Yesaya 62

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
pasal 61       Yesaya 62       pasal 63
Great Isaiah Scroll - Dead Sea Scrolls

Gulungan Besar Kitab Yesaya, yang memuat lengkap seluruh Kitab Yesaya, dibuat pada abad ke-2 SM, diketemukan di gua 1, Qumran, pada tahun 1947.
Kitab: Kitab Yesaya
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 23
Kategori: Nevi'im

Yesaya 62 (disingkat Yes 62) adalah bagian dari Kitab Yesaya dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1] Memuat Firman Allah yang disampaikan oleh Nabi Yesaya bin Amos terutama berkenaan tentang Yehuda dan Yerusalem. Nabi ini hidup pada zaman Raja Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia dari Kerajaan Yehuda sekitar abad ke-8 SM.[2][3]

Teks[sunting | sunting sumber]

Naskah sumber utama[sunting | sunting sumber]

Ayat 4[sunting | sunting sumber]

"Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami." [6]

bahasa Ibrani (dari kanan ke kiri): לא־יאמר לך עוד עזובה ולארצך לא־יאמר עוד שממה כי לך יקרא חפצי־בה ולארצך בעולה כי־חפץ יהוה בך וארצך תבעל׃

transliterasi Ibrani: lo-ye·'a·mer lak o·wd a·zu·bah u·le·'ar·zek lo-ye·'a·mer o·wd sye·ma·mah ki lak yi·qa·re hef·zi-bah u·le·'ar·zek be·'u·lah ki-kha·fez YHWH bak we·'ar·zek ti·ba·'el.

Frasa "yang berkenan kepada-Ku" diterjemahkan dari kata Ibrani "Hefzibah" yang juga adalah nama istri Raja Hizkia yang melahirkan Manasye, putranya yang kelak menggantikan Hizkia menjadi raja Kerajaan Yehuda.[7]

Ayat 11[sunting | sunting sumber]

"Sebab inilah yang telah diperdengarkan TUHAN sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya." [8]
  • Kata "keselamatan" diterjemahkan dari bahasa Ibrani ישע, ye·sha‘, yang sama ejaannya dengan nama Yesus. Jadi bagian akhir ayat itu dapat diterjemahkan sebagai:
"...Lihat, Yesus-mu datang; lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya"[9]

Ayat 12[sunting | sunting sumber]

"Orang akan menyebutkan mereka "bangsa kudus", "orang-orang tebusan TUHAN", dan engkau akan disebutkan "yang dicari", "kota yang tidak ditinggalkan"" [10]

Tradisi Kristen[sunting | sunting sumber]

  • Ayat 12 dikutip dalam surat Rasul Petrus yang pertama pasal 2:9: "Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib".[11]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  2. ^ Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
  3. ^ (Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2, Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431
  4. ^ Timothy A. J. Jull; Douglas J. Donahue; Magen Broshi; Emanuel Tov (1995). "Radiocarbon Dating of Scrolls and Linen Fragments from the Judean Desert". Radiocarbon. 37 (1): 14. Diakses tanggal 26 November 2014. 
  5. ^ a b c Dead sea scrolls - Isaiah
  6. ^ Yesaya 62:4
  7. ^ 2 Raja-raja 21:1
  8. ^ Yesaya 62:11
  9. ^ Yeshua In The Tanakh (The Name of JESUS in the Old Testament; "Nama Yesus dalam Perjanjian Lama"), Arthur E. Glass, Messianic Literature Outreach.
  10. ^ Yesaya 62:12
  11. ^ 1 Petrus 2:9

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]