Johannes Georg Bednorz

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Johannes Georg Bednorz
Lahir 5 April 1950 (umur 63)
Bendera Jerman Neuenkirchen, North Rhine-Westphalia
Kebangsaan Jerman
Bidang Fisikawan
Pembimbing
akademik
Heini Gränicher,
Karl Alexander Müller
Dikenal atas superkonduktivitas
Penghargaan 1987 Penghargaan Nobel dalam Fisika

Johannes Georg Bednorz (lahir 16 Mei 1950; umur 63 tahun) ialah fisikawan Jerman yang menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika 1987 untuk karya dalam superkonduktivitas suhu tinggi. Ia lahir di Neuenkirchen, Nordrhein-Westfalen, Jerman dari Anton dan Elisabeth Bednorz.

Pada tahun 1968, Bednorz memulai studi mineraloginya di Universitas Münster.

Pada tahun 1982, Bednorz digaji oleh IBM untuk bekerja di laboratoriumnya yang di Zürich. Di sana, ia bergabung dengan penelitian superkonduktivitas K. Alexander Mueller.[1]

Pada tahun 1983, Bednorz dan Alexander Mueller memulai studi sistematis atas sifat-sifat listrik keramik yang terbentuk dari logam transisi oksida, dan pada tahun 1986, mereka berhasil dalam menginduksi superkonductivitas di sebauh barium lantanum tembaga oksida (BaLaCuO, juga dikenal sebagai LBCO); suhu kritis oksida itu adalah 35 K, melebihi 12 K lebih banyak daripada rekor sebelumnya.

Pada tahun 1987, Bednorz dan Müller bersama-sama dianugerahi Hadiah Nobel Fisika.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ J. G. Bednorz and K. A. Müller (1986). "Possible highTc superconductivity in the Ba−La−Cu−O system". Z. Physik, B 64: 189–193. doi:10.1007/BF01303701.  Text " issue 1 " ignored (help)