Liga Super Indonesia 2008–09

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Liga Super Indonesia 2008)
Langsung ke: navigasi, cari
Liga Super Indonesia
Musim 2008–09
Degradasi PSIS Semarang
Deltras Sidoarjo
Persita Tangerang
PSMS Medan (hasil play-off)
Liga
Champions
Persipura Jayapura (babak grup)
Persiwa Wamena (babak play-off)
Pencetak gol
terbanyak
Bendera Indonesia Boaz Solossa(28)
Bendera Uruguay Cristian Gonzalez(28)
Menang kandang terbesar Persipura 6–0 Persija
(9 Oktober 2008)
Sriwijaya FC 6–0 Persita
(18 Oktober 2008)
Persiwa 6–0 PSIS
(1 April 2009)
Menang tandang terbesar Arema 0–5 Persipura
(28 February 2009)
Skor terbesar Persija 6–1 Persiwa
(11 Februari 2009)
Persib 6–1 Deltras
(30 Mei 2009)

Liga Super Indonesia 2008–09 (nama resmi: Djarum Indonesia Super League; disingkat ISL) adalah kompetisi tingkat tertinggi dalam musim keempat belas Liga Indonesia. Pada musim ini antv menjadi pemilik hak siar pertandingan di televisi.

Sistem kompetisi[sunting | sunting sumber]

LSI 2008–09 menggunakan sistem kompetisi penuh yang terbagi ke dalam 2 putaran. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Ramadhan, LSI 2008 tetap dilangsungkan, dengan perubahan waktu pertandingan yakni digelar pada malam hari setelah salat tarawih. Kick-off dilakukan pukul 21.00 WIB.[1]

Klub[sunting | sunting sumber]

Dari 18 klub teratas Divisi Utama Liga Indonesia 2007 yang diverifikasi oleh BLI, ada 2 klub tidak bisa mengikut LSI 2008 dan mengikuti karena Divisi Utama karena tidak memenuhi 5 aspek verifikasi BLI, yaitu Persiter Ternate dan Persmin Minahasa. Untuk mengisi kekosongan itu, 7 klub calon pengganti pun diverifikasi. [2] Setelah melalui proses verifikasi, akhirnya 2 klub yang memiliki poin tertinggi dari 5 aspek verifikasi BLI, berhak menggantikan posisi Persiter dan Persmin, yaitu Bontang PKT dan PSIS Semarang. [3]

Indonesia location map.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Red pog.svg
Locations of the teams in Djarum ISL 2008–09


Klasemen liga

Berikut adalah klasemen akhir Liga Super Indonesia. Persipura Jayapura keluar sebagai juara Liga Super musim ini. Sementara PSIS Semarang, Deltras Sidoarjo, dan Persita Tangerang dipastikan degradasi ke Divisi Utama. Sedangkan peringkat dua yang berhak mendapat jatah di babak play-off Liga Champions AFC dan klub yang harus mengikuti play-off degradasi adalah PSMS Medan. PSMS Medan terdegradasi setelah kalah 1-1 (5-6 penalti) dari Persebaya Surabaya

P Klub Mn Mg S K SG N Kualifikasi/Degradasi
1 Persipura Jayapura (J) 34 25 5 4 81–25 80 Liga Champions AFC 2010 (Babak grup)
2 Persiwa Wamena 34 21 3 10 57–32 66 Liga Champions AFC 2010 (Babak play-off)
3 Persib Bandung 34 20 6 8 63–40 66
4 Persik Kediri 34 16 7 11 53–46 55
5 Sriwijaya FC 34 15 9 10 60–45 54
6 Persela Lamongan 34 16 6 12 41–35 54
7 Persija Jakarta 34 15 8 11 61–48 53
8 PSM Makassar 34 13 12 9 42–44 51
9 Pelita Jaya 34 14 7 13 36–35 49
10 Arema Malang 34 13 8 13 40–42 47
11 Persijap Jepara 34 12 10 12 42–40 46
12 Persiba Balikpapan 34 13 7 14 40–42 46
13 Bontang PKT 34 9 10 15 43–54 37
14 Persitara Jakarta Utara 34 9 9 16 41–50 36
15 PSMS Medan 34 6 13 15 41–54 31 Play-off degradasi
16 Deltras Sidoarjo (D) 34 7 8 19 30–55 29 Degradasi ke Divisi Utama Liga Indonesia 2009–10
17 Persita Tangerang (D) 34 6 7 21 26–65 25 Degradasi ke Divisi Utama Liga Indonesia 2009–10
18 PSIS Semarang (D) 34 4 9 21 17–62 21 Degradasi ke Divisi Utama Liga Indonesia 2009–10

Mn = Main; Mg = Menang; S = Seri; K = Kalah; SG = Selisih gol; N = Nilai; (D)= Degradasi; (J)= Juara

Keterangan warna tabel klasemen
     Juara
     Runnner-Up
     Play-off vs Posisi ke-4 Divisi Utama
     Degradasi ke Divisi Utama

Masalah teknis[sunting | sunting sumber]

Persita Tangerang dan Persitara Jakarta Utara akan memainkan pertandingan kandangnya di beberapa stadion karena mereka tidak merenovasi Stadion Lebak Bulus hingga 30 Juni 2008 sehingga mereka dipastikan seperti seorang musafir. [4]. Namun Persitara Jakarta Utara pernah melaksanakan pertandingan kandangnya di Stadion Lebak Bulus, seperti saat melawan Persijap Jepara.[5] PSMS Medan juga harus berkeliling Jawa untuk menggelar pertandingan kandangnya sementara Stadion Teladan direnovasi hingga memenuhi kelayakan.

Izin pertandingan sebelum dan sesudah Pemilu 2009[sunting | sunting sumber]

Selama kampanye dan setelah Pemilu 2009, Kepolisian Daerah mayoritas tidak memberikan izin bermain bagi tim - tim. Hanya Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura yang dapat melakoni laga kandangnya. Itupun dengan beberapa ketentuan yang diberikan oleh masing - masing Kepolisian Daerah. Sementara itu, Persija Jakarta yang "merasa" memiliki izin tanding kandang ternyata tidak dapat menggelar pertandingan kandangnya, seperti saat akan melawan PSMS Medan.

Peluncuran[sunting | sunting sumber]

Peluncuran Liga Super Indonesia 2008–09 ditandai dengan digelarnya pertandingan antara tim Super Eleven melawan tim Fantastic Eleven. Tim Super Eleven merupakan pemain lokal yang dilatih oleh Rahmad Darmawan dengan manajer Deddy Mizwar, sementara tim Fantastic Eleven merupakan pemain asing yang bermain di Indonesia dengan manajer Sebastian Peredes dan pelatih Radoy Minkovski. Pertandingan berikut dilabeli dengan "The Judgement Day" dan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Minggu, 6 Juli 2008
19.00 UTC+7
Super Eleven 3–2
(HT: 2–0)
Fantastic Eleven Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Penonton: ± 1.000 orang
Wasit: Abbas Daud (Singapura)
Rudi Widodo Gol 14'
Budi Sudarsono Gol 24' (pen.)
Ponaryo Astaman Gol 78'
Berita di Detik.Com
Berita di Okezone
Berita di ISL.WP
Julio Lopez Gol 83'
Charis Yulianto Gol 89' (b. d.)
Pierre Njanka Diberikan kartu kuning pada menit ke-91 91'

Pertandingan pembuka[sunting | sunting sumber]

Walau pada saat itu diadakan 2 pertandingan secara bersamaan, namun pertandingan Sriwijaya dinyatakan sebagai pertandingan pembuka resmi karena terjadi penyerahan trofi juara dari pihak Sriwijaya kepada Badan Liga Sepak Bola Indonesia. Selengkapnya :

Sabtu, 12 Juli 2008
15.30 UTC+7
Sriwijaya FC Logo sriwijayafc.gif 2–2
(HT: 1–1)
Logo Persipura Jayapura.png Persipura Stadion Jakabaring, Palembang
Penonton: 25.000 orang
Wasit: Setiyono (Sidoarjo)
AW 1: Riswanda (Simalungun)
AW 2: Irianto (Medan)
Wasit ke-4: Olehadi (Tangerang)
Anorue Obiora Richad Gol 40'
Claude Parfait Ngon A Djam Gol 80'
(Laporan) Ernest Jeremiah Chukwuma Gol 36'
Alberto Gonçalves Gol 52' Diberikan kartu kuning pada menit ke-76 76'
David Da Rocha Genuino Diberikan kartu kuning pada menit ke-58 58'

Pertandingan penutup[sunting | sunting sumber]

Sebenarnya pertandingan akhir adalah play-off degradasi PSMS Medan kontra Persebaya, akan tetapi pertandingan Persija dianggap yang terakhir karena lawannya masih anggota LSI 2008–09. Selengkapnya:

Rabu, 12 Juni 2009
19.00 UTC+7
Persija LogoPersija.gif 1–2
(HT: 1–1)
Persib.jpg Persib Stadion Gajayana, Malang
Penonton: 10.550 orang
Wasit: Purwanto (Kediri)
AW 1: Riswanda (Simalungun)
AW 2: Sunariyanto (Medan)
Wasit ke-4: Rahmat Hidayat (Tangerang)
Fabio Lopes Gol 56'
Ismed Sofyan Diberikan kartu kuning pada menit ke-6 6'
Leonard Tupamahu Diberikan kartu kuning pada menit ke-37 37'
Ponaryo Astaman Diberikan kartu kuning pada menit ke-38 38'
Pierre Njanka Diberikan kartu kuning pada menit ke-70 70'
Aris Indarto Diberikan kartu kuning pada menit ke-90 90'
(Laporan) Airlangga Sutjipto Gol 36'
Cristian Gonzales Gol 89' (pen.)
Eka Ramdani Diberikan kartu kuning pada menit ke-45 45'
Hilton Moreira Diberikan kartu kuning pada menit ke-70 70'

Hasil[sunting | sunting sumber]

Liga Super Indonesia
Juara Musim 2008
Logo Persipura Jayapura
Persipura Jayapura
Gelar Pertama

Kepastian juara didapatkan pada 17 Mei 2009, setelah menang atas Persija Jakarta dengan skor 1–3 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. [6]

Pergantian manajer[sunting | sunting sumber]

Klub Manajer keluar Tanggal keluar Alasan kepergian Digantikan oleh Tanggal penggantian
PSIS Semarang Bendera Indonesia Edi Paryono 23 Juli 2008 Dipecat setelah 2 pertandingan, dan kedua-duanya seri Bendera Indonesia Bambang Nurdiansyah 29 Agustus 2008
PSMS Medan Bendera Indonesia Iwan Setiawan 1 Agustus 2008 Dipecat setelah 2 pertandingan, 1 seri and 1 kalah Bendera Brasil Luciano Leandro 24 November 2008
Arema Malang Bendera Indonesia Bambang Nurdiansyah 5 Agustus 2008 Mengundurkan diri setelah 4 pertandingan, 2 menang, 1 seri, and 1 kalah Bendera Indonesia Gusnul Yakin 14 Agustus 2008
Persipura Jayapura Bendera Malaysia Raja Isa 20 Agustus 2008 Mengundurkan diri melalui kesepakatan bersama, meskipun klub berada pada puncak klasemen Bendera Brasil Jacksen Tiago 26 Agustus 2008
Persitara Jakarta Utara Bendera Brasil Jacksen Tiago 26 Agustus 2008 Mengundurkan diri untuk bergabung ke Persipura Jayapura Bendera Belanda Dick Buitelaar 5 Februari 2009
Persiba Balikpapan Bendera Inggris Peter Butler 26 September 2008 Dipecat setelah 12 pertandingan, 2 menang, 4 seri, and 6 kalah Bendera Indonesia Daniel Roekito 26 September 2008
PKT Bontang Bendera Indonesia Mustaqim 9 November 2008 Mengundurkan diri setelah 17 pertandingan, 4 menang, 4 seri, and 9 kalah Bendera Indonesia Fachry Husaini 12 November 2008
PSMS Medan Bendera Brasil Luciano Leandro Februari 2009 Dipecat [7] Bendera Indonesia Liestiade 7 Februari 2009

Statistik[sunting | sunting sumber]

Gol[sunting | sunting sumber]

Kartu[sunting | sunting sumber]

Pertandingan[sunting | sunting sumber]

Pemain terbaik[sunting | sunting sumber]

Pencetak gol terbanyak[sunting | sunting sumber]

Berikut daftar top skor pada musim 2008–09 pada tanggal 31 Mei 2009[9].

Urutan Pemain Klub Gol
1 Bendera Indonesia Boaz Solossa Persipura Jayapura 28
Bendera Uruguay Cristian Gonzales Persib Bandung 28
3 Bendera Brasil Alberto Goncalves Persipura Jayapura 22
Bendera Kamerun Claude Parfait Ngon A Djam Sriwijaya FC 22
5 Bendera Indonesia Bambang Pamungkas Persija Jakarta 18
6 Bendera Brasil Marcio Souza da Silva Persela Lamongan 16
Bendera Nigeria Greg Nwokolo Persija Jakarta 16
Bendera Brasil Cristiano Lopez Pelita Jaya 16
Bendera Nigeria Ernest Jeremiah Chukwuma Persipura Jayapura 15
Bendera Brasil Hilton Morreira PSM Makassar 15
Bendera Chili Julio Lopez PSM Makassar 15
12 Bendera Indonesia Saktiawan Sinaga Persik Kediri 14
8 gol
7 gol
6 gol
5 gol
4 gol
3 gol
2 gol
1 gol
Gol bunuh diri

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]