Lompat ke isi

Hu Yaobang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hu Yaobang
Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok
Masa jabatan
12 September 1982  15 Januari 1987
Sebelum
Pendahulu
Diri sendiri (sebagai Ketua Partai)
Pengganti
Zhao Ziyang
Sebelum
Ketua Partai Komunis Tiongkok
Masa jabatan
29 Juni 1981  12 September 1982
Sebelum
Pendahulu
Hua Guofeng
Pengganti
Diri sendiri (sebagai Sekretaris jenderal) [a]
Sekretaris Jenderal Sekretariat Partai Komunis Tiongkok
Masa jabatan
29 February 1980  12 September 1982
KetuaHua Guofeng
Diri Sendiri
Sebelum
Pendahulu
Deng Xiaoping (1966)
Pengganti
Hu Qili (Sekretaris Pertama)
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1915-11-20)20 November 1915
Liuyang, Hunan, Tiongkok
Meninggal15 April 1989(1989-04-15) (umur 73)
Beijing, Tiongkok
MakamGongqingcheng, Jiangxi
KebangsaanTiongkok
PekerjaanPolitikus
Tanda tangan
Hu Yaobang

"Hu Yaobang" in Chinese characters
Hanzi: 胡耀邦
IMDB: nm6063847 Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Hu Yaobang (Hanzi: 胡耀邦; 20 November 1915 – 15 April 1989) adalah seorang politikus Tiongkok yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok dari tahun 1982 hingga 1987. Ia dikenal sebagai seorang reformis yang berupaya memperkenalkan perubahan politik dan ekonomi di Tiongkok pasca Revolusi Kebudayaan.[1]

Latar Belakang

[sunting | sunting sumber]

Hu lahir di Liuyang, Hunan, dan bergabung dengan Partai Komunis Tiongkok pada usia muda. Ia merupakan salah satu dari sedikit pemimpin yang selamat dari Long March dan berperan aktif dalam Revolusi Kebudayaan. Setelah kematian Mao Zedong, Hu menjadi sekutu dekat Deng Xiaoping dan berperan penting dalam program Boluan Fanzheng, yang bertujuan untuk mengoreksi kesalahan-kesalahan masa lalu dan memulihkan stabilitas negara.[2]

Kepemimpinan

[sunting | sunting sumber]

Sebagai Sekretaris Jenderal, Hu mendorong reformasi dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, dan kebebasan berbicara. Ia juga berusaha untuk mengurangi kultus individu dan meningkatkan transparansi dalam pemerintahan. Namun, kebijakan-kebijakan ini menghadapi resistensi dari kalangan konservatif dalam partai, yang akhirnya menyebabkan pengunduran dirinya pada tahun 1987.[3]

Meskipun telah meninggal, Hu Yaobang tetap dikenang sebagai simbol reformasi dan keterbukaan di Tiongkok. Kematian mendadaknya pada tahun 1989 memicu protes besar-besaran di Lapangan Tiananmen, yang dikenal sebagai Protes Tiananmen 1989. Meskipun protes tersebut berakhir dengan tindakan keras dari pemerintah, Hu tetap dihormati oleh banyak kalangan sebagai pahlawan reformasi.

Rehabilitasi

[sunting | sunting sumber]

Pada Agustus 2005, Hu Jintao mengumumkan rencana untuk merehabilitasi nama baik Hu Yaobang, dan acara akan diselenggarakan pada 20 November, hari ulang tahun ke-90 Hu. Acara akan dilakukan di Beijing, dimana ia wafat, Hunan, dimana ia lahir, dan di Jiujiang dimana ia dikuburkan. Analis politik barat mengamati langkah Hu Jintao untuk merehabilitasi nama baiknya sebagai manuver politik untuk mengait dukungan dari politikus pro-reformasi yang selalu menghormati Hu Yaobang.

Beberapa analis politik menyatakan bahwa Hu Jintao ingin pemerintahannya mengikuti aspirasi Hu Yaobang. Kedua Hu (tidak ada ikatan keluarga) bangkit menuju kekuasaan melalui Liga Pemuda Komunis Tiongkok dan dideskripsikan berasal dari faksi Tuanpai. Hu Yaobang sendiri juga membantu mempercepat jenjang karir Hu Jintao menuju ke puncak pada 1980an.[4]

Beberapa pengamat mencatat bahwa rehabilitasi Hu Yaobang meningkatkan kemungkinan Partai bersedia mengevaluasi kembali protes Tiananmen 1989, tetapi pengamat lain menyatakan skeptis. Peringatan dengan tujuan memperingati tanggal lahir atau kematian seseorang seringkali merupakan tanda tren politik di Tiongkok, dengan beberapa di antaranya menunjukkan prospek reformasi lebih lanjut. Para skeptis mencatat bahwa Hu Jintao membuat pernyataan yang memuji pemerintah Kuba dan Korea Utara (terlepas dari "kelemahan" ekonomi mereka) tak lama setelah mengumumkan peringatan publik Hu Yaobang, yang menyiratkan bahwa kecil kemungkinan partai akan menjalankan program reformasi politik yang dramatis dalam waktu dekat.

Pada tanggal 18 November 2005, Partai Komunis secara resmi merayakan ulang tahun ke-90 Hu Yaobang dengan berbagai kegiatan di Balai Rakyat (tanggalnya diubah menjadi dua hari sebelum jadwal resmi). Sekitar 350 orang hadir, termasuk Perdana Menteri Wen Jiabao, Wakil Presiden Zeng Qinghong, dan sejumlah pejabat Partai, selebritas, serta anggota keluarga Hu Yaobang. Hu Jintao awalnya berencana hadir, tetapi ia terakhir tidak hadir karena dihalau oleh anggota partai yang masih memiliki dendam dengan Hu Yaobang. Wen Jiabao tidak diberikan kesempatan untuk berbicara dan sebagai berikut, Zeng menjadi anggota paling senior yang berpidato. Dalam pidatonya, Zeng mengatakan bahwa para anggota harus belajar dari jasa-jasa Hu, terutama kejujuran dan kepeduliannya yang tulus terhadap rakyat Tiongkok. Zeng menyatakan bahwa Hu telah "berkontribusi sepanjang hidupnya dan membangun jasa-jasa abadi demi pembebasan dan kebahagiaan rakyat Tiongkok ... Prestasi bersejarah dan karakter moralnya akan selalu dikenang oleh Partai dan rakyat kita."

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Hu Yaobang – Encyclopædia Britannica
  2. Suettinger, Robert L. "The Conscience of the Party: Hu Yaobang, China's Communist Reformer." Harvard University Press, 2024.
  3. Oxford Reference – Luigi Facta
  4. Nathan & Gilley 80