Kuncoro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kuncoro
Informasi pribadi
Nama lengkapKuncoro
Tanggal lahir7 Maret 1973 (umur 46)
Tempat lahirBendera Indonesia Malang, Jawa Timur
Tinggi1,73 m (5 ft 8 in)
Posisi bermainDefender, Midfielder
Informasi klub
Klub saat iniPersikubar
Karier junior
Kaki Mas Dampit
Karier senior*
TahunTimTampil(Gol)
1991-1996
1996-1997
1997-1998
1998-1999
1999-2000
2001
2002
2003
2003
2004
2005
2007
2008
2009
2010
2010-
Arema Malang
ASGS
Mitra Surabaya
Persija Jakarta
PSM Makassar
Arema Malang
Gelora Putra Delta
Perseden Denpasar
Persik Kediri
Persijap Jepara
Persegi Gianyar
Persipro Probolinggo
PSIR Rembang
PSMP Mojokerto
Persikubar
Persebaya Surabaya
Tim nasional
1994-1998Indonesia
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik.

Kuncoro (lahir di Malang, Jawa Timur, 7 Maret 1973; umur 46 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia, Saat ini ia bermain untuk Persebaya Surabaya. Kuncoro juga pernah memperkuat Indonesia di Piala Kemerdekaan 1994 waktu itu ia memperkuat PSSI Harimau (sekadar untuk diketahui PSSI pada saat itu menurunkan dua tim, PSSI Garuda dan PSSI Harimau) dan Piala Tiger 1998. Kuncoro bermain sebagai bek kanan, stoper dan gelandang. Bersama tiga tim ia meraih gelar, pertama Arema Malang di Kompetisi Galatama XII 1992/1993, serta di Kompetisi Liga Indonesia PSM Makassar 1999/2000, dan Persik Kediri 2003.

Kuncoro berdiri nomor tiga dari kiri, ketika masih memperkuat Arema di Ligina 1995/96

Ia terkenal sebagai pemain yang mempunyai tempramen tinggi, maka tidak jarang ia selalu mendapatkan kartu dari wasit. Pada bulan April 2000 Ia sempat menggegerkan dunia persepak bolaan nasional ketika ia bersama Kurniawan Dwi Yulianto dan Mursyid Effendi terlibat dalam kasus pesta shabu-shabu di Hotel Weta Surabaya, ketika sehari sebelum PSM Makassar bertanding lawan Petrokimia Putra di Stadion Tri Dharma Gresik. Akibatnya ia mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI[1]. Saat ini ia telah mengikuti kursus pelatih lisensi C. Kursus itu sebagai upaya untuk menyusul teman-teman seangkatannya yang lebih dulu menjadi pelatih, seperti Widodo C. Putro, Aji Santoso dan Suwandi H.S.

Gelar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]