Kedung, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kedung
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Pemerintahan
 • Camat -
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan -

Kedung adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kedung bagian timur wilayah kecamatan ini berbatasan dengan kecamatan Pecangaan, Sedangkan di bagian Utara berbatasan dengan Kecamatan Tahunan dimana bagian barat berbatasan dengan Laut Jawa dan sebelah selatan berbatasan dengan kecamatanWedung.

Potensi[sunting | sunting sumber]

Pantai Taman Cemara Tanggultlare
Rencana membuat Ladang Bunga di Tanggul Sungai
Rencana membuat Gedung Opera House oleh Pemerintah Desa Kedungmalang
Pohon Jacaranda
Pohon Flamboyan
Pohon Tabebuya Merah Muda
Pohon Tabebuya Kuning
  • Gedung Opera

Kecamatan Kedung cukup strategis terutama di Desa Kedungmalang sangat strategis jika di jadikan tempat berdirinya Gedung Opera House (Gedung Pertunjukan Kesenian) seperti Gedung Opera Sydney tepatnya di dekat Jembatan Kedungmalang, karena letaknya di samping sungai dan dekat dengan pantai, apalagi desa Kedungmalang berada diperbatasan Kabupaten Jepara dan Kabupaten Demak sehingga dapat menarik wisatawan dari dalam dan luar Kabupaten Jepara. Gedung tersebut juga bisa disewakan untuk acara konser, resepsi pernikahan, dll, sehingga bisa menambah masukan Pemerintah Desa Kedungmalang.

  • Ladang Bunga di Tanggul Sungai sepanjang jalan

Selama ini sepanjang jalan desa Karangaji sampai dengan desa Kedungmalang terkesan kotor dan kumuh terutama bagian bahu jalan sebelah selatan yang berupa tanggul sungai yang banyak warga membuang sampah di tanggul sungai tersebut. Padahal jika tanggul tersebut ditanami pohon, rumput jepang dan tanaman bunga warna-warni di sekitar tanggul bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kedung sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Kedung dan sekitarnya. Yaitu dengan cara membuat tanggul yang ditepi jalan raya tersebut menjadi Ladang Bunga misalnya menanami bunga tulip seperti ladang bunga tulip di Belanda ataupun menanam bunga zhibazakura seperti di taman bunga Higashimoto (Jepang). Dan mendidik agar masyarakat tidak buang sampah di sungai maupun di tanggul, Pemerintah menyediakan tempat sampah di depan rumah warga dan setiap seminggu sekali sampah diangkut oleh truk sampah. Sehingga Kesan kumuh pada Desa Kedungmalang dan sekitar hilang, menjadi kesan yang bersih dan indah.

  • Riverfront City

Desa Kedungmalang berpotensi sebagai Jepara Riverfront City seperti yang dilakukan Kota Palangkaraya yang membangun Riverfront City, selain sebagai tempat penghijauan supaya tidak terjadi abrasi, Riverfront City juga untuk sarana wisata keluarga.

  • Pantai Wisata Kedungmalang

menata pantai Kedung malang dengan menanami pohon Cemara Laut, pohon Sengon Laut, Pohon Kelapa, Pohon Bakau, pohonCherry Laut (Cherry Beach). Serta membangun Gazebo dengan bentuk arsitektur khas Gazebo Jepara dan Gapura bentuk Candi Bentar khas Jepara. adanya wisatawan sehingga dapat menambah pemasukan APBDes Desa Kedungmalang.

  • Pelabuhan Bongkar Muatan

pelabuhan tersebut berfungsi untuk memecah keramaian Pelabuhan Tanjung Mas (Semarang). pelabuhan tersebut mungkin bisa dinamakan Pelabuhan Tanjung Mutiara / Pelabuhan Tanjung Kayu / Pelabuhan Tanjung Ukir / Pelabuhan Tanjung Besi / Pelabuhan Tanjung Perunggu / atau lain-lainnya. Pelabuhan Karangmalang diproyeksikan mampu menjadi infrastruktur alternatif kegiatan ekspor impor yang selama ini berpusat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Perusahaan eksportir atau importir tidak perlu lagi harus jauh-jauh datang ke Semarang dan antri lama di Pelabuhan Tanjung Emas, namun cukup di Pelabuhan Kedungmalang yang pembangunannya diperkirakan membutuhkan dana hingga Rp 4 triliun.

  • Bandar Udara Perintis

yaitu membangun sebuah Bandara perintis di Jepara Daratan untuk menghubungkan Jepara lautan (Karimunjawa / bandara Dewandaru) dengan Jepara daratan (Bandara Jepara), sehingga tidak harus pergi ke Semarang (Bandara Ahmad Yani) untuk pergi ke Karimunjawa melalui jalur udara. Dari segi ekonomis jika Jepara memiliki bandara maka pengunjung dari daerah sekitar seperti dari Kudus, Pati, Demak, dll singgah di Jepara. Dan ketika singgah di Jepara mereka menginap di hotel/penginapan Jepara, makan di warung/restoran Jepara, belanja/beli oleh-oleh di Jepara, Sehingga meningkatkan ekonomi warga masyarakat Jepara. Apabila Jepara tidak memiliki bandara perintis untuk menghubungkan Jepara-Karimunjawa maka warga masyarakat Jepara tidak dapat keuntungan dari para wisatawan yang berkunjung ke Karimunjawa.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kedung memiliki beberapa tempat wisata, yaitu:

Perayaan (event)[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kedung memiliki beberapa event, yaitu:

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

  • Puskesmas Kedung 1, di Desa Bugel
  • Puskesmas Kedung 2, di Desa Karangaji

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kedung memiliki beberapa lapangan sepak bola dan beberapa klub sepak bola yang terdaftar di Liga PSSI Pengcab Jepara, yaitu:

Telepon Penting Kedung[sunting | sunting sumber]

Nomor darurat dan penting di Kecamatan Kedung, yaitu:

  • Polsek Kedung = (0291) 755810
  • Puskesmas Kedung 2 = (0291) 3317597

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Bugel
  2. Bulakbaru
  3. Dongos
  4. Jondang
  5. Kalianyar
  6. Karangaji
  7. Kedungmalang
  8. Kerso
  9. Menganti
  10. Panggung
  11. Rau
  12. Sowan Kidul
  13. Sowan Lor
  14. Sukosono
  15. Surodadi
  16. Tanggultlare
  17. Tedunan
  18. Wanusobo