Parang Nabur
| Parang Nabur | |
|---|---|
Parang nabur pipih dari Kalimantan Selatan. | |
| Jenis | Pedang |
| Negara asal | Kalimantan (Kalimantan Selatan, Indonesia) |
| Sejarah pemakaian | |
| Digunakan oleh | Suku Banjar |
| Pada perang | Perang Banjarmasin (1859 – 1863) |
| Spesifikasi | |
| Panjang | 50 hingga 90 cm (20 hingga 35 in) |
| Tipe pedang | Tepi ganda parsial, gerinda cembung |
| Tipe gagang | Tanduk kerbau, tulang, kayu |
| Jenis sarung | Kayu |
Parang Nabur adalah pedang lengkung yang berasal dari Banjarmasin Kalimantan Selatan. Pedang ini banyak dibuat oleh Kesultanan Banjarmasin pada awal abad ke 19. Parang nabur juga dikenal dengan nama beladah atau belabang.[1]
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Parang Nabur adalah sejenis pedang yang memiliki bilah melengkung[2] melebar ke arah ujung, dengan bagian terlebar terletak pada lengkungannya.[3] Tepinya cembung, sedangkan bagian belakangnya cekung. Pedang ini memiliki dua sisi sepanjang sekitar 066 hingga 0.375 in (1.700 hingga 9.500 mm) dari bilah hingga ujung pedangnya. Gagangnya biasanya terbuat dari dari tanduk, tulang, ataupun kayu serta sering kali memiliki pelindung untuk tangan dan jari yang terbuat dari kuningan atau besi. Gagangnya dilengkapi dengan pelindung buku jari[2] dan tangkisan yang dibuat mirip dengan model pedang-pedang Eropa yang sangat dipengaruhi oleh pedang angkatan laut yang dibawa oleh pelaut Belanda dan memiliki perpaduan gaya Eropa dan Islam. Parang nabur biasanya memiliki sarung yang terbuat dari kayu. Parang nabur dibuat dari dua bagian besi yang disatukan dengan pita logam dan dibentuk mengikuti bilahnya.[4] Pedang nabur berbeda dengan Niabor
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ D., Peter (27 Juni 2020). "Parang nabur". Mandarin Mansion Antiques. Diakses tanggal 4 April 2025.
- 1 2 Claude Blair & Leonid Tarassuk, ed. (1986). The Complete Encyclopedia of Arms & Weapons: The Most Comprehensive Reference Work Ever Published on Arms and Armor. Bonanza Books. hlm. 358. ISBN 9-780-51748-7761.
- ↑ Nick Evangelista (1995). The Encyclopedia of the Sword. Greenwood Publishing Group. ISBN 0-313-27896-2.
- ↑ Albert G Van Zonneveld (2002). Traditional Weapons of the Indonesian Archipelago. Koninklyk Instituut Voor Taal Land. ISBN 90-5450-004-2.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Old Blade Parang Nabur
- Galeri Foto Parang Nabur,oriental-arms.co.il
- Albert G. van Zonneveld, Traditional weapons of the Indonesian archipelago, Verlag C. Zwartenkot Art Books, 2001, Seite 99, ISBN 978-90-5450-004-9
- George Cameron Stone, Donald J. LaRocca, A Glossary of the Construction, Decoration and Use of Arms and Armor: in All Countries and in All Times, Verlag Courier Dover Publications, 1999, ISBN 978-0-486-40726-5