Medan Marelan, Medan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Medan Marelan
Peta Lokasi Kecamatan Medan Marelan Kota Medan.svg
Peta lokasi Kecamatan Medan Marelan
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Utara
KotaMedan
Pemerintahan
 • CamatMuhammad Yunus, S.STP
Populasi
 • Total182.515 jiwa
 • Kepadatan7.662/km2 (19,840/sq mi)
Kode pos
20250 - 20256
Kode Kemendagri12.71.12 Edit the value on Wikidata
Luas23,82 km²
Desa/kelurahan5 kelurahan
Situs webmedanmarelan
Peta Kecamatan Medan Marelan ditunjukan oleh warna hitam

Medan Marelan adalah salah satu dari 21 kecamatan yang berada di kota Medan, provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Kecamatan Medan Marelan berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang di sebelah Barat, Medan Labuhan di sebelah Timur, Medan Helvetia di sebelah Selatan, dan Medan Belawan di sebelah Utara.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Wilayah Marelan dulunya merupakan wilayah Kesultanan Deli yang dijadikan perkebunan dengan hak konsesi dari Sultan. Pada masa itu bukan hanya Belanda, banyak investor dari berbagai negara datang ke Deli untuk membuka perkebunan. Ada Amerika, Inggris, Jerman, Swiss, Prancis, Polandia, Ceko dan Belgia. Komoditas yang ditanam semula adalah tembakau, namun kemudian berkembang ke komoditas lain seperti karet, kopi, lada, pala, kelapa sawit, dan teh.

Kebun-kebun tersebut ada yang diberi nama dengan nama lokal dan ada pula dengan istilah asing. Nama-nama perkebunan ini banyak yang masih dipakai hingga saat ini. Salah satunya adalah perkebunan Maryland. Dirk A. Buiskool dalam artikel "A plantation city on the east coast of Sumatra 1870 - 1942" menyebutkan bahwa Maryland merupakan salah satu perkebunan disekitar Medan dengan nama Inggris. Maryland sendiri merupakan nama salah satu Negara Bagian Amerika Serikat yang dulunya merupakan koloni Inggris. Nama perkebunan Maryland atau Maryland Estate inilah yang akhirnya menjadi nama daerah Marelan.

Penggunaan Nama Marelan sebagai nama salah satu Kecamatan di kota Medan dimulai pada tahun 1992, dimasa Walikota Medan dijabat H. Bachtiar Jafar. Pada saat itu dibentuk kecamatan Medan Marelan sebagai kecamatan baru. Dasar hukumnya adalah Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 tahun 1992, yang ditetapkan tanggal 13 Juli 1992. Isinya mengatur tentang pembentukan 18 kecamatan di Propinsi Sumatera Utara. Untuk kota Medan, kecamatan yang dibentuk adalah kecamatan Medan Marelan dan kecamatan Medan Perjuangan.

Berdasarkan PP-35 tahun 1992, wilayah Kecamatan Medan Marelan dibentuk dari sebagian wilayah kecamatan Medan Labuhan dan sebagian wilayah kecamatan Medan Deli. Wilayah Medan Marelan yang berasal dari Medan Labuhan meliputi wilayah Kelurahan Labuhan Deli, Kelurahan Rengas Pulau dan Kelurahan Terjun. Sedangkan wilayah dari Kecamatan Medan Deli meliputi Kelurahan Tanah Enam Ratus.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2020, kecamatan Medan Marelan mempunyai penduduk sebesar 182.515 jiwa. Luasnya adalah 23,82 km² dan kepadatan penduduknya adalah 7.662 jiwa/km².[1]

Etnis[sunting | sunting sumber]

Sebagai salah satu kecamatan di Kota Medan, suku penduduk di kecamatan ini cukup beragam. Suku Jawa, Melayu Deli, Batak dan Tionghoa merupakan suku yang paling banyak di kecamatan ini. Selain itu, ada juga suku lain seperti Aceh, Minang, Sunda, India, Nias, Pesisir, Bugis dan lainnya.

Agama[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2020, penduduk kecamatan Medan Marelan sangat beragam dalam agama yang dianut. Adapaun persentasi penduduk kecamatan Medan Marelan berdasarkan agama yang dianut ialah, yang memeluk agama Islam sebanyak 89,90%, kemudian Kristen sebanyak 5,39% dimana Protestan 4,85% dan Katolik 0,54%. Pemeluk agama Buddha dari keturuan Tionghoa sebanyak 4,59% dan sebagian kecil lainnya adalah Hindu 0,11% dan Konghucu 0,01%.[2][3] Sementara untuk rumah ibadah, terdapat 53 masjid, 16 vihara dan 13 gereja.[4]

Potensi wilayah[sunting | sunting sumber]

A. Data Umum

No Data Umum Keterangan
1 Luas 44,47 km²
2 Jumlah Kelurahan 5 kelurahan
3 Jumlah Penduduk 140.414 jiwa
4 Panjang Jalan Aspal 75,7 km

B. Air Minum & Energi

No Pelanggan Jumlah
1 Air Minum 983
2 Listrik Negara 25.949
3 Gas Negara 463

C. Pendidikan

No Jenis Pendidikan Keterangan
1 SD / Sederajat 54 unit
2 SLTP / Sederajat 15 unit
3 SLTA / Sederajat 10 unit
4 Akademi 2 unit
5 Universitas -

D. Perdagangan

No Jenis Perdagangan Keterangan
1 Pasar Tradisional 2 unit
2 Plaza / Mall 2 unit
3 Swalayan/Mini Market 4 unit
4 Dealer Mobil Toyota 1 unit
5 Pergudangan 7 unit

E. Olahraga

No. Sarana Jumlah
1 Sepak bola 3 unit
2 Bola Volly 10 unit
3 Bulutangkis 15 unit
4 Futsal 26 unit

F. Perusahaan Industri

No Industri Jumlah
1 Besar/Sedang 3 unit
2 Kecil 11 unit
3 Rumah Tangga 7 unit

G. Kesehatan

No. Sarana Jumlah
1 Rumah Sakit 3 unit
2 Puskesmas 4 unit
3 Balai Pengobatan Umum 18 unit
4 Balai Kesehatan Ibu dan Anak 9 unit

H. Keagamaan

No. Sarana Jumlah[4]
1 Masjid 53 unit
2 Mushola 85 unit
3 Vihara 16 unit
4 Gereja 13 unit

I. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU): 3 unit

J. Keuangan

No. Lembaga Jumlah
1 Bank 4 unit
2 Leasing/Finance 2 unit
3 Valuta Asing 0 unit
4 Koperasi 3 unit
5 Pegadaian 2 unit

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Kota Medan Dalam Angka 2021" (pdf). www.medankota.bps.go.id. hlm. 7, 63. Diakses tanggal 25 Mei 2021. 
  2. ^ "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 25 Mei 2021. 
  3. ^ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kota Medan". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 24 Mei 2021. 
  4. ^ a b "Kota Medan Dalam Angka 2020" (pdf). www.medankota.bps.go.id. hlm. 195. Diakses tanggal 25 Mei 2021.