Bahasa Turki Utsmaniyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bahasa Turki Ottoman adalah varian bahasa Turki yang digunakan sebagai bahasa pemerintahan dan sastra Kerajaan Ottoman. Bahasa itu memuat banyak kata pinjam dari bahasa Arab dan bahasa Persia serta ditulis dalam aksara Arab. Bahasa Turki Ottoman yang dituturkan di ibukota cukup berbeda dari yang diucapkan para petani dan masyarakat desa di pedesaan, bahkan hingga keduanya tidak dapat mengerti satu sama lain.

Pada 1928, setelah reformasi yang dilakukan Mustafa Kemal Atatürk, bahasa Turki populer muncul. Bahasa populer itu lebih banyak terpengaruh bahasa-bahasa Eropa daripada bahasa Arab dan Persia serta menggunakan aksara Latin. Alasan perubahan ini adalah karena rakyat yang tinggal di pedesaan dan kota-kota kecil tidak dapat mengerti pembicaraan orang-orang yang tinggal di kota besar. Bahasa Turki Ottoman dianggap sebagai bahasa yang berbeda sama sekali dibandingkan dengan bahasa Turki saat ini. Anggapan ini tampaknya bermuatan politik dan tidak beralasan jika dilihat dari sudut pandang linguistik. Meskipun begitu, kebanyakan orang-orang Turki saat ini tidak dapat mengerti bahasa Turki Ottoman, apalagi menulisnya.

Contoh[sunting | sunting sumber]

Bahasa Indonesia Bahasa Turki Ottoman
ya evet
tidak hayır
halo merhaba

Alfabet[sunting | sunting sumber]

Aksara Nama Bahasa Turki Modern
elif a, e
ء hemze ', a, e, i, u, ü
be b
پ pe p
te t
se s
cim c
çim ç
he, ha h
h
dal d
zel z
re r
ze z
je j
sin s
şın ş
sat, sad s
dad, dat,
zad, zat,
d, z
t
z
ayın ', h
gayın g, ğ
fe f
kaf k
kef k, g, ğ, n
گ1 gef g, ğ
ڭ nef,
kaf-ı nuni,
sağır kef
n
lam l
mim m
nun n
vav v
he h, e, a
lamelif la
ye y, ı, i

1Varian Ottoman yang benar untuk gef seharusnya mempunyai "mini-kaf" ﻙ dan garis atas ganda گ. Fitur ini kini jarang ditemukan dalam tulisan modern.

Kosakata[sunting | sunting sumber]

Dahulu, di zaman Kerajaan Ottoman, bahasa Turki kaya dengan kosakata bahasa Arab yang jumlahnya mencapai 80%. Lalu Mustafa Kemal Atatürk mendirikan Lembaga Bahasa Turki. Tugasnya ialah mencari padanan kata-kata Turki asli dan mengembangkan kosakata Turki antara lain berdasarkan bahasa-bahasa kerabat. Hal ini merupakan manifestasi sentimen nasionalismenya. Kini kosakata Arab tinggal 30% saja.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]