Curup, Rejang Lebong: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
10 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Curup merupakan daerah penghasil [[beras]] dan [[sayur-sayuran]] utama di provinsi Bengkulu, yang hasilnya dikirim hingga ke Palembang, Jambi, Padang, Lampung, dan Jakarta. Beberapa tempat wisatanya yang terkenal adalah Suban Air Panas, pematang danau, Gunung Kaba, Air Terjun di Kepala Curup, dan situs-situs prasejarah. Daerah ini juga dikenal sebagai salah satu tempat tumbuhnya [[Rafflesia arnoldii]].
[[Berkas:Pasar Bang Mego Curup.jpg|thumb|200px|Pasar Bang Mego Curup]]
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Dorpshoofden te Tjoeroep Benkoelen Zuid-Sumatra TMnr 10001863.jpg|thumb|left|200px|Kepala adat Curup (tahun 1939)]]
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Megaliet bij Tjoeroep TMnr 10025792.jpg|thumb|200px|left|[[Megalit]] di Curup (foto diambil di tahun 1931)]]
Curup merupakan sebuah kota di daerah pegunungan bukit barisan dan dikelilingi oleh [[Bukit Kaba]] dan [[Bukit Daun]]. Penduduk aslinya adalah suku Rejang, namun banyak juga masyarakat dari suku lain seperti Jawa, Lembak, Minang, dan Serawai. Kota ini pernah menjadi ibukota Propinsi Sumatera selatan pada masa revolusi dibawah kepemimpinan Gubernur A.K. Gani.
 
37.167

suntingan

Menu navigasi