Narova Morina Sinaga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Narova Morina Sinaga
Momo geisha-003a.jpg
Nama lahir Narova Morina Sinaga
Nama lain Momo
Lahir 7 Juni 1986 (umur 27)
Pekerjaan penyanyi
Tahun aktif 2003-sekarang
Mempengaruhi Geisha
Dipengaruhi Hayley Williams
Agama Katolik

Narova Morina Sinaga atau dikenal sebagai Momo Geisha (lahir di Pekanbaru, 7 Juni 1986; umur 27 tahun) adalah penyanyi Indonesia yang merupakan vokalis band Geisha yang beragama Katolik.

Kelahiran & Awal Karir[sunting | sunting sumber]

Narova Morina Sinaga adalah gadis keturunan suku Batak yang telah lama tinggal di Pekanbaru sejak kedua orang tuanya hijrah dari tanah kota asalnya ke Pekanbaru karena urusan pekerjaan ayahnya yang dipindahtugaskan. Terlahir dari keluarga yang serba kecukupan dan penuh dukungan dari seluruh keluarga setelah bergabung dengan Roby dan mendirikan Geisha pada tahun 2003 silam.

Geisha sejak tahun 2006 telah menekuni dunia musik indie label, sehingga mereka bisa ikut dalam ajang pencarian bakat yang disponsori perusahaan tembakau Sampoerna. Dalam waktu relatif singkat sesudah Momo lulus SMA, Momo langsung memilih melanjutkan kariernya bersama Geisha yang diwarnai dukungan yang teramat besar dari kawan-kawan di lingkungan tempat tinggalnya agar bisa sukses.

Mengikuti A Mild Soundrenaline Most Wanted 2007 bersama Geisha[sunting | sunting sumber]

Pada awal tahun 2007 Momo bersama band-nya itu bertekad untuk sukses lewat jalur indie label, tak disangka mereka menemukan jalur yang sangat mudah ditemukan. Di mana Momo & Geisha melihat iklan ajang pencarian bakat band-band indie yang akan menjamin mereka bisa masuk mayor label dengan berkompetisi secara selektif.

Setelah mengirim sebuah album demo berisi lima lagu ke stasiun radio yang menjadi wakil cabang seleksi A Mild Soundrenaline Most Wanted 2007, mereka ikut konser seleksi yang diikuti kira-kira 1000 band dari seluruh Riau. Dan hasilnya cukup membuat Momo menangis terharu karena berhasil mewakili Provinsi Riau di ajang tingkat nasional itu. Keberhasilan Geisha menandingi 999 band yang pernah menganggap remeh mereka dianggap menjadi sebuah awal karier di kasta yang paling tinggi di belantika musik indonesia.

Menjadi Runner Up kedua setelah D'Masiv[sunting | sunting sumber]

Sesudah memenangkan seleksi di Pekanbaru, Momo akhirnya mengikuti Geisha ke Jakarta guna berkompetisi kembali melawan band-band dari kota lain, rival terberat Geisha saat itu adalah D'Masiv dan Second Civil yang mengusung aliran Hustle Rock & Alternative Rock. Selama di sana, Momo rajin melatih kualitas vokalnya yang masih kurang memuaskan setelah seleksi dan di saat yang besar akhirnya telah tiba. Di mana Geisha masuk 12 besar dan menjadi juara 2 di atas Second Civil dari Cirebon dan di bawah D'Masiv dari Jakarta yang menjadi juara 1.

Merilis Album pertama bersama Geisha[sunting | sunting sumber]

Geisha tadinya ingin merilis album pada tahun 2008, namun karena para personelnya masih ingin libur dari aktivitas ngeband, akhirnya Geisha baru merilis album pertama mereka di bulan Mei 2009 dan sukses mengantongi omset ratusan copy dari Kaset/Cd bahkan Ring Backtone.

Penampilan Khusus Saat Konser[sunting | sunting sumber]

Momo yang sudah menjadi vokalis Geisha merasa kurang garang kalau di panggung, itu pun karena masalah penampilan kostum terutama sepatu. Untuk itu ia membeli sepatu bot warna hitam yang dihiasi bandul-bandul dan hak sepatu yang tinggi. Maka, hampir setiap Momo konser bersama Geisha, ia selalu mengenakan sepatu bot yang ia beli saat berkunjung di Jakarta. Dan mulai saat ini, Momo lebih identik dengan sepatu bot hitam dengan bandul-bandulnya itu. Momo juga penganut Katolik yang taat. Dan akhirnya Momo pun menjadi salah satu wanita kebanggaan dari Kota Pekanbaru. Sehingga gaya rambut poni panjang lurusnya itu menjadi trendsetter, mulanya Momo tidak menyangka gaya rambutnya yang agak terlalu lurus dan halus itu akan menjadi trend remaja wanita di masa kini bahkan sampai sekarang. Mulai dari anak SD sampai anak Kampus khususnya wanita, banyak sekali memakai gaya rambutnya yang sebelumnya tidak begitu menarik untuk disesuaikan dengan perkembangan trend di Indonesia.