Asam butirat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Asam butirat
Gambar
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS 107-92-6
PubChem 264
Nomor EINECS 203-532-3
DrugBank DB03568
KEGG C00246
MeSH Butyric+acid
ChEBI 30772
ChemSpider 259
Nomor RTECS ES5425000
SMILES O=C(O)CCC
InChI 1/C4H8O2/c1-2-3-4(5)6/h2-3H2,1H3,(H,5,6)
Sifat
Rumus kimia C4H8O2
Massa molar 88.11 g mol−1
Penampilan Cair tanpa warna
Bau Tidak enak
Densitas 1,135 g/cm3 (−43 °C)[1]
0,9528 g/cm3 (25 °C)
Titik lebur −5,1 °C (22,8 °F)
Titik didih 163,75 °C (326,75 °F)
Kondisi sublimasi Menyublim pada suhu −35 °C
ΔsublHo = 76 kJ/mol
Kelarutan dalam air Larut
Kelarutan Sedikit larut dalam CCl4[2]
Larut dalam etanol, eter
log P 0,79[2]
Tekanan uap 0,112 kPa (20 °C)[3]
0,74 kPa (50 °C)
9,62 kPa (100 °C)
kH 5,35·10-4 L·atm/mol[2]
Keasaman (pKa) 4.82[2]
Konduktivitas termal 1,46·105 W/m·K
Indeks bias (nD) 1,398 (20 °C)
Viskositas 1,814 cP (15 °C)[4]
0,1426 cP (25 °C)[2]
Struktur
Struktur kristal Monoklinik (−43 °C)[1]
Grup ruang C2/m[1]
Momen dipol 0,93 D (20 °C)[4]
Termokimia
Entalpi pembentukan standarfHo) −533,9 kJ/mol
Entalpi
pembakaran
standar
ΔcHo298
2183,5 kJ/mol
Entropi molar standar (So) 222,2 J/mol·K[4]
Kapasitas kalor (C) 178,6 J/mol·K[2]
Bahaya
MSDS External MSDS
Klasifikasi EU Berbahaya Xn Korosif C
NFPA 704
NFPA 704.svg
2
3
0
 
Frasa-R R20, R21, R22, R34, R36/37/38
Frasa-S S26, S36, S45
Titik nyala 71 °C (160 °F)[3]
Ambang ledakan 2,2–13,4%[3]
LD50 2000 mg/kg (tikus besar, lewat mulut)
Senyawa terkait
Anion lain
Natrium butirat
Senyawa terkait 1-Butanol
Butiraldehid
Metil butirat
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25 °C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Asam butirat, atau asam butanoat, disingkat BTA,[3] adalah asam karboksilat dengan formula CH3CH2CH2-COOH. Garam dan ester dari asam butirat dikenal sebagai butirat atau butanoat. Asam butirat ada di susu (kambing, domba, bison), mentega, keju parmesan, dan sebagai produk dari fermentasi anaerobik (termasuk kolon), dan sebagai bau badan. Baunya tidak enak dan berasa tajam, dengan aftertaste yang manis seperti dietil eter. Manusia dapat mendeteksi baunya pada konsentrasi > 10 ppm. Asam butirat, bisa ada di muntahan manusia.[5][6][7]

Kimia[sunting | sunting sumber]

Asam butirat merupakan asam lemak yang ada dalam bentuk ester lemak hewan. Trigliserida asam butirat menyusun 3-4% mentega. Setelah mentega menjadi tengik, terjadilah hidrolisis yang menyebabkan gliserida membebaskan asam butirat, muncul bau tidak enak. Asam butirat merupakan asam lemak rantai pendek. Asam butirat adalah asam kuat-medium yang dapat bereaksi dengan basa dan oksidator kuat, dan merusak logam.[8]

Kalium dikromat

Asam butirat adalah cairan berminyak tanpa warna yang mudah larut dalam air, etanol, dan eter, dapat dipisahkan dari fase terlarut dengan penjenuhan dengan garam seperti kalsium klorida. Dapat dioksidasi menjadi karbon dioksida dan asam asetat dengan kalium dikromat dan asam sulfat, tetapi alkalin kalium permanganat mengoksidasinya menjadi karbon dioksida. Garam kalsiumnya Ca(C4H7O2)2·H2O, kurang larut dalam air panas daripada air dingin.

Asam butirat memiliki isomer struktur bernama asam isobutirat (asam 2-metilpropanoat).

Kegunaan[sunting | sunting sumber]

Digunakan dalam pembuatan varian lainnya dari ester butirat, seperti metil butirat.

Biokimia[sunting | sunting sumber]

Bakteri penghasil butirat[sunting | sunting sumber]

Pembuatan kombucha dimana dapat menghasilkan asam butirat

Butirat diproduksi sebagai hasil akhir fermentasi bakteri anaerobik. Teh kombucha hasil fermentasi mengandung asam butirat sebagai hasil dari fermentasi. Alur fermentasi ini ditemukan oleh Louis Pasteur tahun 1861. Contoh spesies bakteri penghasil butirat:



Properti[sunting | sunting sumber]

Asam butirat memiliki suhu kritis 355 °C dan tekanan kritis 5,27 MPa.[4]

Keamanan[sunting | sunting sumber]

Asam butirat diduga beracun. Peralatan pelindung seperti sarung tangan PVC atau karet, kaca mata pelindung, jas laboratorium, dan sepatu digunakan untuk meminimalkan risiko saat menangani asam butirat.

References[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c DOI:10.1107/S0365110X6200328X
    Rujukan ini akan diselesaikan secara otomatis dalam beberapa menit. Anda dapat melewati antrian atau membuat secara manual
  2. ^ a b c d e f CID 264 dari PubChem
  3. ^ a b c d "Butanoic Acid". http://www.caslab.com. ALS Environmental. Diakses tanggal 2014-06-13.  Pranala luar di |website= (bantuan)
  4. ^ a b c d http://chemister.ru/Database/properties-en.php?dbid=1&id=1985
  5. ^ What Is Butyric Acid? (with pictures). Wisegeek.org (2014-03-19). Diakses 2014-06-13.
  6. ^ HMDB: Showing metabocard for Butyric acid (HMDB00039). Hmdb.ca. Diakses 2014-06-13.
  7. ^ Butyric acid. New World Encyclopedia. Diakses 2014-06-13.
  8. ^ ICSC 1334 – BUTYRIC ACID. Inchem.org (1998-11-23). Diakses 2014-06-13.

External links[sunting | sunting sumber]