Mobil murah ramah lingkungan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Daihatsu Sigra (2016–saat ini)
Honda Brio Satya (2018–saat ini)
Suzuki Karimun Wagon R (2013–saat ini)

Mobil Murah Ramah Lingkungan (Bahasa Inggris: Low Cost Green Car (LCGC), nama resmi: Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2)), adalah sebuah varian mobil yang muncul setelah adanya regulasi otomotif baru di Indonesia yang mengecualikan mobil murah dan hemat bahan bakar dari PPnBM, sehingga harga jualnya dapat ditekan serendah mungkin, asalkan mobil ini dirakit di dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tertentu. Peluncuran varian mobil ini diharapkan dapat mendorong makin banyak orang memiliki mobil, untuk mengurangi subsidi bahan bakar[1] dan untuk berkompetisi dengan mobil yang diimpor dari Thailand, serta memperbanyak lapangan kerja di dalam negeri.[2] Varian ini mirip dengan kategori mobil kei di Jepang dan program Eco Car di Thailand yang juga menjanjikan potongan pajak untuk mobil yang berukuran kecil dan efisien bahan bakar.

Spesifikasi[sunting | sunting sumber]

Kementerian Perindustrian menetapkan bahwa mobil yang dapat digolongkan sebagai varian ini adalah yang memenuhi spesifikasi berikut:[3]

  • Mesin bensin, dengan kapasitas 980-1.200 cc (0,98-1,2 L) dengan tingkat konsumsi bahan bakar setidaknya 20 km/l (56 mpg‑imp; 47 mpg‑US),
  • Berbahan bakar dengan Research Octane Number (RON) 92,
  • Mesin diesel, dengan kapasitas hingga 1.500 cc (1,5 L) dengan tingkat konsumsi bahan bakar setidaknya 20 km/l (56 mpg‑imp; 47 mpg‑US),
  • Berbahan bakar dengan bilangan Setan (CN) 51,
  • Radius belok paling banyak 4,6 m (4.600 mm),
  • Harga jual tidak lebih dari Rp 95.000.000 berdasarkan lokasi kantor pusat Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), dengan ruang penyesuaian harga sebanyak 15% untuk transmisi otomatis, sebanyak 10% untuk fitur keamanan, dan dapat disesuaikan dengan inflasi,
  • Penambahan nama merek dan logo khas Indonesia,
  • Rencana investasi pabrik.

Regulasi[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Mei 2013, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, yang pada intinya mengatur bahwa:[4]

  • PPnBM sebesar 0% untuk mobil bensin dengan kapasitas mesin maksimal 1.200cc (1.500cc untuk mobil diesel) dan tingkat konsumsi bahan bakarnya minimal 20 kilometer/liter.
  • PPnBM sebesar 50% untuk mobil berteknologi canggih (berbahan bakar hibrid, gas, listrik, dsb) dan tingkat konsumsi bahan bakarnya minimal 28 kilometer/liter.
  • PPnBM sebesar 75% untuk mobil berteknologi canggih (berbahan bakar hibrid, gas, listrik, dsb) dan tingkat konsumsi bahan bakarnya di antara 20-28 kilometer/liter.

Investasi[sunting | sunting sumber]

Toyota, Daihatsu, Suzuki, dan Honda ditargetkan dapat memproduksi total 500.000 mobil varian ini per tahun dengan prediksi total investasi sebesar $1,8 miliar di Indonesia hingga akhir tahun 2012, pasca pemerintah setuju untuk mengecualikan mobil varian ini dari PPnBM untuk mendorong penjualan di dalam negeri.[5]

Pada tanggal 22 April 2013, Astra Daihatsu Motor telah membuka pabrik baru di Karawang untuk merakit mobil varian ini, walaupun pada saat itu pemerintah belum mengeluarkan peraturan mengenai mobil varian ini. Pabrik inipun merakit 4.000 unit Toyota Avanza dan/atau Daihatsu Xenia per bulan pada tahun pertamanya, dan akan memproduksi 10.000 unit mobil varian ini, seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla saat peraturan mengenai varian mobil tersebut telah dirilis.[6]

Model dan penjualan[sunting | sunting sumber]

Produsen Model Kapasitas Penjualan
2013 2014 2015[7] 2016 2017[8] 2018[9] 2019
Astra Daihatsu Motor Daihatsu Ayla 1,0 L, 1,2 L 19.141[10] 40.775[11] 35.084[12] 39.087[13] 28.051 26.952 22.108[14]
Toyota Astra Motor Toyota Agya 1,0 L, 1,2 L 22.376[10] 67.074[15] 57.646[16] 45.009[17] 29.004 29.106 25.082[18]
Honda Prospect Motor Honda Brio Satya 1,2 L 4.958 26.683 31.820 36.470 43.378 46.900 54.659
Nissan Motor Indonesia Datsun Go Panca 1,2 L - 2.733 9.462 8.833 4.303 4.782 3.013
Nissan Motor Indonesia Datsun Go+ Panca 1,2 L - 17.787 19.896 16.650 6.181 3.263 1.612
Suzuki Indomobil Motor Suzuki Karimun Wagon R 1,0 L 4.705 7.068 11.526 9.905 5.408 4.564 4.148
Toyota Astra Motor Toyota Calya 1,2 L - - - 47.280 73.236 63.970 54.549
Astra Daihatsu Motor Daihatsu Sigra 1,0 L, 1,2 L - - - 31.939 44.993 50.907 52.283
Total Kenaikan 51.180 Kenaikan 162.120 Kenaikan 165.434 Kenaikan 235.173 Penurunan 234.554 Penurunan 230.444 Penurunan 217.203

Mulai awal tahun 2014 hingga bulan Februari 2014, penjualan mobil pada semua kategori menurun, kecuali mobil kota non-LCGC yang stagnan, namun LCGC tumbuh signifikan dan menyumbang 73% penjualan mobil kota.[19]

Pada tiga bulan pertama tahun 2014, 43.969 unit mobil varian ini berhasil terjual.[20]
Pada enam bulan pertama tahun 2014, 85.643 unit mobil varian ini berhasil terjual.[21]

Pada tujuh bulan pertama tahun 2014, 41.520 unit Toyota Agya berhasil terjual sehingga menjadikannya mobil terlaris ketiga di Indonesia setelah Toyota Avanza dan Honda Mobilio.[22]

Produksi dan ekspor[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2013, Indonesia berhasil memproduksi 52.956 mobil varian ini, dan pada tahun 2014 diprediksi dapat memproduksi 150.000 unit. Pada bulan Februari 2014, Daihatsu Ayla mulai diekspor ke Filipina dengan nama Toyota Wigo. Pada tahun 2013, Indonesia telah mengekspor 170.907 unit mobil CBU non-LCGC, dan 105.380 mobil CKD.[23]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Menatap Kebijakan Mobil Murah". Kemenperin (Ministry of Industry). 
  2. ^ "Jalan Panjang Insentif untuk Mobil LCGC". Kemenperin (Ministry of Industry). 
  3. ^ "Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 33/M-IND/PER/7/2013". 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-03-08. Diakses tanggal 2020-04-02. 
  4. ^ "PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2013" (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2017-07-30. Diakses tanggal June 7, 2013. 
  5. ^ "Cheap and Green Cars Coming to Indonesian Roads". March 4, 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal March 6, 2012. Diakses tanggal June 1, 2019. 
  6. ^ "Produksi Daihatsu belum optimal". April 22, 2013. 
  7. ^ Lili Sunardi (February 16, 2017). "Mobil Murah, untuk Siapa?". 
  8. ^ Otomart.id (2018-01-26). "Ini Mobil LCGC Terlaris di Indonesia Sepanjang Tahun 2017". Berita Otomotif Terbaru - OTOmart (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-11. 
  9. ^ Tim. "Penjualan LCGC 2018: Datsun dan Suzuki Suram". teknologi. Diakses tanggal 2020-02-11. 
  10. ^ a b VIVA, PT VIVA MEDIA BARU- (2014-01-23). "Daftar 20 Mobil Terlaris di Indonesia - VIVA". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  11. ^ "10 Mobil Terlaris Indonesia di 2014 - Panduan Pembeli - Mobil123.com". Mobil123.com - Indonesia No.1 Portal Otomotif (dalam bahasa Indonesian). Diakses tanggal 2019-09-01. 
  12. ^ Media, Kompas Cyber. "Mobil Terlaris Sepanjang 2015". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  13. ^ Kuswaraharja, Dadan. "20 Mobil Terlaris di Indonesia Tahun 2016". detikoto (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-01. 
  14. ^ Rahadiansyah, Rangga (2020-01-23). "20 Mobil Terlaris 2019" [20 of Indonesia's Best Selling Cars in 2019]. Detik.com (dalam bahasa Indonesian). Indonesia: Trans Media. Diakses tanggal 2020-01-24. 
  15. ^ "10 Mobil Terlaris Indonesia di 2014 - Panduan Pembeli - Mobil123.com". Mobil123.com - Indonesia No.1 Portal Otomotif (dalam bahasa Indonesian). Diakses tanggal 2019-09-01. 
  16. ^ Media, Kompas Cyber. "Mobil Terlaris Sepanjang 2015". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  17. ^ Kuswaraharja, Dadan. "20 Mobil Terlaris di Indonesia Tahun 2016". detikoto (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-01. 
  18. ^ Rahadiansyah, Rangga (2020-01-23). "20 Mobil Terlaris 2019" [20 of Indonesia's Best Selling Cars in 2019]. Detik.com (dalam bahasa Indonesian). Indonesia: Trans Media. Diakses tanggal 2020-01-24. 
  19. ^ "LCGC menjadi jawara di segmen city car". March 14, 2014. 
  20. ^ "Pasar LCGC mulai lesu". May 5, 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2020-04-02. 
  21. ^ Edwardi (July 19, 2013). "Mobil Murah Datsun Go+ Panca Mulai Tempel Brio Satya". Diarsipkan dari versi asli tanggal July 21, 2014. Diakses tanggal June 1, 2019. 
  22. ^ Kurniawan, Agung (August 20, 2014). "Ini Daftar Mobil Terlaris di Indonesia 2014" [List of Best Selling Cars in Indonesia 2014]. Kompas (dalam bahasa Indonesian). Diakses tanggal August 22, 2017. 
  23. ^ "500 LCGC to be Exported Monthly, Minister Says". January 30, 2014.