Lompat ke isi

Jenggawah, Jember

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jenggawah
Dari atas ke bawah:
Alun-alun dan Gunung Jenggawah;
Gudang pengering tembakau Curah Buntu
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenJember
Pemerintahan
  CamatSoetjahyo, SP., MM.
Populasi
 (2024)
  Total91.828 jiwa
Kode pos
68171
Kode Kemendagri35.09.16 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3509100 Suntingan nilai di Wikidata
Luas61,24 km²
Desa/kelurahan8
Peta
PetaKoordinat: 8°16′5.95272″S 113°38′51.72940″E / 8.2683202000°S 113.6477026111°E / -8.2683202000; 113.6477026111

Jenggawah adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember. Jenggawah terletak di jalur strategis yang menghubungkan pusat kota Jember dengan kawasan wisata pantai di Jember selatan. Pusat kecamatan ini terletak di Desa Jenggawah yang memiliki alun-alun serta Pasar Jenggawah.[1] Desa tersebut terletak di kaki bukit kecil yang ikonik bernama Gunung Jenggawah.[2] Jenggawah adalah salah satu kecamatan yang dikembangkan oleh PTPN X untuk ditanami "Tembakau Bawah Naungan" (TBN), yaitu teknik penanaman tembakau menggunakan waring atau kelambu putih besar untuk menjaga kualitas tanaman.[3][4] Pada tahun 1995, 6 desa di Kecamatan Jenggawah bagian utara dimekarkan menjadi Kecamatan Ajung. Sehingga sekarang tersisa 8 desa yang masih berada di Kecamatan Jenggawah.[5]

Peta administrasi Kecamatan Jenggawah

Jenggawah adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Jember bagian tengah. Jenggawah berada di jalur penghubung Mangli dengan Ambulu. Pusat kecamatan ini terletak di Desa Jenggawah yang berada di ujung utara kecamatan. Geografi Jenggawah berupa dataran rendah yang didominasi areal persawahan dan perkebunan. Namun Jenggawah juga memiliki titik yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya seperti Gunung Jenggawah di pusat kecamatan serta Gumuk Rase di Desa Kemuningsari. Gumuk Rase sendiri terdapat aktivitas tambang pasir ilegal.[2][6]

Salah satu komoditas perkebunan utama di Jenggawah adalah tembakau. Salah satu varietas tembakau yang populer di Jenggawah adalah Tembakau Besuki Na-Oogst yang ditanam dengan metode Tembakau Bawah Naungan (TBN), yaitu tembakau yang ditanam di bawah waring atau kelambu putih.[3]

Batas wilayah Kecamatan Jenggawah adalah sebagai berikut:[7]

UtaraKecamatan Ajung
TimurKecamatan Tempurejo dan Kecamatan Mumbulsari
SelatanKecamatan Ambulu
BaratKecamatan Wuluhan

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Jenggawah terdiri dari 8 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Cangkring Krajan, Cangkring Baru, Curahrejo, Darungan, Jatirejo [7]
2 Jatimulyo Bringinsari, Darussalam, Karang Tengah [7]
3 Jatisari Krajan, Grujugan, Pasundan, Sukosari [7]
4 Jenggawah Krajan, Babatan, Curah Buntu, Gayasan A, Gayasan B, Jatirejo, Langsepan, Talang [7][8]
5 Kemuningsari Kidul Kebon Sadeng, Gumuk Rase, Tegal Gayam, Tegal Kalong [7][9]
6 Kertonegoro Krajan Utara, Krajan Tengah, Krajan Selatan, Kertonegoro Utara, Kertonegoro Tengah, Kertonegoro Selatan, Gumuk Jati [7]
7 Sruni Krajan, Darungan, Karang Kokap, Leces [7]
8 Wonojati Krajan, Bringin Lawang, Pondok Lalang, Wetan Gunung [7]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Waring untuk metode tanam Tembakau Bawah Naungan (TBN)
  • Alun-alun Jenggawah
  • Pasar Jenggawah
  • Gunung Jenggawah
  • Masjid Nurul Falah di pusat kecamatan
  • Pasar Lerok di Desa Jatimulyo
  • Gudang pengering tembakau di Curah Buntu
  • Puskesmas Jenggawah
  • Puskesmas Kemuningsari Kidul

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Reynaldi Ode Junaidi (2024-04-23). "Hujan Deras Sebabkan Genangan Air di Sebagian Wilayah Jenggawah". RRI.
  2. 1 2 Hirna Ramadhanianto (2022-04-13). "Bupati Jember Lirik Gunung Jenggawah Jadi Destinasi Wisata". NEWSINDONESIA.co.id.
  3. 1 2 M. Anis (2022-10-18). "Lebih dari 1,5 Abad Tembakau Besuki Tetap Dijaga Kemurniannya". NGOPIBARENG.id.
  4. "PTPN X Tanam Perdana Tembakau Bawah Naungan Tahun 2023 di Jember". AGROFARM. 2023-05-23.
  5. "Peraturan Pemerintah (PP) No. 37 Tahun 1995 tentang Pembentukan 6 (Enam) Kecamatan Di Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Ponorogo, Banyuwangi Dan Jember Dalam Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur".
  6. Safitri (2023-01-27). "Tambang Galian C Terus Disorot, Ada Emas di Gumuk Rase Jenggawah?". RADAR JEMBER.
  7. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Kecamatan Jenggawah Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Jember. 2024-09-26.
  8. Achadyah Prabawati, Cici Isna Adelia, Dhamy Eka Ardayanti (2025). "Peningkatan Perekonomian Desa Jenggawah Dengan Pergeseran Mindset Masyarakat Tentang Budaya". Lokaseva: Jurnal Pengabdian untuk Masyarakat Berkelanjutan. 1 (1). Jember: Pustaka Akademika Global. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  9. Aufar Finasrullah (2021-09-02). "Memberdayakan Bumdes lewat Platform Digital di Desa Kemuningsari Kidul oleh Mahasiswa KKN Unej". INDONESIANA.