Vyacheslav Molotov

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Vyacheslav Molotov
Вячеслав Молотов
Molotov.jpg
Wakil Ketua I dari Dewan Menteri Uni Soviet
Masa jabatan
16 August 1942 – 29 June 1957
Perdana Menteri Joseph Stalin
Georgy Malenkov
Nikolai Bulganin
Pendahulu Nikolai Voznesensky
Pengganti Nikolai Bulganin
Menteri Luar Negeri
Masa jabatan
5 Maret 1953 – 1 Juni 1956
Perdana Menteri Georgy Malenkov
Nikolai Bulganin
Pendahulu Andrey Vyshinsky
Pengganti Dmitri Shepilov
Masa jabatan
3 Mei 1939 – 4 Maret 1949
Perdana Menteri Josef Stalin
Pendahulu Maxim Litvinov
Pengganti Andrey Vyshinsky
Ketua dari Dewan Komisaris Rakyat Uni Soviet
Masa jabatan
19 Desember 1930 – 6 Mei 1941
Deputi Pertama Valerian Kuibyshev
Nikolai Voznesensky
Pendahulu Alexei Rykov
Pengganti Josef Stalin
Sekretaris Penanggung Jawab dari Partai Komunis Rusia (Bolshevik)
Masa jabatan
Maret 1921 – April 1922
Pendahulu Nikolay Krestinsky
Pengganti Josef Stalin
(sebagai Sekretaris Jenderal)
Anggota penuh Politbiro Presidium
Masa jabatan
1 Januari 1926 – 29 Juni 1957
Kandidat anggota Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet
Masa jabatan
16 Maret 1921 – 1 Januari 1926
Anggota Sekretariat
Masa jabatan
16 Maret 1921 – 21 Desember 1930
Anggota Orgburo
Masa jabatan
16 Maret 1921 – 21 Desember 1930
Informasi pribadi
Lahir Vyacheslav Mikhailovich Skryabin
(1890-03-09)9 Maret 1890
Kukarka, Kekaisaran Rusia
Meninggal dunia 8 November 1986(1986-11-08) (umur 96)
Moskwa, RSFS Rusia, Uni Soviet
Kewarganegaraan Uni Soviet
Kebangsaan Rusia
Partai politik Partai Komunis Uni Soviet
Tanda tangan

Vyacheslav Mikhailovich Molotov[a] (/ˈmɒləˌtɒf, ˈm-/;[1] Skryabin;[b] lahir 9 Maret 1890 – meninggal 8 November 1986 pada umur 96 tahun)[2] adalah seorang politikus dan diplomat asal Uni Soviet, Bolshevik Lama dan figur utama dalam Pemerintahan Uni Soviet dari 1920an, saat ia diangkat menjadi orang kepercayaan Joseph Stalin. Molotov menjabat sebagai Ketua Dewan Komisar Rakyat (Perdana Menteri) dari 1930 sampai 1941, dan sebagai Menteri Urusan Luar Negeri dari 1939 sampai 1949 dan dari 1953 sampai 1956. Ia menjabat sebagai Deputi Perdana Menteri Tingkat Satu dari 1942 sampai 1957, saat ia dilepaskan dari Presidium Komite Pusat oleh Nikita Khrushchev. Molotov pensiun pada 1961 setelah beberapa tahun menjabat.

Molotov adalah penandatangan Soviet utama dari pakta non agresi Nazi–Soviet tahun 1939 (juga disebut sebagai Pakta Molotov–Ribbentrop), yang tujuan-tujuan terpentingnya ditambahkan dalam bentuk protokol rahasia yang menstipulasikan invasi Polandia dan pemisahan wilayahnya dari Jerman Nazi dan Uni Soviet. Ia mengakui pembantaian Katyn yang dilakukan otoritas Soviet pada masa itu.

Setelah Perang Dunia II, (Perang Patriotik Besar), Molotov terlibat dalam negosiasi dengan sekutu-sekutu Barat, dimana ia dikenal karena keterampilan diplomatiknya. Ia mempertahankan perannya sebagai diplomat dan politikus Soviet utama sampai Maret 1949, saat ia dilepaskan atas perintah Stalin dan kepemimpinan kementerian urusan luar negeri jatuh ke tangan Andrei Vyshinsky. Hubungan Molotov dengan Stalin makin merenggang, dengan Stalin mengkritik Molotov dalam sebuah pidato pada Kongres Partai ke-19. Namun, setelah Stalin meninggal pada 1953, Molotov sangat menentang kebijakan de-Stalinisasi Khrushchev. Molotov membela kebijakan dan warisan Stalin sampai ia meninggal pada 1986, dan sangat mengkritik para penerus Stalin, khususnya Khrushchev.

Kehidupan awal dan karir[sunting | sunting sumber]

Tempat lahir Molotov di Sovetsk, Oblast Kirov.

Molotov lahir dengan nama Vyacheslav Mikhailovich Skryabin di desa Kukarka, Uyezd (Kabupaten) Yaransk, Kegubernuran Vyatka (sekarang Sovetsk di Oblast Kirov), putra dari pembuat mentega. Berseberangan dengan kesalahpahaman umum, ia bukanlah kerabat dari komponis Alexander Scriabin.[3] Sepanjang masa remaja, ia disebut "pemalu" dan "pendiam", selalu membantu ayahnya bekerja. Ia dididik di sebuah sekolah menengah di Kazan, dan masuk Partai Buruh Sosial Demokrat Rusia pada 1906, kemudian masuk faksi Bolshevik radikal dari organisasi tersebut, yang dikepalai oleh V. I. Lenin.[4]

Skryabin memakai pseudonim "Molotov", yang berasal dari kata Rusia молот molot (palu) untuk kerja politiknya terkait lingkup "industrial" sesuai dengan nama tersebut.[4] Ia ditangkap pada 1909 dan menjalani dua tahun pengasingan di Vologda. Pada 1911, ia masuk Politeknik St Petersburg. Molotov masuk staf editorial dari surat kabar Bolshevik bawah tanah baru yang bernama Pravda, bertemu Joseph Stalin untuk pertama kalinya dalam asosiasi dengan proyek tersebut.[5] Namun, asosiasi pertama antara dua kelak pemimpin Soviet tersebut berjalan singkat dan tak berujung pada asosiasi politik dekat.[5]

Molotov pada tahun 1917

Molotov bekerja sebagai orang yang disebut sebagai "revolusioner profesional" untuk beberapa tahun berikutnya, menulis untuk pers partai dan berniat untuk menghimpun partai bawah tanah.[5] Ia pindah dari St. Petersburg ke Moskwa pada 1914 saat Perang Dunia I timbul.[5] Pada tahun berikutnya, Molotov kembali ditangkap karena kegiatan partainya di Moskwa, kali ini dideportasi ke Irkutsk di timur Siberia.[5] Pada 1916, ia kabur dari pengasingan Siberia dan kembali ke ibukota, sekarang disebut Petrograd oleh rezim Tsaris, yang menganggap nama St. Petersburg terdengar seperti bahasa Jerman.[5]

Molotov menjadi anggota komite Partai Bolshevik di Petrograd pada 1916. Saat Revolusi Februari terjadi pada 1917, ia menjadi salah satu dari beberapa Bolshevik yang berada di ibukota. Di bawah pengarahannya, Pravda memutuskan untuk "enggan" untuk melawan Pemerintahan Sementara yang dibentuk setelah revolusi. Saat Joseph Stalin kembali ke ibukota, ia membalikkan jalan pemikiran Molotov;[6] namun saat pemimpin partai Lenin datang, ia menolak Stalin. Meskipun demikian, Molotov menjadi rekan dan pengikut setia Stalin, sebuah aliansi yang membuatnya menonjol pada masa berikutnya.[7] Molotov menjadi anggota Komite Revolusi Militer yang merencanakan Revolusi Oktober, yang efektif membuat Bolshevik berkuasa.[8]

Pada 1918, Molotov dikirim ke Ukraina untuk ikut serta dalam perang saudara yang saat itu pecah. Karena ia bukanlah orang militer, ia tak mengambil bagian dalam pertarungan tersebut. Pada 1920, ia menjadi sekrtaris untuk Komite Pusat Partai Bolshevik Ukraina. Lenin memanggilkan ke Moskwa pada 1921, mengangkatnya menjadi anggota penuh Komite Pusat dan Orgburo, dan menampatkannya dalam tugas sekretariat partai. Ia dipilih senagai anggota non pemberi suara dari Politbiro pada 1921 dan menyandang jabatan Sekretaris Pertanggungjawaban dan juga menikahi politikus Soviet Polina Zhemchuzhina.

Molotov berpidato di pertemuan petani wanita. 1925

Jabatan Sekretaris Pertanggungjawabannya dikritik oleh Lenin dan Leon Trotsky, dengan Lenin menyatakan "birokratisme memalukan" dan perilaku bodohnya.[3] Atas nasehat Molotov dan Nikolai Bukharin, Komite Pusat memutuskan untuk mengurangi jam kerja Lenin.[9] Pada 1922, Stalin menjadi sekjen Partai Bolshevik dengan Molotov sebagai Sekretaris Kedua de facto. Sebagai pengikut muda, Molotov mendukung Stalin namun mengkritiknya secara terbuka.[10] Di bawah perlindungan Stalin, Molotov menjadi anggota Politbiro pada 1926.[7]

Pada perjuangan kekuasaan yang menyusul kematian Lenin pada 1924, Molotov masih menjadi pendukung setia Stalin melawan berbagai pesaingnya: mula-mula Leon Trotsky, kemudian Lev Kamenev dan Grigory Zinoviev, dan terakhir Nikolai Bukharin. Molotov menjadi tokoh utama dalam "pusat Stalinis" dari partai tersebut, yang juga meliputi Kliment Voroshilov dan Sergo Ordzhonikidze.[11] Trotsky dan para pendukungnya merencankan Molotov, seperti beberapa orang lainnya. Trotsky menyebutnya "orang biasa yang terpersonifikasi", sementara Molotov sendiri mengkoreksi para rekannya yang menyebutnya sebagai "Batu Bakar" dengan berkata bahwa Lenin sebetulnya menjulukinya 'Besi Bakar'.[3]

Namun, keadaan tersebut menimbulkan sebuah pikiran tajam dan bakat administratif yang besar. Ia biasanya beroperasi di balik layar dan menanam citra birokrat tak berwarna. Contohnya, ia merupakan satu-satunya pemimpin Bolshevik yang selalu mengenakan jas dan dasi.[12] Pada 1928, Molotov menggantikan Nikolai Uglanov sebagai Sekretaris Pertama Partai Komunis Moskwa dan memegang jabatan tersebut sampai 15 Agustus 1929.[13] Dalam ceramah panjang untuk Komite Pusat pada 1929, Molotov berkata bahwa para anggota pemerintahan Soviet akan mengadakan kampanye kolektivisasi dasar untuk menyelesaikan timbal balik agragria dari pertanian Soviet.[14]

Perdana Menteri (1930–1941)[sunting | sunting sumber]

Molotov sebagai perdana menteri.

Pada plenum Komite Pusat 19 Desember 1930, Alexey Rykov, Ketua Dewan Komisar Rakyat (setara kepala pemerintahan di dunia Barat) digantikan oleh Molotov.[15] Dalam jabatan tersebut, Molotov mengawasi kolektivisasi pertanian dari rezim Stalin. Ia mengikuti pemikiran Stalin dengan memakai kombinasi pasukan dan propaganda untuk meredam pemberontakan petani terhadap kolektivisasi, termasuk deportasi jutaan kulak (petani kaya) ke gulag. Sejumlah besar orang yang dideportasi meninggal akibat kelelahan dan penganiayaan.[16] Ia menandatangani Hukum Spikelet[17] dan secara pribadi memimpin Komisi Luar Biasa untuk Pengiriman Bahan Pokok di Ukraina,[18] yang dikabarkan merampas 4.2 juta ton bahan pokok dari kaum petani pada masa perebakan bencana kelaparan buatan manusia (kemudian disebut sebagai "Holodomor" oleh bangsa Ukraina).[17] Para sejarawan kontemporer memperkirakan bahwa antara tujuh dan sebelas juta orang meninggal, baik akibat kelaparan maupun yang ada di gulag,[17] in dalam proses kolektivisasi perkebunan. Molotov juga mengawasi implementasi Rencana Lima Tahun Pertama untuk percepatan industrialisasi.[19]

Kliment Voroshilov, Lazar Kaganovich, Alexander Kosarev dan Vyacheslav Molotov pada Konferensi Liga Komunis Muda Leninis Seluruh Uni VII (Komsomol). Jul 1932.

Sergei Kirov, kepala organisasi Partai di Leningrad, dibunuh pada 1934;[20] beberapa orang meyakini bahwa Stalin memerintahkan pembunuhannya. Kematian Kirov memicu krisis kedua, Pembersihan Besar-besaran.[21] Pada 1938, dari 28 Komiar Rakyat dalam Pemerintahan Molotov, 20 dieksekusi atas perintah Molotov dan Stalin.[22] Pembersihan tersebut dilakukan oleh para kepala kepolisian suksesif dari Stalin;[23] Nikolai Yezhov adalah kepala pengorganisirnya, dan Kliment Voroshilov, Lazar Kaganovich, dan Molotov terlibat dalam prosesnya.[24] Stalin kemudian memerintahkan Molotov dan anggota Politbiro lainnya untuk menandatangani akta kematian dari para korban pembersihan yang menonjol, dan Molotoc selalu melakukannya tanpa pertanyaan.[25]

Tak ada catatan bahwa Molotov berniat untuk menengahi peristiwa pembersihan tersebut atau bahkan menyelamatkan orang-orang, seperti yang dilakukan oleh beberapa pejabat Soviet lainnya. Selama Pembersihan Besar-besaran, ia menyepakati 372 daftar eksekusi yang terdokumentasi, melebihi perwira Soviet lainnya, termasuk Stalin. Molotov adalah salah satu dari beberapa orang yang secara terbuka membahas pembersihan tersebut dengan Stalin.[26] Meskipun Molotov dan Stalin menandatangani dekrit publik pada 1938yang mendisasosiasikan mereka dari Pembersihan Besar-besaran,[27] secara pribadi, dan bahkan setelah kematian Stalin, Molotov mendukung Pembersihan Besar-besaran dan eksekusi-eksekusi yang dilakukan oleh pemerintahannya.[28]

Meskipun menelan banyak korban,[29] Uni Soviet di bawah kepemimpinan nominal Molotov membuat loncatan besar dalam adopsi dan penerapan besar-besaran dari teknologi pertanian dan industrial. Kenaikan Adolf Hitler di Jerman Nazi menimbulkan perkembangan industri persenjatan modern atas perintah pemerintahan Soviet.[30] Secara mutlak, negara tersebut menjadi industri persenjataan, bersama dengan bantuan Lend-Lease Amerika, yang membantu Uni Soviet menghadapi Perang Patriotik Besar.[31]

Vycheslav Molotov, Ketua Dewan Komisar Rakyat (Perdana Menteri) dan Joseph Stalin, Sekretaris Jenderal Partai Komunis pada 1932. Keduanya menandatangani daftar eksekusi massal (prosedur album): Molotov menandatangani 373 daftar dan Stalin menandatangani 362 daftar.

Berniat melawannya, membersihkan kepemimpinan Tentara Merah, dimana Molotov ikut serta, membangkitkan kapasitas pertahanan Uni Soviet dan berkontribusi pada bencana militer tahun 1941 dan 1942, yang banyak disebabkan oleh ketidaksiapan perang.[32] Pembersihan tersebut juga berujung pada penurunan pertanian terprivatisasi dan penggantiannya dengan pertanian terkolektivisasi. Ini meninggalkan warisan ketidakefisiensi pertanian kronik dan produksi rendah yang rezim Soviet tak pernah sepenuhnya pulihkan.[33]

Molotov dikabarkan merupakan seorang vegetarian dan teetotaler oleh jurnalis Amerika John Gunther pada 1938.[34] Namun, Milovan Djilas mengklaim bahwa Molotov "lebih banyak minum ketimbang Stalin"[35] dan tak menyebut vegetarianismenya disamping menghadiri beberapa makan besar dengannya.

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Rusia: Вячесла́в Миха́йлович Мо́лотов; IPA: [vʲɪt͡ɕɪˈslaf mʲɪˈxajləvʲɪt͡ɕ ˈmolətəf]
  2. ^ bahasa Rusia: Скря́бин

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Molotov". Random House Webster's Unabridged Dictionary.
  2. ^ Jessup, John E. (1998). An Encyclopedic Dictionary of Conflict and Conflict Resolution, 1945-1996 (dalam bahasa Inggris). Greenwood Publishing Group. ISBN 9780313281129. 
  3. ^ a b c Montefiore 2005, hlm. 40.
  4. ^ a b Geoffrey Roberts, Molotov: Stalin's Cold Warrior. Washington, DC: Potomac Books, 2012; pg. 5.
  5. ^ a b c d e f Roberts, Molotov, pg. 6.
  6. ^ Молотов, Вячеслав Михайлович [Mikhailovich Molotov, Vyacheslav] (dalam bahasa Russian). warheroes.ru. Diakses tanggal 22 May 2017. 
  7. ^ a b Montefiore 2005, hlm. 36.
  8. ^ Molotov, Vyacheslav; Chuev, Felix; Resis, Albert (1993). Molotov remembers: inside Kremlin politics: conversations with Felix Chuev. I.R. Dee. hlm. 94. ISBN 1-56663-027-4. 
  9. ^ Service 2003, hlm. 151.
  10. ^ Montefiore 2005, hlm. 40–41.
  11. ^ Montefiore 2005, hlm. 36–37.
  12. ^ Rywkin, Michael (1989). Soviet Society Today. M.E. Sharpe. hlm. 159–160. 
  13. ^ Service 2003, hlm. 176.
  14. ^ Service 2003, hlm. 179.
  15. ^ Montefiore 2005, hlm. 63–64.
  16. ^ Montefiore 2005, hlm. 47.
  17. ^ a b c Montefiore 2005, hlm. 94.
  18. ^ Montefiore 2005, hlm. 46.
  19. ^ Montefiore 2005, hlm. 45 dan 58.
  20. ^ Montefiore 2005, hlm. 148–149.
  21. ^ Brown 2009, hlm. 71.
  22. ^ Montefiore 2005, hlm. 244.
  23. ^ Montefiore 2005, hlm. 222.
  24. ^ Montefiore 2005, hlm. 240.
  25. ^ Montefiore 2005, hlm. 237.
  26. ^ Montefiore 2005, hlm. 225.
  27. ^ Montefiore 2005, hlm. 289.
  28. ^ Montefiore 2005, hlm. 260.
  29. ^ Montefiore 2005, hlm. 125.
  30. ^ Scott Dunn, Walter (1995). The Soviet economy and the Red Army, 1930–1945. Greenwood Publishing Group. hlm. 22. ISBN 0-275-94893-5. 
  31. ^ William Davies, Robert; Harrison, Mark; Wheatcroft, S.G. (1994). The Economic transformation of the Soviet Union, 1913–1945. Cambridge University Press. hlm. 250–251. ISBN 0-521-45770-X. 
  32. ^ Brown 2009, hlm. 65.
  33. ^ "Stalin's legacy". country-data.com. Diakses tanggal 17 January 2011. 
  34. ^ http://ww2db.com/person_bio.php?person_id=58 In 1938 American journalist John Gunther wrote: " He [Molotov] is... a man of first-rate intelligence and influence. Molotov is a vegetarian and a teetotaler."
  35. ^ Djilas Milovan: Conversations with Stalin. Translated by Michael B. Petrovich. Rupert Hart-Davis, Soho Square London 1962, pp. 59.

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

Sumber primer[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]