Wu Zetian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Wu Zetian
Maharani Dinasti Zhou
A Tang Dynasty Empress Wu Zetian.JPG
Maharani Dinasti Zhou
Memerintah 18 Agustus 690[1][2] - 22 Pebruari 705[3][4]
Pendahulu tidak ada, Kaisar Ruizong sebagai Kaisar Dinasti Tang
Pengganti dinasti dihapus, Kaisar Zhongzong sebagai kaisar dinasti
Maharani dinasti Tang
Tenure 655-683
Pendahulu Maharani Wang
Pengganti Maharani Wei
Pasangan Kaisar Taizong dari Tang
Kaisar Gaozong dari Tang
Anak
Li Hong, Kaisar Yizong
Li Xian, Putra Mahkota Zhanghuai
Li Xian, Kaisar Zhongzong
Li Dan, Kaisar Ruizong
Putri Anding
Putri Taiping
Putri Qianjin (adopsi, putri Kaisar Gaozu)
Nama lengkap
Family name: Wu (武)
Given name: Mei (媚),[5] kemudian Zhao (曌/瞾), kemungkinan bernama asli Zhao (照)[6]
Nama anumerta
Short: Maharani Zetian (則天皇后)[7]
Full: Maharani Zetian Shunsheng (則天順聖皇后)[8]
Nama kuil
Tidak Ada[9]
Wangsa Dinasti Tang
Ayah Wu Shiyue
Ibu Nyonya Yang
Lahir 17 Februari 624[10]
Chang'an
Meninggal 16 Desember 705 (umur 81)[11]
Luoyang
Dikubur 706
Mausoleum Qianling

Wu Zetian (bahasa Tionghoa: 武则天; Hanzi tradisional: 武則天; bahasa Tionghoa: Wǔ Zétiān) adalah satu-satunya kaisar wanita dalam sejarah kekaisaran dan dinasti Tiongkok. Lahir pada tahun 625 di Wenshui County (sekarang bagian timur dari Wenshui County, Provinsi Shanxi) dan meninggal pada tahun 705. Pada awalnya Wu Zetian menggunakan kaisar yang ada sebagai kaisar boneka, kemudian mengambil alih total kekaisaran dan pemerintahan pada tahun 690 dan menggunakan nama Kaisar Shengshen.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama ReignStartDate
  2. ^ She was already partially in control of power since around 660, and her power was even more paramount after January 665. Her Zhou Dynasty was proclaimed on 18 August 690, and she proclaimed herself Empress Regnant on 21 August, demoting her son Emperor Ruizong to the rank of crown prince with the unusual title of Huangsi (皇嗣).
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama .E5.85.A9.E5.8D.83.E5.B9.B4.E4.B8.AD.E8.A5.BF.E6.9B.86.E8.BD.89.E6.8F.9B
  4. ^ She lost power in the palace coup of 20 February 705, andi like men on 22 February, she was forced to return imperial authority to her son Li Xian, restored as Emperor Zhongzong on 23 February. Zhou Dynasty was terminated and Tang Dynasty was restored on 3 March.
  5. ^ She was given the name of Mei by Emperor Taizong in the late 630s after she had entered the imperial palace.
  6. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama name
  7. ^ Zetian was the beginning of the honorific name (徽號) -- Emperor Zetian Dasheng (則天大聖皇帝) -- given to her in February 705 by her son Emperor Zhongzong. The honorific name was used as her posthumous name when she died ten months later, although she was also frequently referred to as "Heavenly Empress" throughout the rest of Tang Dynasty.
  8. ^ Final version of her posthumous name as given in July 749.
  9. ^ Zhou Dynasty was abolished before her death, and she was reverted to the rank of empress consort on her death, so she did not have a temple name, as empresses consort, unlike ruling emperors, were not given temple names.
  10. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama birth
  11. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama death