Anang Hermansyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Anang Hermansyah
Anang Hermansyah caleg.jpg
Nama lahir Anang Hermansyah
Nama lain Anang
Lahir 18 Maret 1969 (umur 46)
Bendera Indonesia Jember, Jawa Timur, Indonesia
Pekerjaan Penyanyi, Musisi, Anggota DPR RI
Tahun aktif 1989 - sekarang
Pasangan Krisdayanti (1996-2009)
Ashanty (2012-sekarang)
Anak Pernikahan dengan Krisdayanti:
Titania Aurelie Hermansyah (1998)
Azriel Akbar Hermansyah (2000)
Pernikahan dengan Ashanty:
Asry Addara Musicia Nurhermansyah (2014)[1]
Agama Islam
Situs web www.ananghermansyah.com
Akun Twitter Ananghijau

Anang Hermansyah (lahir di Jember, Jawa Timur, 18 Maret 1969; umur 46 tahun) adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai Amanat Nasional yang menjabat sejak 2 Oktober 2014. Sebelumnya, Anang Hermansyah dikenal sebagai penyanyi, musisi, dan produser musik. Sejak 2007, Anang menjadi salah satu juri untuk acara adu bakat menyanyi, yakni Indonesian Idol. Anang merupakan mantan suami dari Krisdayanti.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Anang menikah dengan Krisdayanti pada tanggal 22 Agustus 1996. Dari pernikahan tersebut mereka mempunyai 2 orang anak, Titania Aurelie Hermansyah dan Azriel Akbar Hermansyah. Sejak awal pernikahan, mereka sering kali dilanda gosip. Meski demikian telah 13 tahun berlalu, akhirnya pasangan ini bercerai secara agama pada bulan Agustus 2009, kemudian bercerai secara hukum pada November 2009. Pada tanggal 25 Februari 2012 Anang resmi melamar Ashanty.[2] Akad nikah telah dilangsungkan pada tanggal 12 Mei 2012.[3]

Karir musik[sunting | sunting sumber]

  • Sejak SMA di Jember, Jawa Timur, Anang telah tergabung dalam sebuah grup musik. Namun dirinya baru serius bermusik saat kuliah di Universitas Islam Bandung dengan bergabung dalam sanggar milik Doel Sumbang. Anang bahkan sempat membuat rekaman bersama Doel Sumbang, meski akhirnya tidak dipublikasikan.
  • Membentuk grup band Kidnap: Pada tahun 1989, Anang memutuskan untuk hijrah ke Jakarta dan berkenalan dengan Pay Siburian, gitaris BIP yang saat itu masih memperkuat Slank. Melalui Pay, Anang pun masuk dalam lingkungan pergaulan Gang Potlot dan kemudian memperkuat grup Kidnap. Bersama Kidnap, Anang menelurkan album Katrina pada tahun 1993.
  • Menempuh jalur solo: Setelah lepas dari Kidnap, Anang memutuskan untuk menempuha jalur solo dan mengeluarkan album, antara lain Biarkanlah, Lepas, Melayang dan Tania. Bersama istrinya, Krisdayanti, Anang mengeluarkan album Cinta, Kasih, Buah Hati dan Makin Aku Cinta. Setelah ia bercerai dengan Krisdayanti, ia merilis albumnya Separuh Jiwaku Pergi. Ia juga berduet dengan Syahrini dalam lagu Jangan Memilih Aku. Lagu ini berhasil mencetak sukses besar. Ia lalu juga menyanyikan lagu duet kedua yang berjudul Cinta Terakhir dengan Syahrini.
  • Tahun 2011 ia mengakhiri duetnya dengan Syahrini dan menggandeng Ashanty sebagai rekan duetnya yang baru. Hubungan mereka berkembang lebih dari sekedar teman duet menjadi sepasang kekasih dan akhirnya menikah. Pasangan Anang dan Ashanty mengeluarkan album yang bertajuk Jodohku dan melahirkan 2 hits Menentukan Hati dan Jodohku.
  • Selain sukses menyanyi, Anang juga menjadi pencipta lagu, aranjer sekaligus produser untuk beberapa penyanyi, termasuk untuk sang istri, Krisdayanti, sambil mengelola Studio Hijau, studio rekaman miliknya. Anang juga sukses menggelar Konser 3 Diva, yang melibatkan istrinya, Krisdayanti, serta Titi DJ dan Ruth Sahanaya. Tak hanya di dunia seni tarik suara, Anang juga melebarkan sayap di dunia seni peran dengan memproduseri film berjudul "Susahnya Jadi Perawan". Film ini didukung oleh Restu Sinaga, Nova Eliza, Al Fathir Muchtar, Olga Syahputra, Tio Pakusadewo, Julia Perez.
  • Anang bersama sejumlah musisi beken, seperti Indra Lesmana, Abdee Negara, dan Triawan Munaf, bergabung untuk mendirikan portal musik. Portal tersebut diberi nama IM:port (Independent Music Portal). IM:port bertujuan memberi kesempatan kepada semua musisi, baru dan senior, untuk 'menjual' karya-karya mereka secara lebih mudah ketimbang melalui prosedur label yang dikatakannya sebagai 'cukup ruwet.'

Karir politik[sunting | sunting sumber]

Pada pemilu legislatif 2014, Anang maju sebagai calon legislatif DPR dapil Jawa Timur IV dari Partai Amanat Nasional, ia pun lolos ke Senayan dan menjadi anggota DPR periode 2014-2019 dengan perolehan suara 53.559 suara, dan kini ia duduk di Komisi X.[4]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Dalam sebuah acara reses dengan kader PAN yang diselenggarakan di Pendapa Kota Tegal, 7 Desember 2014, Anang Hermansyah, mengusulkan agar kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk memperoleh subsidi bahan bakar minyak BBM. Tapi usulan tersebut memunculkan pertentangan di kalangan masyarakat. Seorang pemerhati masalah sosial sekaligus seniman Tegal, Joshua Igho, yang juga hadir dalam acara itu mengatakan bahwa kartu BPJS berbeda dengan kartu subsidi. Semua warga negara Indonesia, kaya atau miskin, dapat memiliki kartu BPJS sesuai kemampuannya membayar premi.[5]

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]