Perancis dan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Republik Perancis
Flag of the United Nations.svg Flag of France.svg
Keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa
Keanggotaan Anggota penuh
Sejak 1945 (1945) (sebagai Republik Sementara)
1946 (sebagai Republik Keempat
1958 (sebagai Republik Kelima)
Kursi DK PBB Permanen
Duta Besar François Delattre
Perancis

Artikel ini adalah bagian dari seri:
Politik dan pemerintahan
Perancis



Negara lain · Atlas
 Portal politik

Republik Perancis adalah seorang anggota carter dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan salah satu lima anggota permanen dari Dewan Keamanan PBB. Negara tersebut aslinya bergabung dengan PBB sebagai Pemerintahan Sementara Republik Perancis (PSRP) sebelum digantikan oleh Republik Perancis Keempat pada 1946, namun setelah serangkaian krisis, Republik Perancis Keempat runtuh. Sebuah referendum konstitusional diadakan pada 28 September 1958; 82.6% menyepakati konstitusi untuk Republik Perancis Kelima. Republik Perancis Kelima menggantikan kursi bekas Republik Keempat, termasuk keanggotaan permanennya pada Dewan Keamanan di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Hak veto dalam Dewan Keamanan PBB[sunting | sunting sumber]

Perancis telah memakai hak vetonya, memveto 18 resolusi dari 1949 sampai 2007, berbanding dengan 82 oleh Amerika Serikat dan 123 oleh Uni Soviet dan Rusia, 32 oleh Inggris, dan 6 oleh China.[1] Perancis memakai hak vetonya bersama dengan Britania Raya, untuk memveto sebuah resolusi untuk menyelesaikan Krisis Suez pada 1956. Perancis juga memakai hak veto pada 1976 pada pertanyaan kemerdekaan Komoro, saat pulau Mayotte berada di bawah kekuasaan Perancis karena pilihan masyarakat lokal. Pada 2002, Perancis memakai hak veto pada Resolusi 1441 terhadap perang Irak tahun 2003.

Berikut ini adalah seluruh pemakaian hak veto oleh Perancis[2]

  • 26 Juni 1946: Pertanyaan Spanyol
  • 25 Agustus 1947: Pertanyaan Indonesia
  • 30 Oktober 1956 (dua kali): Pertanyaan Palestina: Langkah-Langkah untuk Penindakan Aksi Militer Israel di Mesir
  • 30 Oktober 1974: Afrika Selatan (Perwakilan di PBB)
  • 6 Juni 1975: Pertanyaan Namibia
  • 6 Februari 1976: Persengketaan antara Komoro dan Perancis terhadap Mayotte
  • 19 Oktober 1976: Keadaan di Namibia
  • 31 Oktober 1977 (tiga kali): Keadaan di Afrika Selatan
  • 20 April 1981 (empat kali) : Pertanyaan Namibia
  • 21 April 1986 : Komplain Libya terhadap Serangan AS
  • 11 Januari 1989 : Komplain Libya terhadap Penjatuhan Pesawat AS
  • 23 Desember 1989 : Keadaan di Panama

Serba-serbi[sunting | sunting sumber]

  • Bahasa Perancis adalah salah satu dari dua bahasa kerja dari Sekretariat PBB, yang lainnya adalah bahasa Inggris.[3]
  • Perancis mengkontribusikan 4.86% dari biaya reguler PBB tahun 2014/15.[4]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Global Policy Forum (2008): "Changing Patterns in the Use of the Veto in the Security Council". Retrieved 30 December 2008.
  2. ^ "Subjects of UN Security Council Vetoes". globalpolicy.org. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-03-17. Diakses tanggal 2006-11-13. 
  3. ^ Compendium - Occupational Groups Archived July 21, 2011, di Wayback Machine.
  4. ^ www.franceonu.org: USA 22%, Japan 9,68%, China 7,92%, Germany 6,39%