Syamsul Arifin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
TYT Dato’ Seri H.
Syamsul Arifin
Berkas:Syamsul Arifin Gubsu.jpg
Gubernur Sumatera Utara ke-16
Masa jabatan
16 Juni 2008 – 21 Maret 2011
Wakil Gatot Pujo Nugroho
Didahului oleh Rudolf Pardede
Digantikan oleh Gatot Pujo Nugroho
Bupati Langkat
Masa jabatan
1999 – 2008
Didahului oleh H.Abdul Wahab Dalimuthe, SH
Digantikan oleh H.Ngongesa Sitepu, SH
Informasi pribadi
Lahir 22 September 1952 (umur 65)
Medan, Sumatera Utara
Kebangsaan Indonesia
Partai politik PKS, Golkar, Nasdem
Anak 3
Profesi Politikus
Agama Islam

TYT Dato’ Seri H. Syamsul Arifin, S.E. (lahir di Medan, Sumatera Utara, 25 September 1952; umur 64 tahun) adalah Gubernur Sumatera Utara sejak 16 Juni 2008 hingga diberhentikan (oleh karena ia terjerat kasus korupsi) pada 21 Maret 2011.[1]

Ia adalah gubernur Sumatera Utara pertama yang terpilih langsung melalui pemilu. Sebelum menjabat sebagai gubernur, ia menjabat sebagai Bupati Langkat (1999-2008). Ia adalah mantan ketua KNPI Sumut dan Ketua Umum PB Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (2005-09).

Arifin pernah terafiliasi dengan partai Golkar, namun ia maju dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2008 dengan dukungan partai-partai Islam seperti Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Bulan Bintang.[2]

Syamsul Arifin dicopot dari jabatan Gubernur Sumatera Utara oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.[3] Pemberhentian dilakukan menyusul keluarnya putusan Mahkamah Agung terkait kasus hukum Syamsul.[3] Pemberhentian itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) No 95 /P tahun 2012 tanggal 12 Oktober 2012 tentang Pemberhentian H. Syamsul Arifin SE sebagai Gubernur Sumatera Utara masa jabatan tahun 2008-2013. Sedangkan pertimbangan hukum yang dijadikan landasan, yakni tindak lanjut Putusan Mahkamah Agung No 472 /K/Pid.Sus/2012 tanggal 3 Mei 2012 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atas tindak pidana korupsi.

Syamsul divonis bersalah dalam kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat yang merugikan negara senilai Rp 98,7 miliar dalam penggunaan APBD 2000-2007. MA memvonisnya dengan hukuman enam tahun penjara.[4]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Rudolf Pardede
Gubernur Sumatera Utara
2008–2011
Diteruskan oleh:
Gatot Pujo Nugroho