-nya dari lagu milik Morten berjudul "Beautiful Heartbeat".[110] Coca-Cola telah bekerja sama dengan Bergling untuk sebuah lagu kampanye global berjudul "Taste the Feeling" bersama Conrad Sewell.[111] Lagu ini dirilis pada tanggal 19 Januari. Pada tanggal 25 Januari, Bergling bekerja sama lagi dengan Coldplay untuk ikut memproduksi single band ini berjudul "Hymn for the Weekend", yang rilis sebagai single kedua dari album mereka berjudul A Head Full of Dreams.[112] Pada tahun 2016, berdasarkan sebuah laporan dari majalah Inc., Bergling merupakan perusahaan dengan pertumbuhan-tercepat ke-6 di Eropa, dengan pendapatan sebanyak €7.7 juta pada tahun 2014.[113][114][115]
Pada tanggal 19 Maret 2016, Bergling tampil langsung di Ultra Music Festival dan membawakan perdana lagu baru seperti seperti "Without You (feat. Sandro Cavazza)", "We Burn (Faster Than Light)", dan sebuah kolaborasi dengan penyanyi Australia Sia (yang pertama kali dia bawakan di Dubai).[116] Pada tanggal 29 Maret, Bergling mengumumkan di Facebook bahwa dia akan pensiun untuk tampil langsung dan tur pada tahun 2016.[117] Pada tanggal 7 April 2016, Bergling mengumumkan dia sedang mengerjakan album studio ketiga.[118] Pada tanggal 3 Juni 2016, Bergling merilis kolaborasinya bersama Otto Knows berjudul "Back Where I Belong". Lagu ini merupakan kolaborasi kedua mereka setelah "Itrack", pada tahun 2011.[119]
Pada tanggal 15 Juli 2016, Bergling merilis sebuah remix dari lagunya, "Feeling Good". Remix ini berjudul "Feeling Good (Avicii by Avicii)".[120] Lagu ini hanya rilis di kanal Youtube resmi Bergling. Pada tanggal 1 Agustus, lagu ini ditarik dengan video Youtubenya dibuat pribadi. Pada tanggal 28 Agustus 2016, Bergling tampil secara langsung terakhir kalinya di Ibiza, sebelum pensiun dari tur karena masalah kesehatan. Pengumuman ini telah dibuat di situs web-nya pada bulan April.[121]
Pada tanggal 22 Desember 2016, seorang perwakilan dari Avicii Music AB mengumumkan Avicii telah berpisah dari manajer lamanya Ash Pournouri dan At Night Management bersamaan dengan perusahaan rekaman Ash bernama PRMD. Perwakilan ini juga mengumumkan bahwa Avicii telah dikontrak oleh Universal Music Sweden dan diharapkan akan merilis album studio ketiganya pada tahun 2017.[122]
2017–2018: Avīci (01) dan Avicii: True Stories
[sunting | sunting sumber]Pada bulan Juni 2017, penyanyi berkebangsaan Inggris Rita Ora membawakan debut sebuah versi semi-akustik dari "Lonely Together" di sebuah acara pribadi di Annabel's di London.[123] "Lonely Together" kemudian menjadi single kedua dariAvīci (01). Dari tanggal 13 Juli sampai 2 Agustus, Avicii membagikan cuplikan selama satu-menit di Instagram, menulis "New music coming very very (very) soon!", dengan judul lagunya sebagai tagar.[124][125] Bergling mengunggah cuplikan dari tiap lagu dari EP secara daring sebelum rilis.[126][127][128]
Pada tanggal 10 Agustus 2017, Bergling merilis EP berisi enam-lagu berjudul Avīci (01).[8] Bergling berkata atas perilisan ini: "Aku sangat senang kembali ke musik sekali lagi. Sudah sangat lama sejak aku merilis sesuatu dan sudah lama sejak aku sesenang ini karena musik baru! Fokusku pada EP pertama album ini adalah untuk mendapatkan campuran lagu-lagu baru dan lama: beberapa penggemar telah bertanya tentang ini dan menunggu untuk campuran dengan lagu-lagu baru yang belum pernah mereka dengar sebelumnya!"[8]
Di sebuah wawancara bersama Pete Tong di BBC Radio 1, Bergling menyatakan bahwa EP ini merupakan satu dari tiga bagian dari album studio ketiganya.[129] Pada tanggal 11 September 2017, Bergling mengumumkan sebuah film dokumenter berjudul Avicii: True Stories. Film dokumenter ini mengisahkan pensiunnya sang artis dari tur dan fitur dengan wawancara-wawancara dari para koleganya seperti David Guetta, Tiësto, Wyclef Jean, Nile Rodgers dan Chris Martin dari Coldplay.[130]
Mengikuti wafatnya Bergling, outlet-outlet berita melaporkan pada saat dia meninggal dunia, dia mempunyai lebih dari 200 lagu tak rilis, beberapa telah selesai dan yang lainnya masih dalam tahap pengerjaan.[131] Lebih jauh dinyatakan bahwa dia memproduksi beberapa dari lagu terbaiknya sebelum meninggal dunia.[132] Manajemen Bergling belum mengumumkan tentang perilisan musiknya.
Keartisan
[sunting | sunting sumber]Pengaruh dan gaya bermusik
[sunting | sunting sumber]Daft Punk (kiri) dan Swedish House Mafia (kanan) keduanya telah mempengaruhi Avicii. | ||
Pengaruh atas Bergling termasuk Basshunter,[133] Daft Punk, Swedish House Mafia, dan Eric Prydz.[134] Dia menjelaskan proses pengenalannya ke musik elektronik sebagai "sering mendengarkan Daft Punk, jauh sebelum aku tahu apa itu house music".[135]
Karya awal Bergling merupakan aliran deep house dan progressive house, biasanya terdiri dari struktur empat-kunci, sub-bass dan sebuah melodi synth yang mudah.[3] Album studio debutnya True fitur dengan campuran dari aliran-aliran musik, termasuk folktronica.[136] Ketika membuat album ini, Bergling ingin memadukan aliran musik elektronik dengan soul, funk, blues, folk dan country, karena dia merasa EDM telah menjadi fokus di "lagu EDM".[137] Single pertama album, "Wake Me Up", adalah sebuah perputaran dari musik folk, yang mana, ditandai oleh seorang penulis dari The Observer, "menyadap potensi pasar dari campuran EDM dan country, sebuah contoh yang banyak artis ciptakan kembali".[138] Seorang penyunting dari Variety berkomentar bahwa "suara berbeda" dari Bergling terdiri dari "melonjaknya synth dan melodi yang tajam".[136] Musisi seperti Kygo, Skrillex, Diplo, Martin Garrix dan Cheat Codes telah menjadikannya sebagai sumber inspirasi.[139]
Filantrofi
[sunting | sunting sumber]Setelah mendapat sukses komersial, Bergling mulai bekerja dengan manajer dan produser eksekutifnya Ash Pournouri untuk membangun House for Hunger[140] pada tahun 2011, sebuah badan amal yang berdedikasi untuk mengurangi kelaparan global. Mereka ingin menampilkan semangat yang dipupuk oleh komunitas music house. Bergling menjelaskan, "Kau harus memberikan sesuatu kembali. Aku sangat beruntung berada di posisi di mana aku benar-benar bisa melakukan itu. Aku merasa beruntung setiap harinya ketika aku bangun dan dapat melakukan apa yang aku sukai dan mencari nafkah." Sebagai tambahan telah mendonasikan $1 juta ke Feeding America, sebuah badan amal yang dibangun oleh John van Hengel, House for Hunger telah membantu menyumbang dana ke The Feed Foundation, yang dimulai oleh Laura Bush,[141] yang bertugas mendistribusikan lebih dari 2 juta makanan di sekolah di seluruh Afrika.[142] Dia juga mendukung kampanye yang melawan perdagangan manusia dan kekerasan geng ketika dia menjadi sutradara dari video lagunya berjudul "For a Better Day" dan "Pure Grinding".[143]
Kehidupan pribadi
[sunting | sunting sumber]Pada bulan Januari 2012, Bergling masuk rumah sakit selama 11 hari di Kota New York karena pankreatitis akut yang disebabkan oleh penggunaan alkohol yang berlebihan.[144] Pada tahun 2014, Bergling melakukan operasi dan usus buntu dan kantong empedunya diangkat. Pada tahun 2016, kesehatan Bergling memburuk dan dia pensiun dari tampil secara langsung.[145][146] Di film dokumenter tahun 2017 berjudul Avicii: True Stories, Bergling berbicara tentang masalah kesehatan fisik dan mentalnya. Film dokumenter itu menggambarkan tekanan dari manajemennya untuk melanjutkan tampil secara langsung terlepas dari keberatannya.[147]
Bergling berpacaran dengan model berkebangsaan Kanada bernama Raquel Bettencourt dan tinggal bersama di rumah Bergling di California. Mereka berpisah pada tahun 2014 setelah lebih dari satu tahun berpacaran.[148] Bergling menjalin hubungan dengan model berkebangsaan Ceko bernama Tereza Kacerova pada tahun 2017 sampai kematiannya pada bulan April 2018.[149]
Kematian
[sunting | sunting sumber]

Avicii meninggal dunia pada 20 April 2018 pada usia 28 tahun,[150][151] saat tengah berlibur di Muskat, Oman, di sebuah properti milik keluarga kerajaan Oman.[152] Pihak berwenang Oman melakukan dua kali autopsi[153] dan mengumumkan pada 21 April bahwa "tidak ada kecurigaan tindak pidana" maupun indikasi keterlibatan pihak lain atas kematiannya.[154][155] Sehari sebelum kematian Avicii, seorang temannya sempat menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan mental Bergling kepada sang ayah, Klas.[156] Pada 26 April, pihak keluarga merilis surat terbuka yang menyatakan:[157][158]
Tim kami tercinta adalah seorang pencari, jiwa artistik yang rapuh dalam mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan eksistensial. Seorang perfeksionis berprestasi tinggi yang bepergian dan bekerja keras dengan ritme yang memicu stres ekstrem. Ketika berhenti melakukan tur, ia ingin menemukan keseimbangan hidup agar dapat berbahagia dan melakukan apa yang paling dicintainya—musik. Ia benar-benar bergulat dengan pemikiran tentang Makna, Kehidupan, dan Kebahagiaan. Ia kini sudah tak sanggup lagi melanjutkannya. Ia ingin menemukan kedamaian. Tim tidak diciptakan untuk roda mesin industri bisnis yang menjeratnya; ia adalah sosok yang sensitif, yang mencintai para penggemarnya tetapi menghindari sorotan lampu panggung. Tim, kamu akan selamanya dicintai dan sangat dirindukan. Sosok dirimu dan musikmu akan selalu menjaga kenangan tentangmu tetap hidup. Kami mencintaimu, Pihak Keluarga.[157]
Setelah surat terbuka tersebut dipublikasikan, berbagai media dan kantor berita menafsirkannya sebagai indikasi bahwa ia meninggal akibat bunuh diri.[159][160] Pada 22 Mei, pihak keluarga Avicii mengumumkan rencana pemakaman tertutup yang hanya dihadiri oleh "orang-orang terdekatnya".[161] Upacara pemakaman dilangsungkan pada 8 Juni di permakaman Skogskyrkogården, Stockholm,[162][163] dan jenazahnya dimakamkan di Gereja Hedvig Eleonora pada akhir bulan tersebut.[164][165]
Penghormatan
[sunting | sunting sumber]Dari sesama musisi
[sunting | sunting sumber]Pada 20 April 2018, beberapa jam setelah mendengar kabar meninggalnya Avicii, Kygo menutup penampilannya di Coachella dengan memainkan lagu "Without You" untuk mengenangn Avicii. Di atas panggung, Kygo menyebut Avicii sebagai "seorang jenius musik sejati".[166] Dua hari berselang, grup musik asal Amerika Serikat OneRepublic memberikan penghormatan kepada Avicii dengan membawakan lagunya, "Wake Me Up", dalam konser mereka di Mumbai, India.[167]
Pada 20 Mei 2018, duo DJ asal Amerika Serikat The Chainsmokers dan penyanyi-penulis lagu Halsey memberikan penghormatan kepada Avicii dalam ajang Billboard Music Awards 2018 sebelum membacakan pemenang kategori Lagu Teratas Hot 100.[168] Anggota The Chainsmokers, Drew Taggart, menyampaikan, "Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi dunia musik dan bagi kami", lalu menyampaikan pesan emosional mengenai kesehatan mental serta menekankan pentingnya untuk saling mengasihi dan mendukung satu sama lain.[169]
Pada 21 Mei 2018, Tiësto membawakan gabungan lagu karya Avicii di festival EDC Las Vegas. Aloe Blacc turut bergabung bersama Tiësto di atas panggung untuk menyanyikan lagu "Wake Me Up".[170] Pada 27 Mei, dalam acara BBC Radio 1's Big Weekend, Rita Ora, salah satu penyanyi kolaborator terbarunya, menyampaikan penghormatannya dan menggambarkan mendiang sebagai "seorang sahabat karib" yang telah "mengubah hidup[nya]".[171][172] Ora juga menyampaikan penghormatan serupa dalam perayaan Hari Raja dan festival Summertime Ball persembahan Capital.[173]
Perhelatan Tomorrowland 2018 diwarnai serangkaian penghormatan untuk Avicii dari Axwell Λ Ingrosso, Don Diablo, Nicky Romero, Dimitri Vegas & Like Mike, dan Zedd. Seluruh DJ tersebut mengenang Avicii dengan memainkan lagu-lagunya dalam penampilan mereka sepanjang festival, tempat yang disebut Michael Thivaios (Like Mike) sebagai "rumah" bagi Avicii. Thivaios lebih lanjut menyebut Avicii sebagai "salah satu sahabat terbaik[nya]" dan "sumber inspirasi yang luar biasa".[174][175] Lagu Avicii berjudul "Levels" dan "Wake Me Up" masing-masing menempati posisi kedua dan kedelapan dalam daftar lagu yang paling sering diputar di Tomorrowland 2018.[176][177]
Pada 27 Juli, DJ dan produser asal Rusia Arty merilis lagu berjudul "Tim" sebagai penghormatan untuk Avicii, seraya menyatakan, "Saya membuat sebuah lagu untuk sahabat saya... Saya hanya ingin menghormati kenangannya. Saya ingin melakukan sesuatu yang benar, dan menurut saya inilah hal yang tepat untuk dilakukan."[178] Dalam gelaran Creamfields 2018, Kaleidoscope Orchestra menampilkan pertunjukan penghormatan khusus yang membawakan lagu-lagu dansa hit terpopuler milik Avicii.[179][180] Pada 12 Oktober, Vicetone merilis lagu berjudul "South Beach". Mereka menuturkan bahwa karya tersebut terinspirasi oleh musik Avicii, merupakan salah satu trek awal yang pernah mereka ciptakan, dan mereka memutuskan untuk merampungkannya serta merilisnya sebagai bentuk penghormatan.[181]
Selain penghormatan langsung di atas panggung, banyak musisi lain—termasuk Eric Prydz, Imagine Dragons, Skrillex, Calvin Harris, Hardwell, Deadmau5, Marshmello, Zedd, dan Robbie Williams—juga menyampaikan belasungkawa dan penghormatan mereka melalui platform mikroblog Twitter.[182] Setahun setelah kematiannya, ungkapan belasungkawa di media sosial terus mengalir dari Nicky Romero, DJ Snake, Nile Rodgers, pihak penyelenggara Tomorrowland, serta musisi lainnya.[183][184] Pada tahun 2019, Madonna mendedikasikan lagunya yang berjudul "Funana" dari album Madame X untuk mengenang Avicii.[185] Pada April 2020, Aloe Blacc mengadakan penayangan siaran langsung selama 24 jam di kanal YouTube miliknya untuk mengenang Avicii; acara tersebut menampilkan rekaman konser, video musik, wawancara para DJ, serta duet bersama penggemar.[186] Pada November 2021, Basshunter merekam lagu "Life Speaks to Me" sebagai bentuk penghormatan untuk mendiang Avicii.[187]
Penghormatan lainnya
[sunting | sunting sumber]
Pada 21 April 2018, Malgosia Fiebig memainkan serangkaian lagu Avicii menggunakan dentang Karillon (lonceng) di Menara Dom Utrecht.[188]
Pada 21 Mei 2018, pada malam pertama babak final musim ke-14 dari ajang pencarian bakat televisi Amerika Serikat The Voice, juri-mentor Alicia Keys membawakan lagu "Wake Me Up" milik Avicii sebagai bagian dari penampilan duet bersama kontestan terakhir di timnya, Britton Buchanan.[189]
Pada 16 November 2018, pihak keluarga Bergling menyelenggarakan kebaktian peringatan terbuka di Gereja Hedvig Eleonora di Stockholm, Swedia.[190] Ratusan penggemar memadati gereja tersebut untuk berbelasungkawa dan memberikan penghormatan terakhir. Kebaktian tersebut menghadirkan paduan suara orkestra yang melantunkan aransemen musik bertemakan perjalanan hidup Avicii, serta ditutup dengan lagu hit miliknya tahun 2013, "Wake Me Up". Seorang saksi mata menggambarkan upacara tersebut "sangat mengharukan" dan menjadi "sebuah penghormatan yang luar biasa bagi Bergling".[191][192]
Pada ajang Penghargaan Grammy ke-61 pada Februari 2019, segmen penghormatan khusus dipersembahkan untuk Avicii, penyanyi rap Amerika Serikat Mac Miller, dan penyanyi legendaris Aretha Franklin, yang ketiganya berpulang pada tahun 2018.[193] Pada bulan April, sebuah papan reklame dipasang di Sunset Boulevard, Los Angeles, California, bertuliskan "TIM BERGLING: 1989 – FOREVER" tepat di bawah logo resmi Avicii.[194]

Pada 30 April 2019, Pasukan Pengawal Berkuda Kerajaan dan Korps Musik Dragoon Life Guards dari Angkatan Darat Swedia memberikan penghormatan kepada Avicii dalam sebuah upacara di Istana Stockholm. Mereka memainkan aransemen tiup logam dari lagu-lagunya, seperti "Without You", "Hey Brother", dan "Wake Me Up".[195][196]
Perhelatan festival musik Tomorrowland edisi 2019 juga menyertakan ornamen penghormatan khusus bagi mendiang dalam tata panggung utamanya.[197]
Pada September 2019, diumumkan bahwa sebuah konser penghormatan akan diselenggarakan di Stockholm pada 5 Desember tahun tersebut untuk mengenang Avicii. Konser tersebut menghadirkan David Guetta, Kygo, Dimitri Vegas & Like Mike, Nicky Romero, dan Laidback Luke sebagai penampil utama, bersama para vokalis yang pernah berkolaborasi dengan Avicii. Mereka tampil diiringi orkestra beranggotakan 30 musisi, mewujudkan salah satu impian Avicii agar musiknya dapat dibawakan secara langsung dalam format orkestra. Seluruh keuntungan konser disalurkan ke Yayasan Tim Bergling.[198] Tiket konser tersebut ludes terjual dalam kurun waktu 30 menit setelah loket dibuka.[199] Pada bulan berikutnya, museum Madame Tussauds di Kota New York meresmikan patung lilin Avicii.[200]
Pada 19 Mei 2021, arena Ericsson Globe di Stockholm resmi berganti nama menjadi Avicii Arena. Untuk memperingati peresmian nama baru tersebut, Royal Stockholm Philharmonic Orchestra merekam penampilan lagu Avicii, "For a Better Day", dengan vokal yang dibawakan oleh penyanyi Swedia berusia 14 tahun, Ella Tiritiello.[201][202]
Pada 20 April 2023, tepat lima tahun setelah kepergiannya, Tomorrowland memberikan penghormatan khusus dengan memutar lagu-lagu hit terbesarnya serta album Stories seharian penuh di stasiun radio One World Radio.[203] Pada 25 Juli 2025, Tomorrowland mendirikan ruang memorial khusus di arena festival yang diberi nama "Avicii Forever: The Tribute",[204] tempat para penggemar dapat menyaksikan rekaman eksklusif serta arsip dokumentasi sang produser.[205]
Warisan
[sunting | sunting sumber]
Inovasi musik
[sunting | sunting sumber]Banyak musisi dalam genre musik dansa elektronik (EDM) menyebut Avicii sebagai sosok yang memengaruhi karya mereka, dan banyak di antaranya menyampaikan penghormatan setelah kematiannya. Alan Walker dan DubVision mendeskripsikannya sebagai "ikon" dalam dunia EDM.[208] DJ asal Norwegia, Kygo, menyebut Avicii sebagai "inspirasi terbesar[nya] dan alasan mengapa [ia] mulai membuat musik elektronik". Musisi lain, seperti Diplo, Sebastian Ingrosso, Felix Jaehn, serta Martin Garrix—yang berkolaborasi dengannya dalam singel tahun 2015 "Waiting for Love"—juga mengakuinya sebagai sumber inspirasi. Lagu-lagu seperti "Levels" dan "Seek Bromance" kerap disebut sebagai titik tolak inspirasi tersebut.[209]
Pada hari kematian Avicii, The Washington Post menerbitkan artikel yang menjulukinya sebagai musisi pelopor yang berupaya menjembatani batas antara musik country dan musik elektronik, merujuk pada lagu-lagu hit tahun 2013 miliknya seperti "Wake Me Up" dan "Hey Brother" sebagai contoh eksplorasi ini.[210] Avicii juga dipandang memengaruhi berbagai upaya persilangan genre serupa setelahnya, termasuk lagu "The Middle" karya Zedd serta "Let Me Go" karya Hailee Steinfeld.[211]
Menulis sehari setelah kematian Avicii, Marcus Dowling dari Mixmag mendeskripsikannya sebagai musisi yang "paling berjasa atas keberhasilan persilangan musik elektronik ke arus utama pop", menyatakan bahwa singelnya tahun 2011 "Levels" telah "mengangkat musik elektro ke stratosfer budaya pop", dan menyebut bahwa Avicii telah menjadi "legenda hidup".[212] Sejumlah publikasi memuji Avicii sebagai salah satu DJ yang membawa musik elektronik masuk ke jajaran radio Top 40 pada awal dekade 2010-an.[213][214] Ia juga dianggap sebagai salah satu musisi EDM paling populer dan paling sukses sepanjang masa.[215]
Avicii turut memengaruhi sejumlah musisi arus utama di luar kancah musik elektronik. Nile Rodgers menyatakan bahwa dalam hal penulisan melodi, Avicii adalah "mungkin salah satu yang terbaik, jika bukan yang terbaik, yang pernah bekerja bersama saya".[216] Mike Einziger dari grup musik Incubus mengatakan, "Beberapa karya yang kami garap bersama merupakan salah satu musik yang paling saya banggakan sepanjang hidup saya".[217] Dan Reynolds dari Imagine Dragons berujar, "bekerja bersama [Avicii] adalah salah satu momen kolaborasi favorit saya".[218] Charlie Puth menyebut Avicii sebagai "sosok yang benar-benar membuka mata saya mengenai seperti apa bunyi rekaman musik saya kelak".[218] Eric Clapton mengaku "terinspirasi oleh Avicii" dan mempersembahkan sebuah lagu dari album Natalnya, Happy Xmas, untuk mendiang.[219]
Pada 21 November 2019, majalah Billboard menobatkan lagu hit Avicii tahun 2011, "Levels", sebagai salah satu dari 100 lagu yang mendefinisikan dekade 2010-an,[220] sementara singelnya tahun 2013 "Wake Me Up" menempati peringkat ke-13 dan menjadi lagu EDM dengan posisi tertinggi dalam tangga lagu penutup dekade versi Official Charts Company.[221][222][223]
Kesadaran kesehatan mental
[sunting | sunting sumber]Pada 26 Maret 2019, pihak keluarga Bergling mendirikan Yayasan Tim Bergling yang berfokus pada isu penyakit mental dan pencegahan bunuh diri.[224] Yayasan ini beroperasi secara internasional serta bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat luas dan kalangan dunia usaha mengenai pencegahan bunuh diri serta kesehatan mental.[225] Selain itu, yayasan tersebut juga bergerak dalam upaya mitigasi perubahan iklim, pengelolaan pengembangan usaha, dan pelestarian satwa yang terancam punah.[226] Sejak tahun 2019, sejumlah pelaku industri musik menyebut peristiwa kematian Avicii sebagai pemicu meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di lingkungan industri musik.[227][228][229]
Museum
[sunting | sunting sumber]Pada 9 Juni 2020, diumumkan bahwa Museum Penghormatan Avicii akan dibuka di Stockholm pada pertengahan tahun 2021.[230] Mengusung nama baru Avicii Experience, museum tersebut diresmikan pada Februari 2022 oleh Pangeran Carl Philip dan Putri Sofia, bersama ayah Bergling, Klas, di Space Stockholm, sebuah pusat kebudayaan digital di dekat Sergels torg.[231][232][233] Museum ini menampilkan rekonstruksi kamar tidur masa kecil Bergling dan rumah mewahnya di Los Angeles, serta menyuguhkan rekaman karya-karya terpopuler, trek yang belum pernah dirilis sebelumnya, hingga fitur interaktif bagi pengunjung untuk bereksperimen dengan melakukan remix kepada lagu-lagunya.[232]
Museum tersebut merupakan gagasan dari kedua orang tua Bergling, yang ingin menyediakan wadah bagi para penggemar untuk mengenang dan merayakan karya-karya Avicii, sekaligus memahami proses pembuatan musiknya. Museum interaktif ini juga menampilkan pameran yang menggambarkan berbagai fase dalam kehidupan Avicii, termasuk simulasi gaya hidup serbacepat dan melelahkan yang ia jalani sebelum memutuskan pensiun dari tur panggung pada tahun 2016. Seluruh instalasi ini dirancang guna memberikan pemahaman mendalam kepada pengunjung perihal masalah kesehatan yang dialami Avicii. Selain itu, pameran ini secara khusus didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kesehatan mental di kalangan generasi muda dan komunitas industri musik secara luas.[234][235]
Filmografi
[sunting | sunting sumber]| Tahun | Judul | Peran | Sutradara | Catatan | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2017 | Avicii: True Stories | Dirinya sendiri | Levan Tsikurishvili | Film dokumenter | [236] |
Studio albums
- True (2013)
- Stories (2015)
Tur konser
[sunting | sunting sumber]- True Tour (2014)
- Stories World Tour (2015)
Penghargaan dan nominasi
[sunting | sunting sumber]Dalam budaya populer
[sunting | sunting sumber]Avicii digambarkan pada prangko Swedia yang dikeluarkan pada tanggal 15 Januari 2015 oleh PostNord Sverige.[237]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Halperin, Shirley (21 April 2018). "Geffen Records' Neil Jacobson on the Power of Avicii and Plans for Unreleased Music (EXCLUSIVE)". Variety. Diakses tanggal 23 April 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "AVICII: Biography". The DJ List. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-09. Diakses tanggal 4 Juni 2011.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 McIver, Joel (22 April 2018). "Avicii obituary". The Guardian. Diakses tanggal 22 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Avicii – True. Australian-charts.com. Retrieved 16 October 2015.
- ↑ Avicii – True Diarsipkan 2017-07-09 di Wayback Machine.. Danishcharts.com. Retrieved 16 October 2015.
- ↑ Avicii – True. Swedishcharts.com. Retrieved 16 October 2015.
- ↑ Avicii – Chart history. Billboard. Retrieved 16 October 2015.
- 1 2 3 Rishty, David (10 Agustus 2017). "Avicii Breaks Musical Silence With 'Avīci' EP: Listen". Billboard.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Avicii. "Grammy Awards 2012". Diakses tanggal 23 Mei 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Gottlieb, Jed (21 April 2018). "Avicii's hits brought electronic dance music to mainstream". Boston Herald. Diakses tanggal 21 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Top DJ Avicii dies at 28". The Straits Times. 21 April 2018. Diakses tanggal 21 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Aviciis familj i öppet brev: Han orkade inte längre" (dalam bahasa Swedia). SVT Culture. 26 April 2018. Diakses tanggal 26 April 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Avicii Bio | Avicii Career". MTV. Diakses tanggal 16 Oktober 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Marikar, Sheila (20 April 2018). "The E.D.M. star Avicii dies too soon". The New Yorker. Diakses tanggal 24 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Laidback Luke Forum: Where Are They Now?". turnupthebass.net. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Mei 2014.
{{cite web}}: - ↑ "The Origins of 10 Iconic Names in Dance Music". EDM.com (dalam bahasa American English). 4 Februari 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Juni 2016. Diakses tanggal 3 November 2016.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Farella, Dylan (11 Agustus 2013). "Avicii discusses choosing his DJ name, connecting with manager Ash, more on rise to stardom". Dancing Astronaut. Diakses tanggal 3 November 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tim Berg – Bromance". ultratop.be. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Juni 2016. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hung, Steffen. "Tim Berg – Seek Bromance". lescharts.com. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Agustus 2016. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ 40, Stichting Nederlandse Top. "Tim Berg – Bromance (Avicii Remix)". Top40.nl. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Official Singles Chart Top 100". officialcharts.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hung, Steffen. "Tim Berg – Seek Bromance". swedishcharts.com. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Juni 2016. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Sony/ATV Extends Co-Publishing Deal with Avicii". Billboard. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii's Levels – Discover the Sample Source". WhoSampled. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pretty Lights's Finally Moving – Discover the Sample Source". WhoSampled. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Logistics's Call Me Back – Discover the Sample Source". WhoSampled. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii Bio, Music, News & Shows". DJZ.com. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Maret 2013. Diakses tanggal 28 Februari 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hung, Steffen. "Avicii – Levels". austriancharts.at. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Juni 2016. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii – Levels". ultratop.be. Diarsipkan dari asli tanggal 27 September 2016. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hung, Steffen. "Avicii – Levels". danishcharts.com. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Agustus 2016. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Musiikkituottajat – Tilastot – Suomen virallinen lista – Artistit". ifpi.fi. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Die ganze Musik im Internet: Charts, Neuerscheinungen, Tickets, Genres, Genresuche, Genrelexikon, Künstler-Suche, Musik-Suche, Track-Suche, Ticket-Suche – musicline.de". musicline.de. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "GFK Chart-Track". chart-track.co.uk. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-09. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hung, Steffen. "Avicii – Levels". italiancharts.com. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Juni 2016. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ 40, Stichting Nederlandse Top. "Avicii – Levels". Top40.nl. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Official Dance Singles Chart Top 40". officialcharts.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ lightmedia.hu. "Rádiós Top 40 játszási lista – Hivatalos magyar slágerlisták". zene.slagerlistak.hu. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hung, Steffen. "Avicii – Levels". norwegiancharts.com. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Juni 2016. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hung, Steffen. "Avicii – Levels". swedishcharts.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Halliday, Josh (16 Agustus 2011). "Leona Lewis resolves legal dispute with Swedish DJ over new single". The Guardian. Diakses tanggal 12 Oktober 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii – Last Dance". HYPETRAK. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii Releases Ultra Music Fest Remix of Madonna's 'Girl Gone Wild'". PopCrush. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii vs. Lenny Kravitz – "Superlove"". thetopsound.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-09-19. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Official Dance Singles Chart Top 40". officialcharts.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii – Chart history". Billboard. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Eric Turner New Releases: Dancing in My Head (Avicii's Been Cursed Remix) [Eric Turner vs. Avicii]". beatport.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Montgomery, James (27 September 2012). "Avicii Makes History – Loudly – With Radio City Show".
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Aswad, Jem (20 April 2018). "Avicii Dies at 28". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 20 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii @ Lights All Night, Dallas Convention Center, United States 2012-12-29 Tracklist / Playlist". 1001tracklists.com. Diakses tanggal 12 November 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii vs Nicky Romero: 'I Could Be the One' review". Digital Spy. 13 Februari 2013. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Sets Tone for New Music Trends in Project with Avicii". Ericsson. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii's 'X You' track unleashes the power of networked, social entertainment". Ericsson.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii hits 3 million fans on Facebook, gives away 'Three Million (Your Love is Amazing)'". Dancing Astronaut (dalam bahasa American English). 30 Januari 2013. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii: My Grammy Ritual". Billboard. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Home | Future Music". Futureentertainment.com.au. Diarsipkan dari asli tanggal 1 September 2013. Diakses tanggal 16 Oktober 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "RA: Avicii tour dates for 2013". Resident Advisor. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Doyle, Patrick (29 Agustus 2014). "Avicii's Rave New World". Rolling Stone.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Farella, Dylan (27 Maret 2013). "Avicii rolls the dice at Ultra 2013; too advanced for dance". Dancing Astronaut.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "AVICII – PROMO MIX 2013 – INCLUDING NEW ALBUM TRACKS". SoundCloud. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "ABBA's Benny, Björn and Avicii to write 'Eurovision anthem'". EBU. Diakses tanggal 15 April 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii to premiere 'Wake Me Up' this Friday on Pete Tong's BBC Radio 1 show". Dancing Astronaut (dalam bahasa American English). 11 Juni 2013. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Summers, Nick (27 Februari 2014). "Avicii's Wake Me Up is the Most-Played Spotify Track of All Time". The Next Web (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Murray, Gordon. "Avicii Sets Mark; A Bundle of Brit." Billboard 21 December 2013: 181. ProQuest. Web. 5 October 2015
- ↑ Kreisler, Lauren (21 Juli 2013). "Avicii scores fastest selling single of 2013 so far with Wake Me Up". Official Charts. Official Charts Company.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii extends Aussie singles chart lead". Digital Spy. 12 Agustus 2013. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Felix Jaehn lands Germany's music hit of the summer". DW.COM. 11 Agustus 2015. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "GFK Chart-Track". chart-track.co.uk. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-06. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii – Wake Me Up". Swedishcharts.com. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Juli 2016. Diakses tanggal 12 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii – Wake Me Up!". Top40.nl. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii – Wake Me Up!". New Zealand Charts. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Agustus 2016. Diakses tanggal 12 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Farella, Dylan (10 November 2012). "7 reasons why Avicii was voted top 3 in DJ Mag's 2012 ranking". Dancing Astronaut.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Houston, Roger (11 November 2013). "Avicii Wins Best Electronic Award at MTV EMA". exqlusiv.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Desember 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "AMA Winners List 2013". Hollywoodlife.com.
- ↑ "Avicii – Addicted To You". ARIA Charts. Diakses tanggal 21 April 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Listen: Audra Mae featured on Avicii's new album "True," out today". NewsOK.com (dalam bahasa American English). 17 September 2013. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Browne, David. "Hot Funkmaster: Nile Rodgers." Rolling Stone 10 October 2013: 66,66,68. ProQuest. Web. 4 October 2015
- ↑ "Avicii Radio Podcast DJ Mix: Levels – Episode 019 + Tracklist". Dash Berlin. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-20. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Lipshutz, Jason (28 Maret 2014). "Avicii replaced by Deadmau5 at Ultra Music Festival 2014". Billboard.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Daily Wrap-Up: 4–2–14". NoisePorn. Diakses tanggal 2 April 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ "LISTEN: Adam Lambert Debuts New Dance Song!". The Huffington Post. 13 September 2013. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Stern, Bradley (30 Juni 2014). "David Guetta And Avicii Team Up For 'Lovers on the Sun (Feat. Sam Martin)': Listen". idolator.com.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ramirez, Erika (28 Agustus 2014). "Exclusive: Wyclef Jean Announces 'Clefication' Album & Avicii-Assisted Single". Billboard. Diakses tanggal 31 Agustus 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Edwards, Gavin. "Avicii's Rock & Roll Blowout". Rolling Stone 31 July 2014: 31. ProQuest. Web. 4 October 2015
- ↑ Edwards, Gavin (31 Juli 2014). "Avicii Calls in Rock & Roll Collaborators for Follow-Up to 'True'". Rolling Stone (1214). Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-29. Diakses tanggal 31 Agustus 2014.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "EXCLUSIVE: Avicii & Billie Joe Armstrong – No Pleasing A Woman (PREVIEW)". 28 Juli 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-30. Diakses tanggal 10 Maret 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Wang Leehom & Avicii "Lose Myself" (Single Premiere). Josepvinaixa.com. 1 September 2014
- ↑ Smith, Katie (8 September 2014) Avicii Cancels Future Performances Indefinitely Due To Health Concerns. Edmtunes.com
- ↑ Denim & Supply Ralph Lauren and Avicii Present: "The Days". YouTube. 12 September 2014
- ↑ Escucha la banda sonora de FIFA 15. Easports.com. 16 September 2014
- ↑ "Avicii – The Nights (Audio)". 17 November 2014. Diakses tanggal 10 Maret 2015 – via YouTube.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Coca-Cola Invites The World To "Share The Sound of an AIDS Free Generation" And Support (RED)". The Coca-Cola Company. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-18. Diakses tanggal 10 Maret 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Soundcloud". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-04-22. Diakses tanggal 2018-10-08.
{{cite web}}: - 1 2 Middleton, Ryan (19 April 2015) Avicii Releases Ultra Music Festival 2015 Live Set Filled With New 'Stories' Songs. Musictimes.com
- ↑ "Avicii – Ultra Music Festival 2015 by AviciiOfficial – Free Listening on SoundCloud". 21 April 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 21 April 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "AVICII – LEVELS PODCAST". Podcast Chart. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Mei 2015. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
{{cite web}}: - ↑ "Avicii reworks Nina Simone classic 'Feeling Good' and it's big". Digital Spy. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Maybir, Lawrence. "Avicii Premieres New Track On Tiesto's Club Life Podcast". Your EDM. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii's new track 'I'll Be Gone' isn't so new". Dancing Astronaut. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii, Martin Garrix And John Legend Team Up For New Song 'Waiting For Love'". Capital XTRA. Diakses tanggal 24 April 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "iTunes – Podcasts – AVICII – LEVELS PODCAST by Avicii". iTunes. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii håller hov i Las Vegas". Göteborgs-Posten. Diakses tanggal 20 Juni 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen] - ↑ "Avicii Drops Two Unreleased Tracks From New Album". Wegotthiscovered.com. Diakses tanggal 3 Juli 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "On which song on Stories did Avicii sing?". Quora. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Tim Bergling on Twitter: "Finally finished my album! After two years of hard work it is finally done! Feels so good!. Twitter.com (18 July 2015). Retrieved 16 October 2015.
- ↑ Ultimate Music | Avicii "Pure Grinding / For a Better Day" (Video Premiere). Josepvinaixa.com (3 September 2015). Retrieved 16 October 2015.
- ↑ Avicii Announces Two New Singles, ‘For A Better Day,’ ‘Pure Grinding’. Radio.com (24 August 2015). Retrieved 16 October 2015.
- ↑ "Avicii's 'Stories' album mega-mix leaks ahead of album release". Dancing Astronaut (dalam bahasa American English). 26 September 2015. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Stories by Avicii on iTunes". iTunes. Diakses tanggal 29 April 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Mike Posner – I Took A Pill In Ibiza Lyrics | Genius Lyrics". Genius.com. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Beautiful Heartbeat (feat. Frida Sundemo) (Avicii Remix) by MORTEN, Frida Sundemo, Avicii". beatport.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rising Australian Pop Singer Conrad Sewell, With Assist From Avicii, Fronts Coca-Cola's New Campaign". Billboard. Diakses tanggal 13 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Listen To This Epic Three Way Collab Between Coldplay, Beyoncé, and Avicii". Your EDM. 3 Maret 2017. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii Named 6th Fastest-Growing Company In Europe". Your EDM. 23 Februari 2017. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Davis, Noah. "Young, Digital, and Hungry: Inside the Companies of the Inc. 5000 Europe". Inc.com. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Read About the Companies in the Inaugural Inc. 5000 Europe". Inc.com. 24 Februari 2015. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii – live at Ultra Music Festival 2016 (Miami) – 19-Mar-2016 – FREE DOWNLOAD by irene3 – Free Listening on SoundCloud". 14 April 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 14 April 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii – Hello world, Thank you for letting me fulfil so..." Facebook. 29 Maret 2016. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii Planning To Release New Album After Retiring". DJMag.com. 7 April 2016. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii, Otto Knows New Releases: Back Where I Belong (feat. Avicii) on Beatport". Beatport.com. 3 Juni 2016. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii Debuts Brand New Single, "Feeling Good (Avicii by Avicii)"". Your EDM. 23 Februari 2017. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii Officially Retires From Touring". Billboard. 28 Agustus 2016. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Medved, Matt (22 Desember 2016). "Avicii & Longtime Manager Ash Pournouri Part Ways". Billboard. Diakses tanggal 8 Maret 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Wass, Mike (28 Juni 2017). "Rita Ora Debuts New Song "Lonely Together" At A Private Event". Idolator. Diakses tanggal 9 Agustus 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rishty, David (3 Agustus 2017). "Avicii Reveals New 'Avīci' EP & Release Date, Teases More Music". Billboard. Diakses tanggal 9 Agustus 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ McCallum, Rob (3 Agustus 2017). "Avicii teases more new music ahead of forthcoming release". DJ Mag. Diakses tanggal 9 Agustus 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rishty, David (7 Agustus 2017). "Avicii Shares 'Avīci' EP Track List, Feat. Rita Ora, AlunaGeorge & More". Billboard. Diakses tanggal 9 Agustus 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Staples, Derek (9 Agustus 2017). "Avicii shares 'Avīci' EP tracklist, feat. Rita Ora, AlunaGeorge, more". DJ Mag. Diakses tanggal 9 Agustus 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Erik (7 Agustus 2017). "Avicii Returns To His Roots In Teaser For New Collaboration With Billy Raffoul". EDM Sauce. Diakses tanggal 9 Agustus 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii chats to Pete, Paul Oakenfold and DJ Alfredo recorded in Ibiza, Pete Tong". BBC Radio 1.
- ↑ Bein, Kat (11 September 2017). "Avicii Offers A Rare Look Into His 'True Stories' With Documentary Trailer: Watch". Billboard. Diakses tanggal 21 April 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Nöje (21 Mei 2018). "Sources: New Avicii album will be released". Aftonbladet (dalam bahasa Swedish). Diakses tanggal 9 Juli 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Iasimone, Ashley (21 April 2018). "Avicii's Unreleased Album Was His 'Best Music in Years,' Says Geffen Exec". Billboard. Diakses tanggal 9 Juli 2018.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Torbjörn Ek (26 November 2021). ""Boten Anna" fick Avicii att börja göra musik". Aftonbladet (dalam bahasa Swedia). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 November 2021. Diakses tanggal 22 Maret 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Did you know Avicii named Daft Punk, Swedish House Mafia and Eric Prydz as key musical influences?| Picture Galleries. Capital FM. Retrieved 29 March 2014.
- ↑ Weiner, Jonah. "Daft Punk: All Hail Our Robot Overlords". Rolling Stone. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-22. Diakses tanggal 2018-10-08.
{{cite journal}}: - 1 2 Blacklow, Jeremy (21 April 2018). "Remembering Avicii, the Pop Innovator Who Led EDM Into the Mainstream". Variety.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Greenburg, Zack O'Malley (14 Agustus 2013). "Avicii And The Ever-Changing Definition of EDM". Forbes. Diakses tanggal 21 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bain, Katie (21 April 2018). "Avicii: the poster boy for EDM who struggled with the spotlight". The Observer. Diakses tanggal 21 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Marzovilla, Julia (20 April 2018). "Avicii's Death Mourned by Calvin Harris, Marshmello, deadmau5 & More". Billboard. Diakses tanggal 22 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ http://www.houseforhunger.org/ Diarsipkan 14 June 2012 di Wayback Machine.
- ↑ "FEED". FEED Foundation. Diakses tanggal 12 November 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Amorosi, A.D. (14 Februari 2013). "Avicci: Leading By Example With Charity". DJZ.com.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ Youngs, Ian (20 April 2018). "Avicii: The superstar DJ behind some of the decade's biggest hits". BBC News. Diakses tanggal 21 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bein, Kat. "Avicii's Health Struggles: A Timeline". Billboard. Diakses tanggal 22 April 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Nevins, Jake (20 April 2018). "Avicii: chart-topping EDM star dies aged 28". The Guardian. Diakses tanggal 20 April 2018.
In 2016, Avicii retired from live performing due to health reasons, having suffered from acute pancreatitis owing, in part, to excessive drinking. In 2014, his gallbladder and appendix had been removed.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Stack, Liam (20 April 2018). "Avicii, Electronic Dance Music Producer and D.J., Is Dead at 28". The New York Times. Diakses tanggal 20 April 2018.
But Avicii retired from international touring in 2016 at age 26 after a series of health scares that struck while he was on the road. He had his gallbladder and appendix removed in 2014. Before that, at 21, he learned he had acute pancreatitis, which he said was related in part to excessive drinking.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Halperin, Shirley (11 September 2017). "'Avicii: True Stories' Documentary Reveals Star DJ's Struggles With Health, Fame and Early Retirement (EXCLUSIVE)". Variety. Diakses tanggal 24 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Vokes-Dudgeon, Sophie (19 Desember 2014). "Avicii Splits From Live-In Girlfriend Raquel Bettencourt: Get the Breakup Details". UsWeekly. Diakses tanggal 11 Oktober 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Nisbet, Megan (28 April 2018). "Avicii's girlfriend: Who is Tereza Kacerova? Model continues to post heartbreaking tributes to late Swedish DJ on Instagram as his cause of death is confirmed". UsWeekly. Diakses tanggal 11 Oktober 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Stack, Liam (20 April 2018). "Avicii, Electronic Dance Music Producer and D.J., Is Dead at 28". The New York Times (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 5 September 2025. Diakses tanggal 12 Desember 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Lynch, Joe (20 April 2018). "Swedish DJ Avicii Dead at 28". Billboard (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 13 Januari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Browne, David (27 April 2018). "Inside Avicii's Final Days". Rolling Stone (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 13 Januari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Karimi, Faith (22 April 2018). "Avicii's family arrives in Oman as new details emerge on his death". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 Januari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii death: Oman police confirm 'no criminal suspicion'". BBC News. 23 April 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Oktober 2021. Diakses tanggal 2 Oktober 2021.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Nyren, Erin (21 April 2018). "Police Say 'No Criminal Suspicion' in Avicii's Death (Report)". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 April 2018. Diakses tanggal 2 Februari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama "Dixon-2021" - 1 2 "Aviciis familj i öppet brev: "Tim var inte gjord för det maskineri han hamnade i"" [Avicii's family in open letter: "Tim was not made for the machinery he ended up in"]. SVT Culture (dalam bahasa Swedia). Sveriges Television. 26 April 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 April 2018. Diakses tanggal 2 Februari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Agerholm, Harriet (26 April 2018). "Avicii death: Family reveals he 'could not go on any longer' and 'wanted to find peace'". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juni 2018. Diakses tanggal 2 Februari 2021.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sargent, Jordan (27 April 2018). "Avicii Died From Suicide According to Rolling Stone". SPIN (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 19 Januari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hecht, Jennifer Michael (5 Mei 2018). "How the media covers celebrity suicides can have life-or-death consequences". Vox (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 19 Januari 2026.
- ↑ Kaplan, Ilana (22 Mei 2018). "Avicii's family announce funeral plans saying it will host only 'the people who were closest to him'". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Mei 2018. Diakses tanggal 31 Mei 2018.
- ↑ "Swedish DJ Avicii buried in private funeral". The Straits Times. 14 Juni 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Maret 2021. Diakses tanggal 14 Juni 2018.
- ↑ "Private funeral held for Avicii in Stockholm". Agence France-Presse. 12 Juni 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Februari 2022. Diakses tanggal 9 Februari 2022 – via The Guardian.
- ↑ Pressarna, Stoppa (19 Desember 2018). "Världsexklusivt: Här ligger Avicii begravd". MSN (dalam bahasa Swedia). Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2019. Diakses tanggal 2 Agustus 2020.
- ↑ "Turismen ökar i länet – fler besöker Skogskyrkogården". Mitt i Stockholm (dalam bahasa Swedia). 13 Agustus 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2019. Diakses tanggal 21 Agustus 2019.
- ↑ Waldrop, Theresa (21 April 2018). "DJ Kygo calls Avicii 'a true musical genius' in emotional Coachella tribute". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 November 2018. Diakses tanggal 30 November 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "As a tribute to Avicii, One Republic performs Wake Me Up in Mumbai during their maiden concert". Times Now News. 22 April 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 22 April 2018. Diakses tanggal 2 Februari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Chainsmokers and Halsey Honor Avicii at Billboard Music Awards". Variety. 20 Mei 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Maret 2021. Diakses tanggal 2 Februari 2021.
- ↑ Rishty, David (20 Mei 2018). "The Chainsmokers & Halsey Pay Tribute to Avicii at 2018 Billboard Music Awards". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 November 2018. Diakses tanggal 20 November 2018.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Powell, Karlie (21 Mei 2018). "Watch Tiësto's 12-Minute Heartfelt Tribute For Avicii At EDC Las Vegas 2018" (video). Your EDM. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 November 2018. Diakses tanggal 30 November 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Savage, Mark (27 Mei 2018). "Biggest Weekend: Rita Ora pays tribute to Avicii". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Mei 2018. Diakses tanggal 30 Mei 2018.
- ↑ Bowman, Lisa (27 Mei 2018). "Rita Ora pays emotional tribute to Avicii at BBC's Biggest Weekend". NME. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Mei 2018. Diakses tanggal 30 Mei 2018.
- ↑ "WATCH: Rita Ora Pays Emotional Tribute To Avicii". Capital. 30 April 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 September 2018. Diakses tanggal 4 September 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bein, Kat (23 Juli 2018). "Avicii Remembered by Axwell & Ingrosso, Hardwell and More at Tomorrowland 2018". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 September 2018. Diakses tanggal 4 September 2018.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Multiple Avicii tributes at Tomorrowland honour the late EDM star". DJ Mag. 23 Juli 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 September 2018. Diakses tanggal 4 September 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "These were the most played tracks at Tomorrowland 2018". DJMag.com. 1 Agustus 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Januari 2019. Diakses tanggal 28 Januari 2019.
- ↑ Powell, Karlie (1 Agustus 2018). "The 10 Most Played Songs of Tomorrowland Revealed [LISTEN Here]". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Maret 2019. Diakses tanggal 28 Januari 2019.
- ↑ "ARTY Honors Avicii's Legacy & Generosity With Uplifting Melody On 'Tim': Exclusive". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Agustus 2018. Diakses tanggal 30 November 2018.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Creamfields Announces Special Avicii Tribute with 40-Piece Orchestra". YourEDM. 6 Juli 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2021. Diakses tanggal 12 Maret 2021.
- ↑ "How I Survived the Mud and Madness of Creamfields UK 2018". EDMIdentity. 6 September 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Juli 2021. Diakses tanggal 12 Maret 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bein, Kat (12 Oktober 2018). "Vicetone Releases Avicii-Inspired Single 'South Beach': Listen". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Desember 2019. Diakses tanggal 21 November 2020.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ritschel, Chelsea (20 April 2018). "Avicii dead: Fellow musicians post tributes to the late DJ". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juni 2018. Diakses tanggal 12 Juni 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hughes, Hilary (20 April 2019). "R.I.P. Avicii: DJ Snake, Nicky Romero, Nile Rodgers and More Honor Him One Year After His Death". MSN. Diarsipkan dari asli tanggal 21 April 2019. Diakses tanggal 18 November 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "DJ Snake, Nicky Romero Lead Tributes to Avicii on First Anniversary of His Death". News18.com. 21 April 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 April 2019. Diakses tanggal 21 April 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Berzal de Miguel, Víctor (16 Juni 2019). "Madame X de Madonna: crítica del disco canción a canción". Cultura Diversa (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 25 Mei 2025.
- ↑ "There's a 24-hour Avicii tribute live stream today: Watch". DJ Mag (dalam bahasa Inggris). 20 April 2020. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Torbjörn Ek (26 November 2021). ""Boten Anna" fick Avicii att börja göra musik" ["Boten Anna" made Avicii start making music]. Aftonbladet (dalam bahasa Swedia). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 November 2021. Diakses tanggal 22 Maret 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Dutch church bells pay fitting tribute to Avicii". The Independent. 21 April 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Oktober 2019. Diakses tanggal 24 Oktober 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Blanton, Addie (22 Mei 2018). "'The Voice': See Blake Shelton's Team Sing Kacey Musgraves, Wynonna". Rolling Stone (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 7 Desember 2025.
- ↑ "Avicii's family and hundreds of fans gather for 'absolutely heartbreaking' memorial in Sweden". Yahoo Entertainment (dalam bahasa American English). 17 November 2018. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Reilly, Nick (17 November 2018). "Hundreds of Avicii fans gather in Stockholm to pay tribute at memorial service". NME (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 7 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii's Family and Hundreds of Fans Gather for Elaborate Memorial Service". E! Online. 17 November 2018. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "2019 Grammys Honor Avicii, Mac Miller and More During In Memoriam – But Leave Out XXXTentacion". People (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 7 Desember 2025.
- ↑ Cameron, John (19 April 2019). "Avicii Billboard Appears on Sunset Boulevard in Los Angeles". EDM.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 7 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Watch the Swedish Army Pay Tribute to Avicii by Playing a Medley of His Music". Edm.com – the Latest Electronic Dance Music News, Reviews & Artists. 30 April 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 April 2019. Diakses tanggal 30 April 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "WATCH: The Swedish Army Performs Incredible Tribute To Avicii That'll Leave You Crying". Your EDM. 1 Mei 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Mei 2019. Diakses tanggal 3 Mei 2019.
- ↑ "Tomorrowland 2019 MainStage Reveals Avicii Tribute!". Dance FM 97.8. 19 Juli 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 September 2019. Diakses tanggal 6 September 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tribute concert to be held in honour of Avicii in Stockholm". mixmag.net. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2019. Diakses tanggal 3 September 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii Tribute Concert Sells Out In Minutes". Your EDM. 5 September 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 September 2019. Diakses tanggal 7 September 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bein, Kat (7 Oktober 2019). "Avicii Is the Latest Wax Figure at Madame Tussauds New York City: Exclusive". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Agustus 2020. Diakses tanggal 18 November 2020.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Fekadu, Mesfin (19 Mei 2021). "Sweden's Ericsson Globe gets a new name: AVICII ARENA". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Mei 2021. Diakses tanggal 20 Mei 2021.
- ↑ Willman, Chris (19 Mei 2021). "Stockholm's Avicii Arena Aims to Raise Awareness of Mental Health Issues". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Mei 2021. Diakses tanggal 20 Mei 2021.
- ↑ "One World Radio pays tribute to Avicii today, all day long". Tomorrowland. 15 April 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juni 2023. Diakses tanggal 28 Juni 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tomorrowland pays tribute to Avicii at 2025 festival 10 years after his final headline performance". DJ Mag (dalam bahasa Inggris). 18 Juli 2025. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
- ↑ Dov, Yotam (20 Juli 2025). "Tomorrowland honors Avicii with 'Avicii Forever – The Tribute'". We Rave You (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 7 Desember 2025.
- ↑ "Standing Waves till minne av Avicii". Stockholm konst (dalam bahasa Swedia). 2 September 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2024. Diakses tanggal 10 Juli 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii honoured with wind sculpture in Stockholm". DJ Mag. 5 September 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2024. Diakses tanggal 10 Juli 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ karsoowuttt (20 April 2018). "Martin Garrix, Avicii's Manager & Artists Around The World React To Avicii's Death". Your EDM. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juni 2019. Diakses tanggal 8 Juni 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama "Marzovilla-2018" - ↑ Richards, Chris. "Was Avicii trying to bridge EDM and country? And did anyone dare walk across?". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Juni 2019. Diakses tanggal 8 Juni 2019.
- ↑ Freeman, Jon; McKenna, Brittney; Gage, Jeff; Bernstein, Jonathan (21 April 2018). "5 Country-EDM Songs Inspired by Avicii". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 April 2021. Diakses tanggal 8 Februari 2021.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Electronic Awakening: How Avicii turned the world on to dance music". Mixmag.net (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 7 Desember 2025.
- ↑ "Top DJ Avicii dies at 28". The Straits Times. 21 April 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Februari 2021. Diakses tanggal 21 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii's hits brought electronic dance music to mainstream". Boston Herald (dalam bahasa American English). 21 April 2018. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama "Aswad-2018" - ↑ Setaro, Shawn (27 April 2018). "Nile Rodgers Talks Making Music With Avicii and Explains Why He's 'Maybe the Best I've Ever Worked With'". Complex. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 April 2018. Diakses tanggal 8 Februari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Baltin, Steve (23 April 2018). "Avicii Remembered by 'Wake Me Up' Co-Writer Mike Einziger: 'He Changed My Life'". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juni 2022. Diakses tanggal 15 Mei 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Aloe Blacc, Madonna, Charlie Puth, Chainsmokers, Imagine Dragons, Liam Payne, Calvin Harris, Marshmello & more mourn Avicii". 101 WIXX. Midwest Communications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Februari 2020. Diakses tanggal 15 Mei 2019.
- ↑ Kielty, Martin (23 November 2018). "Eric Clapton Fears for Young Musicians After Avicii's Death". Ultimate Classic Rock. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Mei 2019. Diakses tanggal 15 Mei 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bain, Katie (21 November 2019). "Songs That Defined the Decade: Avicii's 'Levels'". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 November 2020. Diakses tanggal 8 Februari 2021.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii's 'Wake Me Up' is the highest charting dance track of the decade". DJMag.com. 13 Desember 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Mei 2022. Diakses tanggal 11 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii's "Wake Me Up" Earns Top Chart Honors of The Decade for Dance Music". Edm.com – the Latest Electronic Dance Music News, Reviews & Artists. 14 Desember 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Oktober 2022. Diakses tanggal 11 April 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "The UK's Official Top 100 biggest songs of the decade". Officialcharts.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Desember 2019. Diakses tanggal 11 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Avicii's Family Launches Mental Illness and Suicide-Prevention Foundation in His Memory". Variety. 26 Maret 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Maret 2019. Diakses tanggal 8 Februari 2021.
- ↑ "Avicii's family start the Tim Bergling Foundation in support of mental health". DJ Mag (dalam bahasa Inggris). 26 Maret 2019. Diakses tanggal 12 Desember 2025.
- ↑ Bein, Kat (26 Maret 2019). "Avicii's Family Establish Tim Bergling Foundation". Billboard (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 12 Desember 2025.
- ↑ "Avicii's legacy is 'transforming mental health in the music industry'". BBC. 28 Maret 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 April 2021. Diakses tanggal 8 Februari 2021.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Blistein, Jon (26 Maret 2019). "Avicii's Family Launches Foundation to Address Mental Health, Suicide Prevention". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Januari 2021. Diakses tanggal 8 Februari 2021.
- ↑ Kazi, Safeeya (27 Maret 2019). "Avicii's family launch suicide prevention and mental health foundation in honour of late DJ". Evening Standard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Maret 2019. Diakses tanggal 8 Februari 2021.
- ↑ Bain, Katie (9 Juni 2020). "Avicii Tribute Museum to Open in Stockholm in 2021". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 September 2020. Diakses tanggal 12 Agustus 2020.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Yopko, Nick (25 Februari 2022). "Swedish Royalty Inaugurate the Avicii Experience Museum In Stockholm". EDM.com – The Latest Electronic Dance Music News, Reviews & Artists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Maret 2022. Diakses tanggal 10 Maret 2022.
- 1 2 Davies, Tracey (5 Maret 2022). "The winner takes it all: will Stockholm's Abba museum or Avicii experience triumph?". The Times. ISSN 0140-0460. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2025. Diakses tanggal 10 Maret 2022.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bain, Katie (25 Februari 2022). "Take a Tour of Stockholm's Newly Opened Avicii Experience Tribute Museum". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Maret 2022. Diakses tanggal 10 Maret 2022.
- ↑ "Avicii fans touched by 'emotional' museum in Stockholm". BBC News. 28 Februari 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Maret 2022. Diakses tanggal 10 Maret 2022.
- ↑ Tschierse, Kevin (26 Februari 2022). "Sweden honors star DJ Avicii with museum". Deutsche Welle. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Maret 2022. Diakses tanggal 10 Maret 2022.
- ↑ Bein, Kat (11 September 2017). "Avicii Offers A Rare Look Into His 'True Stories' With Documentary Trailer: Watch". Billboard. Diakses tanggal 10 November 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rebecka Ljung (6 November 2014). "First Aid Kit och Avicii på frimärke" (dalam bahasa Swedish). Sveriges Radio. Diakses tanggal 24 April 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Situs web resmi

- (Inggris) Tim “Avicii” Bergling di Find a Grave