Tsukuba

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Balai Kota Tsukuba

Tsukuba adalah salah satu kota di Perfektur Ibaraki yang dijuluki Kota Ilmu Jepang dan merupakan salah satu pusat pengembangan ilmu dan teknologi terdepan di dunia. Di kota ini terdapat bandar antariksa Jepang dan pusat pengembangan ilmu dan teknologi terbesar di Jepang yang disebut Tsukuba Science City. Sepertiga dari institusi penelitian di Jepang berpusat di kota ini dan mempekerjakan 19.000 ilmuwan atau 40% dari total ilmuwan di Jepang. Selain itu, kota ini juga menjadi tempat bermukim 7.000 ilmuwan dari berbagai negara yang datang untuk melakukan penelitian di berbagai bidang ilmu dan teknologi. [1][2]

Tsukuba terletak 50 km dari timur laut Tokyo dan memiliki luas wilayah 284,07 km persegi. Pemandangan alam di kota ini didominasi oleh Gunung Tsukuba di sebelah utara dan Danau Kasumigaura di sebelah timur. Beberapa sungai juga mengalir melalui kota ini, di antaranya Sungai Kokai, Sakura, Yata, dan Nishi Yata.[3]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada September 1963, Tsukuba dipilih oleh pemerintah Jepang menjadi kota ilmu yang baru untuk Jepang. Kala itu, Tsukuba mengalahkan tiga kandidat lainnya, yaitu Akagi, Nasu, dan Gunung Fuji. Pada 30 November 1987, Kota Oho, Toyosato, Yatabe, dan Desa Sakura digabungkan menjadi Kota Tsukuba. Kota ini terus diperluas dengan digabungkannya Kota Kukizaki pada 1 November 2002. Slogan kota ini adalah "Temukan Tsukuba Milikmu" yang bertujuan agar pengunjung dan para penduduk sekitar dapat menemukan sesuatu yang melambangkan Tsukuba di hari mereka masing-masing. Lambang Tsukuba adalah Tsuku-tsuku yang dibuat berdasarkan burung hantu yang berada di daerah itu.[3]

Demografi Penduduk[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Sensus Nasional Jepang pada tahun 2005, penduduk Tsukuba mencapai 200.528 jiwa dan menjadikannya sebagai kota terbesar kedua di Perfektur Ibaraki. Di kota ini terdapat 785 hektar daerah industri yang di antaranya mengkhususkan diri untuk bidang riset dan pengembangan produk. Pertanian juga berkembang di kota ini dengan penghasilan utama berupa beras, sayur-mayur, blueberry, dan juga sebagian peternakan.

Tsukuba juga dikenal memiliki banyak program untuk membantu anak-anak berkembang dengan cara mereka sendiri dan mencapai apa yang mereka cita-citakan. Berbagai informasi untuk membesarkan anak disebarkan ke penduduk melalui internet. Selain itu, kota ini memiliki 23 pusat penitipan anak yang dikelola pemerintah dan 16 penitipan anak yang dikelola oleh pihak swasta untuk memberikan kemudahan bagi para orang tua yang bekerja. Di berbagai pusat bermain anak, juga tercapat terdapat 18 klub para ibu yang bertujuan untuk membantu asuhan yang sehat pada anak.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tsukuba Guide, JapanVisitor.com - Diakses 23 November 2017.
  2. ^ Tsukuba International Strategic Zones. tsukuba-sogotokku.jp - Diakses 22 November 2017.
  3. ^ a b c My city Tsukuba. April 2011. Community Services Department International Affairs Division - Tsukuba.