Yahya Ba’alawi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

As Sayyid Al Imam Yahya bin Hasan bin Ali al-A'naz bin Alwi an-Nasiq bin Muhammad Mawladdawilah bin Ali Mawla Darak bin Alwi al-Ghoyyur bin Muhammad al-Faqih Muqaddam Ba 'Alawi (wafat 956 H), adalah seorang Imam Sa'adah Bani Alawi pada masanya. Beliau juga merupakan leluhur dari marga al-Bin Yahya salah satu marga dari Bani Alawi trah dari Imam Alawi bin Ubaidillah bin Ahmad bin Isa.

Nasab[sunting | sunting sumber]

  1. Nabi Muhammad SAW
  2. Sayidatina Fatimah az-Zahra + Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib KWJ
  3. Imam Husain ash-Sibth
  4. Imam Ali Zainal 'Abidin as-Sajad
  5. Imam Muhammad
  6. Imam Ja’far
  7. Imam 'Ali al-Uraidhi
  8. Imam Muhammad an-Naqib
  9. Imam Isa an-Naqib ar-Rumi
  10. Imam Ahmad al-Muhajir Ilallah
  11. Imam Ubaidillah
  12. Imam Alwy Ba’Alawy
  13. Imam Muhammad Shahib Shaumah
  14. Imam Alwy ats-Tsani
  15. Imam Ali Khali Qasam
  16. Imam Muhammad Shahib Mirbath
  17. Imam Ali
  18. Imam Al-Faqih Muqaddam Muhammad Ba ’Alawy
  19. Imam Alwy al-Ghuyyur
  20. Imam Ali Maula Darrak
  21. Imam Muhammad Mauladdawilah
  22. Imam Alwy an-Nasiq
  23. al-Habib Ali
  24. al-Habib Hasan
  25. al-Imam Yahya Ba’ Alawy

Riwayat[sunting | sunting sumber]

Nama beliau, Yahya dimaksudkan agar mendapat keberkahan dari Nabi Yahya `Alaihissalam. Dengan pengharapan semoga Allah SWT menjadikan beliau seorang Wali yang dapat menerangi hati dengan Iman. Dan pada nyatanya Imam Yahya bin Hasan kemudian menjadi seorang Wali sebagaimana pengharapan ayah beliau tersebut.[1]

Keturunan[2][sunting | sunting sumber]

Putra[sunting | sunting sumber]

Beliau dikaruniai 3 orang anak lelaki yang itu hanya 2 orang yang memiliki keturunan, yaitu:

  1. al-Habib Hasan bin Imam Yahya
  2. al-Habib Ahmad bin Imam Yahya

Beberapa Anggota Marga[sunting | sunting sumber]

  • al-Habib Abdullah bin Umar bin Abubakar bin Umar bin Toha bin Muhammad bin Syeikh bin Ahmad bin al-Imam Yahya, di Masilah, Hadramaut. Beliau lahir di Masileh tahun 1209 H dan wafat di sana tahun 1265 H dan putranya
  1. al-Habib Umar bin Abdullah yang wafat tahun 1277 H.
  • al-Habib Agil bin Umar bin Yahya yg wafat pada 1242 H dan cucunya yaitu
  1. Mufti Batavia al-Habib Usman bin Abdullah bin Agil bin Yahya wafat di Jakarta tahun 1332 H, anaknya:
    1. al-Habib Yahya bin Utsman bin Abdullah bin Agil bin Yahya.
  • al-Habib al-Wali Abubakar bin Umar bin Yahya yang wafat di Surabaya tahun 1331 H dimakamkan di Majannatul Arob (pekuburan Arab) di Pegirikan Surabaya, diantara anaknya:
  1. al-Habib Ali bin Abubakar bin Umar bin Yahya di Surakarta
  2. al-Habib Ahmad bin Umar bin Yahya dan anak-anaknya, dinatara anaknya adalah: di Singapura yaitu:
    1. al-Habib Abdulloh bin Ahmad bin Umar bin Yahya.
  • al-Allamah as-Sayyid al-Habib Muhammad bin Agil bin bin Abdulloh bin Umar bin Abubakar bin Umar bin Toha bin Muhammad bin Syekh bin Ahmad bin al-Imam Yahya, lahir di Masileh tahun 1279 H wafat di Hudaydah tahun 1350 H dan meninggalkan 15 orang anak.
  • Raden Saleh bin Yahya[3] atau Salih bin Husain bin ‘Awadh bin Hasan bin ‘Awadh bin Idrus bin Muhammad bin Hasan bin al-Imam Yahya. Raden Saleh memiliki saudara yaitu: Ali, Alwi dan ‘Awadh. ‘Awadh ini masih memiliki keturunan di beberapa daerah di Jawa Tengah yakni Kebumen, Purworejo, dan Jakarta
  • al-Habib Hasyim bin Umar bin Toha, salah satu tokoh sesepuh yang konon didatangi KH. Hasyim Asy'ari ketika hendak mendirikan Nahdlatul Ulama.
  1. al-Habib Ali bin Hasyim
    1. al-Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Rois Am Jam'iyyah Ahlut Tariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah. Berputra:
      1. al-Sayyid Muhammad Baha'uddin
      2. al-Sayyid Muhammad Husain Syarif Hidayatullah

Wafat[sunting | sunting sumber]

Waliyyullah Imam Yahya bin Hasan bin Ali Ba 'Alaw pulang ke Rahmatullah di kota Tarim tahun 956 Hijriyyah.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Baraqbah, Muhammad Ali (Minggu, 20 Desember 2009). "Asal-Usul Al Bin Yahya". Muhalibaraqbah Blog. Diakses tanggal Senin, 9 November 2020. 
  2. ^ Yahya, Hadijah Rima (8 Juni 2015). "Asal Usul Marga Al-Bin Yahya". hadijahrima.web.ugm.ac.id. Diakses tanggal Senin, 9 November 2020. 
  3. ^ Rama, Pipid (20 Oktober 2019). "SANTRI ITU BERNAMA RADEN SALEH BIN YAHYA AS-SAMARANI (1811-1880) - Ahmad Baso". rahmatulasri.com. Diakses tanggal Senin, 9 November 2020.