Bunkyō, Tokyo
Bunkyō
文京区 | |
|---|---|
Dari kiri ke kanan, atas ke bawah : Kawasan Kampus Hongō, Universitas Tokyo Tokyo Dome, Koishikawa Kōrakuen Garden, Katedral Tokyo, dan Kuil Yushima Tenman-gū | |
Lokasi Bunkyō di Metropolis Tōkyō | |
| Koordinat: 35°42′29″N 139°45′08″E / 35.70806°N 139.75222°E | |
| Negara | |
| Wilayah | Kantō |
| Prefektur | |
| Pemerintahan | |
| • Wali kota | Hironobu Narisawa |
| Luas | |
| • Total | 11,29 km2 (4,36 sq mi) |
| Populasi (1 Desember 2025) | |
| • Total | 236,991 |
| • Kepadatan | 20.991,23/km2 (54,367,0/sq mi) |
| Zona waktu | UTC+09:00 (JST) |
| Nomor telepon | 03-3812-7111 |
| Alamat balai kota | 1-16-21 Kasuga, Bunkyō-ku, Tōkyō-to 112-8555 |
| Lambang | |
| • Pohon | Gingko |
| • Bunga | Rhododendron |
| Situs web | www |

Distrik kota Bunkyō (文京区, Bunkyō-ku) adalah salah satu dari 23 distrik kota istimewa yang terletak di wilayah pusat Metropolis Tōkyō, Jepang. Per 1 Desember 2025, distrik kota ini memiliki estimasi jumlah penduduk sebesar 236.991 jiwa dan kepadatan penduduk sebesar 20.991,23 orang per km², yang terbagi dalam 132.550 KK.[1] Distrik kota ini memiliki luas wilayah sebesar 11,29 kilometer persegi (4,36 sq mi).
Wilayah Metropolis Tokyo adalah sebuah prefektur, sehingga kedudukan distrik kota Bunkyō setara dengan munisipalitas. Kota Bunkyō adalah kota sastra, kota pendidikan, dan kawasan perumahan di pusat wilayah Metropolis Tokyo. Sejak zaman Meiji, kota ini menjadi kota pendidikan sehingga menjadi tempat tinggal dosen, politisi, dan ilmuwan. Di kota ini pernah tinggal sastrawan besar seperti Natsume Sōseki, Mori Ōgai, Kenji Miyazawa. Selain itu, kota ini juga merupakan kota pusat rumah sakit, penerbitan, dan percetakan.
Hampir seluruh wilayah distrik kota ini merupakan kawasan permukiman, sekolah, kampus, dan rumah sakit. Landmark seperti Universitas Tokyo, Tokyo Dome, dan Kōdōkan berada di wilayah distrik kota ini. Kawasan perdagangan yang tidak terlalu luas terletak di bagian selatan distrik kota ini. Wilayah yang berbatasan dengan Chiyoda seperti kawasan Honkomagome, Hongō, Koishikawa, Kohinata, dan Mejirodai sejak dulu merupakan kawasan permukiman yang tenang.
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Wilayah distrik kota Bunkyō merupakan daerah yang memiliki banyak tanjakan. Titik terendah berada di kawasan Kōraku-1-chōme (3,1 m dpl) sementara titik tertinggi berada di kawasan Ōtsuka-5-chōme (di atas 30 m dpl).[2]
Iklim
[sunting | sunting sumber]Distrik kota Bunkyō memiliki iklim subtropis lembap (Köppen: Cfa) yang ditandai dengan musim panas yang hangat dan musim dingin yang sejuk dengan sedikit hujan salju. Suhu rata-rata tahunan di Distrik kota Bunkyō adalah 15,0 °C. Curah hujan tahunan rata-rata adalah 1.482 mm dengan Oktober sebagai bulan terbasah. Suhu tertinggi rata-rata pada bulan Agustus, sekitar 26,5 °C, dan terendah di bulan Januari, sekitar 3,7 °C.[3]
Munisipalitas yang berdekatan
[sunting | sunting sumber]Distrik kota Bunkyō berbatasan dengan enam distrik kota istimewa yang berada di wilayah pusat Metropolis Tokyo (yang merupakan bekas wilayah Kota Tokyo), yaitu :
Wilayah Administrasif
[sunting | sunting sumber]| Area Koishikawa | |||
|---|---|---|---|
| Ōtsuka 1-chōme | Koishikawa 1-chōme | Kohinata 4-chōme | Hakusan 2-chōme |
| Ōtsuka 2-chōme | Koishikawa 2-chōme | Suidō 1-chōme | Hakusan 3-chōme |
| Ōtsuka 3-chōme | Koishikawa 3-chōme | Suidō 2-chōme | Hakusan 4-chōme |
| Ōtsuka 4-chōme | Koishikawa 4-chōme | Sekiguchi 1-chōme | Hakusan 5-chōme |
| Ōtsuka 5-chōme | Koishikawa 5-chōme | Sekiguchi 2-chōme | Mejirodai 1-chōme |
| Ōtsuka 6-chōme | Kōraku 1-chōme | Sekiguchi 3-chōme | Mejirodai 2-chōme |
| Otowa 1-chōme | Kōraku 2-chōme | Sengoku 1-chōme | Mejirodai 3-chōme |
| Otowa 2-chōme | Kohinata 1-chōme | Sengoku 2-chōme | |
| Kasuga 1-chōme | Kohinata 2-chōme | Sengoku 3-chōme | |
| Kasuga 2-chōme | Kohinata 3-chōme | Sengoku 4-chōme | |
| Area Hongō | |||
|---|---|---|---|
| Sendagi 1-chōme | Nezu 2-chōme | Hongō 7-chōme | Mukōgaoka 2-chōme |
| Sendagi 2-chōme | Hakusan 1-chōme | Hon-Komagome 1-chōme | Yayoi 1-chōme |
| Sendagi 3-chōme | Hongō 1-chōme | Hon-Komagome 2-chōme | Yayoi 2-chōme |
| Sendagi 4-chōme | Hongō 2-chōme | Hon-Komagome 3-chōme | Yushima 1-chōme |
| Sendagi 5-chōme | Hongō 3-chōme | Hon-Komagome 4-chōme | Yushima 2-chōme |
| Nishikata 1-chōme | Hongō 4-chōme | Hon-Komagome 5-chōme | Yushima 3-chōme |
| Nishikata 2-chōme | Hongō 5-chōme | Hon-Komagome 6-chōme | Yushima 4-chōme |
| Nezu 1-chōme | Hongō 6-chōme | Mukōgaoka 1-chōme | |
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Wilayah ini mulai dihuni manusia sejak 18.000 tahun yang lampau. Di wilayah kota Bunkyō ditemukan 28 situs arkeologi zaman Jomon. Sejumlah gerabah Jomon ditemukan di tumpukan kerang kawasan Hongō. Pada tahun 1884, gerabah yang ditemukan di Mukōgaoka Yayoi dinamakan gerabah Yayoi. Nama gerabah ini dipakai untuk menamakan salah satu periode historis Jepang dari abad ke-8 SM hingga abad ke-3 Masehi, yakni zaman Yayoi.[4]
Memasuki zaman Kamakura dan zaman Muromachi, wilayah ini berada di bawah kekuasaan klan Uesugi. Setelah itu, seluruh wilayah ini dikuasai klan Gohōjō, tetapi masih dipengaruhi kekuatan militer klan Ōta dan klan Toshima dari wilayah tetangga. Literatur dari zaman itu sudah menyebut nama tempat seperti Komagome, Kohinata, Koishikawa, Hongō, dan Yushima. Kawasan ini juga mulai berkembang sebagai desa pertanian.[4]
Setelah Tokugawa Ieyasu berkuasa di Istana Edo pada tahun 1590, kota Edo berkembang sebagai kota di sekeliling istana. Pada awal zaman Edo, wilayah ini berkembang sebagai sebuah kota dengan dibangunnya rumah-rumah daimyo, perumahan samurai, dan kuil-kuil. Di zaman Edo, permukiman penduduk tidak sampai meluas ke wilayah ini karena memang sudah penuh dengan perumahan samurai.[4]
Memasuki zaman Meiji, di atas tanah bekas permukiman samurai yang ditinggalkan oleh pemiliknya mulai dibangun sekolah, perguruan tinggi, dan fasilitas militer. Yushima Daiseidō dan Sekolah Shōheizaka ditetapkan sebagai sekolah resmi Keshogunan Edo. Pada perkembangan selanjutnya, sekolah guru dan sekolah guru khusus perempuan didirikan di bekas lokasi Sekolah Shōheizaka. Universitas Tokyo juga ikut dipindahkan ke tempat ini.[4] Taman Koishikawa Kōrakuen dulunya adalah taman Jepang di bekas kompleks rumah kediaman keluarga Mito Tokugawa. Sementara itu, taman Jepang bekas rumah keluarga Yanagisawa (Yanagisawa Yoshiyasu, pejabat tairō bagi Syogun Tokugawa Tsunayoshi) sekarang disebut Rikugi-en.
Pada tahun 1878, distrik Koishikawa dan distrik Hongō dibentuk berdasarkan Undang-undang Penataan Desa, Kota, Distrik Kota, dan Distrik. Di lokasi bekas kediaman klan Maeda didirikan Universitas Kekaisaran Tokyo (sekarang Universitas Tokyo). Sejak itu pula, usaha penerbitan bermunculan di sekeliling kampus. Kalangan intelektual juga mulai berdatangan, Tsubouchi Shoyo, Mori Ōgai, Natsume Sōseki, dan Ichiyō Higuchi menjadikan wilayah ini sebagai tempat tinggal. Pada tahun 1937, di lokasi bekas Pabrik Senjata Angkatan Darat Tokyo dibangun Stadion Kōraku (sekarang Tokyo Dome).[4]
Distrik kota Bunkyō dibentuk 15 Maret 1947 dari penggabungan dua distrik Koishikawa dan distrik Hongō. Sebelumnya, di harian Tokyo Shimbun dibuka lomba memberikan nama untuk distrik yang akan didirikan ini, tetapi nama yang sesuai tidak berhasil didapat. Nama Bunkyō dipilih dari usulan pegawai bekas distrik Koishikawa dan distrik Hongō.[5] Lambang kota Bunkyō ditetapkan 1 Maret 1951, berupa aksara kanji untuk "bun" (文, naskah sastra).[6]
Demografi
[sunting | sunting sumber]Menurut data sensus Jepang,[7] berikut adalah data populasi Distrik kota Bunkyō dalam beberapa dekade terakhir.
| Populasi historis | ||
|---|---|---|
| Tahun | Jumlah Pend. | ±% |
| 1970 | 234.326 | — |
| 1975 | 216.250 | −7.7% |
| 1980 | 202.351 | −6.4% |
| 1985 | 195.876 | −3.2% |
| 1990 | 181.269 | −7.5% |
| 1995 | 172.474 | −4.9% |
| 2000 | 176.017 | +2.1% |
| 2005 | 189.632 | +7.7% |
| 2010 | 206.626 | +9.0% |
| 2015 | 219.724 | +6.3% |
| 2020 | 240.069 | +9.3% |
Transportasi
[sunting | sunting sumber]
Kereta api
[sunting | sunting sumber]Walaupun di kota Bunkyō tidak ada stasiun JR, kota ini memiliki stasiun-stasiun kereta api yang dilewati 6 jalur kereta Tokyo Metro.
- Tokyo Metro
- Jalur Marunouchi Tokyo Metro: Stasiun Shin-Ōtsuka, Stasiun Myōgadani, Stasiun Kōrakuen, Stasiun Hongō-sanchōme, Stasiun Ochanomizu
- Jalur Nanboku Tokyo Metro: Stasiun Hon-komagome, Stasiun Tōdaimae, Stasiun Kōrakuen
- Jalur Yūrakuchō Tokyo Metro: Stasiun Gokokuji, Stasiun Edogawabashi
- Jalur Chiyoda Tokyo Metro: Stasiun Sendagi, Stasiun Nezu, Stasiun Yushima
- Biro Transportasi Metropolitan Tokyo (Toei)
Pendidikan
[sunting | sunting sumber]Perguruan tinggi
[sunting | sunting sumber]Negeri
[sunting | sunting sumber]- Universitas Ochanomizu
- Universitas Tsukuba (kampus Ōtsuka)
- Universitas Tokyo (kampus Hongō)
- Universitas Kedokteran dan Kedokteran Gigi Tokyo (kampus Yushima)
Swasta
[sunting | sunting sumber]- Universitas Atomi (kampus Myōgadani)
- Universitas Juntendo (kampus Hongō)
- Universitas Takushoku (kampus Bunkyō)
- Universitas Chuo (kampus Kōrakuen)
- Universitas Terbuka Jepang (Pusat Tutorial Bunkyō)
- Akademi Musik Toho
- Universitas Toyo Gakuen (kampus Hongō)
- Akademi Putri Toyo
- Universitas Toyo (kampus Hakusan I & II)
- Sekolah Kedokteran Nippon
- Nihon Joshi Daigaku
- Universitas Bunkyo Gakuin
- Akademi Bunkyo Gakuin
Sekolah menengah atas
[sunting | sunting sumber]Negeri
[sunting | sunting sumber]Prefektur
[sunting | sunting sumber]Swasta
[sunting | sunting sumber]Tempat kelahiran
[sunting | sunting sumber]Artis
[sunting | sunting sumber]
|
|
Sastrawan
[sunting | sunting sumber]- Shinichi Hoshi
- Yuriko Miyamoto
- Banana Yoshimoto
- Tadashi Nishio (novelis)
- Shigeru Sugiura (mangaka)
- Junji Kinoshita (dramawan)
- Hayao Miyazaki (animator)
Lain-lain
[sunting | sunting sumber]- Takamasa Yoshizaka (arsitek)
- Miki Sawada (aktivis)
- Akiko Dōmoto (politisi)
Tujuan wisata
[sunting | sunting sumber]Kota kembar
[sunting | sunting sumber]
Kaiserslautern (Jerman)
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Bunkyō City official statistics" (dalam bahasa Jepang). Jepang.
- ↑ "Dai 40-kai Bunkyō no tōkei (heisei 19-nen) (第40回文京の統計(平成19年))" (PDF). Bunkyō City. Diakses tanggal 9 September 2008.[pranala nonaktif permanen]
- ↑ Bunkyō climate data
- 1 2 3 4 5 "Bunkyō-ku no rekishi (文京区の歴史)". Situs resmi kota Bunkyō. Diakses tanggal 9 September 2008.
- ↑ "Bunkyō-ku no oitachi (文京区のおいたち)". Bunkyō City. Diakses tanggal 9 September 2008.
- ↑ "Bunkyō-ku no monshō, ki, hana (文京区の紋章、木、花)". Bunkyō City. Diakses tanggal 9 September 2008.
- ↑ Statistik populasi Bunkyō
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Situs web resmi (dalam bahasa Jepang)