CJ Group

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
CJ Corporation
Publik
Simbol sahamKRX: 001040
IndustriKonglomerat
Didirikan1 Agustus 1953; 66 tahun lalu (1953-08-01)
PendiriLee Byung-chul
Kantor
pusat
33 CJ CheilJedang Center, Dongho-ro, Jung-gu, Seoul
,
Korea Selatan
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh
kunci
Lee Jay-Hyun (Chairman)
Sohn Kyung-Shik (Chairman)
Miky Lee (Wakil Chairman)
Lee Chae-Wook (CEO)
Kim Hong-Ki (CEO)
Pendapatan $59 milyar (2018)
$1,71 milyar (2018)
Total aset $62,9 milyar (2018)
Anak
usaha
Situs webwww.cj.net

CJ Corporation (Hangul씨제이㈜) adalah sebuah konglomerat asal Korea Selatan yang berkantor pusat di Seoul. CJ memiliki bisnis di beberapa bidang, yakni makanan, bahan makanan, farmasi, bioteknologi, media, hiburan, belanja, dan logistik.[1] CJ Group awalnya merupakan unit usaha Samsung hingga kemudian dipisah pada dekade 1990-an.[2]

CJ merupakan singkatan dari 'Cheil Jedang' (Hangul: 제일 제당), yang berarti "produsen gula pertama".

Anak usaha CJ antara lain CJ CheilJedang (makanan dan minuman), CJ Korea Express (logistik), CJ Olive Networks (kesehatan, teknologi informasi, dan kecantikan), CJ ENM (hiburan dan ritel), dan CJ CGV (bioskop).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

1953-1970[sunting | sunting sumber]

CJ didirikan sebagai 'Cheil Jedang' pada bulan Agustus 1953 sebagai produsen gula dan tepung, dan awalnya merupakan bagian dari Samsung Group. Pada tahun 1955, CJ membuka pabrik tepung pertama di Korea Selatan dan pada tahun 1962, mulai mengekspor gula ke Okinawa, Jepang. Pada tahun 1965, bisnis gula Cheil Jedang mulai memakai merek 'Beksul'.[3][4] CJ mulai masuk ke bisnis penyedap rasa buatan pada tahun 1963 dengan merek Mipoong, berkompetisi langsung dengan merek Miwon dari Daesang.[3]

1970-an[sunting | sunting sumber]

Pada dekade 1970-an, CJ terus berkembang sebagai perusahaan makanan komposit.[4] Pada tahun 1973, CJ masuk ke bisnis pakan dengan meluncurkan 'Pungnyeon Feed'.[4] Pada tahun 1975, CJ mengembangkan teknik produksi massal untuk "Dashida", sebuah produk penyedap rasa, serta teknologi untuk memproduksi asam nukleat secara massal di Korea Selatan pada tahun 1977, dan kemudian meluncurkan produk penyedap rasa asam nukleat, "Imi".[4] Pada tahun 1979, perusahaan ini mengubah namanya menjadi 'Cheil Jedang Corp.' dan mulai memproduksi minyak masakan dengan merek Beksul.[4]

1980-an[sunting | sunting sumber]

Pada dekade 1980-an, CJ berekspansi ke bisnis pemrosesan makanan, dengan meluncurkan makanan dan minuman beku, serta masuk ke bisnis farmasi.[5] Pada tahun 1984, CJ mendirikan anak usaha ETI di New Jersey, Amerika Serikat sebagai proyek patungan.[3] Pada tahun 1986, divisi bioteknologi dan farmasi CJ sukses mengembangkan Alpha-interferon, sebuah obat antikanker, serta meluncurkan 'Hepaccine-B', sebuah vaksin hepatitis.[4] CJ kemudian mendiriikan Cheil Frozen Food dan meluncurkan bisnis minumannya pada tahun 1987.[4] Dengan mendirikan Cheil Jedang Indonesia pada tahun 1988 dan pembangunan pabrik lisin dan penyedap rasa buatan di Indonesia pada tahun 1990,[4] CJ pun mulai berekspansi ke luar Korea.

1990-an[sunting | sunting sumber]

Pada dekade 1990-an, CJ mulai menggeser fokus bisnisnya dari makanan dan farmasi menjadi lebih umum.[4] Walaupun begitu, CJ terus mengembangkan produk makanan baru, seperti 'Condition', sebuah minuman suplemen pada tahun 1992, dan mengembangkan 'Hetbahn', sebuah produk beras aseptik dalam kemasan pada tahun 1996.[4] Pada bulan Juli 1993, Cheil Jedang dipisah dari Samsung dan resmi dikelola oleh manajemen yang independen, serta mulai memasuki bisnis layanan makanan dan hiburan. Pada tahun 1996, perusahaan ini mengubah namanya menjadi 'Cheil Jedang Group' dan resmi menyelesaikan proses pemisahannya dari Samsung Group pada bulan Februari 1997.[5] Sejak saat itu, CJ pun mulai memasuki bisnis media, hiburan, keuangan, informasi, dan komunikasi melalui serangkaian akuisisi dan penggabungan terhadap beberapa perusahaan, seperti m.net, sebuah kanal musik, dan Cheil Investment & Securities pada tahun 1997, serta pendirian anak usaha baru, seperti Cheil Golden Village (kini disingkat CGV) pada tahun 1996, Dreamline (yang kemudian dijual pada tahun 2001), bersama Korea Expressway pada tahun 1997, CJ GLS pada tahun 1998, CJ O Shopping, CJ Europe, dan CJ FD (distribusi makanan) pada tahun 1999. Selain itu, CJ juga membuka VIPS, sebuah jaringan restoran keluarga pada tahun 1997, dan meluncurkan jaringan bioskop CGV pada tahun 1998.[4]

2000 - saat ini[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Oktober 2002, CJ Group diluncurkan, dan nama perusahaan ini pun diubah menjadi 'CJ Co., Ltd'. Pada bulan September 2007, CJ Co., Ltd kembali dipisah, dan diberi nama 'CJ CheilJedang Co., Ltd' sementara CJ Group menjadi perusahaan induk untuk beberapa bisnis makanan dan hiburan CJ yang berkantor pusat di Korea Selatan. CJ Group pun terdiri dari empat bisnis utama, yakni Makanan & Layanan Makanan, Biofarma, Hiburan & Media, serta Belanja & Logistik.[3]

Lee Jay-Hyun menjadi chairman CJ Group sejak bulan Maret 2002.[6] Sementara saudari tertuanya, Lee Mi-kyoung menjadi wakil chairman.[7]

Mulai bulan Mei 2007, CJ Group mengumumkan bahwa mereka akan mempekerjakan lebih banyak wanita. CJ juga mengumumkan bahwa mereka akan memperpanjang jatah libur bagi para pekerja wanitanya, selama masa kehamilan[8] (cuti kehamilan). Peraturan di Korea menyatakan bahwa pekerja wanita mendapat hak cuti kehamilan selama 90 hari. Namun CJ memperpanjangnya menjadi satu tahun.[8]

Pada tahun 2010, CJ Media, CJ Entertainment, Mnet, On-Media, dan CJ Internet digabung untuk membentuk O Media Holdings, yang kemudian menjadi CJ E&M pada bulan Maret 2011. Sejak saat itu, CJ E&M pun berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan budaya K-Pop dan "Korean Wave" (bahasa Korea: Hallyu), sebuah fenomena penyebaran budaya Korea, melalui program TV yang sukses besar, seperti "Superstar K,", "Respond 1997", dan film seperti "Masquerade".[5] Sejak memperkenalkan bioskop CGV pada tahun 1998 di Korea Selatan, CJ juga mengembangkan "cultureplex", sebuah tempat yang berisi penjual makanan, toko, bioskop, dan panggung hiburan, untuk menyediakan pengalaman budaya yang lebih kaya kepada pengunjung. Salah satu contohnya adalah CGV Cheongdam Cine City, yang dibuka pada tahun 2011.[3]

Pada bulan Juli 2018, CJ E&M dan CJ O Shopping digabung menjadi CJ ENM (CJ Entertainment & Merchandising).[9][10]

Ekspansi global[sunting | sunting sumber]

CEO Lee Jay-Hyun mengumumkan bahwa CJ pada tahun 2013 akan mulai berekspansi secara global, agar pada 2020 dapat mencapai visinya, yakni "Great CJ".[3] Pada tahun 2020, konglomerat ini berharap dapat mencatatkan penjualan sebesar 100 triliun won, yang mana 70% dari jumlah tersebut diharapkan diperoleh dari luar Korea, dan tumbuh menjadi nomor satu atau nomor dua di dunia pada bisnis utamanya.[3] Hingga tahun 2013, CJ telah berekspansi ke Jepang, Tiongkok, Eropa, Amerika Serikat, dan Amerika Selatan (terutama Brazil).[11]

Makanan & layanan makanan[sunting | sunting sumber]

Membawa makanan Korea ke luar negeri, CJ Foodville pun telah membuka toko roti dan restoran di seluruh dunia. Memulai dengan membuka toko roti Tous les Jours di Los Angeles pada tahun 2004, CJ kemudian membuka toko roti serupa di Tiongkok dan Vietnam, dan berhasil mempertahankan pertumbuhan sebesar dua digit.[3] Toko Tous Les Jours pertama di Hanoi, Vietnam, dibuka pada bulan Juni 2012,[12] dan pada bulan Desember 2012, toko Tous les Jours ke-20 dan ke-21 dibuka di New Jersey dan New York.[13] Merek lain milik Foodville, VIPS (restoran stik) dan A Twosome Place (toko kopi) juga dibuka di Tiongkok[14] dan Vietnam, serta beberapa negara lain di Asia.[3] Bibigo, sebuah restoran bibimbap, yang telah dirancang oleh CJ sebagai merek global, dibuka di Los Angeles, Beijing, dan Singapura sejak tahun 2010. Bibigo juga membuka toko pertama di London pada tahun 2012 saat berlangsungnya Olimpiade London.[3][15]

Bioteknologi & farmasi[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2012, konstruksi pabrik asam nukleat dengan investasi $400 juta di Shenyang, Tiongkok selesai dan mulai memproduksi pakan ternak, seperti lisin, treonin, dan nukleotid pada tahun 2013.[5] CJ juga membangun pabrik lisin di Fort Dodge, Iowa, yang diharapkan dapat membantu CJ menguasai 30% pangsa pasar global dalam setahun, mengalahkan GBT asal Tiongkok, Ajinomoto asal Jepang, dan ADM asal Amerika Serikat.[16]

Belanja & logistik[sunting | sunting sumber]

CJ O Shopping, kanal belanja CJ, masuk ke Tiongkok pada tahun 2004, India pada tahun 2009, Jepang dan Vietnam pada tahun 2011, Thailand dan Turki pada tahun 2012, Filipina (bersama ABS-CBN) pada tahun 2013[3][17] dan Meksiko (bersama Televisa) pada tahun 2015.[18] CJ GLS dan CJ Korea Express merupakan anak usaha CJ yang bergerak pada bidang logistik.[3] CJ juga mengekspor sistem logistik ke India pada tahun 2011,[19] Vietnam pada tahun 2011, segera setelah peluncuran CJ O Shopping,[20] dan Thailand pada tahun 2009.[21]

Hiburan & media[sunting | sunting sumber]

CJ E&M memimpin Korean Wave dengan bisnis konten K-pop. "Mnet Asian Music Awards" yang digelar di Makau pada tahun 2010, Singapura pada tahun 2011, serta Hong Kong pada tahun 2012 dan 2013, berhasil menarik 1 milyar pemirsa di seluruh dunia.[3] CJ CGV, bisnis bioskop CJ, diharapkan dapat membuka 15 bioskop IMAX di Tiongkok pada akhir tahun 2015,[22] melalui kerja sama dengan investor lokal di seantero Tiongkok.[23]

Vonis terhadap chairman[sunting | sunting sumber]

Chairman CJ, Lee Jay-Hyun ditahan pada tahun 2013 dan divonis penjara pada tahun 2014 atas penghindaran dan penggelapan pajak. Ia kemudian dibebaskan dari penjara pada bulan Agustus 2016, atas grasi presiden.[24]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "History – About CJ – CJ For Better Life". english.cj.net. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-17. Diakses tanggal 2014-01-11. 
  2. ^ Park, Soo-mee. "Korea's CJ Group Reorganizes Six Divisions into CJ Entertainment & Media". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 14 May 2012. 
  3. ^ a b c d e f g h i j k l m Kim, So-hyun (2013-03-04). "CJ rises as beacon of Korean food, shopping, pop culture". Korea Herald. Diakses tanggal 26 March 2013. 
  4. ^ a b c d e f g h i j k "CJ history". English.cj.net. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-02-17. Diakses tanggal 2014-02-23. 
  5. ^ a b c d Kim, So-hyun (4 March 2013). "CJ rises as beacon of Korean food, shopping, pop culture". Korea Herald. Diakses tanggal 4 March 2013. 
  6. ^ "이재현 : 네이버 통합검색". Search.naver.com. Diakses tanggal 2014-02-23. 
  7. ^ "이미경 :: 네이버 인물검색". people.search.naver.com. Diakses tanggal 2014-01-11. 
  8. ^ a b "씨제이, 여성간부 두배 늘린다 : 경제일반 : 경제 : 뉴스 : 한겨레". hani.co.kr. 2009-05-12. Diakses tanggal 2014-01-11. 
  9. ^ "CJ오쇼핑·CJ E&M 합병법인 사명 'CJ ENM'으로". www.cj.net. 
  10. ^ Kwon, Do-yeon (January 17, 2018). "CJ 오쇼핑-CJ E&M 합병, "글로벌 미디어커머스 플랫폼으로"". Bloter. Diakses tanggal January 17, 2018. 
  11. ^ "Global CJ". Diakses tanggal 26 March 2013. 
  12. ^ "CJ Foodville opens its first bakery in Hanoi". Yonhap News. June 27, 2012. Diakses tanggal March 6, 2013. 
  13. ^ "Tous Les Jours, opened 2 branches at New York & New Jersey, USA". CJ Press. Diakses tanggal 26 March 2013. 
  14. ^ Kim, Young-gyo (September 17, 2012). "CJ Foodville opens its first steak house in China". Yonhap News. Diakses tanggal March 6, 2013. 
  15. ^ Lee, Ji-yoon (March 26, 2012). "CJ going global with 'quick' bibimbap". Diakses tanggal March 6, 2013. 
  16. ^ "CJ to operate amino acid plant in China". Korea Herald. September 2, 2012. Diakses tanggal March 6, 2013. 
  17. ^ "What to expect from ABS-CBN's new TV shopping program | ABS-CBN News". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-10-29. Diakses tanggal 2014-04-04. 
  18. ^ "CJ O Shopping Knocks on Mexican Home Shopping Market". The Korea Times. 2015-05-28. Diakses tanggal 2016-03-08. 
  19. ^ "CJ GLS India". CJ GLS. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 April 2013. Diakses tanggal 26 March 2013. 
  20. ^ "CJ GLS begins parcel delivery service in Vietnam". Yonhap News. July 5, 2011. Diakses tanggal March 6, 2013. 
  21. ^ "CJ GLS Thailand". CJ GLS. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 April 2013. Diakses tanggal 26 March 2013. 
  22. ^ Krishnamoorthy, Anand (September 20, 2010). "Imax to Open 15 Theaters in China With Partner CJ CGV of South Korea". Bloomberg. Diakses tanggal March 6, 2013. 
  23. ^ Kim, Young-gyo (November 9, 2012). "S. Korea's CGV to open 15 IMAX theaters in China". Yonhap News. Diakses tanggal March 6, 2013. 
  24. ^ "Family Behind Korean Conglomerate Lotte Is Indicted in Corruption Case". New York Times. October 19, 2016. Diakses tanggal October 20, 2016. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]