The Fast and the Furious: Tokyo Drift

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
The Fast and The Furious: Tokyo Drift
Thefastandthefurioustokyodrift bigearlyposter.jpg
Poster Bioskop
Sutradara Justin Lin
Produser Neal H. Moritz
Produser Rekanan:
Grace Morita
Chiaki Yamase
Produser Pendamping:
Amanda Lewis
Producer Lapangan:
Kazutoshi Wadakura
Produser Eksekutif:
Ryan Kavanaugh
Lynwood Spinks
Clayton Townsend
Penulis Chris Morgan
Karakter:
Gary Scott Thompson
Pemeran Lucas Black
Bow Wow
Sung Kang
Brian Tee
Nathalie Kelley
Sonny Chiba
Zachary Ty Bryan
Musik Brian Tyler
Sinematografi Stephen F. Windon
Penyunting Kelly Matsumoto
Dallas Puett
Fred Raskin
Studio Relativity Media
Original Film
Munich Pape Filmproductions
Distributor Universal Pictures
Tanggal rilis 16 Juni 2006
Durasi 104 menit
Negara Amerika Serikat
Bahasa Inggris
Jepang
Anggaran US$ 85 Juta
Pendapatan kotor $158.401.402
Didahului oleh 2 Fast 2 Furious
Diikuti oleh Fast & Furious

The Fast and the Furious: Tokyo Drift (Wild Speed X3 Tokyo Drift Japan) adalah film 2006 yang disiutaradai oleh Justin Lin dan merupakan sekuel dari film The Fast and the Furious (film 2001). Dari urutan rilis, Tokyo Drift adalah film ketiga. Namun, dari alur cerita, mengambil tempat setelah Fast & Furious(2009). Film ini mengambil cerita di Tokyo, Jepang dan di Little Tokyo, Los Angeles.

Alur Cerita[sunting | sunting sumber]

Sean (Lucas Black) mengalami tabrakan karena lomba balap liar. Ibunya pun memutuskan untuk mengirim Sean ke Tokyo bersama ayahnya agar tidak lagi berurusan dengan mobil. Di sekolahnya yang baru, Sean bertemu dengan teman barunya Twinkie (Bow Wow). Dari Twinkie akhirnya ia berkenalan dengan dunia drifting.

Sean akhirnya berkonfrontasi dengan DK (Drift King) (Brian Tee) karena mengobrol dengan pacarnya, Neela (Nathalie Kelley). DK pun menantangnya untuk lomba. Han (Sung Kang), teman DK, meminjamkan salah satu mobilnya untuk Sean, tapi Sean pun akhirnya kalah dengan mobilnya hancur total karena ia sama sekali belum tahu bagaimana menyetir drift. Keesokan harinya, Han berkata kalau Sean harus bekerja padanya karena telah merusakkan mobilnya.

Han dan Sean menjadi sahabat, dan Han mengajari cara drift. Ia mau mengajari Sean karena hanya ialah satu-satunya orang yang tidak takut pada DK (Han sendiri mengatakan bahwa Sean adalah "kryptonite" untuk DK)

Sean perlahan memperoleh reputasi di Drifting setelah dilatih dan didukung (baik keuangan dan persahabatan) dari geng Han dan kawannya. Sean juga berteman dengan Neela, menghabiskan waktu bersama-sama dengan dia untuk menyenangkan Drifting atas gunung, dan budding hubungan dengan menempatkan dia di peluang dengan Takashi. Neela memberitahu Sean bahwa ia dan Takashi tumbuh bersama setelah ibunya meninggal, dan, seperti Sean, ia dianggap sebagai orang buangan. Takashi menantang Sean setelah melihat dia dengan Neela dan ia mengancam Sean agar pergi jauh-jauh dari Neela.

Paman dari Takashi, Kamata (Sonny Chiba), seroang Yakuza, diberitahu bahwa terdapat perbedaan dalam buku, dan bahwa Han telah berbuat curang sehingga pengeluaran mereka membesar. Takashi berkonfrontasi dengan Han dan kelompoknya akiba hal ini. Han, Sean, dan Neela melarikan diri sebelum Takashi berbuat lebih jauh. Han mengejar mereka, dan mereka pun terlibat dalam balap liar di jalanan Tokyo. Takashi mengejar Han, dan Morimoto mengejar Sean. Morimoto mencoba untuk menghancurkan mobil Sean, tetapi mobilnya sendiri keluar jalur, dan dia akhirnya bertabrakan dengan pengendara yang berlawanan arah dan membunuh Morimoto. Namun Takashi tetap melanjutkan pengejarannya dan berusaha mengejar Sean dan mencoba untuk menghancurkan mobilnya. Han melihat hal tersebut, ia memperlambat mobilnya dan menyilakan Sean jalan duluan. Lalu Takashi menembaki Han di sepanjang jalan itu. Han ditabrak oleh sebuah Mercedes S-Class di persimpangan dan mobilnya pun terbalik dan terbakar setelahnya. Sean berusaha untuk menyelamatkan Han tapi terlambat karena mobilnya lebih dulu terbakar. Sean dan Neela ke rumah ayah Sean, dan Takashi datang untuk membunuh Sean dan menjemput Neela, tetapi ayah Sean datang menyelamatkan Sean dengan senapannya sendiri. Neela pun ikut pulang dengan Takashi.

Sean mencoba untuk melakukan banding ke Paman Takashi (Kamata), dan menawarkan duel antara dirinya dan Takashi. Siapa pun yang kalah akan meninggalkan Tokyo. Perlombaan dilakukan di gunung dan Takashi pula yang memiliki "gunung" itu (karena sudah menguasai treknya). Sean, Twinkie, dan Han meminjam mobil ayah Sean, sebuah Ford Mustang Fastback keluaran 1967. Mereka pun melakukan perubahan total pada mobil ini dan mesinnya diambil dari mobil Han yang dihancurkan Sean pertama kali.

Setelah duel yang panjang di sepanjang jalan, Sean memenangkan perlombaan tersebut. Mobil Takashi sendiri hancur di menit-menit akhir karena jatuh. Takashi menderita kekalahan memalukan di tangan Sean, yang masih menganggap Sean seniri sebagai orang luar. Paman Takashi berkata pada Sean bahwa ia akan meninggalkan Tokyo. Akhirnya, Neela berpacaran dengan Sean.

Kemudian, Sean sebagai Drift King yang baru dan menempati tempat parkir bawah tanah yang sebelumnya dikuasai Takashi. Tiba-tiba Twinkie datang dan memberitahu Sean bahwa seseorang ingin menantang dia. Orang itu tak lain adalah Dominic Toretto (diperankan oleh Vin Diesel, dari film The Fast and the Furious (film 2001), yang merupakan teman baik Han. Toretto dan Sean melakukan percakapan singkat. Setelah itu Neela menghitung mundur perlombaan dan balapan mereka dimulai. Film berakhir tanpa mengungkapkan hasil perlombaan.

Cast[sunting | sunting sumber]

Resepsi[sunting | sunting sumber]

Box Office[sunting | sunting sumber]

Walaupun mendapatkan ulasan beraneka ragam, Tokyo Drift berhasil mendapatkan lebih dari $ 24 juta dolar AS pada akhir pekan penanyangannya. Film ini dirilis di Jepang dengan nama Wild Speed 3. Pada 28 Januari 2007, film ini telah menghasilkan $ 62 juta dolar di Amerika Serikat dan $ 95 juta dolar di luar AS, sehingga total pendapatannya menjadi $ 158 juta dolar AS. Tokyo Drift mendapatkan hasil lebih rendah dari film sebelumnya.

Reaksi dari Kritikus[sunting | sunting sumber]

Film ini mendapatkan rating 34% di Rotten Tomatoes [2] dan mendapat skor 46 dari 100 pada Metacritic [3]. Roger Ebert dari Chicago Sun-Times memuji film ini, ia memberi bintang tiga (dari empat), yang mengatakan bahwa sutradara Justin Lin "mengambil franchise film ini dan menjadikannya segar dan menarik," menambahkan bahwa Tokyo Drift "lebih baik dari yang kita harapkan "dan" ceritanya lebih daripada hanya tentang mobil.

Michael Medved memberikan Tokyo Drift satu setengah bintang (dari empat) dan berkata: "Plotnya tidak kelihatan, juga emosi dan humornya." [7] James Berardinelli dari Reel Tampilan juga memberikan satu setengah bintang dari empat, dan berkata: "Tak ada yang menonton Fast & Furious untuk plot. Karena itu, film ini sangat solid pada apa yang diusungnya, wanita-wanita seksi dan mobil-mobil. Sayangnya, adegan balapan terasa membosankan dan tidak masuk akal.

Cameo[sunting | sunting sumber]

Vin Diesel tampil sebagai cameo sebagai Dominic Toretto (karakter utama dari Fast & Furious sebelumnya), dan mengungkapkan dirinya sebagai teman baik Han. Hal ini dijelaskan dalam Fast & Furious, sequel dari The Fast and the Furious dan 2 Fast 2 Furious, tetapi prequel ke Tokyo Drift. Dalam Fast & Furious, Toretto dan Han bekerja sama untuk mencuri bahan bakar tanker di Republik Dominika.

"Drift King" di dunia nyata, Keiichi Tsuchiya, juga tampil ketika karakter Lucas Black (Sean Boswell) mempelajari teknik drifting. Dia berperan sebagai nelayan yang mengomentari kekurangan Sean dalam melakukan drifting. Rhys Millen, seorang drifter, juga terlihat berbicara dengan sepasang orang Jepang ketika setting film akan berpindah dari Amerika Serikat ke Jepang.

Keiko Kitagawa, aktris film dan drama Jepang, juga mendapat peran kecil sebagai salah satu teman Han.

Ben Sinclair tampil singkat sebagai juara Drifting Quinn Jackson. Sean melakukan percakapan singkat dengan Ben, dan memperoleh inspirasi serta dukungan untuk sukses di dunia underground Tokyo.


Soundtrack[sunting | sunting sumber]

Artikel utama: The Fast and the Furious: Tokyo Drift (soundtrack)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]