Charles H. Townes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Charles Hard Townes

Patung Charles Townes
Lahir 28 Juli 1915 (umur 98)
Greenville, Carolina Selatan, Amerika Serikat
Tempat tinggal Amerika Serikat
Kebangsaan Amerika Serikat
Bidang Fisika
Institusi Bell Labs
Institus Analisis Pertahanan
Columbia
ITM
Berkeley
Alma mater Universitas Furman
Duke
Caltech
Pembimbing
akademik
William Smythe
Mahasiswa
doktoral
James P. Gordon
Robert Boyd
Ali Javan
Raymond Y. Chiao
Dikenal atas Menemukan maser
Penghargaan Penghargaan Nobel dalam Fisika (1964)
Templeton Prize (2005)

Charles Hard Townes (lahir di Greenville, Carolina Selatan, Amerika Serikat, 28 Juli 1915; umur 98 tahun) ialah ilmuwan Amerika Serikat. Ia belajar di Universitas Furman di kota itu. Setelah mengambil pasca sarjana di Universitas Duke dan Institut Teknologi California, antara tahun 19391947 ia bekerja di Laboratorium Bell untuk merancang sistem pembom yang dikendalikan radar. Lalu ia bekerja di Universitas Columbia di Jurusan Fisika.

Pada tahun 1951 ketika duduk di bangku sebuah taman, gagasan mengenai maser (microwave amplification by stimulated emission of radiation atau penguatan gelombang mikro oleh pemancaran radiasi yang terstimulasi) muncul dalam benaknya sebagai suatu cara untuk menghasilkan gelombang mikro berintensitas tinggi, dan pada tahun 1953 maser pertama mulai bekerja. Dalam piranti ini molekul amoniak dinaikkan ke tingkat vibrasional tereksitasi, lalu dimasukkan ke rongga resonan; di sini, seperti pada laser, pemancaran terstimulasi ditimbulkan sehingga menghasilkan kelompok foton yang panjang gelombangnya sama, dalam hal ini sama dengan 1,25 cm pada spektrum gelombang mikro. "Jam atom" berketelitian tinggi dibuat menurut konsep ini, dan penguatan maser zat padat dipakai juga dalam bidang semacam radioastronomi.

Pada tahun 1958, Townes dan Arthur L. Schawlow menarik perhatian orang melalui makalah yang mengemukakan bahwa skema yang sama bisa dilaksanakan dalam daerah panjang gelombang optik. Sebelumnya, Gordon Gould, seorang mahasiswa pascasarjana di Universitas Columbia telah menyimpulkan hal yang sama, namun ia tak menerbitkan hasil perhitungannya saat itu juga, karena ia mencari paten.

Pada tahun 1964, Townes dan 2 pionir Uni Soviet, Alexander Mikhailovich Prokhorov dan Nikolai Gennadiyevich Basov menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika.