Invasi Irak 2003

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Invasi Irak 2003
Bagian dari Perang Irak
Helikopter Black Hawk 101st Airborne Division memasuki Irak.
Helikopter Black Hawk 101st Airborne Division memasuki Irak.
Tanggal20 Maret 20031 Mei 2003
LokasiIrak
Hasil Saddam Hussein dan Partai Baath terguling; Pendudukan Irak; Munculnya pemberontak Irak, dan kekerasan antar kelompok,[6] pemilihan pemerintahan baru. Korban sipil yang luar biasa, dan munculnya regu-regu pembunuh yang brutal.[7]
Pihak terlibat

Pasukan koalisi:
 Amerika Serikat
 United Kingdom
 Australia
 Polandia


Dengan dukungan militer dari:
Kongres Nasional Irak[1][2][3]
Kurdistan Irak Peshmerga

Iraq


Ansar al-Islam
Tokoh dan pemimpin

Amerika Serikat George W. Bush
Amerika Serikat Dick Cheney
Amerika Serikat Donald Rumsfeld
Amerika Serikat Tommy Franks
Britania Raya Tony Blair
Britania Raya Brian Burridge
Australia John Howard
Australia Peter Cosgrove
Polandia Aleksander Kwaśniewski

Masoud Barzani
Babakir Zebari
Jalal Talabani
Kosrat Rasul Ali
Ahmed Chalabi
Irak Saddam Hussein
Irak Qusay Hussein
Irak Uday Hussein
Irak Abid Hamid Mahmud
Irak Ali Hassan al-Majid
Irak Barzan Ibrahim al-Tikriti
Irak Izzat Ibrahim al-Douri
Irak Ra'ad al-Hamdani
Irak Taha Yassin Ramadan
Irak Tariq Aziz
Abu Abdullah Warya Salih ash-Shafi'i
Kekuatan
263.000 375.000
Korban
370 4.895-6.370[8]

Invasi Irak 2003 dengan kode "Operasi Pembebasan Irak" secara resmi mulai pada tanggal 19 Maret 2003. Tujuan resmi yang ditetapkan Amerika Serikat adalah untuk "melucuti apa yang di duga senjata pemusnah massal Irak, serta mengakhiri dukungan dari Saddam Hussein kepada terorisme.[9] Sebagai persiapan, pada 18 Februari 100.000 tentara Amerika Serikat dimobilisasikan di Kuwait.[10] Amerika Serikat menyediakan mayoritas pasukan untuk invasi ini, dengan dukungan dari pasukan koalisi yang terdiri dari lebih dari 20 negara dan suku Kurdi di utara Irak. Invasi Irak 2003 inilah yang menjadi pembuka Perang Irak.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Graham, Bradley (7 April 2003). "U.S. Airlifts Iraqi Exile Force For Duties Near Nasiriyah". Washington Post. Diakses tanggal 13 September 2009. 
  2. ^ John Pike (14 March 2003). "Free Iraqi Forces Committed to Democracy, Rule of Law – DefenseLink". Globalsecurity.org. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 September 2009. Diakses tanggal 13 September 2009. 
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama USNewsandworldreport
  4. ^ Kim Ghattas (14 April 2003). "Syrians join Iraq 'jihad'". BBC News. Diakses tanggal 29 October 2011. 
  5. ^ "Arab volunteers to Iraq: 'token' act or the makings of another Afghan jihad?". Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 November 2011. Diakses tanggal 29 October 2011. 
  6. ^ "Sectarian divisions change Baghdad's image". Associated Press. 2006-07-03. Diakses tanggal 2006-08-06. 
  7. ^ "Torture in Iraq worse now than under Saddam?". MSNBC. 2006-09-21. Diakses tanggal 2006-10-19. 
  8. ^ Conetta, Carl (20 October 2003). "The Wages of War: Iraqi Combatant and Noncombatant Fatalities in the 2003 Conflict". Project on Defense Alternatives Research Monograph #8. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-09-02. Diakses tanggal 2006-08-09. 
  9. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama whitehouse
  10. ^ U.S. has 100,000 troops in Kuwait