Koja, Jakarta Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Koja
Gadis dan pria Indo di pantai Cilincing (tahun 1932)
Jakarta Koja.PNG
Peta lokasi Kecamatan Koja
Negara Indonesia
ProvinsiJakarta
KotaJakarta Utara
Populasi
 • Total344,186 jiwa (2.020) jiwa
Kode Kemendagri31.72.03 Edit the value on Wikidata
Luas13,21 km²
Desa/kelurahan6

Koja adalah sebuah wilayah kecamatan yang terletak di Kota Jakarta Utara dan merupakan Pusat Pemerintahan dari Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia, dengan luas wilayah 13,21 km2.[1]

Batas-batas Koja di sebelah utara adalah Teluk Jakarta, di barat jalan tol Laksamana Yos Sudarso, di timur Pelabuhan Minyak, Kali Baru, jalan Kramat Jaya, dan Kali Cakung, serta di selatan Kali Batik. Kali Sunter adalah sebuah kanal yang mengalir ke laut melalui Koja, dengan muara yang terletak di perbatasan antara Kecamatan Koja dan Kecamatan Cilincing.

Bagian timur dari Pelabuhan Tanjung Priok termasuk dalam kecamatan ini, yang terdiri dari Terminal Kontainer I, Terminal Kontainer III, dan Terminal Kontainer Koja. Salah satu objek wisata budaya adalah Kampung Tugu, yaitu suatu komunitas keturunan Portugis Mardijkers yang telah dibebaskan dari tawanan perang pemerintah Hindia Belanda.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Kecamatan ini terdiri atas beberapa kelurahan, yakni:[2]

  1. Kelurahan Koja, dengan kode pos 14220
  2. Kelurahan Rawa Badak Utara, dengan kode pos 14230
  3. Kelurahan Rawa Badak Selatan, dengan kode pos 14230
  4. Kelurahan Tugu Utara, dengan kode pos 14260
  5. Kelurahan Tugu Selatan, dengan kode pos 14260
  6. Kelurahan Lagoa, dengan kode pos 14270

Demografi[sunting | sunting sumber]

Ditahun 2020, penduduk kecamatan ini berjumlah 344.186 jiwa, dimana laki-laki sebanyak 174.735 jiwa dan perempuan sebanyak 169.451 jiwa, dengan kepadatan penduduk 26.055 jiwa/km2.[3]

Kota Jakarta Utara, termasuk di kecamatan ini, warganya berasal dari beragam Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA). Berdasarkan data Sensus penduduk 2010, warga Jakarta Utara didominasi oleh warga dari suku Jawa, Betawi, Batak, dan Sunda, serta sebagian merupakan suku Minangkabau, Tionghoa, Bugis, dan suku lainnya.[4]

Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kecamatan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Utara tahun 2020 mencatat jumlah pemeluk agama, dimana Islam sebanyak 90,70%, kemudian Kristen 8,76% (Protestan 6,98% dan Katolik 1,81%), Budha 0,51% dan Hindu 0,03%.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  2. ^ "Kecamatan Koja dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2017. Diakses tanggal 26-11-2019. 
  3. ^ a b "Kota Jakarta Utara Dalam Angka 2020" (pdf). Badan Pusat Statistik Indonesia. 2020. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 
  4. ^ "Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan: Jika sewaktu-waktu pranala berikut mati, harap dihapus saja.