Sekolah Tinggi Teknik-PLN

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sekolah Tinggi Teknik PLN
Didirikan STT-PLN idirikan berdasar SK Mendikbud No. 13/D/0/1998, tanggal 4 Maret 1998
Jenis BELUM JADI UNIVERSITAS, MASIH SEKOLAH TINGGI, STATUS SWAKELOLA
Rektor [[Dr. Ir. Supriadi Legino, MM, MBA, MA][Aditya Permana]]
Staf akademik 1.982
Jumlah mahasiswa 47.357 (per 2010)[rujukan?]
Lokasi Menara PLN (Ruangan full AC) Jl. Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Jakarta 11750., Indonesia
Kampus Urban
Warna Biru
Julukan Jaket Biru
Situs web http://www.sttpln.ac.id/

Sekolah Tinggi Teknik–PLN (STT-PLN) adalah suatu perguruan tinggi di Indonesia yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT. PLN (Persero), dan didirikan sebagai upaya memenuhi tuntutan akan tenaga-tenaga ahli yang terdidik, terampil dan profesional di bidang ketenagalistrikan. Sudah sejak lama dikeluhkan banyak pihak bahwa lulusan pendidikan formal di Indonesia khususnya S1 yang menjadi angkatan kerja pada berbagai bidang lapangan kerja, masih banyak yang belum memenuhi tuntutan kebutuhan perusahaan/industri, bahkan melalui beasiswa. Oleh sebab itu STT-PLN dapat menjadi tumpuan dalam menghasilkan sebagian tenaga ahli dan terampil yang memiliki daya saing dan keunggulan serta siap pakai.

STT-PLN didirikan berdasar SK Mendikbud No. 13/D/0/1998, tanggal 4 Maret 1998 dengan nama Sekolah Tinggi Teknik "YPLN", disingkat STT-YPLN. Sejak 5 Januari 2004 singkatan STT-YPLN diubah menjadi STT-PLN.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sekolah Tinggi Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN (Persero) disingkat STT-PLN beroperasi sejak tahun 1998. Pengelola STT-PLN adalah Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN disingkat YPK PLN. YPK PLN didirikan oleh PLN pada tahun 1998. Tujuan Utama mendirikan STT-PLN adalah membentuk wadah bagi para pakar PLN untuk mentransfer ilmunya kepada generasi penerus. PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara(BUMN) terbesar dan juga sebagai penyedia tenaga listrik (infrastruktur) merupakan BUMN yang strategis dan padat teknologi.

Sampai decade 1970-an, pembangkit utama PLN didominasi dengan PLTA. Bendungan-bendungan terbesar di Indonesia untuk pembangkit tenaga listrik dibangun dan dioperasikan oleh PLN. Masa itu, mencatatkan nama besar seorang pakar di bidang teknik sipil yaitu Prof. DR. Ir. Sedyatmo. Beliau adalah alumnus ITB yang mencatatkan 2 patent di bidang keakhliannya dan sempat menjadi Direktur Pembangunan PLN.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik, pembangkit listrik skala besar menggunakan bahan bakar minyak mulai dibangun. Tahun 1980-an, peran pembangkit bertenaga air mulai menyusut digantikan pembangkit skala besar energi alternatif yaitu batubara. Mesin-mesin konversi energi, pembangkit tenaga listrik, seperti unit pembangkit listrik tenaga uap, pembangkit listrik tenaga gas dan pembangkit listrik panas bumi dengan daya terpasang sampai 600 MW juga dimiliki PLN.

Pertumbuhan yang sangat cepat mendorong kelahiran sistem interkoneksi di Pulau Jawa dan Bali. Jaringan tenaga listrik dengan tegangan tinggi 70 kV, 150 kV, 275 kV dan 500 kV dengan panjang ribuan kilometer dimiliki dan dioperasikan PLN. Untuk itu, masuklah era pengendalian beban sistem se Jawa-Bali berbasis SCADA yang berpusat di Gandul. Pada giliran berikutnya sistem interkoneksi Sumatera dan Kalimantan mulai beroperasi.

Di sisi hilir, sistem distribusi dengan tegangan 20 kV meningkat pesat. Bukan hanya di kota-kota besar saja, jaringan distribusi mulai menyebar ke desa-desa, mengikuti pertumbuhan beban. Sebagai contoh dapat disebutkan, dari Anyer sampai Cirebon di Jawa Barat tumbuh menjadi kawasan industri yang padat beban. SCADA, sistem kendali berbasis komputer, dipakai untuk keperluan operasi sistem jaringan distribusi tenaga listrik.

Pada ujung akhir, muara dari seluruh kegiatan operasional PLN, adalah Pelayanan Pelanggan yang meningkai 2 kali setiap 10 tahun. Tahun 2011 tercatat 40 juta pelanggan, angka penjualan 150 trilyun rupiah, diwarnai dengan tuntutan keandalan dan ketersebaran lokasinya melahirkan kompleksitas manajemen jaringan dan administrasi pelanggan. Itu semua, konvergen menuju ke satu titik, yaitu pelayanan berbasis sistem informasi modern.

Dengan latar belakang seperti di atas, tergambar dengan jelas ketersediaan tenaga terampil dari disiplin keteknikan sampai sistem informatika, sepanjang waktu menjadi keharusan. Tanpa bermaksud meremehkan disiplin keilmuan lainnya, keakhlian Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Teknik Informatika menjanjikan lapangan pekerjaan yang berkesinambungan untuk industri ketenagalistrikan di Indonesia. Untuk itulah peran STT-PLN didirikan.

Program Studi[sunting | sunting sumber]

STT-PLN, menyelenggarakan 4 program studi S1 dan 2 program studi D3 yaitu: :

Program Sarjana (S-1)


Program Diploma Tiga (D-3)

Kampus[sunting | sunting sumber]

Kemahasiswaan[sunting | sunting sumber]

BADAN PERWAKILAN MAHASISWA STT-PLN

Badan Perwakilan Mahasiswa adalah merupakan badan kemahasiswaan di tingkat STT-PLN yang berfungsi sebagai wadah untuk menampung serta menyalurkan aspirasi yang muncul dari mahasiswa dan civitas akademia kepada Badan Eksekutif Mahasiswa.

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA STT-PLN

Badan Eksekutif Mahasiswa STT-PLN adalah badan pelaksana Garis Besar Haluan Organisasi yang telah diterapkan oleh MPM STT-PLN dan pengambil kebijakan sesuai dengan pelaksanaan Garis Besar Haluan Organisasi.

HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN

Badan Pengurus harian Himpunan Mahasiswa Jurusan yang selanjutnya disebut BPH HMJ adalah Badan Eksekutif Mahasiswa yang menjalankan roda organisasi kemahasiswaan di tingkat jurusan.

  • HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO (HME)
  • HIMPUNAN MAHASISWA INFORMATIKA (HIMAKA)
  • HIMPUNAN MAHASISWA SIPIL (HAMAS)
  • HIMPUNAN MAHASISWA MESIN (HMM)
  • HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM D III ELEKTRO (HIMAPRODIT)
  • HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM DIII MESIN (HMTM)

BADAN PERWAKILAN MAHASISWA JURUSAN

Badan Perwakilan Mahasiswa Jurusan yang selanjutnya disebut BPMJ adalah Badan Legislatif Mahasiswa yang merupakan perwakilan dari mahasiswa jurusan yang memiliki fungsi kontrol terhadap BPH HMJ.

UNIT KEGIATAN MAHASISWA STT-PLN

Unit Kegiatan Mahasiswa adalah unit kegiatan mahasiswa yang melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler di lingkungan STT-PLN baik internal maupun eksternal yang dapat menampung minat dan bakat mahasiswa yang berkoordinasi dengan departemen yang bertanggung jawab kepada ketua Badan Eksekutif Mahasiswa.

HIMPUNAN MAHASISWA DAERAH STT-PLN

Himpunan Mahasiswa Daerah atau dikenal dengan HIMDA merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan budaya daerah masing-masing dimana sangat beragamnya mahasiswa yang ada di STT-PLN Jakarta dari sabang-merauke.

  • Himpunan Mahasiswa Aceh (HIMANAD STT-PLN)
  • Solidaritas Mahasiswa/i Batak (SOMBA STT-PLN)
  • Himpunan Mahasiswa Minang (HIMAMI STT-PLN)
  • Serumpun Mahasiswa Riau (SEMARI)
  • Himpunan Mahasiswa Rafflesia (HIMARAF)
  • Himpunan Mahasiswa Sriwijaya (HIMASRI)
  • Himpunan Mahasiswa Lampung (HIMALA)
  • Himpunan Mahasiswa Majapahit (HIMAJA)
  • Himpunan Mahasiswa Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara (HM. SUTAN BATARA)
  • Himpunan Mahasiswa Pattimura (HM. Pattimura)
  • Persatuan Mahasiswa Tanah Papua (PERMATA PAPUA)

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Umum

  • Lab. Fisika Dasar
  • Lab. Kimia untuk Bahan Bakar, Minyak Pelumas, Minyak Trafo dan Air Pendingin
  • Perpustakaan
  • Lapangan Voli
  • Lapangan Bola Basket
  • Lapangan Sepak Bola & Footsal
  • Aula
  • Sarana Ibadah
  • Ruangan Ber-AC
  • Parkir Luas (Basement)
  • Warnet & Wartel
  • Lift
  • Kantin
  • Koperasi Mahasiswa
  • Bank

Jurusan Teknik Sipil

  • Lab. Ilmu Ukur Tanah/Geodesi
  • Lab. Mekanika Tanah
  • Lab. Teknologi Beton
  • Lab. Mekanika Fluida dan Hidrolika

Jurusan Teknik Mesin

  • Lab. Konversi Energi
  • Lab. Fenomena Dasar Mesin
  • Lab. Proses Produksi
  • Lab. Logam

Jurusan Teknik Informatika

  • Lab. Komputer Dasar
  • Lab. Multimedia
  • Lab. Open Source
  • Lab. Simulasi dan Pemodelan

Jurusan Teknik Elektro

  • Lab. Mesin Listrik
  • Lab. Jaringan Tenaga Listrik
  • Lab. Pengukuran Besaran Listrik
  • Lab. Peralatan Tegangan Tinggi
  • Lab. Dasar Teknik Elektro
  • Lab. Elektronika Industri

Program Studi Diploma 3

  • Bengkel Mesin
  • Bengkel Elektro
  • Studio Gambar

Laboratorium pendukung

  • Laboratorium Bahasa Inggris

Disamping Laboratorium dan Bengkel juga ada berbagai Alat Peraga untuk memudahkan Proses Belajar.Alat Peraga ada yang berbentuk Miniatur dari Instalasi atau mesin yang dibelah dan gambar animasi di layar komputer.

STT-PLN juga mempunyai kemudahan akses memasuki instalasi PLN untuk keperluan Kerja Praktek Lapangan dengan pembinaan nstruktur yang berpengalaman di lapangan.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]