Ibu suri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Ibu suri adalah gelar atau jabatan yang diperuntukkan bagi seorang permaisuri yang telah menjadi janda dan ketika putra atau putrinya menjadi penguasa.[1] Istilah ini setidaknya telah digunakan di Inggris sejak tahun 1557.[2] Hal ini muncul dalam monarki turun temurun di Eropa, dan juga digunakan untuk menggambarkan sejumlah konsep monarki yang sama namun berbeda dalam budaya non-Eropa di seluruh Dunia.

Status[sunting | sunting sumber]

Permaisuri mempunyai posisi yang penting di dalam suatu kerajaan akan tetapi permaisuri tidak dapat menggantikan suaminya apabila suaminya meninggal dunia. Putra tertua permaisuri (atau anak perempuan, jika tidak ada anak atau jika praktek dalam pewarisan kerajaan menggunakan praktek hak absolut anak sulung) biasanya akan dinobatkan sebagai penggantinya setelah kematian raja, sering meninggalkan ibu dari raja baru yang masih hidup, tetapi tidak lagi memegang jabatan resmi. Seorang raja baru, tentu saja, mungkin sudah menikah, atau akan menikah kemudian, dan akan memiliki permaisuri sendiri. Seorang anak perempuan yang menggantikan raja sebelumnya akan menjadi ratu yang memerintah dan biasanya hanya disebut sebagai "Ratu", sehingga kebingungan akan gelar dapat terjadi.

Oleh karena itu, gelar "ibu suri" mengidentifikasi seorang janda dari mantan raja yang telah meninggal dan ibu dari raja atau ratu yang memerintah saat ini. Gelar ini untuk membedakan antara ibu suri dari permaisuri yang ada saat ini, yang adalah istri raja saat ini berkuasa. Hal ini juga membedakan orang seperti itu dari seorang ibu raja yang sebelumnya tidak menjabat sebagai seorang permaisuri. Sebagai contoh, Duchess Kent menjadi "Ibu dari Ratu" ketika putrinya Victoria menjadi ratu yang memerintah tetapi tidak mendapatkan gelar "ibu suri".

Sebagai ibu raja atau ratu, ibu suri biasanya didukung sepanjang sisa waktunya dan diberikan kehormatan sebagai kerabat tercinta, tetapi tidak memiliki posisi resmi atau kekuasaan. Dia diharapkan dengan cermat menjauhkan diri dari keterlibatan dalam pemerintahan atau politik.

Di Swaziland, yang terletak di Afrika bagian selatan, ibu suri, atau Ndlovukati, memerintah bersama anaknya. Dia berfungsi sebagai tokoh seremonial, sementara anaknya berfungsi sebagai kepala administrasi negara. Dia memiliki kekuasaan mutlak. Dia adalah tokoh yang penting di festival seperti upacara tari buluh tahunan.

Di dalam banyak masyarakat matrilineal di Afrika Barat, seperti Ashanti, ibu suri adalah salah satu orang yang penting karena melaluinya keturunan kerajaan diperhitungkan dan dengan demikian dia memiliki kekuasaan yang cukup besar. Salah satu pemimpin terbesar Ashanti adalah Ibu Suri Yaa Asantewaa (1840-1921), yang memimpin rakyatnya melawan Britania Raya selama Perang Mata-mata Emas pada tahun 1900.

Dalam masyarakat yang mendorong lebih simbolis seperti kerajaan-kerajaan dari masyarakat Yoruba, ibu suri bahkan mungkin tidak memiliki hubungan darah secara relatif dengan raja yang berkuasa.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ A queen mother is defined as "A Queen dowager who is the mother of the reigning sovereign" by both the Oxford English Dictionary and Webster's Third New International Dictionary.
  2. ^ Oxford English Dictionary