Deng Xiaoping

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Deng Xiaoping
邓小平
Deng Xiaoping tahun 1979
Ketua Komisi Penasihat Pusat Partai Komunis
Masa jabatan
13 September 1982 – 2 November 1987
Deputi Bo Yibo
Xu Shiyou
Tan Zhenlin
Li Weihan
Sekretaris Jenderal Hu Yaobang
Zhao Ziyang
Didahului oleh kantor baru
Digantikan oleh Chen Yun
Ketua Komisi Militer Pusat BPK
Masa jabatan
28 Juni 1981 – 9 November 1989
Didahului oleh Hua Guofeng
Digantikan oleh Jiang Zemin
Ketua Komite Nasional CPPCC
Masa jabatan
8 Maret 1978 – 17 Juni 1983
Didahului oleh Zhou Enlai
kosong (1976–1978)
Digantikan oleh Deng Yingchao
Anggota
Kongres Nasional Rakyat
Masa jabatan
18 April 1959 – 21 Desember 1964
26 Februari 1978 – 19 Februari 1997
Konstituensi Beijing At-besar (59–64,78–83)
TPR At-besar (83–97)
Wakil Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok ke-1
Masa jabatan
17 Januari 1975 – 10 September 1980
Perdana Menteri Zhou Enlai
Hua Guofeng
Didahului oleh Lin Biao
Digantikan oleh Wan Li
Informasi pribadi
Lahir 22 Agustus 1904
Guang'an, Sichuan
Meninggal 19 Februari 1997 (umur 92)
Beijing, RRT
Kebangsaan Chinese
Partai politik Partai Komunis Tiongkok
Suami/istri Zhang Xiyuan (张锡瑗) (1928–1929)
Jin Weiying (金维映) (1931–1939)
Zhuo Lin (卓琳) (1939–1997)
Anak Deng Lin
Deng Pufang
Deng Nan
Deng Rong
Deng Zhifang

Deng XiaopingTentang suara ini dengarkan  (Hanzi sederhana: 邓小平; Hanzi tradisional: 鄧小平; pinyin: Dèng Xiǎopíng; Wade-Giles: Teng Hsiao-p'ing; lahir 22 Agustus 1904 – meninggal 19 Februari 1997 pada umur 92 tahun) adalah seorang pemimpin revolusi dalam Partai Komunis Tiongkok yang menjadi pemimpin tertinggi Republik Rakyat Tiongkok sejak kurun dasawarsa 70-an sampai dengan awal dasawarsa 90-an. Ia adalah pemimpin generasi kedua setelah Mao Zedong.

Di bawah arahannya, reformasi terjadi dalam berbagai aspek di Tiongkok mulai dari politik, ekonomi, dan kehidupan sosial. Ia membuang banyak doktrin komunis dan memasukkan elemen-elemen sistem perdagangan bebas ke dalam ekonomi Tiongkok. Ia mengembalikan kestabilan dan perkembangan ekonomi setelah kegagalan Revolusi Budaya sehingga Tiongkok menjadi salah satu negara dengan laju perkembangan ekonomi tercepat di dunia. Masa pemerintahannya juga diwarnai dengan peristiwa di Lapangan Tiananmen di Beijing tahun 1989.

Pendidikan dan awal karier[sunting | sunting sumber]

Deng Xiaoping lahir pada tanggal 22 Agustus 1904 di Guang’an, Provinsi Sichuan dengan nama Deng Xixian. Keluarganya adalah orang Hakka Sichuan, dengan leluhur yang berasal dari Meixian. Ayahnya merupakan seorang tuan tanah.

Deng bergabung dengan Partai Komunis Tiongkok saat menempuh pendidikan sekolah menengah. Ia berkesempatan belajar di Perancis (1920-1924) dan Uni Soviet (1925-1926) serta aktif dalam pergerakan komunis. Ia kembali ke negaranya pada tahun 1926 menjadi pelaksana militer di Soviet Jiangxi, daerah otonomi komunis di barat daya Tiongkok yang didirikan tahun 1931 oleh Mao Zedong.

Deng Xiaoping mengikuti Long March tahun 1934-1935 ketika pasukan komunis di bawah Mao berperang melawan pasukan nasionalis di pihak Chiang Kai-shek. Long March bertujuan ke basis baru di Provinsi Shaanxi, barat laut Tiongkok. Perang dengan Jepang pecah pada tahun 1937 dan Deng menjabat pemimpin Pasukan Revolusioner Tiongkok. Dari tahun 1937 sampai 1945 ia ditunjuk oleh sekretaris Komite Pusat Partai Komunis untuk menjabat petinggi di divisi Tentara Rute Kedelapan. Berkat kepemimpinannya, Partai Komunis berkembang pesat dan mampu melakukan revolusi tahun 1946 – 1949.

Pada tahun 1952 ia dipanggil ke Beijing untuk dilantik sebagai wakil perdana menteri. Kariernya terus naik dengan diangkat sebagai sekretaris jendral Partai Komunis Tiongkok pada tahun 1954 dan juga sebagai anggota Biro Politik tahun 1955.

Dari pertengahan tahun 1950-an, Deng bertanggung jawab menciptakan kebijakan-kebijakan urusan domestik dan internasional. Ia menjadi sangat dekat dengan pemimpin pragmatis seperti Liu Shaoqi yang menekankan pentingnya insentif sumber daya material dan sumber daya teknisi dan kepemimpinan sebagai dasar dari pengembangan ekonomi Tiongkok.

Mao Zedong pada awalnya memuji kepandaian berorganisasi Deng, namun akhirnya memudar pada tahun 1960-an semasa Revolusi Kebudayaan. Pandangan Deng tidak cocok dengan kebijakan Mao yang egaliter. Deng memiliki pandangan kuat terhadap kepentingan diri individual, bertentangan dengan pandangan Mao yang mementingkan kebijakan egaliter dan antusiasme revolusioner sebagai kunci perkembangan ekonomi. Deng akhirnya diberhentikan dari posnya. Bersama keluarganya, ia dikirim ke pedesaan di Jiangxi untuk menjalani reedukasi.

Revolusi Kebudayaan dan kembali ke partai[sunting | sunting sumber]

Deng diserang oleh para pendukung radikal Mao semasa Revolusi Kebudayaan (tahun 1966-1967). Ia dicopot dari jabatan di partai dan pos pemertintahan. Selama kurun waktu 1967-1969 ia menghilang dari pengelihatan publik.

perdana menteri Zhou Enlai merasa membutuhkan kemampuan berorganisasi Deng, sehingga pada tahun 1973, ia dipanggil oleh Perdana Menteri Zhou Enlai sebagai wakil perdana menteri. Pada tahun 1975, ia dilantik sebagai sekretaris partai Komite Pusat, anggota Biro Politik dan kepala staf jenderal. Melihat statusnya sebagai politisi aktif, setelah kematian Zhou (Januari 1976), ia disebut-sebut sebagai calon utama pengganti perdana menteri. Namun, para pendukung setia Mao semasa Revolusi Budaya, Gang of Four, berhasil menyingkirkan Deng. Mao tutup usia pada bulan September 1976. Penggantinya, Hua Guofeng mendukung Deng untuk kembali menduduki jabatan di dalam partai. Sementara itu Gang of Four juga telah disingkirkan. Ia bersama Hua bekerja sama mengendalikan jalannya partai dan pemerintahan. Kecemerlangan Deng dan semakin meluasnya dukungan untuknya, membuat Hua menyerahkan kepemimpinannya kepada Deng pada tahun 1980-1981. Zhao Ziyang menjadi perdana menteri, Hu Yaobang menjabat sekjen Partai Komunis, keduanya menghormati Deng Xiaoping.

Kebijakan-kebijakan untuk memajukan perekonomian[sunting | sunting sumber]

Ia membentuk manajemen ekonomi yang terpusat serta rencana ekonomi jangka panjang yang fleksibel. Petani-petani diberi kendali secara individu dan kewajiban atas produksi dan keuntungan mereka, kebijakan ini pada akhirnya meningkatkan produksi pertanian secara besar-besaran dalam beberapa tahun sejak dimulai pada tahun 1981. Deng menekankan kewajiban individual dalam pembuatan keputusan ekonomi, insentif material sebagai hasil yang diterima untuk industri dan inisiatif, serta pembentukan kader yang terampil, teknisi yang berpengalaman, dan manajer sebagai ujung tombak pengembangan negara. Ia membebaskan banyak perusahaan dari kontrol dan kendali pemerintah pusat dan memberi pemilik pabrik kebijakan menentukan level produksi dan mengejar keuntungan keuntungan masing-masing. Dalam kebijakan hubungan luar negeri, Deng memperkuat hubungan dagang dan kebudayaan dengan barat, membuka Tiongkok bagi investasi perusahaan asing.

Sejak saat itu, Deng dinilai berhasil memajukan Tiongkok dengan kebijakan-kebijakannya. Melalui konsensus, kompromi dan persuasi, Deng merancang reformasi penting di dalam bidang politik, ekonomi dan kehidupan sosial Tiongkok. Reformasi sosial terpenting darinya ialah program keluarga berencana Kebijakan Satu Anak guna mengendalikan pertumbuhan jumlah penduduk Tiongkok

Peristiwa Lapangan Tianamen dan tahun-tahun akhir[sunting | sunting sumber]

Ia merupakan anggota Komite Berdiri yang sangat kuat di Biro Politik. Ia mendapat kendali atas angkatan bersenjata lewat perannya sebagai Ketua Komisi Militer Pusat Partai Komunis. Ia juga sebagai Wakil Ketua Partai Komunis. Mengingat posisinya yang kuat itu, ia dianggap sebagai pembuat kebijakan utama sepanjang 1980-an. Pada tahun 1987 ia turun dari Komite Pusat PKT, lalu menyerahkan kursinya di Biro Politik dan Komite Berdiri.

Deng menghadapi kejadian-kejadian pada bulan April-Juni 1989. Zhao telah menggantikan Hu Yaobang sebagai sekjen PKT pada tahun 1987. Kematian Hu pada bulan April 1989 menimbulkan beberapa demonstrasi mahasiswa di Lapangan Tiananmen menuntuk kebebasan politik yang lebih banyak dan pemerintahan yang demokratis. Setelah beberapa kali merasa enggan, Deng mendukung usul tokoh-tokoh di dalam partai untuk melakukan pembubaran secara paksa para demonstran. Pada bulan Juni angkatan bersenjata menekan para demonstran yang menyebabkan terjadinya Insiden Tiananmen. Zhao digantikan oleh Jiang Zemin yang pada tahun 1989 menggantikan kedudukan Deng di kursi Komisi Militer. Mulai tahun 1990-an, Deng tidak lagi aktif dalam kepemimpinan partai namun masih sangat berpengaruh hingga akhir hidupnya.

Walaupun ia dikritik dunia internasional karena perannya dalam Insiden Tiananmen, ia tetap memiliki kekuatan dan kedudukan penting dalam politik maupun ekonomi Tiongkok. Ia telah memilih penggantinya sehingga menjelang tahun-tahun terakhir ia telah menjauh dari urusan politik. Ia meninggal di Beijing tanggal 19 Februari 1997 pada usia 92 tahun.

Jasa dan peran dalam perekonomian dan hubungan internasional[sunting | sunting sumber]

Deng mengembalikan kestabilan dalam negeri serta perkembangan ekonomi Tiongkok setelah kehancuran hebat pada periode Revolusi Budaya. Di bawah kepemimpinannya, Tiongkok menjadi negara dengan perkembangan ekonomi yang melesat, diikuti dengan naiknya standar hidup, kebebasan budaya dan hubungan dengan negara-negara lain. Walau PKT masih menjadi satu-satunya partai, namun mendukung mekanisme pasar bebas dalam bidang perekonomian.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
tidak ada
Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok
1956–1966
Diteruskan oleh:
tidak ada