Etil asetat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Etil asetat
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS 141-78-6
PubChem 8857
KEGG D02319
ChEBI 27750
ChemSpider 8525
Nomor RTECS AH5425000
SMILES O=C(OCC)C
InChI 1/C4H8O2/c1-3-6-4(2)5/h3H2,1-2H3
Sifat
Rumus kimia C4H8O2
Massa molar 88.11 g mol−1
Penampilan Cairan tak berwarns
Bau seperti eter, aroma buah[1]
Densitas 0,902 g/cm3
Titik lebur
Titik didih
Kelarutan dalam air 8,3 g/100 mL (20 °C)
Kelarutan dalam etanol,
aseton, dietil eter,
benzena
Dapat campur
Tekanan uap 73 mmHg (20 °C)[1]
Keasaman (pKa) 25
Indeks bias (nD) 1,3720
Viskositas 426 μPa s (0,426 cP) pada 25 °C
Struktur
Momen dipol 1,78 D
Bahaya
Bahaya utama Mudah terbakar (F),
Iritan (Xi)
NFPA 704
NFPA 704.svg
3
1
0
 
Frasa-R R11, R36, R66, R67
Frasa-S S16, S26, S33
Ambang ledakan 2,0%-11,5%[1]
Batas imbas kesehatan Amerika Serikat (NIOSH):
LD50 11,3 g/kg, mencit
LC50 16000 ppm (mencit, 6 jam)
12295 ppm (tikus, 2 jam)
1600 ppm (mencit, 8 jam)[2]
Senyawa terkait
Ester karboksilat terkait Metil asetat,
Propil asetat,
Butil asetat
Senyawa terkait Asam asetat,
etanol
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Etil asetat adalah senyawa organik dengan rumus CH3CH2OC(O)CH3. Senyawa ini merupakan ester dari etanol dan asam asetat. Senyawa ini berwujud cairan tak berwarna, memiliki aroma khas. Senyawa ini sering disingkat EtOAc, dengan Et mewakili gugus etil dan OAc mewakili asetat. Etil asetat diproduksi dalam skala besar sebagai pelarut.

Sifat kimia dan fisika[sunting | sunting sumber]

Etil asetat adalah pelarut polar menengah yang volatil (mudah menguap), tidak beracun, dan tidak higroskopis. Etil asetat merupakan penerima ikatan hidrogen yang lemah, dan bukan suatu donor ikatan hidrogen karena tidak adanya proton yang bersifat asam (yaitu hidrogen yang terikat pada atom elektronegatif seperti flor, oksigen, dan nitrogen. Etil asetat dapat melarutkan air hingga 3%, dan larut dalam air hingga kelarutan 8% pada suhu kamar. Kelarutannya meningkat pada suhu yang lebih tinggi. Namun, senyawa ini tidak stabil dalam air yang mengandung basa atau asam.

Sintesis[sunting | sunting sumber]

Etil asetat disintesis melalui reaksi esterifikasi Fischer dari asam asetat dan etanol dan hasilnya beraroma jeruk (perisa sintesis), biasanya dalam sintesis disertai katalis asam seperti asam sulfat.

CH3CH2OH + CH3COOH → CH3COOCH2CH3 + H2O

Reaksi di atas merupakan reaksi reversibel dan menghasilkan suatu kesetimbangan kimia. Karena itu, rasio hasil dari reaksi di atas menjadi rendah jika air yang terbentuk tidak dipisahkan. Di laboratorium, produk etil asetat yang terbentuk dapat dipisahkan dari air dengan menggunakan aparatus Dean-Stark.

Reaksi[sunting | sunting sumber]

Etil asetat dapat dihidrolisis pada keadaan asam atau basa menghasilkan asam asetat dan etanol kembali. Katalis asam seperti asam sulfat dapat menghambat hidrolisis karena berlangsungnya reaksi kebalikan hidrolisis yaitu esterifikasi Fischer.

Untuk memperoleh rasio hasil yang tinggi, biasanya digunakan basa kuat dengan proporsi stoikiometris, misalnya natrium hidroksida. Reaksi ini menghasilkan etanol dan natrium asetat, yang tidak dapat bereaksi lagi dengan etanol:

CH3CO2C2H5 + NaOH → C2H5OH + CH3CO2Na

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]