Lompat ke isi

Pengungsi Perang Saudara Suriah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pengungsi Perang Saudara Suriah
Total populasi:

4.812.993 pengungsi (terdaftar, Maret 2016)[1]
6.130.000-6.320.000 pengungsi dalam negeri (berdasarkan estimasi PBB, Maret 2016)[2]

Wilayah dengan populasi penting[3]
 Turki 2.724.937 (terdaftar per Agustus 2016)[4]
2.748.367 (jumlah tertinggi terdaftar sejak 3 Maret 2016)
 Lebanon 1.500.000 (estimasi kedatangan per Des 2015)
1,048,275 (terdaftar)[5]
 Yordania 1.265.000 (hasil sensus per Nov 2015)[6]
657.422 (terdaftar Juli 2016)[7]
 Jerman 600.000 (terdaftar per April 2016)[8]
 Yunani 496.119 (kedatangan sampai Mei 2016)[9]
54.574 (estimasi di negara Mei 2016)[9]
5.615 (pemohon sampai Des 2015)[10]
 Arab Saudi 420.000 (estimasi kelebihan tinggal per 2015)[11]
 Makedonia 400.000 (estimasi kedatangan)[9]
2.150 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Serbia (termasuk Kosovo) 313.314 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Irak (termasuk Kurdistan Irak) 1.139.000 (estimasi di Kurdistan Irak)
956.000 (estimasi wilayah Irak lainnya Maret 2016)
249.395 (terdaftar)[12]
 Uni Emirat Arab 242.000 (estimasi kelebihan tinggal, sumber pemerintah, 2015) [13][14]
 Kuwait 155.000+[11][15] (estimasi kelebihan tinggal sampai Juni 2015)
 Mesir 117.702 (terdaftar per Maret 2016)
119.665 (estimasi UNHCR per Maret 2016)[16]
500.000 (estimasi MFA Mesir per September 2016)
 Swedia 110.333 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Hungaria

72.505 (pemohon sampai Desember 2015)[10]

 Kanada 60.096 (pemohon sampai Oktober 2016)
38.196 (disetujui per Oktober 2016)
34.937 (ditampung per Oktober 2016)[17][18]
 Kroasia 55.000 (estimasi per September 2015)[19]
386 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Aljazair 43.000 (estimasi per November 2015)
5.721 (terdaftar per November 2015)[20]
 Qatar 40.000 (estimasi kelebihan tinggal 2015)[11]
42 (terdaftar)[11]
 Austria 39.131 (pemohon sampai July 2016)[10]
 Belanda 31.963 (pemohon sampai July 2016)[10]
 Libya 26.672 (terdaftar per Desember 2015)[1]
 Armenia 20.000 (estimasi per Oktober 2016)[21]
 Denmark 19.433 (pemohon sampai December 2015)[10]
 Bulgaria 17.527 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Belgia 15.951 (pemohon sampai Juli 2016)[10]
 Amerika Serikat 14.473 (ditampung sampai Oktober 2016) [22]
 Norwegia 13,993 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Singapura 13.856 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Switzerland 12,931 (pemohon sampai Juli 2016)[10]
 Prancis 11.694 (pemohon sampai Juli 2016)[10]
 Brazil 9.000 (disetujui)[23]
2.097 (per November 2015)[24]
 Britania Raya 9.467 (pemohon sampai Juli 2016)[10]
5,102 (resettled as of August 2015)[25]
 Spanyol 8.365 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Rusia 5.000 (estimasi 2015)[26]
 Malaysia 5.000 (estimasi Agustus 2015)[butuh rujukan]
 Australia 4.500 (2015)
 Tunisia 4.000 (September 2015)[27]
 Siprus 3.527 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Bahrain 3.500 (estimasi Juni 2015)[11]
 Montenegro 2.975 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Italia 2.538 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Rumania 2.525 (pemohon sampai Desember 2015)[10]
 Malta 1.222 (pemohon sampai Desember 2015) [10]
 Somalia 1.312 (per Januari 2016)
 Finlandia 1.127 (as of December 2015)[10]
 Jalur Gaza 1.000 (per Desember 2013)[28]
Bahasa: Arab, Kurdi, Turki, Armenia, Aramaik
Agama: Islam Sunni, Kristiani, Islam Syiah, Yazidi, Druze

Pengungsi Suriah adalah orang-orang yang merupakan warga negara dan penduduk tetap Suriah yang telah melarikan diri dari negara mereka sejak terjadinya Perang Saudara Suriah pada tahun 2011 dan telah mencari suaka di negara lain.

Camp Pengungsi di Turki.

Pada tahun 2016, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengidentifikasikan 13,5 juta warga negara Suriah membutuhkan bantuan kemanusiaan, di mana dari jumlah tersebut lebih dari 6 juta pengungsi dalam negeri Suriah, dan lebih dari 4,8 juta merupakan pengungsi di luar Suriah. Turki merupakan negara penampung terbesar dengan jumlah lebih dari 2,7 juta pengungsi Suriah.[4][29][30] Bantuan untuk pengungsi internal dalam negeri Suriah, dan pengungsi Suriah di negara-negara tetangga, direncanakan secara besar-besaran melalui Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Hampir 1 juta warga Suriah telah meminta suaka di berbagai negara, terutama Lebanon, Yordania, Turki, dan Uni Eropa (UE).[1][10] Pada tahun 2016, janji telah dibuat kepada UNHCR, oleh berbagai negara, untuk menampung secara tetap 170.000 pengungsi terdaftar.[31]

Padat tahun 2016, janji dibuat kepada UNHCR, oleh berbagai negara, untuk menampung secara permanen 170.000 pengungsi yang terdaftar.[32]

Jumlah dan lokasi rakyat melarikan diri dari kekerasan di Suriah, 13 Juni 2012.

Pemberontakan Kebangkitan dunia Arab di Tunisia, Mesir, Libya, Bahrain, dan Yaman terinspirasi dari protes di Suriah, diikuti oleh intervensi Tentara Suriah.[33] Ketika Suriah terjerumus ke dalam perang saudara,[34] Suriah secara cepat cepat terbagi dalam campur aduk yang kompleks dari perubahan aliansi dan wilayah antara pemerintahan Assad, kelompok pemberontak, kelompok etnis, dan ekstremis Islam. Pada bulan Mei diperkirakan tidak lebih dari 300 pengungsi Suriah telah menyeberang masuk ke Turki.[35] Turki mendirikan kamp kecil untuk para pengungsi dan melaporkan bahwa hal tersebut merupakan persiapan untuk "skenario terburuk" jumlah pengungsi pasti akan meningkat.[35] Pada pertengahan bulan Mei, sekitar 700 pengungsi dari Tel Kazakh telah melarikan diri ke Lebanon,[36] dan desa Wadi Khaled di Lebanon utara menerima 1.350 pengungsi lainnya.[37] Dengan pengepungan Jisr al-Shughour, situasi di perbatasan Turki-Suriah memburuk dan ribuan melarikan diri untuk mengantisipasi serangan Tentara Suriah.[38] Awalnya dilaporkan bahwa sekitar 2.500 warga Suriah melintasi perbatasan.[38]

Jumlah pengungsi yang ditampung di kamp-kamp Turki melebihi 10.000 pada pertengahan Juni,[39][40] dan diperkirakan mencapai 8.500 di Lebanon[41] di mana total populasi pengungsi diperkirakan mencapai lebih dari 20.000. Ketika tentara Suriah menumpuk di perbatasan Turki, aliran meningkat menjadi ratusan pengungsi sehari pada tanggal 23 Juni,[42] mencapai total 11.700 pengungsi.[43]

Jumlah Korban Perang Suriah

[sunting | sunting sumber]

Jumlah korban resmi perang Suriah bervariasi, dengan estimasi PBB (OHCHR) mencatat setidaknya 306.887 warga sipil tewas antara Maret 2011 hingga Maret 2021. Estimasi lain oleh Komisi Penyelidikan PBB menunjukkan lebih dari 580.000 orang tewas (termasuk kombatan) hingga Mei 2021, dengan jutaan lainnya mengungsi.[44]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 "Syria Regional Refugee Response – Overview". UNHCR Syria Regional Refugee Response. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2016-03-03. {{cite web}}:
  2. BBC. Life and Death in Syria. 1503/2016. "The United Nations estimates that 17.9 million people still live in Syria — down from 24.5 million before the war broke out. "
  3. Data as of Feb 2016, unless otherwise noted; includes estimated cross-border arrivals, UNHCR registered refugees, asylum applicants, worker visa overstays and resettled refugees. Does not include foreign citizens leaving Syria.
  4. 1 2 "UNHCR Syria Regional Refugee Response -Turkey". UNHCR Syria Regional Refugee Response. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-03-05. Diakses tanggal 2016-03-10. {{cite web}}:
  5. "UNHCR Syria Regional Refugee Response – Lebanon". UNHCR Syria Regional Refugee Response. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-06-26. Diakses tanggal 2016-02-21. {{cite web}}:
  6. "Population stands at around 9.5 million, including 2.9 million guests". The Jordan News. The Jordan Times. 2016-01-30. Diakses tanggal 2016-04-08.
  7. "Syria Regional Refugee Response -Jordan". UNHCR Syria Regional Refugee Response. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-22. Diakses tanggal 2016-02-21. {{cite web}}:
  8. Mediendienst Integration. "Syrische Flüchtlinge". Diakses tanggal 8 Juni 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 3 "Refugees, migrants reach 54,574 in Greece on Wednesday". Kathimerini. 19 Mei 2016. Diakses tanggal 19 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 "Syria Regional Refugee Response -Europe". UNHCR Syria Regional Refugee Response. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-09. Diakses tanggal 2016-02-21. {{cite web}}:
  11. 1 2 3 4 5 "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-11-22. Diakses tanggal 2016-11-10. {{cite web}}:
  12. "UNHCR Syria Regional Refugee Response/ Iraq". UNHCR. 31 Desember 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-22. Diakses tanggal 17 Januari 2016. {{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. UAE home to 242,000 Syrians
  14. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-13. Diakses tanggal 2016-11-10. {{cite web}}:
  15. "Kuwait extends residency permits for Syrians". UNHCR. 2 September 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-28. Diakses tanggal 10 September 2015. {{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. (UNHCR), United Nations High Commissioner for Refugees. "UNHCR Syria Regional Refugee Response". UNHCR Syria Regional Refugee Response. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-23. Diakses tanggal 2016-02-21. {{cite web}}:
  17. Branch, Government of Canada, Citizenship and Immigration Canada, Communications. "#WelcomeRefugees: Milestones and key figures". www.cic.gc.ca. Diakses tanggal 2016-02-20.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) PLUS 2,500 settled prior to Nov 2015
  18. "Canada and the refugee crisis: Four things to know before you vote". Diakses tanggal 2016-07-27.
  19. "Refugee crisis: Many migrants falsely claim to be Syrians, Germany says as EU tries to ease tensions". Telegraph.co.uk. 25 September 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. Refugees, United Nations High Commissioner for. "Algeria Operational Update". UNHCR. Diakses tanggal 2016-02-18.
  21. "Armenia Shelters Over 20,000 Syrian Refugees". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-07. Diakses tanggal 6 Oktober 2016. {{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. "US State Department Refugee Processing Centre". 11 Februari 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-29. Diakses tanggal 2021-04-03. {{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. "Speech by Minister Mauro Vieira on the occasion of the Supporting Syria and the Region Conference – London, February 4, 2016". www.itamaraty.gov.br. Diakses tanggal 2016-02-18.[pranala nonaktif permanen]
  24. "Partnership between Brazil and the UNHCR for visa concessions to people affected by the conflict in Syria". Ministry of Foreign Affairs (dalam bahasa English). Diakses tanggal Februari 16, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  25. "Immigration Statistics : Home Office". Gov.uk. 27 Agustus 2015. Diakses tanggal 19 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. "Syrian Refugees Take Arctic Route to Europe". The Wall Street Journal. 3 September 2015.
  27. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-09. Diakses tanggal 2021-03-03. {{cite web}}:
  28. "Gaza fighters head to Syria as refugees flow in". BBC News. 15 Desember 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. "Turkey provides education for 300,000 Syrian refugees". Anadolu Agency 2015. Agency, Ankara. 23 Desember 2015. Diakses tanggal 24 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. "UNHCR Country Profile".
  31. "UNHCR Factsheet on resettlement: Syrian Refugees". UNHCR. UNHCR. Februari 16, 2016. Diakses tanggal Februari 17, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. "UNHCR Factsheet on resettlement: Syrian Refugees". UNHCR. UNHCR. 16 Februari 2016. Diakses tanggal 17 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  33. "Syrian army tanks 'moving towards Hama'". BBC News. 10 Mei 2011. Diakses tanggal 18 Mei 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. "U.S. has secretly provided arms training to Syria rebels since 2012". Los Angeles Times. 21 Juni 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  35. 1 2 "Turkey preparing for large numbers of Syrian refugees". Ya Libnan. 3 Mei 2011. Diakses tanggal 7 Juli 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. "Witnesses: Soldiers shell Syrian border town amid refugee flight". CNN. 14 Mei 2011. Diakses tanggal 7 Juli 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. Ghaddar, Hanin (13 Mei 2011). "Syria's refugees from terror". Foreign Policy: The Middle East Channel. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-31. Diakses tanggal 7 Juli 2011. {{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  38. 1 2 Chulov, Martin (9 Juni 2011). "Syrian refugees in Turkey: 'People see the regime is lying. It is falling apart'". The Guardian. London. Diakses tanggal 7 Juli 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  39. "'Nearly 10,000' Syrian refugees in Turkey". Yahoo! News. 17 Juni 2011. Diakses tanggal 7 Juli 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  40. Erisa Dautaj Şenerdem (19 Juni 2011). "Turkey allows limited access to Syrian refugee camp". Hürriyet Daily News. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-11-29. Diakses tanggal 7 Juli 2011. {{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. yalibnan. "8500 Syrian refugees in Lebanon, report". Diakses tanggal 19 Februari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  42. Yacoub, Khaled (23 Juni 2011). "Syrian troops near Turkey border, refugees flee". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-12-11. Diakses tanggal 7 Juli 2011. {{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  43. "Syrian refugees continue to flock to Turkey". Israel News, Ynetnews. 24 Juni 2011. Diakses tanggal 7 Juli 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  44. "'What They Left Behind': A Look at the Human Toll of the Syrian War". FRONTLINE | PBS | Official Site | Documentary Series (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-03.

Bibliografi

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]