Yesaya 55

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
pasal 54       Yesaya 55       pasal 56
Great Isaiah Scroll - Dead Sea Scrolls

Gulungan Besar Kitab Yesaya, yang memuat lengkap seluruh Kitab Yesaya, dibuat pada abad ke-2 SM, diketemukan di gua 1, Qumran, pada tahun 1947.
Kitab: Kitab Yesaya
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 23
Kategori: Nevi'im

Yesaya 55 (disingkat Yes 55) adalah bagian dari Kitab Yesaya dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1] Memuat Firman Allah yang disampaikan oleh nabi Yesaya bin Amos terutama berkenaan tentang Yehuda dan Yerusalem. Nabi ini hidup pada zaman raja Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia dari Kerajaan Yehuda sekitar abad ke-8 SM.[2][3]

Teks[sunting | sunting sumber]

Naskah sumber utama[sunting | sunting sumber]

Ayat 1[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

"Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!"[6]

Terjemahan Lama

"Hai kamu sekalian yang berdahaga! marilah kepada air, dan kamu yang tiada beruang, marilah, belilah dan makanlah, bahkan, marilah, belilah air anggur dan air susu dengan tiada uang dan dengan tiada harga!"[6]

Teks Masoret (dibaca dari kanan ke kiri)

הוי כל־צמא לכו למים ואשר אין־לו כסף לכו שברו ואכלו ולכו שברו בלוא־כסף ובלוא מחיר יין וחלב׃

Transliterasi (dibaca dari kiri ke kanan)

kāl-tsā-mê lə-ḵū la-ma-yim wa-’ă-šer ’ên- kā-sep̄; lə-ḵū syiḇ-rū we-’ĕ-ḵō-lū, ū-lə-ḵū syiḇ-rū, bə- kā-sep̄ ū-bə- mə-khîr ya-yin wə-ḥā-lāḇ.

Terjemahan harfiah

Hai semua-berdahaga datanglah ke-air dan-yang nol-tiada perak; datanglah belilah dan makanlah, dan datanglah belilah, dengan-tiada (=tanpa) perak dan dengan-tiada bayaran (=mahar), (minuman) anggur dan susu.
  • "gandum" bukan terjemahan harfiah dari bahasa Ibrani, melainkan ditambahkan sebagai penjelas terjemahan kata syibru
  • Kata Ibrani שברו syiḇ-rū, artinya "belilah" dalam kaitan dengan "gandum" atau "palawija" lain.[7] Kata tersebut muncul dua kali dalam ayat ini, dalam versi Terjemahan Baru yang pertama diterjemahkan sebagai "terimalah gandum" dan yang kedua tersirat sebagai "...tanpa bayaran", sedangkan dalam Terjemahan Lama keduanya diterjemahkan sebagai "belilah".[6]

Ayat 3[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

"Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup!
Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud."[8]

Dikutip oleh rasul Paulus ketika berbicara dalam suatu sinagoge di Antiokhia mengenai Yesus sebagai penggenapan janji yang diberikan Allah kepada Daud (Kisah Para Rasul 13).

Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan. Hal itu dinyatakan oleh Tuhan dalam firman ini: Aku akan menggenapi kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat dipercayai, yang telah Kuberikan kepada Daud.[9]

Ayat 8[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

" Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN."[10]

Ayat 9[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

"Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu."[11]

Ayat 10[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

"Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,"[12]

Ayat 11[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

"demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya."[13]

Ayat 13[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

"Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad, dan itu akan terjadi sebagai kemasyhuran bagi TUHAN, sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyap."[14]

Terjemahan Lama

"Akan ganti pokok duri kelak bertumbuh pohon senobar dan akan ganti pokok onak kelak bertumbuh pohon murd, maka inilah bagi Tuhan akan suatu nama dan akan tanda yang kekal, yang tiada terhapuskan."[14]

Tradisi Kristen[sunting | sunting sumber]

Nubuat dalam pasal ini dan penggenapan dalam hidup Yesus Kristus:

  • Bagian pertama ayat 1: "Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air."

Penggenapan: Pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan (Pondok Daun-daunan) itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!" (Yohanes 7:37).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  2. ^ Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
  3. ^ (Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2, Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431
  4. ^ Timothy A. J. Jull; Douglas J. Donahue; Magen Broshi; Emanuel Tov (1995). "Radiocarbon Dating of Scrolls and Linen Fragments from the Judean Desert". Radiocarbon. 37 (1): 14. Diakses tanggal 26 November 2014. 
  5. ^ a b c d Dead sea scrolls - Isaiah
  6. ^ a b c Yesaya 55:1
  7. ^ Biblehub - Isaiah 55:1
  8. ^ Yesaya 55:3
  9. ^ Kisah Para Rasul 13:34
  10. ^ Yesaya 55:8
  11. ^ Yesaya 55:9
  12. ^ Yesaya 55:10
  13. ^ Yesaya 55:11
  14. ^ a b Yesaya 55:13
  15. ^ Biblehub - Isaiah 55:13

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]