Yeongjo dari Joseon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Yeongjo
Raja Joseon
[[File:Korea-Yeongjo-King of Joseon-c1.jpg|frameless|alt=]]
Masa kekuasaan 30 Agustus, 1724 – 5 Maret, 1776
Dinobatkan 30 Agustus, 1724
Pemakaman Wonneung, Guri, Gyeonggi
Pendahulu Gyeongjong
Pengganti Jeongjo
Pasangan Ratu Jeongseong,
Ratu Jeongsun
Anak Putra Mahkota Sado
Wangsa Istana Yi
Ayah Sukjong
Ibu Selir Suk dari klan Choi


Korean name
Hangeul 영조
Hanja 英祖
Alih Aksara yang Disempurnakan Yeongjo
McCune–Reischauer Yǒngjo
Nama pena
Hangeul 양성헌
Hanja 養性軒
Alih Aksara yang Disempurnakan Yangseongheon
McCune–Reischauer Yangsŏnghŏn
Nama lahir
Hangeul 이금
Hanja 李昑
Alih Aksara yang Disempurnakan I Geum
McCune–Reischauer Yi Kŭm
Courtesy name
Hangeul 광숙
Hanja 光叔
Alih Aksara yang Disempurnakan Gwangsuk
McCune–Reischauer Kwangsuk

Yeongjo (1694–1776, memerintah pada tahun 1724–76) merupakan raja ke-21 Dinasti Joseon, Korea. Ia merupakan putra kedua Sukjong dengan Selir Suk-bin dari klan Choi, yang menggantikan abangnya Gyeongjong.

Masa Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Raja Yeongjo sangat mendalami Konfusian, dan konon memiliki pengetahuan klasik yang lebih hebat dibandingkan dengan para pejabatnya. Selama pemerintahan Yeongjo dan cucunya Jeongjo, Konfusianisasi berada di puncaknya sebagai pemulihan ekonomi dari perang-perang yang terjadi di akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17.

Raja juga terkenal dengan menyayangi Park Mun-su, yang ditunjuk sebagai Amhaeng-eosa (암행어사) atau inspektur rahasia pemerintah. Park, yang menghasilkan jasa besar dalam meredakan pemberontakan Yi In-ja, mengelilingi negara untuk menangkapi para pejabat lokal yang korupsi atas nama raja.

Satu-satunya yang menceritakan insiden yang menyedihkan selama masa pemerintahan Yeongjo adalah kematian putranya, Putra Mahkota Sado. Sado kemungkinan besar menderita penyakit kelainan jiwa. Ia suka membunuh orang di dalam istana dan seorang yang menderita kelainan seks. Yeongjo tidak dapat oleh istana membunuh putranya dengan tangannya sendiri dan di suatu hari yang panas di bulan Agusutus pada tahun 1762, Sado diperintahkan untuk masuk ke dalam peti besar untuk menyimpan beras yang terbuat dari kayu. Setelah 8 hari, Sado mati lemas.[1]

9 tahun kemudian Yeongjo wafat, dan putra Sado, Jeongjo, menjadi raja. Bagian awal dari tahun pemerintahannya ditandai oleh intrik politik dan kecemasan para pejabat istana yang takut kalau-kalau Jeongjo akan membalas dendam pada mereka atas petisi yang diajukan mereka yang menyebabkan kematian ayahnya, Putra Mahkota Sado. Yeongjo dimakamkan di makam dinastik di Donggureung.

Yeongjo adalah yang pertama yang beraksi melawan aktivitas-aktivitas Katolik Roma di dalam negara. Pada abad ke-18, Katolik mulai mendapat pengikutnya terutama di propinsi Gangwon dan Hwanghae. Pada tahun 1758, Yeongjo secara resmi menganggap Katolik sebagai sebuah praktik yang jahat.

Ia dimakamkan bersama istri keduanya di makam kerajaan Wonneung (원릉, 元陵) di kota Guri.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

  • Selir-selir :
  1. Ratu Jeongseong dari klan Dalsung Seo (정성왕후 서씨, 1692–1757)[2][3]
  2. Ratu Jeongsun dari klan Gyeongju Kim (정순왕후 김씨, 1745–1805)[4]
  3. Selir Jeong dari klan Lee (정빈 이씨)
  4. Selir Yeong dari klan Lee (영빈 이씨, 1696-23 Agustus, 1764)[5][6]
  5. Jo Gwi-in (귀인 조씨)
  6. Moon Suk-ui (숙의 문씨)[7]
  • Keturunan :
  1. Putra Mahkota Hyojang (효장세자, 1719–1728), Putra Tunggal Selir Jeong dari klan Lee[8].
  2. Putra Mahkota Sado (사도세자, 1735–1762), Putra Tunggal Selir Yeong dari klan Lee[9].
  3. Seorang Putri Selir Jeong dari klan Lee[10].
  4. Puteri Hwasoon (화순옹주) — Putri Kedua Selir Jeong dari klan Lee.
  5. Puteri Hwapyeong (화평옹주) — Putri Pertama Selir Yeong dari klan Lee.
  6. Puteri Hwahyeop (화협옹주, 1733–52) – Putri Kedua Selir Yeong dari klan Lee.
  7. Puteri Hwawan (화완옹주) — Putri Ketiga Selir Yeong dari klan Lee.
  8. Puteri Hwayoo (화유옹주) — Putri Tunggal Jo Gwi-in.
  9. Puteri Hwaryeong (화령옹주) — Putri Pertama Moon Suk-ui.
  10. Puteri Hwagil (화길옹주) — Putri Kedua Moon Suk-ui.

Nama Lengkap Anumertanya[sunting | sunting sumber]

  • Raja Yeongjo Jangsun Jihaeng Sundeok Yeongmo Uiryeol Jang-ui Hong-yun Gwang-in Donhui Checheon Geon-geuk Seonggong Sinhwa Daeseong Gwang-un Gaetae Giyeong Yomyeong Suncheol Geon-geon Gonyeong Baemyeong Sutong Gyeongnyeok Honghyu Junghwa Yungdo Sukjang Changhun Jeongmun Seonmu Huigyeong Hyeonhyo yang Agung Korea
  • 영조장순지행순덕영모의렬장의홍윤광인돈희체천건극성공신화대성광운개태기영요명순철건건곤영배명수통경력홍휴중화융도숙장창훈정문선무희경현효대왕
  • 英祖莊順至行純德英謨毅烈章義洪倫光仁敦禧體天建極聖功神化大成廣運開泰基永堯明舜哲乾健坤寧配命垂統景曆洪休中和隆道肅莊彰勳正文宣武熙敬顯孝大王

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Memoirs of Lady Hyegyeong
  2. ^ Daughter of Seo Jong-je (서종제) and Lady Lee.
  3. ^ She was given the tile "Princess Consort" (군부인) before she was given the title "Queen".
  4. ^ Daughter of Kim Han-gu (김한구) and Lady Won.
  5. ^ Daughter of Lee Yoo-beon (이유번) and Lady Kim.
  6. ^ Also known as Lady Seonhui.
  7. ^ Afterwards was known as "Deposed Moon Suk-ui" (폐숙의 문씨).
  8. ^ He is given the title "Jinjong" (진종)
  9. ^ He is given the posthumous title "Jangjo" (장조).
  10. ^ Died at childbirth.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Gyeongjong
Daftar Penguasa Korea
(Dinasti Joseon)
1724–1776
Diteruskan oleh:
Jeongjo