Ngabang, Landak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ngabang
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Barat
KabupatenLandak
Pemerintahan
 • CamatYully Nomensen.,S.STP
Populasi
 • Total76.990 jiwa
 • Kepadatan67,06/km2 (173,7/sq mi)
Kode Kemendagri61.08.01 Edit the value on Wikidata
Luas1.148,10 km²
Desa/kelurahan19 Desa

Ngabang adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Landak, provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kecamatan Ngabang juga merupakan ibukota dari Kabupaten Landak sehingga semua jenis aktivitas ekonomi, fasilitas umum dan transportasi serta pemerintahan Kabupaten Landak berpusat di wilayah ini.[1] Jumlah penduduk kecamatan ini berjumlah 76.990 (2020), dengan luas wilayah 1.148,10 km², dan kepadatan penduduk 67,06 jiwa/km².[1]

Ditengah kota Ngabang mengalir sebuah sungai yaitu Sungai Landak yang membelah pusat Kota Ngabang. Kota Ngabang berjarak 81 km ke arah Timur Laut dari kota Pontianak. Kota Ngabang dilintasi dua jalur vital yakni Jalan Trans Kalimantan serta Jalan Lintas Negara. Di atas Sungai Landak juga terdapat dua buah jembatan yang menghubungkan antara kedua daerah yakni Ngabang Barat dan Ngabang Timur.

Batas-batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

  1. Sebelah Barat: Kecamatan Sengah Temila dan Kecamatan Sebangki
  2. Sebelah Timur: Kecamatan Jelimpo
  3. Sebelah Utara: Kecamatan Kuala Behe dan Kecamatan Menyuke
  4. Sebelah Selatan: Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Pontianak

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Ngabang sebagian besar merupakan wilayah dataran rendah dan morfologi dataran berawa-rawa dengan ketinggian mulai 50 meter hingga 250 meter di atas permukaan air laut.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Sementara itu, keberagaman agama dan budaya menjadi bagian dari masyarakat kecamatan Ngabang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Landak tahun 2020 mencatat bahwa 67,28% penduduknya memeluk agama Kekristenan, dimana Katolik 38,51% dan Protestan 28,77%. Kemudian yang memeluk agama Islam berjumlah 30,43%, Budha 2,06%, dan sebagian kecil beragama Konghucu dan Hindu berjumlah 0,23%. Terdapat 177 bangunan gereja Protestan, 85 bangunan gereja Katolik, 36 bangunan Masjid dan 5 bangunan Vihara.[1]

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Amang
  2. Ambarang
  3. Amboyo
  4. Amboyo Inti
  5. Amboyo Selatan
  6. Antan Raya
  7. Engkadu
  8. Hilir Kantor
  9. Hilir Tengah
  10. Munggu
  11. Muun
  12. Pak Mayam
  13. Penyaho Dangku
  14. Raja
  15. Rasan
  16. Sebirang
  17. Sungai Keli
  18. Tebedak
  19. Temiang Sawi

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Di Kecamatan Ngabang terdapat keraton tertua di Kalimantan Barat yaitu keraton Ismahayana Landak yang terlrtak di Desa Raja. Keraton ini di perkirakan telah ada sejak tahun 1275 M. Kecamatan Ngabang juga memiliki Rumah Panjang Banua Pantu yang berada di Desa Tebedak yang menjadi satu-satunya rumah panjang di sekitar Kota Ngabang. Sealin itu terdapat Air Terjun Pangaak yang memiliki tiga tingkatan air terjun. Air Terjun Pangaak terletak di Dusun Sungai Durian, Desa Antan Raya dan Air terjun Setegong yang berada di desa Mungguk yang memiliki waktu tempuh sekitar 20 menit perjalanan dari pusat kota Ngabang.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Kabupaten Landak Dalam Angka 2020". www.landakkab.bps.go.id. Diakses tanggal 12 Januari 2021.