Ilmu Al-Qur'an

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Ilmu al-Qur'an atau 'Ulumul Qur'an adalah pembahasan-pembahasan yang berkaitan dengan al-Qur'an. Sebagian pokok-pokok pembahasan ilmu al-Qur'an dapat ditinjau dari segi turunnya ayat, urut-urutan ayat, pengumpulan ayat, penulisan ayat, pembacaan ayat, tafsir ayat, i'jaz, nasikh dan mansukh, atau bantahan terhadap hal yang menyebabkan keraguan terhadap al-Qur'an.[1] Menurut az-Zaqrani, Ilmu al-Qur'an terdiri dari ilmu :

  1. Auqat wa Mawathin an-Nuzul
  2. Asbabun-nuzul,
  3. Tawarikh an-Nuzul,
  4. Adabi Tilawat al-Qur'an,
  5. Tajwid al-Qur'an,
  6. Fawatih as-Suwar,
  7. Qira'at al-Qur'an,
  8. Rasm al-Qur'an,
  9. Gharib al-Qur'an,
  10. I'rab al-Qur'an,
  11. Bada'i al-Qur'an,
  12. Ma'rifatil Muhkam wa al-Mutasyabih
  13. Naskh wa al-Mansukh
  14. Tanasubi Ayat al-Qur'an,
  15. Wujh wa an-Nazha'ir,
  16. Amsal al-Qur'an,
  17. Jidal al-Qur'an,
  18. Qasas al-Qur'an,
  19. Aqsam al-Qur'an,
  20. I'jaz al-Qur'an,
  21. dan Tafsir al-Qur'an.

Sedangkan Imam as-Suyuthi memperluas ilmu al-Qur'an dengan menambahkan ilmu alam, Handasah, kedokteran, dan lainnya.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hamzah, Muchotob (2003). Studi Al-Qur'an Komprehensif. Yogyakarta: Gama Media ISBN 979-95526-1-3
  2. ^ Az-Zaqrani, Muhammad Abdul Adzim. Manahilul 'Irfan fi 'Ulumul Qur'an. Kairo