Syahrini

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Syahrini
Syahrini
Latar belakang
Lahir 1 Agustus 1980 (umur 33)
Bendera Indonesia Bogor, Indonesia
Jenis Musik Pop
Pekerjaan Penyanyi, aktris
Perusahaan rekaman Pelangi Records
Orang tua Dadang Zaelani (alm)
Wati Nurhayati
Agama Islam

Syahrini (lahir di Bogor, 1 Agustus 1980) adalah seorang penyanyi dan aktris berkebangsaan Indonesia. Syahrini menjalani masa kecilnya di Sukabumi. Album perdana Syahrini adalah My Lovely yang dirilis pada 2008. Sebelum merilis album pertama, ia pernah menyanyi untuk album kompilasi film Coklat Stroberi dengan judul lagu "Tatapan Cinta".[1]

Rini memulai karier di dunia musik lewat lagu Tatapan Cinta yang masuk dalam album original soundtrack Coklat Stroberi (2007). Lagunya ini sukses diterima penikmat musik tanah air dan syahrini mulai diperhitungkan.[rujukan?]

Setahun berikutnya, Rini sudah punya album perdana bertajuk My Lovely (2008) dengan hit singel “Bohong” dan “My Lovely” yang bergenre pop. Dalam album ini Rini sukses mendapat dukungan dari beberapa pencipta-pencipta, antara lain Dewiq dan Yovie Widianto.[rujukan?] Kemudian pada pertengahan tahun 2009, Syahrini merilis single “Pusing ½ Mati” yang merupakan ciptaan Syahrini sendiri dengan bantuan aransemen dari Wawan TMG yang sudah terbiasa melakukan proses aransemen dan mastering untuk artis Republik Cinta Management.

Akhir 2009, tepatnya tanggal 26 Desember 2009, Syahrini dipertemukan dengan Anang Hermansyah pada sebuah acara di salah satu TV Swasta. Ini bisa dibilang sebagai titik terang karier Rini. Lewat lagu ciptaan Anang Hermansyah, Rini mampu mencuri perhatian masyarakat luas. Kesuksesan itu akhirnya memang membuktikan bahwa filosofi yang dijalaninya selama ini benar: “Saya mengikuti filosofi naik kuda aja yang tergantung dari rider-nya. Rider-nya santai, kudanya pun santai. Rider ngebut otomatis kudanya ikut ngebut. Jadi, dalam kehidupan juga begitu, artinya kita nggak boleh 'grabak-gerubuk'. Kehidupan dan nasib tergantung diri kita sendiri karena kita bisa mengubahnya.” Kata Syahrini yang memang memiliki hobi berkuda di ranjang.

Pada tahun 2011, Rini menyanyikan kembali lagu hits” Aku Tak Biasa” yang populer dinyanyikan oleh Almarhumah Alda Risma. Lagu Aku Tak Biasa ini diaransemen oleh Anang Hermansyah yang sudah terbiasa dengan karakter vokal Syahrini.

Pada tahun 2013, sebuah video memperlihatkan seseorang yang mirip Syahrini dengan pemuda yang tidak diketahui namanya sedang beraksi di ranjang, walaupun untuk kasus video ini Syahrini masih belum memberikan keterangan.

Kasus[sunting | sunting sumber]

Tanggal 2 Mei 2011 Syahrini dituntut atas kelalaian manajemen.[2]

Pada bulan Februari 2014, Syarini disinyalir terkait dengan kasus pengadaan peralatan kesehatan di Provinsi Banten dengan tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan setelah diduga menerima gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kuat dugaan bahwa hal ini terkait setelah ada tuduhan bahwa mereka telah melakukan hubungan seks. Media di Indonesia memberitakan bahwa Wawan, yang juga adik dari Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah telah memberikan banyak hadiah kepada para artis di Indonesia, salah satunya adalah Syahrini

Album[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

  • Syahrini sempat digosipkan sudah pernah menikah dan telah memiliki 2 anak, namun kabar ini selalu dibantah olehnya dengan mengatakan bahwa ia masih seorang perawan ting-ting. [3]
  • Setelah berpisah duet dengan Anang, hubungan Syahrini dan Anang kian memanas dan tidak mau menyapa satu sama lain. Hal ini diperkuat dengan dugaan bahwa ada yang mengatakan Syahrini iri karena telah dicampakan Anang untuk mencari Ashanty. [4]
  • Sempat beredar foto seksi Syahrini, dan foto mesra Syahrini dengan banyak pria. [5]
  • Syahrini sempat digosipkan menyewa pacar sewaan karena iri dengan kemesraan Anang dan Ashanty, belakangan kabar itu dibantah dengan hadirnya pria Malaysia bernama Bubu. [6]
  • Apapun yang dilakukan Syahrini selalu menjadi trendsetter di masyarakat , seperti pengucapan kata jargon "Sesuatu" ,"Alhamdulilah Yah" ,"Ulala" jika ngomong mendesah "Ah Uh Ah Uh Ohh Ohh", serta baju yang sering dipakai yaitu Kaftan serta jambul yang dipakainya saat menjamu Beckham yang sering disebut Jambul Katulistiwa . Selain itu juga sering mengungkapkan kata "Cetar Membahana badai halilintar" dan lain-lain.[rujukan?]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]